Menikahi Kakek Tampan

Menikahi Kakek Tampan
Stella Adalah Ratu Dari Kerajaan Noe.


__ADS_3

"Memangnya kamu bisa bantu aku apa? Penjara kamu adalah orang di masa lalu. Aku ragu terhadap bantuanmu itu. Jangan-jangan kamu hanya membantuku dengan sebutan doa," jawab Asmoro yang meledek Kuncoro.


"Tenanglah bro. Kamu nggak perlu saya buat seperti itu kepadaku. Memang aku sudah menyempurnakan ilmu yang aku kuasai untuk menjadi orang biasa. Tapi aku nggak bisa selamanya menjadi manusia. Aku harus kembali menjaga kaumku," jelas Kuncoro.


"Kenapa bisa begitu? Ternyata kamu jadi orang tidak bisa diandalkan," kesal Asmoro.


"Ya bisalah. Kamunya sendiri yang tidak paham dengan aku," ucap Kuncoro dengan sombong. "Soal keamanan itu semuanya sudah beres. Lu nggak perlu susah-susah menjadi orang mengkhawatirkan mereka. Musuh mereka sudah terkapar sendirinya. Tutik dan Patty sudah jatuh miskin. Mereka sudah nggak bisa ngapa-ngapain."


"Benarkah itu? Kok aku baru tahu ya," tanya Asmoro.


"Ke mana saja kamu? Bukankah kamu adalah seorang ketua mafia? Harusnya kamu tahu mereka semua itu ngapain," kesal Kuncoro. "Mereka tinggal di rumah kecil dan kotor. Tepatnya mereka tinggal di kampung padat penduduk. Mereka sudah tidak bisa ngapa-ngapain lagi."


"Lu ngomong enak aja kayak gitu. Nggak bisa ngapa-ngapain tapi nantinya nyerang," kesal Asmoro.


"Bener juga ya. Pokoknya warning buat kamu. Kamu jangan lengah sedikitpun walaupun mereka sudah jatuh. Cepat atau lambat mereka akan mendapatkan bantuan dari seseorang untuk bangkit. Masih ada satu musuh Agatha yang belum kelihatan. Nanti kamu tahu sendiri siapa orangnya," beber Kuncoro yang memberitahukan satu fakta yang di mana musuh Agatha ada satu lagi.


"Maksud kamu apaan? Bukannya mereka? Siapakah orang itu? Kalau kamu nggak bisa jelasin semuanya. Pergilah dari sisiku dan jangan pernah kembali lagi," tanya Asmoro yang tidak main-main.


"Orang ini menginginkan satu keluarga habis. Dia berasal dari negara kamu tanyakan saja pada saudaramu yang bernama Nano itu. Pasti Nano sudah mengetahuinya," jawab penjara yang memberikan teka-teki pada Asmoro.

__ADS_1


"kamu selalu saja memberikan aku teka-teki dan nanya kepada orang yang kamu tuju. Lama-lama kamu jadi orang nyeselin banget," ujar Asmoro yang semakin kesal terhadap Kuncoro. "Apakah orang itu adalah teman bisnis Agatha?"


"Ya... Orang itu adalah kaki tangan Bella. Yang di mana Bella adalah mantan kekasihmu itu. Untung saja aku yang sudah membuat kalian putus," ungkap Kuncoro yang memberikan satu fakta kepada Asmoro.


"Oh jadi kamu yang membuat aku putus sama Bella. Motif mu apaan sih. Kok bisa-bisanya kamu membuat aku putus?" tanya Asmoro.


"Kamu itu hanya dimanfaatin saja. Kamu nggak pernah menyentuhnya. Tapi orang lain menyentuhnya. Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri. Ia sudah berani selingkuh di belakangmu. Kalau aku jadi kamu pasti akan menyelidikinya. Diam-diam bela bekerja sama dengan Liam demi mengusir kamu dari kehidupannya. Anggap saja kamu itu dibodohi oleh Bella. Sekarang Bella hidup bahagia bersama Liam. Bergelimangan harta dan rumah mewah. Dia memiliki seorang anak perempuan yang bernama Merry. Marry memiliki sifat yang di mana sama persis sama sang ibu. Satu lagi sifat kejamnya itu sudah mendarah daging ketika waktu sekolah. Ketika masih kecil putrinya itu sudah menjadi psikopat. Namun polisi tidak pernah menahannya sama sekali. Kamu tahulah bagaimana Liam sangat melindunginya," jelas Kuncoro dengan panjang lebar.


Jujur Asmoro terkejut apa yang dikatakan oleh Kuncoro. Ia tidak tahu pasti Kenapa ini bisa terjadi. Seharusnya dirinya tahu kalau Bella adalah wanita bermuka dua. Namun syukurlah dirinya selamat dari masalah itu.


"Kamu tahu segalanya sebelum aku mengetahuinya. Memangnya kamu siapa?" tanya Asmoro yang masih penasaran sekali dengan Kuncoro.


"Jangan bilang kalau ini adalah prediksimu?" tanya Asmoro sekali lagi.


"Bukan prediksiku. Tapi garis takdir. Jika kamu bisa membunuhnya. Maka kamu bisa mengubah garis takdir ini menjadi lebih baik dari ini. Aku harap kamu mampu melakukannya. Sekarang kamu sudah menikahi Stella. Lengkap sudah ternyata. Kerajaan Noe sudah memiliki raja dan ratu. Semoga saja aku bisa membangunnya lagi," jawab Kuncoro.


"Bagaimana caranya kamu membangun kerajaanmu lagi? Sebenarnya kamu tidak perlu membangun kerajaan itu," tanya Asmoro.


"Nunggu Kerajaan Deep hancur berantakan. Setelah semuanya sudah sirna. Aku akan membangunnya lagi," jawab Kuncoro yang ingin membangun kerajaannya lagi.

__ADS_1


"Ternyata kamu sudah menganggapnya musuh. Harusnya kamu membantu membangunnya juga," ujar Asmoro yang mulai tertarik membahas kerajaan itu.


"Seluruh keturunan Kerajaan Deep telah sirna dan tidak ada sisanya sama sekali. Sebelum sang raja mati. Sang raja memberikan aku satu pesan. Yang di mana pesan itu aku harus menghancurkan Kerajaan itu. Seharusnya pada waktu itu aku menghancurkannya berkeping-keping. Tapi aku sudah terkurung terlebih dahulu. Aku tidak bisa melakukannya lagi," sahut Kuncoro.


"Terserah kamu. Aku hanya mengikuti kamu saja. Kalau nggak diikutin juga kepalaku pusing gara-gara ulahmu itu," Asmoro mulai kesal kepada Kuncoro.


"Dengan terpaksa kamu harus mengikuti jalanku. Semuanya sudah sempurna. Lebih baik kamu pergi berbulan madu ke Maldives.Biar hubungan kamu bersama Stella menjadi lebih baik. Dia adalah jodoh kamu sesungguhnya," jelas Kuncoro.


"Terserah apa katamu. Aku sudah tidak memperdulikan apa yang kamu sebut," Asmoro menyahutinnya dengan datar. Lalu Asmoro melihat banyaknya benang di tangan Kuncoro. "Kenapa kamu membawa benang sebanyak itu? Memangnya kamu jualan benang apa di sini? Kalau kamu jualan benang di sini aku tidak menerimanya."


"Aku tidak jualan benang tahu. Ini aku beritahukan kepadamu. Kalau ratu Noe suka sekali membuat baju dari benang rajut. Aku sangat menyukai itu. Rata-rata bajuku yang membuat adalah sang ratu," jawab Kuncoro yang memberikan satu fakta yang di mana membuat Asmoro terkejut.


"Apa kamu bilang? Berarti pagi ini Stella meminta benang sebanyak mungkin untuk melanjutkan bajuku," ujar Asmoro yang bersandar di kursi kebesarannya.


"Ya. Kamu harus membelikan benang sebanyak mungkin. Kamu nggak boleh melupakan benang-benang itu jika sudah habis. Sebentar lagi Ratu Noe akan hadir di hadapan Stella. Aku harap Stella tidak akan terkejut sama sekali," Kuncoro memberikan satu fakta yang di mana ratu Noe akan datang.


"Kenapa juga aku mendapatkan hal seperti ini? Lama-lama Aku bisa gila memikirkan kamu dan sang ratu," maki Asmoro.


"Tenang saja. Jika sudah selesai misi kamu. Aku akan pergi dari hadapanmu. Tapi aku tidak janji sama sekali. Kemungkinan besar Aku ditakdirkan untuk mengikutimu kemanapun pergi," ungkap Kuncoro.

__ADS_1


"Lalu aku harus ngapain sama keluarganya Kanagawa itu? Apakah aku harus melindunginya hingga akhir hayatku? Atau aku harus bersama mereka," tanya Asmoro.


__ADS_2