Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Rencana Yamato.


__ADS_3

Yudi langsung mendekati Agatha dan merangkulnya. Yudi membisiki sesuatu ke Agatha. Yudi menjelaskan sudah mendapatkan perintah dari Asmoro.


"Tuan Asmoro memberikan perintah kalau Anda layak dikawal seperti Tuan Gio maupun lainnya," jawab Yudi dengan penuh sopan.


"Kenapa aku harus dikawal seperti ini? Aku sudah memiliki pengawal sendiri," tanya Agatha dengan serius.


"Maaf tuan. Ini perintah dari Tuan Asmoro. Saya tidak menjelaskan jika di sini. Jadi anda harus menuruti keinginan Tuan Asmoro untuk sementara waktu," jawab Yudi yang melepaskan Agatha dan menyuruhnya masuk ke dalam.


Jujur Agatha sangat terkejut sekali melihat mereka. Seharusnya Asmoro tidak perlu susah-susah mengirimkan banyak pengawal. Ia sendiri sudah membawa Hamtaro dan juga lainnya. Ditambah lagi Agatha adalah seorang gangster. Berhubungan di negeri orang Agatha tidak akan pernah atau tidak mau membuat ulah sedikitpun.


Agatha pun menoleh dan melambaikan tangannya ke arah Yudi. Agatha memintanya untuk mengajak Yudi ke ruangan kerjanya. Di sana Agatha memintanya agar menjelaskan semuanya.


Yudi pun akhirnya mengikuti Agatha. Yudi sudah menerima surat perintah dari Asmoro melalui emailnya. Karena Asmoro harus memberikan jabatan lebih tinggi. Asmoro tidak ingin Patty menginjak-nginjak Papa mertuanya itu. Meskipun usianya dengan Agatha hanya berjarak lima tahun saja. Jika diteliti Agatha bisa saja menjadi adiknya. Namun Asmoro tetap menganggap Agatha sebagai Papa mertua.


Sesampainya di ruangan Agatha, Yudi masuk lalu membungkukkan badannya sambil memberi hormat dan menyapanya.


"Selamat pagi Tuan Agatha," sapa Yudi.

__ADS_1


"Selamat pagi," sapa Agatha balik sambil menatap Yudi. "Siapa namamu?"


"Nama saya Yudi Wardana. Saya ditugaskan oleh Tuan Asmoro untuk memberikan beberapa orang dari Black Horizon untuk ikut dengan anda. Sebab Patty dan Kevin sudah bekerja sama. Selain itu juga, Patty ingin menyakiti Stella dengan perkataan yang tidak benar. Anda sekarang berkuasa di perusahaan ini. Sebelum Tuan Asmoro pulang ke sini, Anda bisa memecat mereka berdua. Karena tuan Asmoro tidak ingin memiliki karyawan seperti mereka. Surat pemecatan tidak hormat akan diberikan oleh Tuan Asmoro jika anda bersedia. Jika anda bersedia, Anda harus menghubungi Tuan Asmoro sendiri. Saya di sini hanya menyediakan beberapa pengawal untuk anda. Selanjutnya saya pamit untuk menjaga di bawah. Terima kasih Tuan Agatha yang telah menyambut saya," jelas Yudi sambil berpamitan dan meninggalkan Agatha sendirian di ruangan itu.


"Singkat, padat dan jelas. Tiga kata itu telah menarik perhatianku. Aku juga akan melindungimu Yudi. Jangan terlalu khawatir soal ini. Aku memang ke sini ingin melihat mereka menderita dan menangis meraung-raung hingga mengeluarkan darah. Semua kesalahan masa lalu harus dirasakan sekarang," batin Agatha.


Agatha langsung menghubungi Asmoro dan meminta pertanggungjawaban soal para anggota Black Horizon. Namun sambungan telepon itu selalu mati. Hal ini membuat Agatha menjadi bingung. Ia mengurungkan niatnya terlebih dahulu dan melakukan pekerjaan yang lainnya.


Anita yang berada di apartemen sedang mengobrol dengan Yamato. Yamato meminta kronologi awalnya ketika rumah tangganya hancur bersama Agatha. Mau tidak mau Anita mengingat kejadian di masa lalu. Mulai berkenalan dengan Agatha hingga pernikahan itu hancur karena Tutik. Yamato mendengarkan dengan baik dan hatinya teriris. Sungguh ini di luar dugaannya. Fix Yamato akan melakukan sesuatu, jika mereka akan menghancurkan hubungan Stella bersama Asmoro.


Pria berusia senja itu tidak menyangka. Kalau cerita itu sangat miris sekali. Tapi Yamato sangat berterima kasih sekali kepada James. Yang di mana ide itu sangat berguna sekali untuk sekarang. Yamato akan menunggu kedua cucu perempuannya pulang ke apartemen. Yamato memiliki ide agar mereka mau muncul di hadapan publik. Setelah itu Yamato meminta Yamada untuk menghubungi pengacara. Anita pun bingung apa yang harus dilakukannya sekarang? Anita juga tidak akan membiarkan mereka hidup dengan bahagia. Karena kebahagiaannya sudah diusik dengan sedemikian rupa.


"Tapi pa," sela Anita yang menggantung.


"Semuanya itu tidak jadi masalah. Mereka berhak memiliki Kurumi. Kita harus gerak cepat. Kalau tidak mereka akan semakin mentang-mentang untuk mengambil Kurumi dari tangan Stella. Sudah saatnya mereka harus bangkit. Aku yakin Stella bisa menghadapi mereka semuanya dengan bantuan Asmoro. Setelah pulang dari Manchester, pihak pengacaraku akan memasukkan nama mereka ke dalam ahli waris Ayashi. Aku akan memberitahukannya ke dunia. Kamu jangan bilang ke Agatha terlebih dahulu. Nanti ujung-ujungnya Agatha tidak mau," pesan Yamato yang sudah memiliki rencana matang untuk menghancurkan Patty.


"Lalu bagaimana dengan Asmoro?" tanya Anita.

__ADS_1


"Kami masih berhubungan dengan baik melalui pesan singkat maupun email. Nanti akan aku beritahukan rencana ini kepada mereka. Aku yakin mereka mau dan memuluskan rencana ini," jawab Yamato.


Anita pun menganggukkan kepalanya. Rencana Yamato harus berjalan dengan sempurna. Anita tidak akan bilang ke Agatha. Biarlah semuanya akan berjalan lancar apa adanya.


Sebelum bekerja Yamato mengirimkan pesan kepada Asmoro. Yamato langsung menceritakan ide itu dan menjalankannya setelah kembali dari Manchester. Namun sampai sekarang ini Asmoro belum menanggapinya.


Sebenarnya Asmoro juga sama memiliki ide seperti itu. Tapi sekarang mereka belum kesampaian sama sekali. Asmoro harus bercerita dulu kepada keluarganya. Namun karena banyaknya pekerjaan Asmoro melupakan ide seperti itu.


Manchester Inggris.


"Bagaimana sudah selesai semuanya?" tanya Asmoro.


"Semuanya belum selesai. Oh ya, Aku baru saja mendapatkan email dari tuan Yamato. Aku akan mengirimkanmu dengan segera. Aku belum membacanya sama sekali. Sepertinya ini sangat penting sekali. Aku harap kamu membacanya yang lebih baik lagi," jawab Ian yang mengirimkan pesan itu kepada Asmoro.


"Masalah di Jakarta kayaknya agak runyam. Tadi Hatori mengirimkan sebuah foto kalau Pak tua itu bersama Patty," jelas Asmoro.


"Aku sudah tidak kaget lagi dengan Pak tua. Memang dari dulu kelakuannya seperti itu. Kalau kamu nggak yakin tanyakan saja pada orang-orang divisi keuangan dan juga divisi HRD. Mereka aslinya sudah muak sama orang botak itu. Mereka pernah menuliskan surat kepadaku agar segera memecatnya," tambah Ian yang menghentikan pekerjaannya terlebih dahulu.

__ADS_1


"Aku sudah bertanya pada para pemegang saham. Mereka setuju jika pak Kevin dipecat. Untung saja mereka gerak cepat sekali. Apalagi Alexa yang sedari dulu sudah curiga terhadap Pak tua itu. Awalnya Alexa tidak mau jika pihak HRD dipegang oleh Pak tua. Dia pengen Pak tua itu menjadi pegawai biasa. Entah dari mana dia bisa naik menjadi manajer HRD? Ini masih dipertanyakan," sambung Asmoro.


"Bukannya para pemegang saham itu adalah Kak Gio, kak Martin, kak Winda, Imron, Jacob dan juga Raka?" tanya Ian.


__ADS_2