
"Iya itu benar. Papa memang sengaja melepaskanmu agar kamu tumbuh menjadi pria kuat. Dan sekarang kamu merasakannya. Kamu jangan pernah menyesali dengan tindakanmu itu. Apa yang dikatakan oleh James itu benar? Akan ada salah satu anakmu yang bisa menjadi orang terkuat di dunia ini. Papa bilang begitu kenapa? Karena anakmu itu sudah merasakan pahit manisnya kehidupan sesungguhnya. Dia adalah Stella. Cucuku yang paling cantik sekali. Dia sangat mirip sekali sama mamamu. Cepat atau lambat, Stella akan menjadi seseorang yang bisa membuat mereka takut. Kamu tunggu saja didikannya Asmoro bagaimana. Papa tahu Stella akan berkembang menjadi wanita modern dan membuat semua orang terpesona. Musuh-musuhnya akan mundur satu persatu," jelas Yamato.
"Tapi aku sangat bersalah sekali kepada Stella," ucap Agatha.
"Itu semuanya tidak menjadi masalah. Doamu selalu menyertainya. Jika saja waktu itu bisa diputar. Papa adalah orang pertama yang datang Lalu menghancurkan mereka dengan tangan kanan ini. Papa akan membawa Stella dan Hatori ke Tokyo. Dan papa menjadi orang yang penuh dengan tanggung jawab. Jangan pernah menyesali keadaan yang lalu. Sebentar lagi Stella akan bangkit dari keterpurukannya. Ditambah lagi di belakangnya ada Adelia dan Hatori," ujar Yamato sambil menghibur Agatha.
"Papa tinggal bersama kami ya. Nanti sebulan sekali aku akan datang ke perusahaan dan mengecek banyak pekerjaan di sana. Paling lama tiga hari. Aku menargetkan masalah ini akan selesai dalam waktu beberapa bulan ke depan. Kalau papa di sana sendirian. Hidup Papa juga terancam. Sekarang banyak sekali para gangster keluar dari kandangnya masing-masing. Mereka sedang mencari Exodus. Maka dari itu Aku minta Papa stay di sini," pinta Agatha yang membuat Yamato menganggukkan kepalanya.
"Jika menampung papa. Papa tidak jadi masalah denganmu. Papa disini udah ada yang merawat yaitu istrimu. Kamu sangat beruntung mendapatkan istri yang baik seperti dia. Jangan disia-siakan Anita. Karena tidak akan ada lagi istri seperti itu di dunia ini," pesan Yamato kepada Agatha.
Sementara itu Hatori bingung ingin keadaan dengan Stella. Ia memikirkan Stella agar mereka tidak mengganggunya lagi. Lalu bagaimana caranya Hatori bisa melindungi sang adik? Tiba-tiba saja Hatori teringat pada ucapan Agatha dan juga Yamato. Ia teringat siapa itu Asmoro dan juga Ian sebenarnya. Hatinya sejenak mulai tenang dan mulai melupakan masalah itu.
__ADS_1
"Semoga saja kalian berdua dilindungi oleh orang yang tepat. Sebentar lagi kakak akan tinggal di Tokyo bersama Papa dan Mama. Kalian harus bahagia dengan pasangannya masing-masing. Aku berharap kalian bisa menjalani hidup ini dengan bahagia," jelas Hatori di dalam hati.
Adelia yang sedang berjalan-jalan sangat bahagia sekali. Ian hanya bisa menggelengkan kepalanya dan menghela nafasnya dengan kasar. Di dalam hatinya, Ian melihat Adelia yang bahagia sambil berkata, "Sebenarnya membahagiakan perempuan itu mudah. Tapi dengan cara inilah, perempuan itu bisa tersenyum bahagia. Aku bersyukur sekali mendapatkan seorang kekasih yang tidak menuntut apapun dariku."
"Kak," panggil Adelia.
"Ada apa memangnya?" tanya Ian.
"Mana bisa kamu melakukannya? Kamu itu kok aneh sekali? Padahal orang melakukan bercocok tanam itu ada waktunya. Kalau mereka sedang giat. Bisa-bisa semalaman dia melakukannya. Setelah itu mereka tidak akan pergi. Mereka akan memutuskan untuk beristirahat hingga esok harinya. Karena melakukan hal itu sama aja menguras tenaga," jelas Ian sambil menjelaskan bagaimana caranya bercocok tanam dengan baik dan benar.
"Apakah itu benar Kak? Sepertinya Kakak sudah pernah melakukannya? Kok aku jadi penasaran sekali ya," ucap Adelia yang ingin mencobanya.
__ADS_1
"Aku tidak akan mencobanya kepadamu. Setelah menikah kita akan melakukannya tanpa perlu paksaan. Selain itu juga kita bisa menikmatinya dari awal permainan hingga akhir permainan," pesan Ian yang tidak ingin merusak kehormatan Adelia sebelum menikah.
"Apakah kakak pernah melakukannya dengan wanita lain?" tanya Adelia.
"Kakak nggak pernah melakukannya dengan siapa-siapa. Kakak juga tidak tertarik pada perempuan manapun jika berada di klub malam. Setiap wanita yang mendekat, Kakak selalu menatapnya tajam agar mereka tidak mendekati kakak. Jujur Jika Kakak pergi ke klub itu bukan karena melakukan pemesanan seorang perempuan untuk dilakukan di atas ranjangnya kakak. Di klub itu kakak memiliki ruangan khusus yang ditempati oleh para petinggi Black Horizon. Di sana kakak sering berdiskusi dengan santai sama mereka. Mereka juga tidak mau memasukkan wanita manapun di dalam ruangan itu. Sekalinya masuk Kak Gio bisa-bisa melemparkan mereka ke daerah konflik. Di sana mereka harus bekerja paksa untuk menjadi relawan hingga sepuluh tahun ke depan," jelas Ian yang membuat Adelia terkejut.
"Apakah itu nggak lama Kak?" tanya Adelia yang sangat penasaran sekali dengan pekerjaan sebagai relawan di daerah konflik.
"Semua itu tergantung hukumannya. Apabila jika seseorang melakukan kesalahan dengan cara menyentuh tubuh dari para petinggi Black Horizon. Maka Kak Gio akan murka dan memberikan pekerjaan paling sulit," jawab Ian.
"Kok seperti itu ya Kak?" tanya Adelia.
__ADS_1