
Hari itu kebetulan adalah libur nasional, seluruh keluarga berkumpul setelah pernikahan
Riri dan untuk pertama kalinya Riri kembali ke rumah. Alex mengadakan pesta
barberque untuk anak-anak dan menantunya. Bahkan dua body guard yang berjaga di
depan rumah juga diundang makan.
Semua keluarga berkumpul sambil mengobrol. Mia, Rara, Riri, Kaori, dan Nenek duduk di
ruang keluarga mengobrol sambil menjaga baby 3R. Sementara Alex, Arnold, Rio,
Elo dibantu mb Minah dan mb Roh sedang memanggang daging di halaman rumah.
Kedua bodyguard itu membantu mengangkat meja untuk tempat makanan dan mengatur
beberapa kursi tambahan.
Kedatangan Dion dan Lili bersamaan dengan kedatangan pasangan Jodi dan Katty, Bianca dan
Ilham, Romi dan Jelita. Mia sebagai tuan rumah, menyambut mereka dengan hangat.
Tapi ketika akan cipika-cipiki dengan Bianca, wanita itu malah berlari masuk ke
dalam rumah disusul Ilham yang mengatakan agar ia berhati-hati.
Mia lanjut menyambut Jodi dan Katty dan juga Romi dan Jelita. Mereka ingin sekalian
menengok baby 3R dan tentu saja menghabiskan makanan di rumah Alex. Saat
melihat Dion dan Lili, Mia menatap mereka bingung. Ini siapa lagi, tapi Elo
dengan cepat memanggil Dion agar bergabung dengan mereka memanggang daging dan
Lili memperkenalkan diri sebagai pengawal pribadi Riri.
Mia mengajak Lili masuk ke dalam rumah.
Rumah besar Alex penuh dengan canda tawa dan celotehan semua orang kecuali Bianca dan
Jodi yang lemas tak berdaya akibat ngidam yang mereka rasakan. Usia kandungan
Bianca sama dengan usia kandungan Katty, tapi Bianca baru beberapa hari yang
lalu mengetahui kalau dia sedang hamil.
Alex : “Ayo, makan. Sudah matang nich.”
Selain barberque, Mia juga menyiapkan makanan lain di atas meja makan. Mia menemani
semua orang makan, sementara baby 3R dijaga mb Minah dan mb Roh. Kemesraan
tentu saja terlihat dibeberapa sudut rumah.
Pengantin baru Riri dan Elo suap-suapan makanan. Rio dan Kaori juga sama gak mau kalah.
Rara menyuapi Arnold makan karena suaminya masih sibuk memanggang daging
bersama Alex. Katty makan sendirian di samping Kaori karena Jodi ketiduran di
ruang tengah.
Bianca yang sudah membaik tampak makan dengan lahap ditemani Ilham. Romi dan Jelita,
asyik makan sambil ngobrol dengan nenek. Gimana dengan Lili dan Dion? Keduanya
mojok di sudut rumah dengan makanan di tangan masing-masing.
Lili melihat di sudut bibir Dion ada saus bakar, ia mengambil tisu dan membersihkan
bibir Dion. Tangan Dion menahan tangan Lili, ia mendekat dan hampir mencium
Lili lagi kalau Elo gak berdehem dibelakangnya.
__ADS_1
Elo : “Ehem... Sayang, bibir kamu ada saos nich. Aku cium ya.”
Riri : “Mas, iih... Malu tau.”
Mia dan Alex senyum-senyum melihat Riri menepuk lengan Elo dan bermanja pada suaminya
itu. Dion menggaruk kepalanya melihat Elo sengaja mengejeknya.
Makan siang hampir selesai, Mia duduk diapit Riri dan Rio. Rara duduk disebelah Riri
dan Alex duduk di sebelah Rio. Mereka duduk seperti saat acara lamaran Alex dan
Mia. Elo mengabadikan momen itu saat mereka ngobrol dengan sangat dekat.
Seperti biasa, Riri dan Rio menyandarkan kepalanya di bahu Mia, sementara Mia
mengobrol dengan Rara dan Alex menarik-narik lengan Rio agar tidak menyender
pada Mia.
Nenek : “Situasi yang sama, nenek lihat seperti saat Alex melamar Mia. Meskipun sudah
ada yang menikah dan punya anak, mereka masih sama seperti dulu.”
Mia : “Elo! Foto lagi dong.”
Mereka berlima mengambil pose yang mereka sukai dan Elo mengambil foto mereka. Arnold
ikut bergabung duduk di sebelah Rara dan Elo mengambil foto lagi. Kaori ikut
bergabung duduk dibelakang Rio, bersandar pada bahunya. Elo mengambil foto
mereka juga.
Saat Mia memanggil Elo untuk berdiri dibelakang Riri, Dion mengambil alih menjadi
fotografer. Nenek ikut bergabung duduk disamping Alex. Kemudian si kembar
dibawa keluar dan Mia dan Alex menggendong kedua bayi itu. Terakhir bayi
Andai author bisa melukis, pasti kanvas fotonya akan penuh sekali dengan semua
keluarga Alex. Sedikit spoiler, Kaori beranjak dari posisinya setelah formasi
lengkap dan Mia meminta Dion mengambil foto sekali lagi. Foto keluarga Alex
tanpa Kaori di belakang Rio.
Mendengar keributan saat mereka foto bersama, membuat Jodi terbangun. Ia keluar dari
ruang tengah sambil merenggangkan tubuhnya. Dilihatnya Katty sedang menikmati
buah segar yang disiapkan Rara.
Katty : “Udah bangun, sayang. Mau makan?”
Arnold yang melihat Jodi sudah bangun, beranjak dari sisi Rara dan mengambilkan
makanan untuk Jodi.
Arnold : “Makan dulu, bro.”
Jodi : “Suapin dong.” Pinta Jodi manja pada Arnold.
Arnold : “Tidur lagi sana, kamu masih mimpi ya.”
Jodi : “Anakku yang minta, suapin papih.” Kata Jodi sok imut. Arnold uda mau ambil kursi buat
gebuk Jodi.
*Aaarrgggg...!! kalian bisa bayangkan Arnold menyuapi Jodi makan? Author mau pingsan rasanya.*
Katty dan Rara bengong melihat Arnold beneran menyuapi Jodi. Lebih mirip pelayan
__ADS_1
mengurusi tuannya yang sedang kumat gilanya. Arnold mengambil air minum,
menyodorkan tisu pada Jodi, dan tetap menyuapinya makan sampai makanan di
piring ludes.
Jodi : “Tumben aku makan tanpa muntah. Kenyang sekali.” Jodi menepuk-nepuk perutnya.
Arnold : “Ngidammu parah ya.”
Jodi : “Ya, setiap makan selalu muntah. Katty sich tenang-tenang aja.”
Katty : “Anak kita lebih sayang sama mamanya.”
Jodi : “Dan kau sangat menikmatinya, kan sayang.”
Katty : “Sudah pasti.”
Jodi : Arnold, ambilkan aku buah segar.”
Arnold : “Baik, tuan muda.”
Jodi dan Katty terkikik geli mendengar jawaban Arnold. Mereka benar-benar
bersenang-senang hari itu sampai hari beranjak malam. Satu persatu, Ilham &
Bianca berpamitan lebih dulu karena Bianca mengeluh sudah lelah. Romi dan
Jelita menyusul kemudian.
Berikutnya Jodi, Katty, Rio, dan Kaori berpamitan. Mereka akan kerumah sakit untuk
menjenguk papa Kaori dan Rio akan kembali ke asrama bersama Kaori nanti. Riri
juga berpamitan bersama Elo, mereka beralasan akan makan makan dengan Kakek.
Padahal Dion sudah sibuk memberi kode sejak tadi pada Elo yang tidak
menggubrisnya.
Tinggallah Alex, Mia, si kembar, Rara, Arnold, baby Reynold, nenek, mb Roh, dan mb Minah
di rumah itu. Keadaan rumah sudah seperti semula berkat dua bodyguard yang ikut
membantu mereka membereskan rumah.
Alex : “Sepi lagi ya. Tinggal Rio nich sama si kembar yang belum nikah.”
Mia : “Si kembar masih lama, mas.”
Mia sedang menyusui baby Rava, sedangkan baby Reva sedang sibuk memasukkan
jempolnya ke dalam mulut. Sesekali ia menangis entah kesal karena apa. Tapi
tenang dengan sendirinya.
Alex dan Mia tersenyum geli melihat tingkah baby Reva.
Baby Reynold juga sedang menyusu dari Rara. Arnold mengganggu bayi itu yang cuek
tertidur pulas. Rara bersandar pada Arnold. Mereka masih betah duduk di ruang
keluarga. Mengobrol satu sama lain sambil menunggu waktu makan malam.
*****
Next jawaban Lili nich. Mau tunangan apa nggak ya.
Kalo gak, kasian Dion kan ‘sakitnya tuch disini... di dalam hatiku...’ #dih
author ikutan nyanyi.
Klik profil author ya, ada novel karya author yang
__ADS_1
lainnya loh (jangan lupa tinggalkan jejak kk).