Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Calon Pemimpin Perusahaan Ayashi.


__ADS_3

"Manajer HRD di sini namanya pak Kevin. Katanya sih dia masuk melalui jalurnya pak Kevin. Mengapa saat dia masuk ke sini Kok mudah banget ya? Padahal masuk di sini itu susah banget. Harus memiliki persyaratan yang sangat profesional. Kita dituntut untuk bekerja hingga selesai," jelas Marlin.


"Sepertinya ada yang tidak beres? Aku tahu ini pasti ada kekuatan yang nyata. Dia memang memakai jalur itu demi memiliki gengsi besar. Nanti aku akan menghubungi Tuan Asmoro untuk memecahkan masalah ini. Karena tuan Asmoro masih sibuk berada di Manchester," jelas Hatori dengan jujur. "Sudah berapa lama dia bekerja di sini?"


"Baru seminggu. Dia tidak pernah melakukan pekerjaan apapun. Kami harap Tuan Hatori bisa menindaklanjuti," pinta salah satu karyawati yang berada di sana.

__ADS_1


''Tenanglah. Akan aku bereskan setelah ini. Kalau begitu kembalilah bekerja. Aku akan kembali ke ruanganku,"Pamit Hatori yang segera melangkahkan kakinya untuk menuju ke ruangannya.


Selesai dari ruangan divisi keuangan, Hatori memutuskan untuk masuk ke dalam ruangannya. Tiba-tiba saja ia teringat dengan nama Patty Smith. Ia langsung mencari informasi tentang karyawan baru itu.


Tak lama ponsel Hatori berdering. Ia langsung meraih ponsel itu sambil duduk di kursi kebesarannya. Sebelum mengangkatnya, Hatori menatap nama yang berada di layar ponselnya itu. Ia tersenyum manis lalu segera mengangkatnya.

__ADS_1


Di sini Hatori langsung bahagia dan mengajak mereka mengobrol. Namun sebelum selesai, Hatori ingin disambungkan ke Asmoro. Dengan senang hati, Adelia memberikan ponselnya itu kepada Stella. Sedangkan Stella langsung pergi ke ruangan kerjanya Asmoro. Sesampainya di sana, Setelah memberikan ponselnya kepada Asmoro. Di sinilah mereka mengobrol panjang lebar. Asmoro juga ingin memantau perusahaannya itu. Ia sangat terkejut dengan karyawan barunya. Jujur Asmoro sendiri sangat terkejut sekali. Bagaimana bisa seorang HRD memasukkan orang tanpa ada pengumuman darinya.


Sebelum mematikan ponselnya, Asmoro meminta Hatori untuk menyelidikinya. Tiba-tiba saja ia merasa curiga kalau karyawan baru itu adalah musuh bebuyutannya sang istri. Siapa lagi kalau bukan namanya Patty Smith. Asmoro akan membiarkan Patty untuk tinggal di sana sementara waktu. Namun Hatori tidak menginginkannya. Ia bercerita dengan detail, Apa yang dilakukan oleh wanita itu di dalam kantor divisi keuangannya? Berapa hari bekerja sudah membuat ulah yang nggak-nggak. Asmoro pun terkejut atas ucapannya Hatori.


"Kalau begitu tunggulah surat dariku. Beberapa hari kedepan akan aku kirimkan kamu melalui email. Kamu jangan takut untuk memecat dia. Ini semua perintahku. Oh ya satu lagi, Jika dia Meminta perlindungan dari manajer HRD, Papa yang akan mengurusnya. Meskipun beliau adalah manajer keuangan, Beliau sengaja aku tugaskan untuk sebagai kaki tanganku di perusahaan ini. Kamu tidak perlu takut sama manajer HRD. Ini adalah perintah konkrit dariku. Kamu jangan pernah menyerah sedikitpun untuk membela kebenaran," pesan Asmoro.

__ADS_1


Jujur Hatori sebenarnya tidak takut jika harus melawan seorang manajer HRD itu. Bahkan Hatori sendiri sudah memiliki kelemahannya. Karena Hatori memiliki sifat licik seperti papanya. Kemungkinan besar Hatori akan membongkar semua kejahatannya selama bekerja di perusahaan tersebut.


Selesai berbincang, Hatori sangat bahagia sekali. Bagaimana tidak? Dirinya sekarang sudah memiliki pegangan hidup. Sekarang waktunya Hatori berkembang untuk menjadi seorang pemimpin.


__ADS_2