Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Gio Terkejut Bertemu Dengan Asmoro.


__ADS_3

"Iya aku serius. Karena kamu adalah wanita yang paling cantik di dalam hatiku. Setelah ini aku akan menunggu cucu-cucuku lahir dari Stella dan Adelia," ucap Agatha yang membayangkan memiliki banyak cucu.


"Memangnya kamu tahu dengan siapa Adelia menikah? Apakah Adelia bercerita kalau sudah memiliki seorang kekasih?" tanya Anita.


"Lampard Lah yang memberitahukan kepadaku. Pria itu yang akan menikahi Stella. Dia meminta Adelia untuk menjadikan istri dari asistennya itu. Mau tidak mau aku harus memberikannya semua kepada mereka. Karena aku yakin mereka bisa melindungi kedua Putri kita," jawab Agatha yang membuat Anita terkejut.


"Aku nggak tahu apa lagi. Mau ngomong pun susah. Kalau sudah keputusanmu seperti itu, aku akan ikut saja. Adelia sangat mencintai Ian. Begitu juga dengan sebaliknya. Tapi aku masih ragu dengan Ian. Apakah Iyan mau menerima Adelia dengan keadaan seperti ini?" tanya Anita yang ketakutan sekali Jika Ian tidak menerima Adelia sebagai istrinya.


"Bersabarlah untuk itu. Karena Ian sudah mengetahui pokok masalah keluarga kita.merekalah yang akan membantu kita untuk saling melindungi satu sama lain. Aku juga tidak akan diam dan mencari kelemahan mereka. Jika aku sudah menemukannya kemungkinan besar akan menghabisinya satu-satu," jelas Agatha.


"Kalau begitu ya sudahlah. Aku harap mereka mendapatkan kebahagiaan," balas Anita yang segera meninggalkan Agatha.


Agatha hanya tersenyum manis melihat kepergian Anita. Untung saja Anita mau menerimanya tanpa harus susah-susah merayunya.sebab Agatha memiliki alasannya, kenapa dirinya pergi meninggalkannya saja?


Jakarta Indonesia.


Gio yang baru saja sampai dari perjalanan bisnisnya mencari keberadaan Lampard di dalam markas itu. Namun Gio tidak menemukannya malah mendapati seorang pria muda sedang duduk. Gio menatap wajahnya lalu teringat akan seseorang di zaman dahulu. 


"Di mana Lampard?" tanya Gio sambil melihat wajah muda itu.


"Lampard sudah tidak ada lagi. Dia sudah berganti menjadi Asmoro Wijaya Hadikusumo," jawab Ian yang baru saja keluar dari toilet.


"Apa-apaan ini!" Kesal Gio.

__ADS_1


"Iya… Lampard sudah berganti dengan orang lain. Dia adalah Asmoro Wijaya Hadikusumo. Pria inilah yang akan menggantikan Lampard hingga selamanya," tunjuk Ian sambil menatap wajah Lampard alias Asmoro.


"Tapi, kenapa wajahnya sangat mirip sekali dengan Lampard ketika masih sekolah dahulu?" tanya Gio.


"Berarti Kakak tahu dong, Bagaimana bentuk wajah Kak Lampard ketika masih muda dulu?" tanya Ian balik.


"Tahulah… dulu dia adalah tetanggaku. Aku sangat mengenalnya sekali. Gaya berpakaian aja masih sama seperti yang dulu. Kira-kira di mana ya Lampard berada? Apakah Lampard dimakan hewan buas saat berburu markas kemarin?" tanya Gio sambil menerawang jauh.


"Aku tidak dimakan binatang buas Kak.Aku masih berada di sini meskipun namaku berubah menjadi Asmoro. Aku terkena air ajaib di sebuah hutan di kawasan Manila sana. Aku tidak sengaja minumnya dan tubuhku berubah menjadi seperti ini," jelas Asmoro.


Mata Gio membelalak sempurna. Telinganya juga sangat tajam mendengar suara Lampard sesungguhnya. Namun Kenapa dirinya bisa meminum air itu? Ini tidak mungkin bagi Gio. Sebab masalah ini berada di luar nalar manusia. Apakah Lampard memakai sesuatu agar semua wanita tertarik padanya?


"Apakah kamu memakai sesuatu agar menarik wanita menyukaimu?" tanya Gio.


"Oalah Gusti… Gusti… Kenapa dengan temanku ini? Tiba-tiba saja temanku yang sudah tua ini berubah menjadi anak sekolahan? Bagaimana dengan yang lainnya jika sampai tahu kalau Lampard berubah menjadi Asmoro?" tanya Gio yang mulai menjalankan kepalanya karena tidak percaya perubahan pada adik angkatnya itu.


"Jangan pernah mengeluh seperti itu. Aku yang tidak sengaja meminum air itu karena kehausan di saat mengecek seluruh badan pesawat," jawab Asmoro yang membuat Ian menganggukkan kepalanya.


"Berarti kamu?" tanya Gio sekali lagi yang belum mantap dengan hatinya itu.


"Terpaksa Aku memakai identitas baru. Dengan cara itulah aku bisa berkamuflase untuk agar bisa membuat para musuh terkejut," jelas Asmoro.


"Berarti nama Lampard kamu ganti menjadi Asmoro Wijaya Hadikusumo. Kalau begitu aku sangat menyetujuinya. Nama kamu sangat bagus sekali. Pakailah nama itu dan berubah menjadi pria culun atau bagaimana. Sekalian kamu belajar untuk menjadi mata-mata," lanjut Gio yang memberikan solusi yang terbaik buat Asmoro. 

__ADS_1


"Kalau ada maunya saja merayu. Kalau nggak ada maunya dibiarkan saja biar berkembang sendiri menjadi diri sendiri. Untung saja kalian adalah sahabatku. Jika tidak aku pastikan kalian masuk ke dalam ruangan bawah tanah," kessl Asmoro sambil menatap wajah Gio.


"Ngapain Aku disuruh ke sana?" tanya Gio yang curiga.


Sebelum Asmoro menjawab pertanyaan Gio, Ian menarik Gio pergi dari ruangan itu. Dia sangat bersyukur sekali ketika keluar dari ruangan aneh itu. Bagaimana bisa sang adik memegang kendali atas dirinya? Ini tidak bisa dibiarkan sama sekali. Lalu Gio melepaskan jaketnya dan pergi ke lapangan.


"Untung saja kamu lepas dari masalah yang mendera mu nanti. Aku tahu Kak Lampard sedang mencari jawaban atas pertanyaanmu itu. Paling ya ujung-ujungnya bersih-bersih ruangan bawah tanah," batin Ian. 


Itulah jika Asmoro sudah memegang kendali Black Horizon. Bisa-bisa hal konyol diminta pada kakaknya itu. Namun sang kakak tidak pernah marah sama sekali. Justru Gio malah tertawa dan pergi meninggalkannya.


S&T Company.


Hatori yang selesai mengerjakan semua tugas-tugasnya langsung membereskan mejanya. Pria muda itu menatap jam di dinding. Sudah jam lima sore Hatori memutuskan untuk pulang ke rumah milik Bu Gita. Beberapa hari ini Hatori tidak pernah ke sana.


"Sepertinya aku harus pulang ke rumah Bu Gita. Aku sangat merindukan kedua orang tua angkatku itu. Ingin rasanya memeluk Bu Gita yang sudah merawatku sejak kecil. Namun di dalam hati teringat akan nama Anita. Yang di mana nama itu adalah nama seorang wanita yang telah membuatku hadir di dunia ini. Bagaimana kabarnya ya? Aku benar-benar merindukannya. Ingin rasanya aku memeluk wanita itu," batin Hatori selesai membereskan pekerjaannya itu.


Beberapa saat kemudian datang seorang wanita yang berusia paruh baya. Wanita itu adalah seorang cleaning service yang berada di lantai CEO. Kemudian wanita itu mendekatinya sambil menyapa, "Selamat sore Tuan Hatori."


"Selamat sore bu," siapa Hatori sambil melemparkan senyum manisnya itu ke arah Ibu tersebut.


"Kok Ibu nggak pulang ya? Udah sore loh bu?" tanya Hatori.


"Aku belum ingin pulang. Aku masih ingin bersih-bersih ruangan ini. Hari ini aku lembur sampai malam," jawab ibu itu.

__ADS_1


"Kenapa ibu malam-malam begini lembur? Apakah ibu ada jadwal lembur malam hari?" Tanya Hatori dengan serius.


__ADS_2