Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Geramnya Hatori.


__ADS_3

"Kapan kamu kembali ke Tokyo?" tanya Yamato.


"Kemungkinan aku tidak akan kembali ke Tokyo untuk sementara waktu," jawab Agatha.


"Apakah kamu ingin merebut Kurumi?" tanya Yamato sekali lagi.


"Seluruh dokumen yang berada di tanganku. Beberapa hari kedepan aku bersama Asmoro untuk mengambilnya. Cepat atau lambat aku akan merebut semuanya. Perusahaan itu adalah perusahaan untuk anak-anakku. Anak-anakku lah yang berhak untuk mengurus perusahaan tersebut," jawab Agatha dengan penuh percaya diri.


"Papa setuju dengan pendapatmu. Cepat atau lambat anakmu dan istrimu harus ke Tokyo. Kamu harus mensahkan pernikahan ke media massa. Beberapa tahun terakhir banyak orang yang ingin melamarmu untuk dijadikan seorang suami," jelas Yamato.


"Apakah Papa menyetujui pernikahanku?" tanya Agatha.


"kalau sudah terjadi apakah Papa memintamu untuk berpisah dengan Anita? Papa nggak sepicik itu. Papa juga nggak akan memisahkan kamu dengan Anita. Papa tahu kalau kalian saling mencintai satu sama lain," jawab Yamato.


"Apakah Papa menyukai Anita?" Tanya Agatha.


"Dia adalah wanita yang cerdas. Papa lihat dia adalah wanita yang lembut. Papa sangat bersyukur mendapatkan menantu seperti Anita. Dia bukan wanita yang silau harta. Dia juga tidak memperdulikan Kamu dari mana. Dia tidak pernah memintamu lebih. Di matanya kamu dan ketiga anak-anaknya adalah permata baginya. Kamu harus mencintai dia sampai akhir hayatmu," ucap Yamato.


"Sangat cerdas pa. Dia tidak pernah menyerah. Dia dulu sering tersakiti oleh adiknya. Yang di mana adiknya itu telah menghancurkan kebahagiaan kami. Aku ingin sekali membunuhnya," ujar Agatha.


"Kalau kamu ingin membunuhnya. Jangan di negara ini. Bawa dia ke Tokyo. Papa akan menyiksanya untukmu. Papa akan memberitahukan siapa kamu sebenarnya. Dia harus mengetahui siapa keluarga kita sebenarnya. Asetnya Kurumi itu tidak sebesar milik Ayashi. Jika dia tahu kalau kamu adalah pangeran Ayashi. Dia akan menyesal," jelas Yamato.


Mereka saling memandang dan tersenyum. Anak dan bapak itu sedang berada di momen yang tepat. Mulai sekarang Agatha tidak akan menutup-nutupi dirinya siapa? Harapan Agatha sekarang berada di ketiga anaknya.


Mereka akhirnya mengobrol tentang dunia bawah tanah. Mereka juga berdiskusi tentang masa depan kedua perusahaan itu. Mumpung dirinya di Indonesia, Agatha akan menjadi seorang pegawai di S&T. Ia juga akan mengajari Hatori untuk memegang perusahaan.

__ADS_1


Sementara di ruang tamu, Hatori dan Adelia sedang duduk berduaan. Mereka tidak menyangka kalau memiliki hubungan darah yang kental. 


"Adele," panggil Hatori. 


"Apa Bang?" tanya Adelia. 


"Sebentar lagi kita akan memiliki keponakan," jawab Hatori.


"Sepertinya Abang tidak sabaran memiliki keponakan," celetuk Adelia. 


"Iyalah. Aku ingin sekali keponakan dari Stella dan juga Kak Asmoro," ucap Hatori. "Aku ingin tanya sesuatu kepadamu."


"Apa itu?" tanya Adelia. 


"Sepertinya Kak Asmoro memakai guna-guna," jawab Hatori. 


"Apakah kamu mendengar Stella bercerita?" Tanya Hatori.


"Hidupnya penuh dengan air mata. Tutik dan Patty ditambah lagi dengan John. Sering sekali menyiksanya. Kalau kak Stella melakukan kesalahan sedikit. Mereka akan menyiksanya dan tidak dikasih makan selama dua hari. Tidurnya pun di gudang dan tanpa ada penerangan cahaya," jawab Adelia.


"Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Aku nggak akan membiarkan mereka hidup bahagia. Aku akan mencarinya dan mengajarnya secara langsung," kesal Hatori yang didengarkan oleh Agatha dan Yamato.


"Kamu nggak bisa seenaknya untuk menghajar orang Hatori. Jika kamu sampai menghajarnya. Kamu akan terkena hukuman yang berat dari pihak aparat di sini. Biarkanlah papa dan kakek yang memancingnya untuk pergi ke Tokyo," seru Agatha. 


"Kenapa ayah? Kenapa kita harus membiarkan mereka hidup? Sementara mereka sudah menghancurkan keluarga kita," tanya Hatori. 

__ADS_1


"Konsepnya bukan begitu Hatori. Jika kamu melakukan kesalahan. Kamu yang akan masuk ke dalam jeruji besi. Cepat atau lambat papa akan memancingnya dan menghabisinya di Tokyo," jawab Agatha. 


"Yang dikatakan papamu benar. Mereka tidak akan pernah hidup bahagia. Mereka harus merasakan akibatnya," tambah Yamato.


"Tapi kek, mereka sudah menyiksa adik perempuanku. Aku tidak akan bisa membiarkan mereka hidup. Kedua adikku adalah permata bagiku. Jujur sedari dulu aku ingin sekali memiliki saudara," ucap Hatori dengan wajah sendu. 


"Kamu nggak usah tergesa-gesa Hatori. Cepat atau lambat mereka akan mendapatkan akibatnya. Kamu tenang saja fokus dalam bekerja. Suatu saat nanti kamu dan kedua adikmu akan memegang perusahaan pusat. Karena perusahaan pusat membutuhkan kalian untuk generasi selanjutnya," ujar Yamato. 


Hatori menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. Ia juga tidak akan membuat dirinya susah. Ia memutuskan untuk fokus dalam belajar tentang perusahaan. Meskipun dirinya sekretaris Asmoro, ia akan digembleng habis-habisan oleh Asmoro.


"Bapak akan meminta Asmoro untuk menggemblengmu habis-habisan. Dia adalah seorang pengusaha terkenal di dunia. Dia juga akan menjadi gurumu. Kamu harus belajar serius dan tidak boleh menyerah dalam keadaan apapun. Sebab kamulah satu-satunya harapan buat memegang perusahaan pusat. Adelia dan Stella tidak akan memegang perusahaan pusat. Mereka akan mengikuti kemana perginya suami mereka. Mereka juga akan selalu bersama dengan suaminya. Papa harap kamu paham dengan perkataan ini," jelas Agatha yang memberitahukan semuanya.


"Akhirnya aku tidak akan memegang perusahaan," sahut Adelia.


"Sepertinya mereka harus ditarik ke perusahaan," celetuk Hatori.


"Yang nggak bisa lah. Tergantung suaminya bagaimana? Kalau suaminya mengizinkan maka mereka berdua bisa mengurus pusat bersamamu," ucap Yamato.


"Kalau begitu aku akan merayu Kak Asmoro untuk memegang perusahaan pusat," ucap Hatori.


"Enak saja kamu ngomong ya? Asmoro itu adalah seorang pengusaha terkenal di dunia. Dia adalah pengusaha properti terbesar nomor tiga di dunia. Jika untuk Asia kemungkinan besar nomor satu. Karena kecerdasannya Asmoro bisa membuat perusahaannya menjadi besar. Banyak sekali gedung-gedung yang dibangunnya. Kalau kamu ingin melihatnya carilah di internet. Di sana kamu akan menemukannya gedung-gedung mewah yang dibangun oleh Asmoro," beber Yamato yang membuat Adelia dan Hatori tercengang.


Sontak saja mereka terkejut karena penjelasan dari Yamato. Mereka tidak menyangka kalau Stella memiliki suami yang sangat tajir. Bahkan Adelia tersenyum dan mengucapkan rasa syukur buat Stella.


"Syukurlah kalau begitu. Aku harap kak Stella tidak akan menderita lagi," ucap Adelia dengan penuh rasa syukur.

__ADS_1


"Belum juga asistennya. Asistennya juga adalah memiliki kekayaan yang banyak sekali. Calon suami kamu dinobatkan sebagai asisten terkaya di dunia," ucap Yamato yang mengetahui seluk-beluk Ian.


"Aku nggak butuh itu kek. Aku butuh cinta dan kasih sayangnya saja. Kalau soal uang aku sudah memilikinya jauh-jauh hari. Usaha catering dan kue yang aku jalankan bersama ibu ternyata sukses," sahut Adelia. "Apakah Kakek sudah makan hari ini?"


__ADS_2