
Mau akurin dua kubu dulu. Para HL (Han Lovers) dan KFC (Kai Fans Club) kalian kumat lagi dah.
Kwkwkw, tapi lele gemes baca komen kalian sampai keasyikan scroll gak dibales komennya cuma dibaca doang.
Sabar ibu-ibu, inget pesan lele di Eps Pertama tentang Instruksi membaca Novel Lele. Eling mbak eling.
Kai dan Han disini sama-sama salah dan sama-sama bener. Mereka berdua gak saling hujat, tapi saling bantu dan mengingatkan. Masa-masa mereka jambak2an sudah berlalu sejak jaman Novel Vesper and The Bodyguards.
Duo mas bojo ini saling mengingatkan dari kesalahan yang pernah mereka lakukan di masa lalu.
Jadi mari dukung dua bapak tampan yang mulai berumur ini biar makin strong di mana mbak Vesper mulai menunjukkan titik jenuhnya. Semangat!!!
Dan dapet bonus Eps dari hasil play Audio Book para LAP nih. Mayan 1 eps dan lele kasih panjang deh biar puas bacanya.
Makasih ya dan jangan lupa like semua eps di audio book lele buat dapetin bonus eps lagi di bulan depan. Tengkiyuw lele padamu💋💋
------- back to Story :
Kai mendekati kawan-kawan lamanya dulu yang terlihat begitu serius membahas misi.
"Bagaimana?" tanya Kai ikut bergabung dan kini berdiri di hadapan para bodyguard Vesper.
"Jordan dan Afro akan fokus untuk memburu Arjuna serta menyelamatkan Sandara. Eko dan aku akan membantu perburuan mereka. Sedang Han dan Tora fokus untuk melenyapkan Venelope dan Mr. White yang menurut kesaksian dari Sierra, dua orang ini selalu bersama. Drake, Buffalo dan James memburu Smiley. Namun kudengar, One akan ikut dalam tim Han-Tora karena ia merasa bertanggungjawab atas pembelotan Arjuna. Ia merasa tak bisa memberikannya nasehat saat Arjuna masih bisa dalam jangkauannya," jawab Seif menjelaskan.
Kai mengangguk paham. "Aku dan Eiji akan membantu kalian dari jauh. Akan aku pastikan bantuan cepat datang saat kalian terdesak. Hati-hati dan maaf, aku tak bisa ikut serta," ucap Kai terlihat sedih.
"Kesehatanmu yang penting, Nak Kai. Mbak Vesper lagi butuh dukungan moral. Dia lagi drop gegara si Junaedi. Jujur tu bocah kok gak ada kapoknya ya? Gemes Eko," sahut Eko meremat-remat kertas di depannya dengan sebal. Semua orang tersenyum.
"Namun, selama aku mengenal Arjuna, dia bukan tipe pria yang dengan mudah ditaklukkan," sahut One tiba-tiba mendekati kumpulan orang-orang yang memisahkan diri dari tim lain.
"Ya, kau lebih mengenalnya, One," sahut Buffalo menaikkan salah satu alis dari tempatnya duduk.
"Dengar. Arjuna, mirip dengan Han. Dia melakukan sesuatu pasti memiliki alasan. Memang kuakui ambisinya untuk menjadi penguasa dan pemimpin sangat besar. Arjuna melihat kecacatan saat dipimpin oleh Han dan Vesper. Hanya saja, cara yang dia pilih salah. Aku harap jika aku bertemu dengannya, aku bisa membuka pikirannya," jawab One mengutarakan hatinya.
"Kita serahin Junet sama kamu deh, One. Junet udah anggap kamu sebagai gurunya, Pakdenya. Ini kesempatan emas buat kamu. Kalau dia udah gak dengerin simbok dan bapaknya, kini giliranmu buat bersihin itu isi kepala Junet yang udah terkontaminasi sama Tessa and the gank," ucap Eko mantab dan semua orang mengangguk setuju.
"Jonathan akan ikut menggempur markas No Face bersama Click and Clack dan anak buah The Circle-nya. Dia ingin membalas dendam karena ketampanannya berkurang hingga 50% dan itu mimpi buruk untuknya," sahut Eiji dan semua orang terkekeh.
"Soal Jonathan, Sierra yang akan jadi mata menggunakan GIGA Igor. Jujur, aku tak pernah membayangkan jika kita bisa bergabung seperti ini. Padahal dulu kita mati-matian melenyapkan mereka, tapi siapa sangka, ada hal baik dari sebuah petaka," sahut James sembari menyisir rambut gondrongnya ke belakang dengan jemarinya.
"Namun, aku tetap belum percaya 100% dengan orang-orang The Circle. Aku akan meminta Biawak Cokelat dan Kuning untuk ikut serta dalam tim Jonathan nanti. Lalu Biawak Hijau dan Putih untuk membantu tim Han," sahut Kai serius dan semua orang mengangguk setuju.
Akhirnya, usai pembahasan yang hampir memakan waktu seharian untuk pelaksanaan misi, semua tim sudah siap untuk pergi keesokan harinya.
Pagi itu, cuaca cerah di Inggris membuat Black Castle yang biasanya sepi kini ramai orang. Pasukan Jonathan dan Lysa berdatangan.
Eiji dibantu oleh para anggota Dewan memasangkan gelang pemenggal di kaki orang-orang itu. Tentu saja, orang-orang dari The Circle tersebut terkejut.
Mereka bicara dalam bahasa Inggris.
"Ingat! Berkhianat, kaki kalian akan hilang," tunjuk Doug santai, tapi wajah pasukan The Eyes pucat seketika.
__ADS_1
"Kalian akan aku tempatkan di beberapa pos darurat milik Jonathan dan para Dewan yang tersebar di seluruh dunia. Kalian akan mendapatkan panggilan tugas ketika tim di lapangan terdesak. Kalian mengerti?!" tegas Lysa berdiri di hadapan 990 orang yang ia kumpulkan di Ballroom Black Castle.
"Yes, Mam!" jawab para remaja itu serempak.
Para remaja baik lelaki ataupun perempuan itu dibagi menjadi beberapa kelompok oleh Lysa. Mereka di kirim ke beberapa titik untuk bersiaga.
Vesper tak lagi melakukan perekrutan Black Armys karena militer dunia mulai mengerti sistem pencarian calon prajurit hitam sang Ratu. Jumlah Black Armys Vesper berkurang dan kini tersisa 5000 prajurit saja.
Anak buah Lysa ikut terbang bersama para anggota Dewan untuk di tempatkan pada pos-pos darurat.
Hari itu, konvoi mobil dan truk terlihat cukup sibuk di sekitar kawasan Black Castle. Eiji sibuk mengamankan rute dari pantauan satelit militer.
Ia memasang Pemancar Fatamorgana portabel pada kendaraan-kendaraan tersebut sampai ke titik keberangkatan. Orang-orang itu akan pergi menggunakan kapal dan pesawat.
Han mendatangi Vesper yang masih berada di kamar enggan keluar. Vesper menatap Han sendu yang duduk di sampingnya sembari memegangi tangannya erat.
"Aku minta maaf, Lily. Aku berjanji akan memperbaiki semua. Maaf jika aku egois dan harus meninggalkanmu lagi. Doakan aku semoga Arjuna bersedia kembali tanpa harus kuseret paksa," ucap Han dengan senyum tipis.
Vesper memeluk suaminya erat sampai matanya terpejam. Han balas memeluk Vesper dan mencium kepalanya cukup lama sebagai tanda penyesalan dan rindu yang akan ia rasakan selama jauh darinya.
"Aku akan sangat merindukanmu, Lily. Jaga kesehatanmu. Kau pucat dan hal itu membuatku sangat sulit untuk pergi meninggalkanmu. Berjanjilah kau akan baik-baik saja selama aku pergi dan tetap hubungi aku," pinta Han saat melepaskan pelukan dan memegang wajah isterinya dengan dua tangan besarnya.
"Ya. Aku berjanji akan baik-baik saja. Aku harus kuat untuk keluargaku," jawabnya terlihat sedih.
Han mengangguk dengan senyuman seraya mengusap bibir Vesper lembut dengan ibu jarinya.
Vesper menatap Han seksama yang terlihat sedih. Vesper balas memegang wajah Han dan mencium bibirnya lekat. Han membalas ciuman itu hingga mata keduanya terpejam.
"Aku sangat mencintaimu, Lily. Aku akan membawa Arjuna dan Sandara pulang bersamaku," ucap Han dan Vesper mengangguk dengan senyum terkembang.
Hasil penelusuran dua GIGA tak membuahkan hasil. Afro yakin jika cara yang digunakan oleh Venelope dan lainnya sama sepertinya dengan menyamar.
Han terbang menggunakan pesawat pribadinya menuju ke Italia bersama One, Tora, Biawak Hijau dan Putih.
Menurut informasi terbaru dari Lysa, Venelope belum menunjukkan itikad baik untuk menyerahkan rumahnya di Italia kepada Tobias. Han menjadikannya alasan untuk menagih hadiah ulang pernikahan Lysa-Tobias.
Han berharap jika Afro dan Jordan tak bisa mendapatkan Arjuna-Sandara, ia dan timnya yang akan menemukan mereka dalam perburuannya mencari Venelope.
Keberangkatan pada sore hari disusul oleh tim dari Jordan, Afro, Eko dan Seif dengan tujuan ke Belize di mana Tessa berada menurut laporan dari Sierra. Tim itu juga berharap bisa menemukan Arjuna di sana.
Tim yang beranggotakan Drake, James dan Buffalo pergi setelahnya untuk memburu Smiley yang berada di Perancis, salah satu markas yang dimilikinya ketika pertama kali Jonathan bertemu di hanggar helikopter.
Red Ribbon Sandara ditahan oleh Mix and Match di Perusahaan Elios karena terbukti memata-matai aktifitas di sana.
Malam harinya, Naomi segera terbang ke Italia tanpa Jordan untuk menjaga Perusahaan agar tetap berjalan sesuai yang Vesper amanatkan.
Lucy dan Yohanes menggantikan pekerjaan Jordan sementara waktu sampai misi dikatakan selesai.
Jonathan terbang bersama Click and Clack, Biawak Kuning dan Cokelat menuju ke Greenland di mana dulu pernah terjadi pertempuran di sana dan menghancurkan markas Tobias. Namun, Sierra merasa jika markas itu perlu ditinjau kembali.
Anak buah Jonathan disebar ke beberapa markas milik The Circle yang telah hancur untuk memastikan jika tempat-tempat itu tak dipergunakan lagi oleh musuh mereka.
Sierra terlihat tegang selama di Black Castle di mana Amanda mengawasinya ketat.
__ADS_1
Amanda melihat cara Sierra mengendalikan GIGA Igor buatannya. Ia cukup kagum karena di balik kecacatan sistem tersebut, Sierra bisa mengakalinya. Senyum tipis terbit di wajah Ketua Dewan Sekretariat tersebut.
Keesokan harinya, Vesper siap untuk diterbangkan ke Melun, Perancis. Vesper berpamitan dengan semua orang dan mereka mendoakan keselamatan serta kesehatan untuk sang Ratu.
Kai mempercayakan keselamatan sang isteri kepada Lysa dan anak pertama Vesper tersebut menyanggupinya.
Vesper terbang menggunakan pesawat pribadi Sierra ditemani Lysa, Dewi dan bayinya-Jubaedah-yang masih berumur 2 tahun. Sierra membawa lima anak buahnya dalam penerbangan untuk menjaga mereka.
Melun, Perancis.
Mereka bicara dalam bahasa Inggris.
Setibanya di Kediaman Darwin yang kini ditempati oleh Tobias. Lysa dan orang-orang yang baru tiba dibuat shock seketika.
"Kau bilang apa barusan?!" pekik Lysa sampai matanya melotot setelah mendengar pembicaraan Tobias dari sambungan telepon genggam.
"Aku berusaha menjadi Paman yang baik untuk Venelope dan Tessa. Aku hanya memperingatkan mereka akan serangan yang akan kalian lakukan. Kenapa kaget begitu?" tanya Tobias menatap isterinya keheranan.
"Tobiasss!" teriak Lysa kesal setengah mati dan melempar tubuh suaminya dengan semua bantal sofa yang berhasil ia gapai.
Sierra langsung memijat kepalanya terlihat frustasi akan cara berpikir sang Ayah. Vesper menghela nafas terlihat pasrah dengan takdir yang akan menimpa orang-orang dalam jajarannya.
"Oma!" panggil King D riang berlari ke arah sang Ratu meminta gendong.
"Hai! Oh, King D sayang. Agh, kau ... be-berat," rintih Vesper karena King D semakin gendut dan Vesper malah ambruk saat menggendong cucu pertamanya itu.
"Hahaha, Oma! Horse, Oma!" ucapnya riang saat Vesper malah ditunggangi King D dan dijadikan kuda olehnya.
"King D!" pekik Sierra panik karena Vesper terlihat shock saat ia dipaksa merangkak oleh cucu lelakinya itu.
"Hohoho, Pipi ikut!" sahut Tobias langsung berlari dan malah ikut menduduki punggung Vesper hingga kedua tangan sang Ratu gemetaran menahan berat dari tubuh dua pria di atasnya.
"Dasar gila! Kalian berdua benar-benar tidak waras!" pekik Lysa kesal setengah mati.
Namun, para Pion malah membiarkan Vesper teraniaya. Mereka hanya berdiri diam melihat Vesper dengan iba yang berusaha untuk merangkak dengan wajah berkerut menahan beban.
Sierra dan Lysa berusaha menyingkirkan tubuh Tobias serta King D dari punggung Vesper. Sang Ratu langsung ambruk dan tengkurap di lantai terlihat sudah tak berdaya.
"Ya Allah, Mama! Kalian cepat! Bawa Mama ke kamar," tegas Lysa menunjuk para Pion dan Diego segera membopong Vesper yang lunglai memegangi kepalanya.
Sierra dan Lysa bertolak pinggang menatap dua pria beda usia di depannya dengan wajah garang.
King D terlihat takut dan bersembunyi di belakang Tobias. Lelaki bertato itu hanya menggaruk dagunya terlihat tak bersalah meski wajahnya sedikit gugup.
"Apa? Itulah cara kami dalam menjalin keakraban keluarga. Ayo, D, kita makan. Pipi lapar," ajak Tobias seraya menggandeng tangan anak lelaki Lysa dan pergi begitu saja tanpa rasa bersalah.
"Sebuah fakta mengerikan aku memiliki ayah gila sepertinya. Ya Tuhan, jika seperti ini rambutku bisa rontok. Bagaimana dengan nasib tim di lapangan? Oh, Nathan. Kita harus memperingatkan mereka, Mimi," ucap Sierra panik dan Lysa mengangguk setuju.
Lysa dan Sierra dengan sigap segera menghubungi seluruh tim yang bertugas dengan ponsel mereka.
Tentu saja, informasi mengejutkan dari dua perempuan cantik itu membuat gempar seluruh orang dalam jajaran 13 Demon Heads yang bertugas.
***
__ADS_1
makasih tipsnya lele padamu💋💋💋