4 YOUNG MOBSTERS S2

4 YOUNG MOBSTERS S2
Terbongkarnya Rencana Miles*


__ADS_3

Praktis, semua orang dalam kubu Vesper tertegun usai mendengar pengakuan Banu. Salma segera mendatangi suaminya karena seperti orang terkena serangan jantung, tapi ia masih sadar.


"Om! Om!" panggil Banu panik seraya menggoyangkan tubuh Biawak Hijau yang terbaring di lantai.


"Hijau!" panggil Salma ikut panik, tapi tiba-tiba Biawak Hijau langsung duduk. Semua orang makin kaget melihatnya.


"Ini gaswat, Dek! Kita harus segera bertindak!" ucapnya langsung menoleh ke arah sang isteri yang kini mulai bernapas lega karena pria bertubuh gemuk itu baik-baik saja.


Salma mengangguk dan segera pergi ke pusat kendali untuk mengabarkan hal ini. Banu ikut lega seraya mengelus dada.


"Banu. Kamu tahu di mana Miles sekarang?" tanya Biawak Hijau menatapnya lekat.


"Tau. Miles sekarang ada di rumah salah satu keturunan Flame. Tobias kalo gak salah. Di Cuba," jawabnya santai, tapi membuat mata Biawak Hijau melebar seketika. "Lalu, ibumu di mana?" tanya Biawak Hijau lagi.


"Kalau ibu ada di rumah Meu ... eh, Mau ... em, aduh namanya sulit, Om," jawabnya menggaruk kepala seraya berpikir keras.


"Mauritania?!"


"Ya, itu dia! Katanya, ibu disekap di sana. Banu diminta bawa alat itu ke Cuba. Terus nanti suruh nyusul ibu ke tempat yang namanya sulit itu," jawabnya mantap.


"Di Mauritania ada siapa?" tanya Biawak Hijau makin mendetail.


"Ada pasukan Den Bagus. Katanya, semua pasukan yang udah dikumpulin sama Miles di bawah komando abang. Terus ada pasukan lagi di rumah bulik Siti Fatonah yang ada di Kenya. Itu di bawah kekuasaan om Ganja. Banu gak tau nama aslinya dia siapa, tapi dia bukan sodara Banu dari bude-bude yang udah tewas. Dia orang luar," jawab Banu mantap.


"Jadi ... Miles cuma punya dua anak buah ya?" tanya Hijau memastikan.


"Gak cuma dua, Om. Banyak!" jawab Banu mantap.


"Maksudnya tangan kanannya," sahut Biawak Hijau gemas seraya menunjukkan tangan kanannya.


"Miles punya tangan kiri juga. Punya dua kaki. Lengkap semua anggota tubuhnya. Dia gak cacat," jawab Banu yakin.


Biawak Hijau gemas bukan main dengan kepolosan Banu, tapi akhirnya dia memilih bersabar.


Namun, informasi maha penting dari Banu yang bisa dibilang tak sengaja ia bocorkan, memberikan kesempatan bagi orang-orang dalam jajaran 13 Demon Heads untuk bersiap karena mereka menjadi incaran Miles untuk dimusnahkan.


Kastil Borka, Rusia.


Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan.


"Apa?! Kau yakin dengan informasi ini?!" pekik Dominic langsung melotot begitu mendapat kabar mengejutkan dari Salma.

__ADS_1


"Kau dengarkan sendiri saja rekamannya. Alat itu diamankan oleh Hijau. Banu ada di tangan kami, dia adalah aset penting. Namun aku khawatir, jika ibu Banu akan menjadi tumbal karena gagalnya misi yang dijalankan oleh anak dari Markonah itu," jawab Salma cemas.


"Oke. Aku mengerti. Akan kukirimkan Black Armys ke Mauritania. Setahuku, ada pos darurat milik Kai di sana. Aku akan meminta seluruh orang mencari keberadaan peledak itu. Sial, Miles berhasil menyusup. Borka tak lagi aman," ucapnya yang membuat semua orang di Pusat Komando ikut panik.


Panggilan dari Salma berakhir. Dominic meminta semua Black Armys penjaga dan pekerja untuk berkumpul di halaman Kastil.


Casilda dibuat cemas dengan penyerangan Miles jarak jauh yang telah direncanakan sekian lama.


"Dengar! Ini bukan latihan! Nyawa kita dipertaruhkan dan aku merasa ini bukan tipuan. Cari benda apa pun yang dirasa mencurigakan dan bisa menimbulkan ledakan. Gunakan detektor logam untuk membantu. Laksanakan!" titah Dominic lantang.


"Yes, Sir!" jawab semua orang serempak.


Hari itu, Kastil Borka langsung terlihat sibuk. Semua jenis pekerjaan yang biasa dilakukan dihentikan untuk mencari benda yang dirasa adalah peledak. Seluruh sudut Kastil disusuri hingga ke bagian terluar.


Kabar itu diteruskan ke seluruh markas, pos darurat, usaha legal kamuflase, kediaman para anggota dewan dan perusahaan.


Tentu saja, para mafia dibuat panik dengan kabar ancaman serangan dari Miles. Namun, Han dan Kai yakin jika Lugu Lake adalah tempat teraman karena wilayah itu tak pernah dikunjungi para Flame sebelumnya sampai misi penyelamatan keturunan Flame terakhir oleh Vesper.



Desa Suku Mosue, Lugu Lake China.


Desa yang cukup unik karena disebut dengan 'Kerajaan Wanita'. Tempat lahirnya Jiao Yu—ibunda Vesper.


Saudari Liana—Jiao Xu Wen, hanya mengizinkan beberapa pria tinggal dan mengatakan mereka sebagai turis kepada penduduk setempat.


Sedang para penjaga, beranggotakan para SLYPH dan Black Armys wanita. Semua pria bertugas di markas, rumah hunian dan pos darurat yang berada di seluruh dunia.


Nyonya Wen, dibantu oleh para SYLPH mengajarkan ilmu pedang kepada para wanita di bawah naungan Wen yang ikut dalam kelompoknya.


Ternyata, para wanita itu antusias mempelajari ilmu bela diri. Wen tak menyangka, jika para saudarinya bersedia melindungi para wanita yang notabene bukan kaum mereka.



Sebagian dari mereka tinggal di bukit terutama para mafia yang diincar oleh Miles dan militer pemerintah. Mereka menjauh dari perkampungan yang sering disinggahi oleh para turis.


Rumah pondok. Tempat berkumpulnya para mafia untuk melakukan rapat tersembunyi.


"Ada yang aneh, Han," ucap Kai menyipitkan mata saat semua orang di Lugu Lake dikumpulkan.


"Tentang apa?" tanya Han menatap rivalnya lekat.

__ADS_1


"Aku cukup yakin, jika Miles sudah memperkirakan keteledoran Banu. Dia sepertinya sengaja dikirim. Hem, ada beberapa dugaan di kepalaku, tapi yang menjadi perhatianku sekarang adalah, jika benar yang dikatakan Banu bila Miles ingin melenyapkan kita, pastilah mereka akan mengamankan orang-orangnya ke suatu tempat. Dalam hal ini, kita selangkah lebih maju karena sudah mengantisipasinya diawal," jawab Kai serius.


"Dugaan lain?" tanya Afro menyipitkan mata.


"Jika semua tempat itu benar meledak, pemerintah dunia akan menganggap 13 Demon Heads kembali berulah dan lokasi tersembunyi kita diketahui. Tempat-tempat yang diincarnya berada di kawasan sipil. Kita merekrut warga sipil untuk bekerja terutama di perusahaan. Kita akan dipersalahkan untuk kekacauan yang terjadi karena serempak di seluruh dunia seperti ketika kita menggempur 8 Mens," jawab Kai dengan sorot mata tajam menatap Afro.


"Lalu ... kita harus bagaimana, Tuan Kai? Bagaimana dengan Jonathan, Arjuna, Sandara Liu dan Lysa? Bagaimana kita memperingatkan mereka?" tanya Sierra khawatir dengan Venelope ikut duduk di sebelahnya.


Kai menatap Han dan suami tertua Vesper terlihat serius berpikir.


"Sun, Click and Clack, Yuki dan Torin, Lucy dan Yohanes, aku membutuhkan bantuan kalian untuk menemukan mereka lalu peringatkan. Jika mereka tak menanggapi hal ini, segera datangi perusahaan tempat mereka bekerja dan temui anggota Direksi. Akan kuberikan surat kuasa pada kalian agar mereka percaya. Aku tak bisa muncul. Vesper membutuhkanku. Dia, membutuhkan darahku," ucap Han serius dan orang-orang yang telah ditunjuk mengangguk siap.



Rumah pondok tempat Sun dan Agent M tinggal sementara selama di Lugu Lake.


Putera dari Agent M tersebut segera bersiap untuk menemui Arjuna. Agent M menatap anaknya yang tersenyum seperti sudah tak mempermasalahkan kekecewaannya pada Arjuna.


"Aku tetap tak menyukai mantan bosmu itu. Jika bertemu dengannya, katakan jika M masih tak segan untuk menghajarnya. Ingat itu," ucap mantan Agent Colombia itu berwajah garang seraya memberikan tas ransel hitam berisi perlengkapan sang anak.


Sun mengangguk mantap dan siap untuk meninggalkan Lugu Lake menuju ke Hong Kong demi bertemu dengan Kim Arjuna dan memberikan peringatan.


Sedang, Lucy dan Yohanes. Mereka ditugaskan untuk menemui Sandara Liu. Meski kabar keberadaannya masih simpang siur, tapi dua BIAWAK meminta mereka berdua untuk datang ke Panama terlebih dahulu. Hari itu, keduanya siap terbang meninggalkan China.


Berikutnya, Click and Clack. Mantan bodyguard Madam juga telah bersiap untuk menemui Jonathan yang disinyalir berada di Ceko.


Kali ini, mereka akan melakukan pemaksaan dan kekerasan pada Jonathan jika anak itu masih memihak Miles.


Meskipun Cassie tak memberikan kabar, tapi dua bodyguard itu yakin jika Cassie bisa membantu menyadarkan Jonathan karena ia lebih dulu pergi untuk menemuinya.


Yang terakhir adalah pasangan pengantin Yuki dan Torin. Tugas berat menanti mereka untuk mencari keberadaan Lysa.


GIGA DARA mengidentifikasi temuan terakhir jika Lysa berada di Kyoto, Jepang. Mereka pun segera bergegas agar tak kehilangan jejak kawan mereka yang sedang hilang arah karena dendam.


***


ILUSTRASI


SOURCE : GOOGLE


__ADS_1


Uhuy tengkiyuw mas koyo tipsnya❤️ Besok lagi ya🤭Kwkwkw nglunjak😆


__ADS_2