
"Tuan pendekar silahkan langsung masuk kita bicara di dalam". Permaisuri Sari Tungga Dewi penyambut para pendekar itu tanpa basa basi.
Mereka semua masuk ke ruangan tamu istimewa, ruangan itu cukup besar dan mewah di sana hanya ada dua kursi di sisi dinding dekat pintu. Para pelayan yang sudah di perintahkan untuk membawa makanan dan minuman segera datang mereka berjumlah 8 orang karena menyiapkan makan untuk jumlah yang banyak.
"Maaf kan saya yang duduk di atas kursi, perkenalkan saya Permaisuri pertama dari prabu Jaya Sempurna, saya di sini mewakili Sang Prabu Jaya untuk menemui kalian semua silahkan ceritakanlah semuanya hingga kalian mendapatkan undangan istimewa dari sang prabu Jaya Sempurna".
Permaisuri Sari Tungga Dewi bicara dengan tegas dan langsung ke pokok bahasan tidak berbelit-belit atau pun berbasa-basi.
Kelompok pendekar itu adalah bekas pasukan khusus Mara Deva yang di undang oleh Shun Land untuk di pertemukan dengan panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel.
Komandan pasukan Aria Wilwatikta bicara. "Perkenalkan Nama saya Aria Wilwatikta pimpinan pasukan ini, jadi begini tuan permaisuri .......
Aria Wilwatikta menceritakan semuanya dari awal kedatangan Shun Land di pedukuhan persembunyiannya yang sekarang di beri nama pedukuhan Martadipura sampai mereka di beri lencana untuk menemuinya di istana Rijang Renah Selawi.
"Begitulah paduka permaisuri kejadiannya". Aria Wilwatikta mengakhiri ceritanya. Permaisuri Sari Tungga Dewi mengerti mengapa Shun Land memberikan lencana yang sangat penting, karena lencana itu di buat hanya satu-satunya untuk tanda pengenal bahwa dirinya sebagai seorang raja, lencana itu terbuat dari emas murni yang masih berlambang kepala Sang Legenda Rajawali Api.
Permaisuri Sari Tungga Dewi langsung memerintahkan salah satu pelayan istana untuk memanggil panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul Pakel.
Pintu ruangan tamu istimewa di ketuk dari luar yang di jaga ketat beberapa prajurit pengawal istana. "Masuk paman Bajul" terdengar suara permaisuri Sari Tungga Dewi.
Panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel memasuki ruang, langkah panglima Bajul pakel berhenti ketika merasakan aura tenaga dalam yang cukup tinggi hanya beberapa ribu saja di bawahnya.
__ADS_1
Begitu masuk panglima Bajul pakel komandan pasukan langsung memberikan hormat kepada panglima Bajul pakel di ikuti seluruh bawahannya. Panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel duduk di lantai dekat permaisuri Sari Tungga Dewi.
Permaisuri Sari Tungga Dewi menceritakan semuanya, panglima Bajul pakel mendengar dengan seksama setelah selesai mendengar penjelasan dari permaisuri Sari Tungga Dewi panglima Bajul pakel berdiri menghampiri Aria Wilwatikta dan menjabat tangannya.
"Tuan panglima seperti sedang terluka dalam kalau boleh biarkan saja membantu tuan panglima dulu kami di berikan pelatihan untuk menyempurnakan luka dalam dengan cepat". Aria Wilwatikta yang memang di latih secara khusus memiliki tehnik menyembuhkan luka dalam walau luka dalam itu sangat serius.
"Silahkan kakang Aria Wilwatikta jika tidak merepotkan". Panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel mempersilahkan.
Permaisuri Sari Tungga Dewi berpamitan pada panglima khusus senyap Ki Bajul pakel dan komando pasukan khusus senyap Aria Wilwatikta dan seluruh pasukannya.
Panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel mendapatkan pengobatan dari Aria Wilwatikta dan di beri ramuan untuk di minum.
"Tuan panglima setelah meminum ramuan obat ini dalam dua hari tuan panglima akan pulih kembali seperti semula". Aria Wilwatikta memberikan keterangan.
Sementara itu Boma berjalan dengan cepat menuju ke pinggir hutan dekat istana untuk menemui sang Legenda Rajawali Api yang bersembunyi di sana untuk menghindari tontonan masyarakat kota Rijang Renah Selawi.
Tetapi sesampai di sana tidak mendapati Sang Legenda Rajawali Api Boma dengan kesal berteriak. "Burung Emprit kemana di mana kau, itu sahabat mu raja raja mata jereng tak boleh lihat pinggul besar sedang mati suri".
Tiba-tiba tubuh Boma di di dorong oleh paruh sang Legenda Rajawali Api yang berada di belakang tubuh Boma entah sejak kapan datangnya. Tubuh Boma jadi tersungkur dan berguling-guling di tanah.
"Sekali lagi kau sebut aku Burung emprit ku buat jadi panggang ikan Boma doyan pelayan istana". Sang Legenda Rajawali Api berkata secara langsung. Sebenarnya Boma, dan ketiga permaisuri Shun Land sudah mengetahui bahwa sang Legenda Rajawali Api bisa bicara tetapi itu jarang di lakukan karena takut ada yang lain mendengarnya.
__ADS_1
"Kau ini emosian aku cuma bercanda, sudahlah aku tak mau lagi berteman dengan kau". Boma duduk membelakangi sang Legenda Rajawali Api.
Sang legenda Rajawali Api yang aslinya adalah Roh anak Raja manusia purba raksasa yang masih dewasa merasa bersalah dan tidak mau kehilangan teman lalu menundukkan kepalanya dan menyenggol bahu Boma sambil berkata.
"Kau sama saja dengan raja semprul itu doyan ngambek, sudah maafkan aku yaaa nanti aku tunjukkan suatu telaga tempat pemandian para wanita cantik, Sekarang kita coba membangunkan Raja mata jereng".
Boma mendengar perkataan Sang Legenda Rajawali Api langsung berdiri dan melompat ke punggung sang Legenda Rajawali Api.
"Cepat kita berangkat kasihan adik Ratu Galuh Sindula yang selalu duduk di samping raga sahabat mu itu sambil menangis takut sang suami tidak bangun lagi".
Dari ke lima istri Shun Land hanya Ratu Galuh Sindula yang mampu meredam kekuatan Api abadi yang menjaga raga Shun Land. Kekuatan api abadi tidak mampu mengalahkan kekuatan mustika Manik Maya yang ada di dalam tubuh Ratu Galuh Sindula.
Sebagai mana kita ketahui segala kekuatan ada lawannya yang sebanding begitu pun kekuatan Api abadinya Shun Land ternyata di hadapan Mustika Manik Maya tidak berdaya semakin besar kekuatan Api abadi menyerang tubuh Ratu Galuh Sindula semakin besar pula kekuatan Mustika Manik Maya menyerap api abadi.
Hingga akhirnya api abadi yang seperti mempunyai roh tidak menyerang lagi ke Ratu Galuh Sindula yang duduk di samping tubuh Shun Land yang di penuhi oleh kilatan seperti petir putih.
Sang Legenda Rajawali Api terbang ke arah ruang kamar pribadi raja dan bertengkar di atas suhunan bangunan itu. Boma jadi kebingungan ingin turun melalui apa.
""Sang Garuda apa kau ingin menyiksa ku agar tidak bisa turun". Boma bicara bersungut-sungut menahan marah. Tanpa bicara sang legenda Rajawali Api terbang ke halaman belakang istana dekat taman.
Setelah Boma turun sang Legenda Rajawali Api lalu kembali ke atap kediaman Raja dengan seluruh kekuatannya sang Legenda Rajawali Api memanggil ke ruang batin Shun Land.
__ADS_1
Seketika itu juga tubuh Shun Land terguncang hebat perlahan kilatan-kilatan Api abadi menghilang setelah guncangan itu.
________*****________