
"Tentu saja mereka mau. Bahkan ketika kami pernah mengobrol dan menyinggung Jogja. Papa Agatha berharap kalau dirinya diajak ke candi Borobudur. Karena di sana papa Agatha menembak Mama Anita tepat berada di depan candi Borobudur," jelas Ian.
Asmoro tersenyum karena mertuanya itu ingin sekali diajak pergi ke Borobudur. Sebenarnya mereka mampu ke sana. Akan tetapi mereka meminta Ian mengajaknya berjalan-jalan. Asmoro langsung memberikan tiket agar mereka dapat ke sana bersama-sama.
"Aku yang akan memfasilitasi mereka semuanya. Kita akan pergi memakai jet pribadiku," jelas Asmoro. "Yang penting kita siapkan semuanya. Aku akan membicarakan ini kepada Stella."
"Jadi kita mengajak Alexa atau Stella sekeluarga?" tanya Ian yang ragu dengan jawaban Asmoro.
"Sebentar lagi kan liburan anak sekolah. Alexa tidak akan pernah mau menutup restorannya. Karena Alexa tetap membuka restorannya itu dan memberikan bonus khusus bagi para pengunjung. Aku yakin tempatnya Alexa dan cabang lainnya akan sangat ramai sekali," jelas Asmoro.
"Aku hampir melupakan hal itu Jujur saja aku juga tidak akan membawa mereka tanpa persetujuan dari Alexa sendiri," ujar Ian.
"Kalau menurutku aku setuju. Mereka akan mengantarkan si kembar dan Sean menginap di rumah Mama Linda ataupun Papa James," kata Asmoro.
Mendengar nama Linda atau James, Ian langsung menatap tajam ke arah Asmoro. Pria yang memakai baju santai langsung menarik rambutnya dengan frustasi. Jujur dirinya sangat merindukan Linda bersama James. Karena kesibukannya yang mendadak selalu tinggi seperti gunung. Ian selalu tidak jadi pergi ke mansion Papa James.
"Kak," panggil Ian.
__ADS_1
"Ada apa memangnya?" tanya Asmoro.
"Apakah kakak sudah memberitahukan kabar pernikahan ini kepada mereka?" tanya Ian balik.
Sontak saja pria berparas tampan itu kaget. Jujur ia belum pernah menceritakan kabar pernikahannya itu kepada kedua orang tua angkatnya. Namun dirinya akan berjanji menemuinya setelah dari Manchester City. Bahkan Asmoro akan mengajak sang istri untuk sungkem kepada mereka.
"Aish... Matilah aku. Seharusnya Aku bercerita kabar berita ini kepada mereka. Makanya Jacob sedari kemarin memberikan kode. Tapi aku tidak mengetahuinya," jelas Asmoro.
Dengan begitu Asmoro akan memberikan kabar berita ini kepada mereka. Asmoro berharap kalau kedua orang tua angkatnya tidak marah sama sekali. Karena Asmoro sendiri sengaja menikahi Stella secara mendadak. Hal itu dikarenakan nyawa Stella saat itu sedang terancam.
"Kamu benar. Setelah dari sini aku langsung pergi ke mansion Papa James bersama Stella. Siap-siap saja aku akan membesarkan hatiku ini. Aku memang tidak memberitahukan kabar berita ini. Ujung-ujungnya nanti aku digantung di tower milik apartemen Martin," ucap Asmoro dengan terkekeh.
Di taman belakang, Adelia dan Stella masih asik mengobrol sama anak-anaknya Alexa. Mereka tertawa terbahak-bahak karena ulah si gadis kecil itu. Justru mereka berdua sangat terhibur sekali dan merindukan mereka.
Jakarta Indonesia.
Agatha yang sedang mengecek pekerjaan terkejut atas laporan dari divisi keuangan. Ia mengerutkan keningnya karena ada lima milyar yang hilang entah ke mana. Padahal dirinya tidak pernah mengambil uang itu tanpa sepengetahuan Asmoro.
__ADS_1
"Apakah ada mesin produksi yang rusak? Ataukah ada pembelian mesin produksi untuk jangka panjang? Jujur ini sangat aneh sekali. Bisa-bisanya uang lima miliar lenyap begitu saja," batin Agatha.
Ceklek.
Pintu terbuka.
Hatori langsung masuk ke dalam dan memberikan beberapa berkas di hadapan Agatha. Ia menatap wajah sang ayah yang sedang kebingungan.
"Papa kenapa?" tanya Hatori.
"Papa mendapatkan laporan dari divisi keuangan. Memang kemarin kita sudah melepaskan dua kontainer untuk berangkat ke italy dan Kanada. Orang yang memesan barang-barang kita sudah dibayar lima puluh persen. Seharusnya uang itu berjumlah dua triliun. Tapi kenapa uang ini berkurang lima miliar. Inilah yang menjadi pertanyaan buat aku," jawab Agata yang pandai menganalisis tentang keuangan.
"Jangankan papa. Aku sendiri juga merasakan hal yang sama. Bisa-bisanya uang sebanyak itu lenyap. Bagaimana kalau kita melaporkan ke Kak Asmoro? Soalnya masalah ini sangat janggal sekali," tanya Hatori.
"Jangan dulu melapor kepada Asmoro. Kamu belum tahu teknik papa bekerja untuk mengungkapkan kasus seperti ini. Kamu harus benar-benar belajar dan memahaminya. Agar kamu bisa mencegah uang itu hilang dengan sendirinya," jawab Agata.
"Apakah aku harus menyelidikinya terlebih dahulu? Lalu aku harus mencari barang bukti yang kuat dan mengarah ke sang tersangka?" tanya Hatori secara bertubi-tubi.
__ADS_1
"Iya kamu benar. Sekarang kamu tangani kasus itu. Jika tidak tahu maka kamu harus bertanya dengan detail. Mulai sekarang kamu harus bekerja keras demi meraih apa yang kamu inginkan," jawab Agatha sambil membakar semangat Hatori.
"Baik Pa," balas Hatori.