Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Keputusan Niwa.


__ADS_3

"Itu benar. Tapi saat itu aku masih bersabar untuk menghadapinya. Aku mulai tutup telinga dan tutup mata. Tapi aku sengaja bekerja sama dengan kak Winda dan Alexa. Jika ada salah satu modelku yang kabur. aku menyuruh mereka untuk menangkapnya terlebih dahulu dan dijadikan sebagai brand ambassador. Aku nggak habis pikir dengan itu orang. Bisa-bisanya dia selalu membuat ulah," jawab Niwa sambil menatap Nano.


Merasa dipandangi oleh Niwa, Nano bertanya-tanya dalam hati. Kenapa sang istri memandanginya seperti itu? Apakah dirinya memiliki salah? Jawabannya adalah entah. Namun Nano mengangkat wajahnya lalu bertanya, "Ada apa kamu memandangiku seperti itu? Apakah kamu jatuh cinta lagi kepadaku?"


"Aku nggak jatuh cinta sama kamu. Aku ingin meminta pendapatmu?" tanya Niwa.


"Pendapat apa?" tanya Nano balik.


"Apa yang harus aku lakukan? Apakah aku harus memecat Patty?" tanya Niwa balik.


"Itu terserah kamu. Itu juga hakmu. Kamu berhak untuk memutuskannya. Kamu berhak untuk memecatnya. Tapi saranku kamu harus memecatnya. Agar dia tidak membuat masalah demi masalah menjadi besar. Lalu kita bisa terkena getahnya. Bisa jadi dia membuat ulah dan mencoreng nama agensimu itu. Ditambah lagi jika dia sudah membuat ulah. Maka seluruh relasi bisnismu tidak akan percaya lagi," jelas Nano yang memberikan saran ke Niwa.


"Baiklah akan aku lakukan. Aku juga tidak ingin memperpanjang kerjasamaku dengan dia," ucap Niwa.


"Itu ide bagus Kak. Ketimbang kakak mempertahankan benalu seperti dia. Nanti kalau dia membuat ulah dan membawa nama dan perusahaan kakak. Kakaklah yang menjadi tercoreng namanya. Jujur aku sendiri nggak mau," jelas Jacob.


Niwa pun menganggukkan kepalanya. Ia bertekad untuk memecat Patty. Segala keputusan yang diambilnya adalah tepat. Lalu Liwa memutuskan untuk menghubungi asistennya. Ia meminta surat pemecatan kepada Patty. Sang asisten pun akhirnya menuruti keinginan Niwa.


"Baguslah. Kamu sudah memberitahukanku fakta sesungguhnya. Mulai hari ini aku tidak akan memakainya sebagai modelku lagi. Aku tidak akan memblacklist semuanya," ucap Niwa.

__ADS_1


Nano hanya menggelengkan kepalanya. Kenapa dirinya baru sadar kalau sang istri memiliki kekuasaan besar di dunia modeling? Lalu Nano berkata, "Kamu itu nggak perlu mem-blacklist orang-orang kayak gitu. Perusahaanmu itu sudah menjadi besar. Jadinya kamu nggak perlu lagi meminta mereka untuk tidak bekerja sama dengannya. Cepat atau lambat banyak perusahaan yang tidak akan mau mengambilnya. Mereka segan untuk melakukan kerjasama itu. Mereka juga akan menyelidiki siapa dia sebenarnya."


"Yang dikatakan oleh kak Nano itu benar. Perusahaan kakak adalah nomor satu untuk mengorbitkan model-model terkenal di dunia. Jika orang itu keluar dari perusahaan dengan memiliki banyak skandal. Perusahaan lainnya tidak akan mau menerimanya. Sebab skandal yang dibuatnya itu sudah sangat parah sekali," tambah Jacob.


"Perasaan kamu ke sini itu sendirian ya? Ke mana Imron? Kenapa kamu nggak mengajak Imron ke sini?" tanya Nano kepada Jacob.


"Imron jam segini masih tidur Kak. Setelah dia putus dari Dila. Malam minggu selalu berada di markas ataupun di apartemennya. Atau juga dia memutuskan ke kantor semalaman. Nasib percintaannya sangat buruk sekali. Nggak tahu kenapa kok sering banget diputusin begitu saja. Kadang-kadang aku merasa kasihan kepada Imron. Tapi apa daya, aku nggak bisa membantunya kalau soal percintaan. Kalau masalah uang Aku pasti ikut membantunya," kerang Jacob yang membuat mereka menganggukkan kepalanya.


"Dari kesekian para petinggi Black Horizon. Hanyalah dia saja yang merasakan kepahitan dalam percintaan. Jangankan kamu, aku sendiri saja nggak bisa menolongnya," celetuk Niwa.


"Kenapa kamu tidak menjodohkan saja dengan salah satu model yang ada di perusahaanmu itu?" Tanya Nano.


"Yang kakak katakan itu benar," sahut Jacob.


"Kenapa kita tidak ingin membicarakan ini kepada Kak Asmoro? Apa salahnya kita membicarakan masalah pribadi bersama-sama? Bukankah Black Horizon bisa menampung masalah pribadi maupun masalah dunia bawah tanah atau perusahaan bersama-sama?" tanya Jacob.


"Yang kamu katakan itu benar. Kenapa kamu tidak ingin membicarakan hal ini kepada mereka? Siapa tahu mereka memiliki solusi yang tepat bagi masalah Imron? Apalagi di sana juga ada Alexa. Dia juga orangnya sangat peduli ketika temannya atau siapapun yang dilanda banyak masalah," jawab Nano.


"Ya sudah kalau begitu. Aku pamit untuk membangunkan Natalie. Aku berjanji untuk mengajaknya keluar ke Singapura," pamit Jacob sambil berdiri meninggalkan mereka.

__ADS_1


"Kalau nggak bangun ambilkan air saja satu gayung lalu siram ke wajah Natalie. Itu anak benar-benar sekali kalau tidur udah kayak kebo. Aku nggak habis pikir memiliki seorang putri yang memiliki hobi doyan tidur seperti itu," jelas Niwa yang membuat Nano tertawa.


Jacob tidak menghiraukan mereka berbicara. Namun Jacob sendiri membiarkan mereka membuka kartu as sang kekasih. Tapi Jacob sendiri bahagia ketika memiliki calon istri yang doyan tidur. Malahan Jacob menyuruhnya untuk beristirahat saja ketimbang harus berkumpul dengan sosialita.


"Sepertinya Jacob tidak memperdulikan kalau calon istrinya itu doyan tidur," kesal Niwa.


"Bukan tidak memperdulikannya. Yang aku tahu Jacob itu memiliki sifat yang unik. Dia sudah memberikan warning kepada putri kita sendiri. Yang di mana warning itu sengaja dikeluarkan olehnya. Dia berharap Putri kita tidak sering-sering berkumpul dengan sosialitanya.Jacob takut jika Natalie suatu hari nanti berubah hanya karena teman-teman sosialitanya itu. Itulah kenapa Jacob memilih bertahan kepada Natalie.Lagian juga Natalie sangat menurut jika Jacob meminta apa-apa. Aku ingin Jacob menikahinya," jelas Nano.


"Jadi nggak kamu nggak marah sama sekali kepada dia?" tanya Niwa.


"Aku nggak marah kepada siapapun. Apalagi Jacob sudah memberitahukan hubungannya secara terang-terangan kepada kita. Aku yakin Jacob jatuh cinta kepada Natalie dengan tulus. Begitu juga dengan Natalie. Putri kita sengaja tidak berpacaran dengan siapapun. Dia sedang menunggu kedatangan Jacob di dalam hatinya. Sedari dulu Natalie sudah mengincar Jacob. Namun jacobnya saja yang tidak mempedulikannya pada masa itu. hingga akhirnya Jacob baru sadar kalau Natalie benar-benar jatuh cinta," sahut Nano.


"Oh jadi itu mereka bersatu. Baiklah... Aku akan meminta Mama untuk melamar aku takut jika kelamaan berpacaran terus nggak jadi. Biarkanlah mereka menikah dan memiliki banyak keturunan agar rumah ini menjadi ramai," ungkap Niwa dengan semangat.


"Kalau gitu ayo kita pergi berolahraga. Aku sudah rindu jalan kaki tanpa alas sepatu. Aku harap jangan ada sampai yang melihatku tanpa memakai alas," jelas Nano yang mengajak Niwa berjalan-jalan.


"Kamu ini sangat aneh sekali. Kenapa coba kamu takut seperti itu?"


"Kamu tahu kan pengawal kita itu seperti apa? Salah satu dari kita nggak memakai sandal. Mereka langsung heboh untuk menjadikan sendal. Padahal aku melakukannya demi menjaga kesehatanku."

__ADS_1


Niwa akhirnya menganggukan kepalanya tanda setuju. Entah kenapa dirinya juga merasakan ada yang aneh dengan para pengawalnya itu. Bukan aneh akan tetapi mereka sangat perhatian sekali kepada Nano. Itulah kenapa mereka sangat heboh jika tuannya tidak memiliki atribut.


__ADS_2