Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Stella Mengetahui Kelemahan Hatori.


__ADS_3

"Itu benar. Restoran itu kolaborasi dengan Kak Gio bersama Kak Winda. Mereka adalah orang tua Alexa. Meskipun usianya masih kecil, namun Dia memiliki kegigihan dalam bekerja," jelas Asmoro.


Mereka pun baru menyadari kalau Alexa memiliki satu restoran di Manchester. Meskipun usianya masih muda, Stella maupun Adelia mengacungkan jempolnya. Mereka sangat mengagumi akan kehidupan Alexa yang cukup sederhana. Bahkan Adelia sendiri sering membeli baju di pasar. Harganya sangat murah namun modelnya membuat Alexa jatuh cinta. Soal harga Alexa tidak pernah protes sama sekali. Apalagi dengan Martin? Martin juga bangga dengan istrinya itu. Semenjak menikah dengan Alexa, Martin sendiri mengubah hidupnya menjadi sederhana.


Mereka hanya berjalan kaki sebentar. Jarak antara mansion milik Asmoro dengan restoran Alexa hanya beberapa langkah saja. Mereka sengaja mendirikan restoran itu demi memberi makan para pengawalnya. Akan tetapi mereka menjadikannya sebagai bisnis utama. Namun mereka juga tidak akan melupakan para pengawalnya itu. Di mata pengawalnya mereka adalah para petinggi Black Horizon yang memiliki sikap dan sifat rendah hati.


Sesampainya di sana mereka langsung duduk di ruangan khusus. Sebelum pergi Leon sudah meminta pelayannya untuk mengosongkan sebagian restoran itu. Agar Asmoro dan lainnya bisa makan dengan tenang.


Malam yang cerah di kota Manchester. Asmoro dan Stella sudah berada di kamar utamanya. Stella yang sedang berkirim pesan kepada sang ibundanya merasa bahagia. Saat berkirim pesan mereka menanyakan keadaan di Manchester maupun di Jakarta. Stella bersyukur kalau di Jakarta sangat aman sekali. Bahkan Stella mendapatkan laporan kalau sang Kakak sedang mendapat musibah. Anita pun menceritakan dengan panjang lebar ketika bertemu dengan hantu. Diam-diam Stella tertawa terbahak-bahak hingga membuat Asmoro terkejut.

__ADS_1


"Kamu kenapa yang?" tanya Asmoro sambil menaruh ponselnya di ranjang.


"Kak Hatori bertemu dengan hantu. Bahkan Kak Hatori diperlihatkan Bagaimana hantu itu meninggal. sampai-sampai Kak Hatori pingsan. Untung saja kak Hatori pingsannya ditemukan oleh Pak satpam yang sedang berkeliling," jawab Stella sambil mengirimkan pesan tersebut kepada Asmoro. "Nih Kakak baca saja. Aku yakin Kakak akan tertawa terbahak-bahak mendengarnya."


Asmoro pun membaca pesan itu. Ia juga meledakkan tawanya. Bahkan Asmoro sendiri sangat penasaran sekali dengan hal tersebut. Ia mencoba untuk mencari area tersebut. Lalu dirinya menemukan Di mana tempatnya berada. Untung saja tempat itu telah diberikan CCTV oleh Martin. Dengan cepat Asmoro mencari rekaman ketika Hatori pingsan.


"Kita akan mencarinya setelah ini. Aku ingin tahu bagaimana bentuk hantu itu. Soalnya banyak yang mengatakan kalau di sana itu urban legend-nya hantu perempuan tersebut," jelas Asmoro yang membuat Stella terkejut.


"Ya itu benar. Seluruh pengawal pernah mengatakan itu kepadaku. Bahkan mereka pun sering melihat penampakannya. Untung saja mereka tidak pergi dari sana. Karena mereka sudah aku gembleng latihan berada di tempat gelap di hutan belantara," jawab Asmoro.

__ADS_1


"Tapi kasihan Kak Hatori sampai pingsan gitu," ucap Stella. "Apakah kak Martin sudah mengetahuinya?"


"Ya. Nggak jadi masalah buat Martin. Lagian yang melakukan b*n*h diri di sana adalah wanita gila. Katanya sih diputusin sama pacarnya," jawab Asmoro.


"Berarti Kakak tahu semuanya cerita seperti itu?" tanya Stella yang sedikit ingin tahu.


"Iya itu benar. Jika ada apa-apa di apartemen itu. Kami semuanya sudah tahu beritanya. Martin tidak pernah menutupi seluruh kejadian itu. Bahkan Martin sendiri tahu di mana para hantu bersarang di sana," jawab Asmoro yang membuat Stella bergidik ngeri.


"Kalau begitu kak Martin hebat juga ya bisa menaklukkan hantu. Aku sendiri saja takut ketika melihat hantu. Rasanya aku ingin menangis ketika melihat mereka hadir di tengah-tengah," ucap Stella.

__ADS_1


"Yang namanya mafia tidak perlu takut soal itu. Jujur aku sendiri takut sama hantu. Kamu tahu kan pas waktu Kuncoro datang untuk pertama kalinya?" tanya Asmoro.


"Iya aku tahu itu. Aku juga takut sama kehadiran si raja Noe itu," jawab Stella. "Kemanakah Raja Noe sekarang?"


__ADS_2