
"Aku masih mengingat apa katamu itu. Aku masih menyimpannya di dalam otak dan memoriku ini. Dan janganlah kamu mulai playing victim kepadaku. Cepat atau lambat aku akan menghabisimu. Jika kamu masih berulah sedikitpun," ucap Stella dengan nada tegasnya dan berwibawa.
Semua orang yang sudah berkerumun sangat terkejut sekali dengan pernyataan Stella. Yang lebih mengejutkan lagi, ternyata lawan Stella adalah seorang model cantik. Yang di mana model cantik itu sangat terkenal atas keramahannya. Namun untuk saat ini tidak sama sekali. Model itu menunjukkan tabiat aslinya ke semua orang. Banyak sekali orang-orang yang merekamnya dan live ke media sosialnya.
Tentu saja mereka sangat terkejut sekali. Karena baru kali ini seorang model yang ramah tamah ternyata menunjukkan tabiat aslinya. Bahkan Patty sendiri tidak pernah bersilat lidah kepada orang lain. Namun kali ini mereka ditunjukkan apa yang belum pernah dilihatnya.
Saat melihat Stella, mereka tidak sengaja melihat aura seorang ratu di dalamnya. Mereka menilai kalau Stella adalah seorang wanita yang sangat baik sekali. Mereka juga kagum dengan pembawaan Stella kalem namun mematikan.
Asmoro dan Ian tidak sengaja melihat kerumunan semua orang. Asmoro mendengar suara Stella sedang berbicara dengan tegas. Lalu ia langsung mengurai kerumunan itu untuk masuk ke dalam. Sementara itu Ian meninggalkan area tersebut guna melindungi Adelia. Ian tahu kalau si kembar sedang dalam bahaya. Karena sebelum masuk, Ian sudah mengetahui kedatangan Patty.
Setelah masuk ke dalam kerumunan, Asmoro mendekati Stella dan menggenggam tangannya. Asmoro menatap wajah Stella dan membiarkan istrinya berbicara dengan lantang. Ia berharap Stella bisa membuka tabiat asli dari Patty. Ia tahu akan resikonya setelah ini. Yang namanya Asmoro adalah Asmoro. Asmoro adalah Lampard. Yang di mana dua nama pebisnis hebat namun hanya satu orang. Asmoro adalah pria terkejam di dunia bisnis.
Ketika para pengunjung tahu. Kalau pria yang bersama Stella adalah bukan pria sembarangan. Mereka akhirnya mundur satu-satu. Jujur, jika ada yang melihat Asmoro dalam keadaan genting ini. Mereka akan terkena imbasnya. Imbasnya yaitu pada bisnis yang sedang dibangunnya itu.
__ADS_1
Sebelum mereka benar-benar bubar, Asmoro meminta mereka untuk tetap di tempat. Asmoro langsung membuka identitas Patty. Saat itu juga ia mulai membuka satu persatu tabiat Patty. Di sinilah mereka benar-benar dibuat tercengang. Yang tidak tahu menjadi tahu. Yang belum tahu dan kagum dengan Patty langsung hatinya patah. Ternyata Patty selama ini telah memakai topeng kebusukan.
Banyak para pengunjung saat itu langsung mempermalukan Patty. Mereka tertipu akan kecantikan Patty. Salah satu dari mereka langsung membuat hashtag. Hastag itu bertujuan untuk tidak mengikuti akun sosial media milik Patty.
Setelah membuka kebusukan Patty, Asmoro langsung pergi dari toko itu. Namun sebelum pergi, Asmoro memberikan kompensasi kepada sang pemilik toko. Asmoro juga meminta maaf karena keributan Ini seharusnya tidak terjadi.
Namun pemilik toko itu paham. Dengan ramahnya si pemilik toko tidak mau menerima uang kompensasi tersebut. Akhirnya si pemilik toko memberikan voucher gratis untuk Stella. Bahkan si pemilik toko itu berharap Stella berlangganan kepadanya. Sheila pun menyetujuinya. Jika ia sedang ke pusat perbelanjaan sini. Ia tidak segan-segan untuk mampir ke sini.
Lalu bagaimana dengan nasib Patty? Si pemilik toko ini mau tidak mau harus mencabut privillage-nya. Ia tidak mau merugi karena Patty. Ditambah si pemilik toko itu langsung memutuskan hubungan kerjasama antara Patty.
Acara belanja mereka hampir saja rusak. Hal itu dikarenakan ada Patty muncul tiba-tiba. Mereka tidak menyangka kalau mendapatkan serangan mendadak seperti itu. Lalu Asmoro menghubungi Niwa dan segera memutuskan hubungan kerjasamanya bersama Patty. Jika tidak, Asmoro akan membuat ultimatum dan mengambil alih sementara waktu agensi model tersebut.
"Apakah kamu baik-baik saja?" Tanya Asmoro.
__ADS_1
"Aku selalu baik-baik saja kak. Aku sekarang sudah tidak takut lagi sama itu orang. Jujur Aku muak ketika bertemu dengannya. Aku nggak salah selalu saja dibuat kambing hitam. Soal kehancuran keluarganya. Ditambah dengan dia tidak bisa menjadi CEO dari Kurumi menyalahkan aku semuanya. Padahal aku sendiri sudah tidak mau mengingat soal Kurumi. Aku sudah menyerahkan Kurumi ke tangan papa," jelas Stella.
"Sebentar lagi Kurumi aku ACC atas nama kamu. Seluruh keluargamu sudah menyetujuinya. Yang namanya Patty, John dan Tutik tidak akan pernah bisa menyentuhnya. Karena aku akan mendaftarkan perusahaan itu ke badan hukum setempat. Apakah kamu paham soal ini?" tanya Asmoro yang mendekap erat tubuh mungil Stella.
"Itu semuanya terserah Kakak. Aku hanya menuruti keinginan Kakak sebenarnya apa. Aku juga ingin membalas sakit hatiku kepada mereka. Tapi Bagaimana ya caranya?" tanya Stella balik.
"Kamu nggak usah terlalu memikirkan soal itu. Anggap aja hidupmu rileks untuk sementara. Kamu juga belum memiliki pelajaran bisnis dan manajemen. Jika kamu sudah memilikinya. Aku yakin perusahaan itu tidak akan lepas lagi ke tangan mereka. Sekarang kamu harus semangat ya untuk menjalani hidup bersamaku. Meskipun keras kamu harus memahami apa pekerjaanku sebenarnya. Aku sayang kamu," ucap Asmoro sambil berbisik dan menyemangati Stella.
"Terima kasih kamu sudah memberikan aku semangat. Aku juga sayang sama kamu Kak. Meskipun usia kita berbeda jauh. Namun kamu adalah milikku selamanya," bisik Stella yang membuat Asmoro tersenyum kegirangan.
"Terima kasih telah membuatku menjadi pria sempurna lagi. Kita akan selalu bersama dan hidup tanpa harus peperangan lagi. Oh ya satu lagi. Aku sudah menyuruh Kak Niwa memecat dia. Aku sudah tidak mempedulikan tentang kondisinya sekarang. Jika dia berubah dan baik sama kamu. Mungkin aku masih mempertimbangkan," jelas Asmoro.
"Aku sudah tidak memperdulikannya lagi Kak. Aku lepas tangan terhadap kehidupannya. Setiap kebahagiaan yang aku miliki, selalu saja dirampasnya. Bahkan aku memiliki pacar di sekolah juga diambilnya. Dia sangat berani memutar balikan fakta terhadap semua orang. Sekarang aku harus membalasnya hingga kejam," ungkap Stella yang ingin balas dendam kepada Patty.
__ADS_1
"Dipersilahkan saja. Aku mendukungmu. Kamu dan keluargamu sudah merasakan sakit hati yang mendalam. Saatnya kamu dan kedua saudaramu harus membalaskan dendam kepada mereka," tutur Asmoro.
Apa yang dikatakan oleh Asmoro benar adanya. Yang namanya dendam harus dibalaskan. Rasa sakit hati yang sudah membekas dalam hati mereka, seakan tidak bisa menghapus semuanya. Inilah yang dinamakan hukum karma yang sudah dibuat mereka. Keserakahan demi keserakahan akan menghancurkan keluarga Tutik dan semuanya. Lalu bagaimana dengan Agatha?