4 YOUNG MOBSTERS S2

4 YOUNG MOBSTERS S2
After Life-Mendapatkan Jodoh


__ADS_3

Di kamar tempat Kai beristirahat.


CEKLEK!


Praktis, Kai langsung menoleh dan tersenyum saat mendapati puteri tercintanya memasuki ruangan ditemani Jordan padahal pesta masih berlangsung.


"Selamat untuk kalian berdua. Papa sungguh minta maaf. Sepertinya, Papa kelelahan," ucap Kai tak enak hati yang terbaring lesu di atas ranjang.


Pria tampan itu masih mengenakan kemeja pendamping calon mempelai tanpa jas.


"Semua berjalan lancar, Papa. Tak usah cemas. Sebaiknya, kau banyak beristirahat. Tak perlu ikut pesta. Para tamu memaklumi kesehatanmu," ucap Sandara yang kini duduk di pinggir kasur masih mengenakan gaun pengantin lengkap.


"Kau cantik sekali seperti ibumu saat masih berwajah Asia," ucap Kai dengan penuh haru menatap anaknya lekat. Sandara tersenyum manis.


Namun, Kai melirik saat Jordan mendapati tumpukan kertas di atas meja. Kai tampak gugup dan Sandara menyadari perubahan ekspresi dari ayahnya itu.


"Anda begadang semalaman untuk membuat rancangan ini. Apa dugaanku benar, Papa Kai?" tanya Jordan seraya melirik ayah mertuanya. Kai mengangguk pelan. "Mungkin, jika dikerjakan hanya dengan paman Jeremy akan membutuhkan waktu lama. Kenapa tak melibatkan paman Eiji? Aku rasa, untuk beberapa hal, paman Eiji juga sangat mampu untuk menciptakan sebuah inovasi," ucapnya seraya meletakkan beberapa lembar kertas putih itu kembali ke tempatnya.


"Eiji?" sahut Kai dengan kening berkerut karena tak pernah terpikirkan hal itu. Jordan mengangguk.


"Jika diizinkan, aku bisa membicarakan hal ini dengannya. Anda tak perlu memikirkannya sendirian. Kawan-kawanmu senang direpotkan. Anda bisa meminta tolong kepada para ilmuwan di perusahaan Marlena yang kini dikelola Lysa atau berkunjung ke Jumbo Island. Mengingat paman Dominic sedang sibuk dengan pemesanan senjata Vesper Industries, kurasa Boleslav Industries bisa membantu Anda agar bisa menyelesaikan tabung pengawet dengan cepat. Banyak komponen yang bisa mereka sediakan dari detail rancangan yang Anda tuliskan," ucap Jordan santai dari tempatnya berdiri.


Seketika, senyum Kai merekah. Ia mengangguk cepat terlihat senang. Sandara ikut tersenyum dan memeluk ayahnya erat.


"Aku tak ingin kau sakit, Papa. Aku tak ingin kehilanganmu. Penebusan dosaku kepada mama dengan membuatmu tetap hidup. Jadi ... jagalah kesehatanmu," pinta Sandara dengan sangat.


Kai terharu mendengar permintaan dari sang anak. Ia mengangguk pelan dan membalas pelukan itu dengan erat.


Tiga hari setelahnya, orang-orang diminta berkumpul oleh Jordan di ruang meeting Kastil Borka.


Kini, Kai terang-terangan menyampaikan idenya untuk pembuatan tabung pengawet kepada orang-orang yang telah ditunjuk oleh Jordan.


Siapa sangka, orang-orang itu tampak antusias bahkan mendukung usaha Kai termasuk Monica, Q dan Amanda.


"Kita bisa melakukan antisipasi pada pengesetan waktu dengan GIGA SIA dan DARA. Jika tabung itu tak bisa menyuntikkan serum tepat waktu sesuai jadwal, maka sistem alarm akan muncul dari dua GIGA sebagai peringatan. Nah, jika hal buruk itu terjadi, maka harus disuntikkan secara manual. Oleh karena itu, saranku, kita buat jadwal siapa saja petugas yang dipercaya untuk melakukan tugas penting tersebut," tegas Q memberikan idenya di mana ia ikut hadir dalam pesta pernikahan Jordan-Sandara beberapa waktu lalu.


"Aku malah berpikir, jika tabung ciptaanmu ini sebenarnya bisa mengawetkan tubuh manusia tak hanya dalam kondisi mati, tapi juga hidup. Seperti ... mati suri. Semua organ vital tetap berfungsi dengan baik, tapi dilemahkan. Hanya saja, jenis serum yang kita butuhkan memang berbeda dengan serum khusus pengawetan mayat," sahut Yu Jie mengemukakan idenya.


Semua orang tampak kaget, bahkan Jeremy.


"Begitukah menurutmu?" tanya Victor sampai melotot, dan Yu Jie mengangguk membenarkan.


"Kita lakukan uji coba. Cari satu relawan untuk membuktikannya dengan jangka waktu 5 tahun sesuai dengan waktu pengesetan tabung pengawetan mayat. Jika orang itu masih hidup dalam tabung, berarti ... kita telah melakukan inovasi terbesar dan terpenting sepanjang sejarah. Orang itu akan berumur panjang. Ini seperti film ilmiah yang bisa menjadi kenyataan," jawabnya semangat.


"Aku tak terpikirkan sejauh itu. Sungguh, kurasa jika otakku mulai berkarat," sahut Jeremy yang membuat orang-orang terkekeh.


"Idemu sangat bagus, Yu Jie. Baiklah. Kita buat tabung baru sesuai dengan rancangan baruku berikut serum khusus untuk manusia hidup. Aku rasa, nona Lily bisa menunggu sedikit lebih lama," ucap Kai yang merasa jika mengawetkan manusia hidup memberikan banyak manfaat ketimbang pengawetan mayat.


Sandara menyentuh punggung tangan Kai lembut. Kai menatap anak perempuannya lekat dengan senyuman.


"Tentu saja mama bisa menunggu. Ia tak pernah menuntut banyak pada kita semua. Jadi, kerjakanlah, Papa, dan ingat, kau tak sendirian. Ada kami yang akan membantumu. Jangan jadikan ini beban, tapi ... sebuah pekerjaan yang menyenangkan agar namamu dikenal sebagai legenda nantinya," ucap Sandara yang membuat wajah Kai berbinar seketika.


"Hoho. Profesor Kai. Jadi ... kapan proyek ini akan dikerjakan?" tanya Eiji dari tempatnya duduk, tapi membuat Kai tersipu malu.


"Besok kita mulai bekerja," jawabnya mantap.


Semua orang mengangguk siap dan memberikan jempolnya. Kai merasa beban berat di kepala yang membuat dadanya terasa sesak, kini mulai terangkat.


Senyum lelaki tampan itu terkembang karena merasa terbantu oleh orang-orang yang peduli padanya.


Di kediaman Javier, Oman.


Pria Arab itu termenung seraya menatap keindahan kolam buatan di rumahnya. Lysa, King D dan Fara yang berkunjung hari itu di kediaman Sultan untuk menghabiskan waktu, menikmati keseruan di pemandian khusus Javier.

__ADS_1


"Hei, kau kenapa?" tanya Lysa seraya mendekat saat mencari keberadaan calon suaminya yang tak ikut serta mandi bersama.


Javier terkejut saat melihat kedatangan calon isterinya dengan senyuman manis. Javier balas tersenyum seraya mengulurkan tangan dan Lysa menyambutnya dengan hangat.


"Aku teringat kebodohanku di masa lalu, Lysa. Saat keputusan egoisku yang membuat kau membenciku. Aku baru sadar usai melihat Jordan dan Sandara. Kenapa aku tak terpikirkan hal itu?" jawab Javier sendu.


Kening Lysa berkerut. "Tentang apa?"


"Inseminasi buatan atau bayi tabung sebagai alternatif lain melahirkan anak. Aku malah menikah siri dengan lima wanita demi mendapatkan keturunan seperti yang Tobias inginkan. Sungguh, pemikiranku sangat dangkal," jawab Sultan menyesali dirinya hingga menutup wajah dengan kedua tangan.


Lysa menatap Javier lekat dalam diam. Namun perlahan, senyumnya terkembang.


"Pemikiran kita tak seluas dan sejauh mereka, Sultan. Aku rasa, pria normal lainnya akan berpikiran sepertimu. Ketakutan yang membuat seseorang berpikiran sempit karena merasa dirinya terdesak," ungkap Lysa yang membuat Javier kini menatap calon isterinya lekat.


"Aku sungguh minta maaf, Lysa. Aku tahu jika permintaan maafku ini sangat terlambat dan telah menyakiti perasaanmu terlalu dalam. Aku sungguh bodoh dan mengecewakan. Aku yang terlalu takut pada Tobias saat itu malah membuat keputusan yang membuat keluarga kita hancur. Jika saja aku berani melawan saat itu, kita tak perlu seperti ini. Semua ... salahku, dan aku ... tak menyalahkan Tobias atas kebodohanku ini," ucap Javier dengan pandangan tertunduk dan kening berkerut.


Lysa tersenyum menatap cinta pertamanya lekat. Ia memeluk Sultan dengan penuh kasih dan berusaha untuk memaafkan kesalahannya dulu.


Javier balas memeluk Lysa. Ia sangat menyesal atas perbuatan di masa lalunya dulu hingga membuat King D menderita dan anak yang tak bersalah bernama Fara tewas.


Jika saja ia tak membuat perselingkuhan dulu, Fara tak mungkin lahir dan tak perlu ada tragedi menyesakkan hati terjadi.


Namun, garis Tuhan berkata lain. Dibutuhkan penderitaan yang sangat menyakitkan untuk menguji keimanan seseorang dalam mencintai pencipta-Nya dan menghargai ciptaan-Nya.


Javier kini sangat menyayangi Fara sebagai penebusan dosanya. Ia merawat gadis kecil itu seperti anak kandungnya sendiri karena baginya, Fara adalah penyesalan terbesarnya akan Fara yang telah tewas di tangan Tobias dulu.


Fara juga sebagai pengingat dirinya akan Tobias yang memberikan pelajaran hidup begitu keras padanya hingga berubah menjadi pria yang berpikir lebih bijak.


"Terima kasih, Tobias," ucapnya lirih saat mengecup kening anak perempuan lelaki bertato yang telah berpulang saat tidur lelap bersama sang kakak, King D.


Hingga akhirnya, satu per satu pesta pernikahan dilangsungkan. Para mantan mafia itu selalu menunjukkan senyum penuh kebahagiaan saat bertemu.


Tim dari proyek dua tabung Kai juga menunjukkan kemajuan dari hasil ciptaan mereka tiap diadakannya pertemuan.


Mereka bicara dalam bahasa Jepang. Terjemahan.


"Sungguh? Kau mau melakukannya?" tanya Monica heran.


"Ya. Aku sudah berjanji untuk melayani dan melindungi Vesper-sama. Kini, kubuktikan pengabdianku dengan menjadi penjaganya meski ia sudah tiada. Aku siap masuk dalam tabung dan diawetkan. Aku hidup sendiri. Ayah ibu dan seluruh keluargaku sudah memutuskan untuk tak terlibat dalam semua keputusanku sejak kumemilih untuk hidup bersama kakek Takeshi. Jangan mengkhawatirkanku," jawab Souta mantap, dan hal itu membuat bangga semua orang.


"Baiklah, Souta. Pastikan kau selalu sehat. Akan kami hubungi begitu tabung ciptaan kami siap. Seharusnya, tahun depan sudah bisa dioperasikan. Selama menunggu, perkuat dirimu dengan berlatih di Camp Militer," tegas Kai, dan Souta mengangguk mantap.


Usai pernikahan Javier dan Lysa di bulan Maret di Tunisia—kediaman Javier yang lain—orang-orang dalam dua jajaran semakin serius menekuni bisnis legal mereka.


Kehidupan para mantan bahkan lebih santai. Beberapa diantaranya mulai menjalin hubungan meski masih dalam dua jajaran besar 13 Demon Heads dan The Circle.


Para Pion D yang masih membujang, mulai bisa diterima dihati para SYLPH yang masih menyendiri karena wanita-wanita perkasa itu dianggap mengerikan oleh sebagian orang, tapi tidak dengan para D.


Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan.


"Aku tak sekaya para mafia-mafia senior itu, tapi ... aku rasa hidup bersamamu akan memberikan kebahagiaan tersendiri untukku. Aku lelah hidup sendiri selama ini. Jadi ... maukah kau mendampingiku hingga akhir hidupku?" tanya Pion Dakota yang membuat Safa tersipu malu, tapi mengangguk mengiyakan.


"Woho! Bagus Dakota!" seru Pion Diego ikut bertepuk tangan dengan gadis SYLPH yang berhasil ia ajak menikah juga yakni Zulfa.


Praktis, Camp Militer langsung ramai karena pernikahan dua mempelai di bulan April itu.


Bahkan lucunya, 3 isteri Tora ikut dipersunting oleh para Pion dengan alasan agar mereka terlindungi dengan keberadaan sosok pria dan juga suami untuk anak-anaknya.


Praktis, Rui, Lian, dan Mei dibuat bingung dengan ajakan menikah dari Pion Darion, Dexter dan Darwin.


"Mm, en-entahlah. Bagaimana anak-anak kami menyikapi hal ini?" jawab Rui gugup.


"Katakan saja yang sebenarnya pada mereka. Apapun keputusan kalian, akan kami terima dengan baik," tegas Pion Darwin sama gugupnya dengan dua temannya.

__ADS_1


Orang-orang yang melihat acara lamaran dari balik pintu dan jendela terkekeh karena bagi mereka, momen ini sungguh lucu dan mendebarkan.


"Baiklah. Kami ... akan beri jawaban besok. Biarkan kami bicara pada anak-anak dulu. Mohon ... sabar menunggu," ucap Lian dan tiga pion mengangguk cepat tampak tak sabar.


"Jika Toby hidup, pasti ia akan meledek kita habis-habisan. Entah kenapa aku sangat bersyukur dia sudah tewas," ucap Pion Dexter menahan deru di dadanya karena jantungnya serasa ingin meledak.


"Ya, aku juga berpikir demikian," sahut Pion Darion lalu mengembuskan napas panjang.


Di kamar tempat tiga isteri Tora dan 7 anak mereka dikumpulkan. Kastil Hashirama, Jepang.


Mereka bicara dalam bahasa Jepang. Terjemahan.


"Kalian akan menikah lagi?" tanya Kenta yang duduk bersimpuh di atas lantai kayu.


"Itupun jika kalian mengizinkan. Selama para Pion tinggal di sini, bukankah kalian senang? Bahkan Harumi mengatakan jika Dexter sangat baik dan menyayanginya," ucap Rui menatap Harumi yang mengangguk membenarkan.


"Bukan berarti ayah kalian Tora digantikan. Dia tetap ayah kalian sampai kapanpun. Tiga lelaki itu, bisa dibilang ayah pengganti. Bukankah, Azumi pernah mengatakan jika Ibu sangat kerepotan semenjak ayah Tora tak ada? Jujur, Ibu merasa terbantu dengan adanya sosok pria yang kuat untuk menolong kita," imbuh Mei menyampaikan isi hatinya.


Azumi menatap Kenta, saudara dan saudarinya saksama. Anak-anak itu akhirnya mengangguk pelan seperti sepakat dengan keputusan mereka. Jantung tiga isteri Tora berdebar kencang.


"Baiklah. Namun, hanya ayah Tora di hati kami," sahut Kenta.


Tiga isteri Tora tersenyum lebar dengan anggukan. Mereka sangat berterima kasih atas kelapangan hati anak-anak itu yang mau menerima kehadiran tiga Pion di kehidupan mereka sebagai ayah pengganti.


"Aku ingin memanggil pion Dexter papa. Boleh?" tanya Harumi imut seraya memeluk Rui penuh harap.


"Tentu saja," jawab Rui dengan senyum terkembang.


"Bagaimana kumemanggil pion Darwin nantinya, Bu?" tanya Kenta bingung.


"Panggil saja papa, seperti para pion lainnya. Panggilan ayah, hanya untuk Tora seorang. Kalian setuju?" tanya Lian menatap wajah anak-anak manis itu.


"Baik!" jawab mereka serempak.


Tentu saja, kabar menggembirakan itu membuat tiga Pion bersorak gembira. Para penghuni kastil ikut bahagia termasuk Naomi dan Arjuna yang turut hadir sebagai saksi.


Pernikahan sederhana dari tiga pasang mempelai, dilangsungkan pada bulan Mei secara bergantian tiap minggunya.


Para mafia turut hadir. Lysa tampak bahagia karena para isteri Tora mendapatkan pendamping hidup.


Tiga wanita cantik itu tak perlu kerepotan untuk mengurus semuanya sendirian di kastil megah peninggalan Hashirama yang diwariskan untuk Kim Arjuna.


Yu Jie akhirnya menambatkan hatinya pada Pion Damian. Keduanya menikah saat bulan Juni di Madrid peninggalan Flame.


Semua orang bersuka cita karena akhirnya satu per satu dari mereka mendapatkan jodohnya. Biawak Cokelat dan Kuning ikut mendapatkan jodoh dari anggota pasukan berkerudung para kolektor hasil mak comblang dari Javier serta Bojan.


Pesta pernikahan dilangsungkan hampir tiap bulan di beberapa negara. Namun, Biawak Putih memutuskan untuk hidup sendiri membesarkan Bara.


Hanya saja, ia memiliki asisten wanita yang terlihat menyukai Biawak Putih. Bara menyadari hal tersebut, tapi lelaki berambut gondrong itu tak berniat untuk menikahinya, malah bisa dibilang seperti wanita simpanan.


Sedang Click and Clack, ikut mendapatkan jodoh. Clack menikahi puteri dari Jamal yang bernama Myra di mana sebelumnya ia gagal mendapatkan hati Sun.


Click mendapatkan jodoh dari anggota Red Skull rekrutan baru. Dua orang itu tampak kaku dan tetap bekerja untuk Jonathan meski telah menikah.


Para anggota Red Ribbon dan The Kamvret, menikahi gadis-gadis dari Black Armys Vesper.


Satu per satu, para mantan mafia dari dua jajaran telah mendapatkan jodohnya usai mereka merasakan kedamaian dan kebahagiaan karena tak ada lagi pertikaian yang menimbulkan perang.


...TAMAT...


***


__ADS_1


gak jadi tamat. lupa kalau belom hari minggu😆 kwkwkw. besok aja deh tamatnya. makasih tipsnya. puanjang nih epsnya💋


__ADS_2