LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
110. Ungkap kesombongan dalam hati yang tersembunyi


__ADS_3

Di ikuti pangeran Shun land di belakangnya


Mereka berdua duduk berhadapan seperti guru sedang menurunkan Ilmunya pada muridnya.


Mereka berdua duduk berhadapan seperti guru sedang menurunkan Ilmunya pada muridnya.


"Untuk mengetahui penyakit dalam hati mu, kau harus pelan-pelan, dengan kesadaran penuh teliti menelisik diri, ini juga harus dengan kejujuran karena hanya dengan kejujuran kita bisa berbuat adil.....


"Perlu kau ketahui kejujuran itu ada tiga macam, pertama kau harus jujur dengan diri mu sendiri, ini yang paling utama, ke 2.kau harus jujur kepada sesama, dan yang terakhir jujur terhadap hukum, yang tertulis atau pun hukum yang tidak tertulis, termasuk hukum alam yang sejatinya hukum itu langsung dari sang maha agung.....


Pangeran Shun land mendengarkan dengan seksama, dia tidak ingin satu kata pun luput dari perhatian dan pemahamannya.


Bagai mana pun pangeran Shun land mempunyai sifat dasar yang baik dan luhur Budi, kecerdasannya di atas rata-rata bahkan bisa di sebut jenius.


Sang kakek meneruskan bicaranya setelah mengambil nafas.


"Kau di anugerahi tubuh yang luar biasa oleh yang maha agung, kekuatan tubuh mu di luar nalar manusia biasa, tapi kekuatan tubuh mu tidak akan berarti apa-apa bila kekuatan batin mu lemah....


"Kekuatan batin ini pondasinya adalah keadaan hati mu, bila hati mu lemah kekuatan batin mu lemah, dampak dari hati yang lemah kekuatan tubuh mu juga akan lemah....


"Kau telah mencapai masuk ke alam jiwa, jiwa yang kokoh untuk menegakan keadilan jiwa yang ingin membuat segenap manusia merasakan kesejahteraan dan damai, kau sendiri sudah memahami kekuatan jiwa mu ini...


"Kau pun telah mengetahui, bahwa jiwa adalah terbentuk dari rasa dan perasaan, jiwa juga terdiri dari pemikiran dan kesimpulan, dan ilmu-ilmi yang ada, sedangkan kontrol dari kekuatan jiwa adalah hati mu, yang mengerjakan segala seluruh gerak gerik jiwa mu dan anggota badan mu...


"Apa kau mengerti apa yang kusampaikan", sang kakek balik bertanya.


"Saya mengerti kek, tapi saya belum faham dengan jujur terhadap diri sendiri, beri penjelasan tentang ini kek". Pangeran menjawab dan bertanya dengan sungguh-sungguh.


"Jujur terhadap diri sendiri adalah mengakui segala kekurangan yang ada pada diri dengan kesadaran penuh dan perasan yang tidak mengada-ada, tapi lebih jelasnya orang akan bisa jujur terhadap dirinya sendiri setelah dia menemukan hati nuraninya....

__ADS_1


"Sedangkan hati nurani ini tidak bisa seorang pun bisa masuk ke dimensi ini, kecuali dia sendiri, karena hati nurani berhubungan langsung dengan sang maha pencipta".


Pangeran mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti dan memahaminya.


"Ingat kontrol perasan juga penting, kejujuran pada diri sendiri tidak bisa di lakukan tanpa kontrol perasan yang tinggi". Sang kakek menambahkan penjelasan.


"Jadi penyakit hati akan terlihat bila kita bisa jujur pada diri sendiri, karena dengan kejujuran terhadap diri sendiri, seseorang bisa menemukan hati nuraninya, dan hati nurani ini yang menunjukkan, penyakit-penyakit hati, apa begitu yang kakek maksud". Pangeran Shun land mengungkapkan pemahamannya.


"Betul begitu, kau ini benar-benar di anugerahi kecerdasan yang luar biasa, ingat yang terpenting kontrol rasa dan perasan memegang peranan penting di sini".


"Baik kek aku akan memulai meditasi dari awal lagi untuk menelusuri rasa dan perasan ini hingga aku tersesat di tempat ini, tapi bolehkah saya tahu ini sebenarnya berada di mana, dan siapa kakek dan ini sebenarnya, dan siapa cucu kakek yang menjadi guru saya". Pangeran Shun Land bertanya penuh penasaran.


"Tempat ini adalah salah satu dimensi alam roh mu sendiri, kau bisa tersesat dan tidak bisa kembali, karena kau mempunyai penyakit hati, ada juga yang bilang ini adalah dimensi iblis hati,......


"Dan guru kecilmu itu adalah jiwa kuat mu, yang terbentuk dari rasa sayang mu terhadap sesama dan tekad kuat mu untuk berjuang mendirikan kerajaan yang adil dan beradab,...


Sang kakek menjawab semua pertanyaan pangeran Shun land dengan mendetil dan penuh kasih sayang.


"Kek bagai mana bila saya sudah keluar dari dimensi ini, dan saya ingin bertemu dengan kakek". Pangeran Shun Land bertanya karena dia menganggap kakek ini adalah guru pertamanya dan cara menentukannya.


Sang kakek tersenyum akan kepolosan manusia terpilih ini.


"Jangan khawatir bila engkau ingin bertemu kakek, bermeditasilah kau akan bertemu kakek, masalah nama kakek, kau belum saatnya bertemu dengan kakek".


"Kek sebenarnya dimensi apa ini". Pangeran Shun land tidak puas keterangan tadi, dia ingin mengetahui memanfaatkan semaksimal mungkin saat bertemu sang kakek yang di anggapnya sebagai guru.


"Ini adalah dimensi penyakit hatimu, makanya kau tidak bisa keluar sebelum kau mengetahui dengan jelas dan kesadaran tinggi tentang penyakit hati mu,....


Mulailah bermeditasi jangan berpaling sedikitpun kepada sang maha agung walau sesaat dalam menjalani bermeditasi".

__ADS_1


Sang kakek menjawab.


"Baik kek saya akan mencoba bermeditasi dari awal lagi terima kasih kakek telah memberikan ilmu pengetahuan yang sang tinggi ini, malah saya sendiri merasa kakek ini guru pertama batin saya, sembah bakti seorang murid haturkan". Pangeran Shun land berlutut lalu sujud bakti tiga kali, sebagai seorang murid kepada sang guru.


Sang kakek hanya tersenyum memuji keluguan dan kejujuran pangeran Shun land manusia terpilih ini.


Pangeran Shun land dari gubuk melangkah ke arah batu yang ada satu-satunya di sana.


Dia pun duduk bersila di samping batu itu, lalu memejamkan matanya memulai bermeditasi.


Dia pun mulai pokus, dari meditasi pokus lalu masuk ke meditasi jiwa, mata batinnya melihat jiwanya dan masuk kedalamnya.


Mata batinnya melihat kembali dan meneliti niat dan tekad awal ingin menjadi kuat berilmu tinggi, lintasan kepiluan kehilangan kakak dan adik.


Lintasan mayat bergelimpangan orang terdekat yang tak berdosa di bunuh pasukan pemberontak bangsawan ma.


Dari sana timbul ingin mempunyai kekuatan dan ilmu tinggi, bukan karena ingin balas dendam tapi ingin melindungi orang-orang terdekatnya dan seluruh rakyatnya.


Terlintas kematian ibu angkatnya yang semakin menggebu-gebu niat dan tekad untuk menjadi kuat dan memiliki kekuasaan yang kokoh, demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran rakyatnya.


Terlintas juga perjalan awal memiliki kekuatan api abadi dan menyadari kekuatan tubuh empat lintang kelima pancer.


Dari sana pangeran Shun land mulai mengerti bahwa pemberian berkah kekuatan tubuhnya yang luar biasa ini disertai tanggung jawab besar berada di pundaknya dari sang maha pencipta.


Terlintas juga tentang kekuatan besar di luar sana yang mengintai dan mencari kelemahannya untuk membunuh mental dan jiwanya tapi dia tak merasa gentar dan takut meneruskan cita-cita besar mewujudkan peradaban baru yang di harapkan sang leluhur agung yang memberikan kekuatan api abadinya demi cita-cita luhurnya terwujud melalui tangannya.


Rasa dan pemikirannya bolak balik mencari penyakit hati yang ada pada dirinya tapi sudah sekian lama tidak mengetahuinya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2