
“Apa yang dikatakan oleh papa benar. Sekarang aku mengerti karena mencari jawaban Masa lalu itu sangat sulit sekali. Sekarang aku harus menjadi pria kuat untuk melindungi kedua adikku. Meskipun kedua adikku sudah menikah. Aku masih tetap harus melindunginya,” ucap Hatori.
“Kalau begitu berjanjilah pada mama. Kamu harus melindungi adik-adikmu. Mama tahu keluarga Kanagawa bukanlah keluarga sembarangan. Kakek sudah menceritakan kalau dirinya adalah seorang ketua gangster. Mama ingin kamu berkembang dan memegang Klan Kanagawa. Cepat atau lambat kamu yang akan menjadi penggantinya,” ujar Anita yang sudah mengetahui siapa keluarga Kanagawa sebenarnya.
“Semuanya bisa diatur ma. Aku sekarang lebih fokus pada perusahaan milik Kak Asmoro. Aku berharap bisa menangani kasus yang sedang bergulir untuk saat ini. Padahal papa sendiri dengan kuasa Kak Asmoro telah memecat Patty. Sekarang dia masuk ke dalam perusahaan melalui Pak Kevin lagi. Nilai yang menjadi pertanyaanku. Jika sang CEO sudah memberikan surat pemecatan. Orang itu harus pergi dari perusahaan milik Kak Asmoro. Tapi kenapa dia dengan mudahnya masuk ke dalam untuk kedua kalinya. Sekarang yang lebih parahnya lagi, pak Kevin mencuri uang perusahaan sebesar lima milyar. Ternyata uang itu diberikan kepada dia. Sungguh ini semua di luar dugaan. Aku akan melaporkan barang bukti ini kepada papa,” jelas Hatori yang membuat Anita terkejut.
“Bagaimana bisa itu terjadi? Seharusnya dia nggak boleh masuk lagi ke perusahaan. Memang anak sama emak sama-sama liciknya. Kamu pasti tahu istilah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Itulah sebuah peribahasa yang ditujukan oleh mereka. Mereka sangat pandai sekali berkilah dan mencari kesalahan orang lain. Atau juga mereka melakukan kesalahan lalu dilemparkan ke orang yang tidak bersalah sama sekali. Mama sering mendengar kasus-kasusnya yang tidak pernah selesai itu. Terutama Tutik. Kemungkinan besar anaknya juga mengikuti jejak langkah Tutik,” imbuh Anita.
__ADS_1
“Memang benar apa yang dikatakan oleh Mama. Untuk saat ini Mama nggak boleh bersedih lagi. Biarkanlah kami yang menangani kasus ini hingga selesai. Mereka itu ibaratkan tupai. Meskipun tupai pandai melompat dari pohon satu ke pohon lainnya. Tapi tupai itu akan jatuh juga akhirnya. Atau juga orang menyimpan kebusukan pasti akan tercium. Tapi untuk sekarang belum waktunya. Kalau sudah waktunya aku akan menari indah bersama kedua adikku dan keponakanku. Aku akan memberitahukan dunia kalau musuh keluargaku sudah hancur,” kata Hatori yang sengaja memiliki rencana jika mereka sudah kalah telak dari keluarga Kanagawa.
“Kamu benar. Memang kamu harus melakukannya. Tapi kamu nggak perlu menari di atas penderitaan mereka. Senyumin saja. Mama tahu dia akan merasakan sakit hati dan ingin menghancurkan kamu. Tapi mereka tidak tahu bagaimana cara membalasnya,” perintah Anita yang sengaja membiarkan anaknya untuk balas dendam.
“Aku sudah memiliki rencana. Kemungkinan besar aku akan meminta bantuan ke Kak Asmoro. Setelah itu aku akan menghancurkannya secara pelan-pelan namun menyakitkan,” sahut Hatori yang sudah memiliki rencana besar dalam hidupnya.
Hatori pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda setuju. Ia sudah diberikan tiket kuning untuk maju menjadi garda ke depan. Ia juga meminta izin untuk bergabung bersama Asmoro. Sang Papa maupun kakeknya mengizinkan dengan tulus. Bahkan kakeknya akan memberikan seratus orang untuk bergabung dengan Black Horizon. Sungguh semuanya di luar nalar Hatori. Ia sangat bersyukur sekali ketika keluarga terdekatnya mendukung untuk melakukan misinya itu.
__ADS_1
“Oh iya pa. Apakah Papa nggak merasa kalau perusahaan Kak Asmoro rugi sebanyak lima milyar?” tanya Hatori.
“Nah itu dia. Papa masih mencari siapa yang mengambil uang itu. Rasanya yang mengambil uang itu adalah orang yang sudah mengetahui kata kunci sistem keamanan perusahaan tersebut,” jawab Agatha. “Padahal sistem keamanan itu dipegang oleh para pemegang saham dan manajer keuangan bersama CEO Begitu juga dengan asistennya. Nggak mungkin kan kalau orang lain mengetahui sistem tersebut? Kalau orang lain pun tidak akan mungkin bisa melakukannya. Kecuali hacker yang sudah cukup terkenal dan mendunia.”
“Bukankah perusahaan ini sudah dilapisi keamanan berkali-kali lipat? Aku pernah belajar menjadi hacker lalu mempraktekkannya di perusahaan ini. Tapi aku sial. Aku tidak bisa menjebol pertahanan perusahaan ini dengan teliti,” tanya Hatori yang membuat Agatha menepuk jidatnya.
“Kenapa kamu nggak bisa?” tanya Agatha.
__ADS_1