Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Pertemuan Hangat.


__ADS_3

"Kok aku baru sadar ya kalau wajah kalian sangat mirip sekali," jawab Stella.


"Nggak usah sadar juga nggak apa-apa. Sekarang masalahnya sudah jelas. Bahwa selama ini papamu itu sangat kurang ajar sekali kepada kakek. Bagaimana bisa jika sang kakek dibohongi seperti itu?" Kesal Yamato.


"Kalau begitu kakek duduklah. Jangan berdiri seperti ini terus," ajak Stella sambil memapah Yamato.


Mendapat perlakuan istimewa dari sang cucu, Yamato tersenyum dan memandang wajah Stella. Di sisi lain dirinya sangat bahagia bisa menemukan anak dan cucunya itu. Lalu bagaimana dengan status sosial yang dimiliki oleh Anita?


Yamato sekarang tidak memperdulikannya lagi. Karena Yamato sendiri sudah mengetahui status sosial Anita. Yang di mana Anita adalah orang biasa. Bukan orang terkenal maupun pembisnis. Akan tetapi Yamato bangga terhadap sang menantunya itu.


Lalu bagaimana dengan skandal di keluarganya Anita? Tentu Yamato sudah mengetahuinya dengan jelas. Yamato paham apa yang dilakukan Anita saat itu. Intinya Anita ingin sekali menolong sang adik dari keterpurukan. Namun sang adik malah melahapnya dan menyingkirkan dari perusahaan Kurumi.


Yamato tidak akan tinggal diam. Cepat atau lambat Yamato akan merebut perusahaan Kurumi itu. Meskipun sektornya di bidang makanan jadi , Yamato tetap menerimanya dan berencana untuk mengambilnya sebagai anak cabang.


"Agatha," panggil Yamato dengan suara lembutnya.


Agatha pun menoleh dan mendekati Yamato. Ia duduk di hadapan Yamato. Sebelum terjadi pembicaraan, Asmoro meminta izin untuk membawa Stella. Mereka pun mengizinkan Stella ikut bersama Asmoro.


"Aku akan mengajak Stella ke pabrik terlebih dahulu. Ada yang harus aku kerjakan," ucap Asmoro yang meminta persetujuan dari Agatha.

__ADS_1


"Bawalah. Stella sekarang sudah menjadi milikmu. Tapi aku berpesan jangan menyakiti Stella. Kalau itu terjadi maka akulah orang yang pertama yang membuat hidupmu hancur berantakan," ucap Agatha yang tidak main-main.


Asmoro hanya menganggukkan kepalanya dan menggandeng tangan Stella. Kemudian mereka menghilang dari pandangan Agatha.


Setelah menghilang Anita, Adelia dan Hatori pergi ke dapur. Di sana mereka sedang memberikan ruang untuk Agatha dan Yamato berbicara.


"Ada apa ayah?" tanya Agatha yang sedikit ketakutan.


"Kenapa kamu menyembunyikan sesuatu dariku? Jika kamu suka bilang sama ayah," tanya Yamato.


"Masalahnya bukan itu ayah. Masalahnya dengan status sosial milik Anita. Ayah memintaku untuk mencari wanita bangsawan dan memiliki nama. Tapi aku nggak mau ayah.aku lebih memilih wanita biasa yang bisa merawatku hingga akhir tua nanti. Permintaanku dikabulkan oleh Tuhan. Tuhan mengirimkan Anita untukku. Selama di Jepang Anita tidak pernah menikah sama sekali. Dia menungguku hingga aku datang. Itulah kenapa aku sangat mencintai Anita. Ditambah lagi Anita adalah orang biasa. Namun dirinya mau berjuang denganku untuk membangun Kurumi dari nol hingga terkenal," jelas Agatha.


Memang benar apa yang dikatakan oleh Yamato. Andai saja setelah pernikahan itu, jika Agatha membawanya ke Jepang. Maka kejadian itu tidak akan pernah terulang. Mereka bisa hidup bahagia di Tokyo selamanya. Namun nasi sudah menjadi bubur. Semuanya sudah hancur berantakan hanya karena Tutik.


"Ayah pernah bilang.kalau ayah ingin sekali mendapatkan seorang putri untuk jadikan menantu dari bangsawan. Tapi aku nggak bisa ayah untuk mendapatkannya. Aku juga bukan orang yang sempurna. Aku ingin semuanya berjalan dengan normal. Ditambah lagi aku memiliki keinginan untuk menjadi orang biasa," jelas Agatha yang mencurahkan isi hatinya.


"Kamu benar. Ayah sangat egois kali dengan keadaan itu. Tapi pada dasarnya semuanya itu gara-gara teman bisnis ayah. Mereka sangat menginginkan kamu untuk dijadikan seorang menantu. Tapi aku sengaja mengatakan seperti itu agar mereka mundur semua. Dan ayah tidak menyuruhmu untuk mencari seorang bangsawan.ayah hanya menyuruhmu untuk mencari seorang wanita yang bisa hidup bersama hingga akhir hayatmu. Ayah juga tidak memperdulikan status istrimu itu. Intinya Yang penting dia baik sama kamu dan ayah. Sudah itu saja ayah tidak akan meminta yang macam-macam," sambung Yamato yang membuat Agatha tersenyum.


"Baiklah ayah. Tapi aku belum bisa membawanya pulang ke rumah. Ada hal yang harus aku kerjakan. Yaitu mencairkan aset Kurumi untuk anak-anakku. Saat ini adiknya Anita ingin sekali merebutnya. Mereka sudah mengklaim kalau Kurumi adalah miliknya. Dan sekarang Stella sedang dalam bahaya besar. Cepat atau lambat mereka akan memburunya dan membunuhnya," ucap Agatha.

__ADS_1


"Rebutlah Kurumi dari tangan orang-orang serakah itu. Setelah kamu merebutnya masukkan ke dalam perusahaan induk untuk dijadikan perusahaan cabang. Aku tahu Stella sudah menikah dengan Asmoro alias Lampard. Ayah adalah teman bisnisnya ketika berada di Eropa sana. Ayah percaya sekali jika Asmoro bisa menjaga Stella dengan baik," ujar Yamato dengan jujur.


"Baiklah ayah. Nanti akan aku bicarakan kepada Asmoro. Sebab masalahnya semakin besar saja," tambah Agatha.


"Ayah sudah mengetahuinya. Kalau kamu butuh bantuan hubungi ayah. Ayah juga tidak akan tutup mata melihat keadaanmu seperti ini," sahut Yamato yang tidak akan membiarkan putranya menderita.


"Baiklah. Aku akan mencari cara untuk menghabisi mereka semua. Aku sebenarnya tidak akan tinggal diam Untuk masalah ini. Cepat atau lambat mereka harus mendapatkan akibatnya," jawab Agatha.


"Pakailah kekuatan perusahaan kita!" titah Yamato.


"Apakah itu tidak dalam bahaya? Jika aku memakai kekuatan Ayashi, kemungkinan besar mereka akan merebutnya juga," jawab Agatha.


Yamato tersenyum sambil menatap wajah Agatha. Yamato menggelengkan kepalanya sambil berkata, "Mereka jangan pernah bermimpi untuk mendapatkan kedudukan di perusahaan induk utama di Jepang. Mereka tidak memiliki kemampuan apa-apa. Mereka hanya memiliki sifat serakah dan tamak untuk mendapatkan semuanya. Perusahaan pusat tidak akan pernah terpegang oleh siapapun. Yang harus menjadi ahli waris Ayashi adalah Hatori, Stella dan Adelia. Merekalah yang berhak untuk mendapati kedudukan di perusahaan tersebut. Jika mereka bermimpi untuk mendapatkannya. Anggota klan kanagawa tidak akan pernah tinggal diam.sebab mereka sudah memberdayakan kita untuk melanjutkan perusahaan tersebut hingga menjadi besar dan sangat besar sekali," imbuh Yamato.


"Jadi selama ini?" tanya Agatha.


"Ayah belum menetapkan siapa yang mendapatkan perusahaan ini? Setelah ayah mengetahuinya, ayah akan membaginya untuk ketiga putra putrimu. Jadi ayah berhak semuanya atas hak ahli waris," jawab Yamato yang sudah menentukan siapa pemegang ahli waris di Ayashi sebenarnya.


Agatha hanya menganggukkan kepalanya dan menuruti apa permintaan dari Yamato. Memang sedari awal Agatha sudah memberikan akses untuk anak-anaknya itu. Jadi untuk sekarang Agatha akan tetap bersabar untuk mendapatkan Kurumi.

__ADS_1


"Bicarakanlah dulu pada Asmoro? Aku yakin Asmoro telah membantumu hingga titik penghabisan darahnya," perintah Yamato.


__ADS_2