
Usai pernikahan Arjuna-Naomi, para mafia yang ingin menikmati liburan musim panas di Swiss berbondong-bondong mengunjungi kediaman Satria.
Mereka juga akan berkunjung ke rumah yang kini di tempati oleh Nandra, mantan kekasih Axton bersama puteranya, Ryan.
Tampak para mantan mafia itu bersuka cita menikmati keindahan alam negara tersebut menggunakan kereta panorama yang menyuguhkan perjalanan wisata alam selama berkendara dengan transportasi tersebut.
Satu gerbong dipesan khusus oleh orang-orang itu yang memakan waktu perjalanan kurang lebih 4 jam 13 menit dengan jenis Bernina Express.
Tak hanya anak-anak, para orang dewasa ikut bergembira menikmati liburan musim panas di negara tersebut.
Mereka berbicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.
"Kenapa papa Kai senyum-senyum sendiri?" tanya Jonathan yang menyadari jika ayah angkatnya tampak bahagia akan sesuatu saat memandangi keindahan alam di luar jendela.
"Aku ... jadi teringat saat berkunjung ke negara ini bersama nona Lily menggunakan kereta juga, meski jenisnya berbeda. Aku tak menyangka, jika sebenarnya banyak kenangan indah yang sudah kami ukir bersama. Selama ini, aku selalu memaksakan diri agar bisa terlihat sempurna di matanya. Sedang ibumu ... tak pernah menuntut hal itu," jawab Kai dengan senyum perlahan meredup.
Praktis, suasana dalam gerbong hening seketika karena mendengar penuturan Kai. Namun, pria Asia itu seperti tak menyadari jika ditatap oleh semua orang.
"Saat melihat ibumu terbaring dalam peti kaca, aku selalu berpikir jika dia hanya mengalami mati suri seperti yang terjadi sebelumnya, saat ia terkena gas syaraf. Aku yakin jika nona Lily akan bangun suatu saat nanti seperti waktu itu dan kembali bersama kita," sambungnya dengan mata berlinang.
"Tapi, papa ... mama udah gak ada. Kan papa sendiri yang melakukan proses pengambilan organ mama," timpal Jonathan yang membuat Kai tersentak seperti baru menyadari hal tersebut.
Jonathan ikut berlinang air mata saat keduanya saling bertatapan. Tiba-tiba saja, Kai menangis. Tubuhnya bergetar dan hal itu membuat Jonathan ikut sedih dengan duka yang dirasakan oleh ayah angkatnya.
Jonathan memeluk Kai erat yang melampiaskan kesedihannya dalam dekapan penuh kasih dari putera ketiga Vesper.
Jonathan berusaha tegar, meski ia bersusah payah menahan tangisannya agar Kai tak semakin sedih.
"Kita harus relain mama. Kasihan mama, hidupnya selama ini selalu penuh dengan penderitaan meski mama selalu mengatakan jika ia bahagia. Nathan rasa, kepergian mama adalah hal terbaik yang bisa ia capai selama hidupnya. Kita gak boleh egois, Papa. Kita memang senang ada mama di sisi, tapi ... mama sakit, dia menderita dengan penyakitnya. Mama bahkan sudah sangat siap untuk mati, jadi ... kita harus hargai keputusannya dengan terus mengingat kebaikannya. Walaupun sampai sekarang, Nathan sangat menyesal karena gak bisa dampingi mama di saat-saat terakhir," ucap Jonathan masih memeluk Kai erat.
Kai tak bisa berkata-kata. Ia hanya ingin menangis dan menyerukan kesedihan dalam hatinya.
Semua orang terdiam dan memalingkan wajah karena mata mereka ikut basah akibat merasakan kesedihan yang sama.
"Ingat janji kita kepada Lily, Kai. Kita harus tetap hidup hingga Tuhan memutuskan kita mati. Jangan lupakan hal itu," tegas Han mendekat dan menatap Kai tajam.
__ADS_1
Kai membuka matanya perlahan. Ia melirik Han dan mengangguk pelan. Jonathan melepaskan pelukan ayahnya dan terlihat matanya sembab. Han tersenyum melihat keduanya seraya memberikan tisu.
"Oh!" pekik Sisca yang tiba-tiba masuk ke gerbong dan mengejutkan semua orang usai dari kamar mandi.
"Ada apa?" tanya Sun terkejut, tapi senyum gadis cantik itu terkembang.
"Dua garis!" serunya seraya menunjukkan test pack.
Praktis, mata Bojan melebar dan bergegas mendatangi sang anak.
"Kau hamil? Kau hamil? Sungguh?!" pekiknya senang dan Sisca mengangguk dengan mata berbinar. "Hahaha! Sudah kuduga! Saat terakhir kali kalian melakukannya di rumah, pasti manjur!"
Namun, kegembiraan Bojan malah membuat semua orang mengedipkan mata dengan wajah datar penuh pertanyaan.
"Jangan bilang kau mengintip," tanya Martin. Praktis, senyum Bojan sirna. Ia langsung duduk dan tak bicara lagi. Sisca dan Sun saling melirik terlihat tegang karena baru menyadari hal tersebut. "Kau sungguh memalukan," imbuh Martin memojokkan kawannya, tapi Bojan memalingkan wajah seraya bersiul dan menggunakan ponsel untuk melakukan selfi.
"Hahaha, Vesper juga pernah melakukan hal itu pada Jonathan dan Cassie," sahut Verda, dan hal itu kembali mengejutkan semua orang.
"Ya, itu benar. Ia pernah melakukannya juga pada Naomi dan Arjuna," timpal Kai yang sudah tak bersedih.
"Ah, terima kasih, Vesper. Kau menolongku meski sudah tak ada. Aku senang ada yang sepemikiran denganku," sahut Bojan terlihat lega, tapi orang-orang yang terlibat langsung pucat seketika.
Perjalanan dengan kereta memberikan kesan tersendiri bagi para mantan mafia elite tersebut. Mereka menikmati liburan selama satu minggu penuh.
Kediaman Satria penuh sesak seketika di mana biasanya sepi dan rumah tersebut hanya digunakan sebagai tempat singgah saat bekerja.
Kebahagiaan juga tampak dari pasangan yang kembali rujuk yakni Lysa dan Javier. King D dan Fara terlihat begitu bahagia menghabiskan waktu di negara tersebut bersama dua orang tua mereka yang dikabarkan akan melangsungkan pernikahan di musim semi tahun depan.
"Javier!" keluh Lysa karena sang Sultan terus memeluk kekasih hatinya saat semua orang sedang asyik berkuda di sekitar kediaman Satria.
"Aku sangat bahagia, Lysa. Momen ini seperti saat kita bersama dulu. Aku selalu berdoa kepada Allah agar tak ada lagi cobaan berat yang harus kita hadapi. Aku rasa, sudah cukup ujian yang diberikan pada kita. Aku sebagai manusia memiliki batasan dan sangat takut tak bisa menghadapinya jika terjadi hal buruk lagi," ucap Javier memeluk Lysa erat dari belakang.
Lysa tersenyum dan memiringkan kepalanya sehingga wajah mantan suaminya itu terlihat jelas.
"Kali ini, kita hadapi bersama. Tak ada lagi kebohongan, tipu daya, dan rahasia. Jika hal buruk menimpa kita lagi, berjanjilah, jangan hadapi sendiri. Itulah kenapa kita menikah dan berjanji untuk saling percaya, Sultan," ucap Lysa menegaskan.
Javier tersenyum lebar dengan anggukan. Hatinya begitu damai usai mendengar penjelasan wanita cantik yang akan hidup bersamanya lagi hingga akhir hayat.
__ADS_1
Javier menatap Lysa lekat dan mendaratkan ciumannya di bibir sang kekasih.
"Hei! Hei! Kalian belum resmi menikah!" teriak Satria garang yang membuat keduanya langsung membuka mata saat hati mereka terbuai.
Tika terkekeh geli karena suaminya kembali tersulut emosi seperti dulu saat keduanya juga ingin menikah.
Javier yang merasa jika calon mertuanya akan menjadi ancaman lagi, malah mengajak Lysa kabur agar tak kena amukan.
"Dasar Sultan gendeng! Awas saja jika kalian berdua kawin lari! Gak bakal aku restui!" teriak Satria marah, tapi membuat para mafia terkekeh.
"Untung calon mertuaku tak kolot seperti tuan Satria," ucap Sun dengan Sisca duduk di sebelahnya menikmati air sejuk dari kolam renang.
"Hah, jatah bulan Maret sudah diambil Lysa-Javier. Kalau begitu, pernikahan kalian dipercepat saja. Bagaimana dengan November? Bukankah tak ada yang menikah di bulan itu?" tanya Bojan yang terlihat sibuk melihat kalender di dinding dekat kolam renang.
"Kau tampaknya sangat bersemangat, Bojan," sindir One dengan gelas berisi cocktail dalam genggaman.
"Tentu saja! Aku sudah sangat siap menjadi Kakek. Baiklah, November. Kalian dengar semua! Aku akan menikahkan Sun dan Sisca bulan November di rumahku. Awas jika tidak datang. Akan kuculik kalian semua, tak peduli sedang melakukan apa!" tegasnya mengancam seraya menunjuk para mafia yang sedang menikmati matahari.
"Wah, maksa," sahut Jonathan, tapi Bojan terkesan tidak mau tahu.
Zaid dan Yena tampak sumringah karena di tahun ini, mereka menjadi sangat kaya karena pernikahan beruntun hampir tiap bulan.
Sedang para mafia lainnya merasa sedikit tertekan karena pengeluaran yang cukup fantastis di tahun tersebut.
"Tiap bulan aku harus membeli satu buah mobil untuk pasangan itu," keluh Ivan dan Sherly hanya terkekeh geli mengangguk membenarkan.
***
ILUSTRASI
SOURCE : GOOGLE
baiklah tips koin abis dan ditutup vote dari jeng allessha😁 terima kasih semuanya yg udh dukung novel 4YMS2 sampai sejauh ini. lele akan habiskan novel ini sampai hari minggu.
setelah ini lele up MH ya/RedLips daily per minggu depan. Nantikan kehadiran King D💋Lele padamu❤️
__ADS_1