
"Makanlah. Masa nggak makan sih? Nanti kalau aku sakit bagaimana. Terus aku nggak bisa tertawa sama kamu lagi," jawab Asmoro.
"Bener juga. Ya sudah kalau begitu. Selamat malam dan selamat tidur. Mimpi indah ya," pamit Stella sambil memejamkan matanya.
Asmoro tersenyum melihat Stella sudah memejamkan matanya. Hatinya berdetak dengan kencang. Dan senyumnya sangat menawan. Asmoro sadar atas kehadiran Stella di masa tuanya. Ternyata setelah memiliki kepribadian yang cukup baik. Ia tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini kepada wanita. Bahkan cintanya sangat tulus sekali.
"Aku tahu kamu tidak akan pernah pergi lagi dari hidupku. Aku tahu kamu telah mencintaiku dengan tulus. Aku akan membalasnya dengan tulus juga. Aku tidak mau kita terpisah untuk selamanya. Tidurlah dengan nyenyak. Biarkanlah masa lalumu itu lepas dengan sendirinya. Kenyataan pahit yang sudah merusakmu. Akan menjadikan dirimu semakin dewasa. Sekarang kamu harus belajar bagaimana kerasnya hidup di dunia bawah tanah. Karena papa dan kakekmu sendiri adalah ketua gangster di Tokyo. Aku mencintaimu," ucap Asmoro dalam hati.
Meskipun Stella memejamkan matanya, ia tahu kalau Asmoro sedang memujanya. Bahkan Stella sendiri juga memujanya. Stella tidak memperdulikan usia Asmoro sebenarnya. Karena Asmoro sudah menyelamatkan hidupnya dari beberapa kali kematian yang sudah menghantuinya.
Asmoro tidak memilih tidur pada waktu dekat ini. Hingga akhirnya Asmoro keluar dari kamar lalu menuju ke ruang kerjanya. Di sana ada Leon dan juga William. Mereka sedang berdiskusi tentang Black Horizon.
"Kenapa kalian tidak beristirahat?" tanya Asmoro yang tiba-tiba saja duduk di kursi kebesarannya.
__ADS_1
"Kami belum mengantuk Kak. Kami Masih memikirkan nasib Black Horizon di negara Eropa. Sepertinya Exodus tidak ada pergerakan sama sekali," ucap Leon dengan jujur.
"Iya ya. Seharusnya mereka gembar-gembor untuk menghancurkan Black Horizon. Tapi kenapa tidak ada ceritanya?" tanya Asmoro sambil mengerutkan keningnya.
"Sepertinya Exodus akan terpecah menjadi dua. Mungkinkah kekuatan mereka menjadi lemah. Kita sendiri nggak tahu. Jika sudah melemah, kita bisa menyerangnya dengan pelan," jelas Leon yang sedang membaca situasi untuk saat ini.
"Tak semudah itu. Kita nggak boleh gegabah untuk melakukannya. Sekalinya salah langkah, kita bisa menjadi bulan-bulanan mereka. Biarkan saja. Kita nggak perlu membuang tenaga hanya karena mereka lemah. Justru kita harus santai dan membuat banyak rencana. Jika rencana Sudah ditulis dengan baik. Kita bisa memakainya satu persatu. Atau juga kita bisa membuat rencana utama dan langsung menghancurkannya begitu saja," jelas Asmoro yang tidak ingin kehilangan banyak pengawalnya karena pertempuran gila itu.
"Lalu bagaimana dengan sumur tua itu?" tanya Leon yang tiba-tiba saja mengingatkan pada sumur tua itu.
Memang cukup sulit bagi mereka untuk menghancurkan sumur tua itu. Tapi mau bagaimana lagi? Mereka harus menunggu dengan sabar. Karena mereka tidak boleh gegabah sedikitpun.
Tiba-tiba saja Kuncoro hadir dalam bentuk bayangan. Lalu Kuncoro menjelma sebagai manusia. Pria yang hidup Mak beribu-ribu tahun yang lalu, ternyata masih sangat tampan sekali. Bahkan Kharisma sebagai pemimpin sudah sangat baik.
__ADS_1
"Kenapa kamu muncul tiba-tiba seperti ini Kun?" tanya Asmoro dengan kesal.
"Kamu sudah menyebutku sebanyak tiga kali. Makanya aku sekarang hadir di hadapanmu. Dan kamu tahu kalau aku sekarang sedang pusing tujuh keliling. Merry sekarang sudah mulai membuat ulah. Cepat atau lambat Merry akan menghancurkan bangsa manusia," jelas Kuncoro.
"Memang ada apa sih sebenarnya?" tanya Leon yang masih bingung dengan Kuncoro.
"Gini ceritanya. Merry sudah memakai cairan biru itu dalam setiap obat-obatan Terlarang. Mereka sedang memproduksi obat-obatan itu dalam jumlah yang banyak. Bahkan rencananya mereka akan menjual ke seluruh dunia. Efek sampingnya mereka akan menjadi gila dan mati," jelas Kuncoro.
"Lalu apa yang akan kita lakukan?" tanya Asmoro.
"Ternyata Raja langit tidak memperbolehkan untuk menutup sumur itu di bulan purnama. Karena mereka harus menunggu gerhana bulan total. Jika tidak ada gerhana bulan total. Sumur itu akan terbuka kembali," jelas Kuncoro yang membuat mereka terkejut.
"Kok ribet ya seperti ini kasusnya. Kalau tidak ditutup banyak orang yang akan hancur," kesal Asmoro terhadap Kuncoro.
__ADS_1
"Kapan gerhana bulan total itu terjadi?" tanya Asmoro.