
"Neng pendekar kita tidak mempunyai masalah atau pun dendam di antara kita bagai mana kalau kita berteman saja siapa tahu neng pendekar setelah berteman neng pendekar jatuh cinta pada ku tentang aku baru mempunyai satu istri hahahaha". Shun Land berkata dengan lantang tanpa ragu-ragu.
"Apa sebenarnya yang neng pendekar mau dari saya cepat katakan dan jelaskan siapa dirimu jangan sampai aku berubah pikiran, kau telah mengganggu bulan maduku jangan karena kau perempuan aku akan berbelas kasih". Shun Land melanjutkan bicaranya dengan nada mengancam dirinya pun mengeluarkan aura air yang sangat dingin.
Udara di sekitar itu berubah drastis seperti di atas pegunungan dingin mencekam. Pendekar wanita itu terhenyak dengan kekuatan pendekar yang wajahnya mirip sang raja Shun Land.
Dalam pemikiran pendekar wanita itu berkata ilmu pendekar ini sangat tinggi mungkin di bawah sedikit sang raja Shun Land aku harus bisa membujuk agar dia bisa bekerja sama dan memanfaatkan wajahnya yang mirip paduka raja.
Pendekar wanita itu setelah memutuskan untuk bersikap dia membalikkan badannya lalu bicara dengan tenang.
"Maaf kan saya yang telah mengganggu tuan pendekar perkenalkan saya adalah permaisuri Sari tungga dewi istri tertua dari sang raja kerajaan ini, maksudku menemui pendekar hanya ingin memastikan apakah pendekar ini suami ku atau hanya mirip saja ternyata saya salah menduga". Permaisuri Sari tungga dewi tidak berani berbohong di depan pendekar yang ilmu Kanuragannya sangat tinggi.
"Betul juga kata tuan pendekar kita tidak mempunyai permusuhan atau pun dendam kalau boleh tahu siapakah pendekar ini dari mana asal pendekar berasal semoga setelah saling kenal kita bisa bekerja sama saling menguntungkan". Permaisuri Sari tungga dewi yang ahli politik langsung memanfaatkan momen ini.
"Hahahaha ternyata neng pendekar ini seorang permaisuri raja Shun Land yang terkenal itu, baiklah Nama ku Jaya Sempurna asal ku dari dataran luas Swarna bumi tujuan ku hanya ingin mengembara tetapi di tengah perjalanan ada seorang gadis yang mau hidup bersama walau pun harus hidup berpindah-pindah maafkan saya yang paduka ratu yang telah lancang menyebut raja dan sekaligus suami paduka dengan sebutan raja sotoy" Shun Land menjawab permaisuri Sari tungga dewi diam saja entah apa yang sedang di pikirannya.
Shun Land akhirnya memutuskan untuk segera kembali ke penginapan. "Paduka saya rasa sudah tidak ada keperluan lagi yang perlu di bicarakan saya pamit takut istri saya curiga di sangka kita selingkuh. Tapi bila paduka mau dengan saya saya tak keberatan hahahaha". Shun Land bicara sambil hendak menghentakkan kakinya untuk pergi tapi terhenti mendengar permaisuri Sari tungga dewi bicara.
"Tuan pendekar datanglah besok ke istana bahwa istri tuan ini undangan resmi".
__ADS_1
Sambil melesat pergi Shun Land menjawab "Saya akan datang siapkan jamuan yang mewah".
Permaisuri Sari tungga dewi melangkah gontai merasa kecewa hatinya menyakinkan ketika pertama melihat Shun Land dia adalah suaminya yang tercinta tapi setelah melihat dan mendengar logat bicara dan auranya menyakinkan 100 persen bahwa dia bukan paduka raja Shun Land. Yang lebih menyakinkan dirinya bahwa itu bukan Raja Shun Land adalah dia mempunyai perilaku yang senonoh kepada wanita, bahkan berani mengajak berselingkuh.
Tapi walau pun begitu permaisuri Sari tungga dewi yang sangat cerdas sudah mempunyai solusi untuk masalah kerajaan saat ini yang sedang terguncang dia pun segera melesat ke istana.
Sesampainya di istana permaisuri Sari tungga dewi langsung memanggil ke dua permaisuri dan putri Serindang bulan serta pejabat sekaligus sahabatnya seperti putri Dian Prameswari dwibuana beserta suami pangeran Sanjaya triloka dan putri Sanja serta panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel yang sekarang ini menjadi tameng utama untuk keamanan.
Semuanya bergegas menuju istana memenuhi panggilan permaisuri Sari tungga dewi semuanya menebak bahwa ada hal yang sangat penting hingga di undang tengah malam.
Semuanya telah berkumpul dengan wajah yang sangat penasaran ada persoalan penting atau masalah yang darurat.
"Maaf mengganggu istirahat kalian saya mengundang kalian tengah malam karena ingin membicarakan hal yang sangat penting tentang orang yang sangat mirip dengan raja kita, tolong jangan bicara sebelum aku selesai". Permaisuri Sari tungga dewi membuka pembicaraan.
Permaisuri Sari tungga dewi berhenti sejenak untuk mengambil nafas setelah itu dia melanjutkan bicaranya.
"Aku mempunyai rencana ingin menggunakannya dengan alasan bekerja sama saling menguntungkan, rencana ku ingin menjadikan dia Raja palsu untuk sementara ini, besok aku mengundangnya ke istana dan berbicara memohon bantuannya untuk berpura-pura menjadi paduka raja Shun Land dengan imbalan berbagai kemewahan dan uang yang banyak, apabila dia bersedia kita adakan jamuan makan untuk para raja bawahan agar melihat bahwa Paduka Raja Shun Land telah kembali ke istana itulah rencana ku, tolong pendapat kalian semua dengan rwncanaku ini". Permaisuri Sari tungga dewi mengakhiri bicaranya.
Semuanya terdiam setelah mendengar dengan seksama rencana yang permaisuri Sari tungga dewi akhirnya putri Dian Prameswari dwibuana bicara.
__ADS_1
"Menurut saya rencana ini sangat bagus dan tidak ada ruginya bagi kita dengan syarat bahwa dia tidak di beri wewenang untuk memutuskan suatu keputusan apapun".
Di sini terlihat di antara mereka yang paling berbakat dengan politik kerajaan.
Mereka semua akhirnya menyetujuinya dan tugas untuk menjemput pendekar Jaya Sempurna adalah pangeran Sanjaya triloka dan putri Dian Prameswari dwibuana.
Permaisuri May Lien sangat penasaran seberapa mirip nya orang pendekar Jaya Sempurna dengan suaminya hingga setelah pulang dari istana matanya tidak mau terpejam ingin segera pagi tiba.
Tidak jauh beda dengan permaisuri Dewi Sumayi dan Putri Serindang bulan mereka yang sudah kangen dengan pria yang mereka cintai, mereka berdua menyakini bila yang datang adalah Shun Land mereka bisa mengenalinya.
Mereka dua akhirnya mengobrol hingga ayam berkokok baru mereka bisa tertidur karena sangat kelelahan.
Keesokan harinya pangeran Sanjaya triloka dan kakaknya putri Dian Prameswari dwibuana berangkat menaiki kereta kerajaan yang mewah menuju penginapan Kembang Tanjung milik nyai iseng ibunya May Lien.
Sampai di depan penginapan nyai iseng dan tabib Lau Lien sudah siap menyambut mereka berdua segera masuk ke ruang khusus tamu kerajaan.
Pangeran Sanjaya triloka menyampaikan maksudnya ke nyai iseng dan tabib kerajaan Lau Lien, sebenarnya nyai iseng dan tabib Lau Lien sudah mengetahui tujuan mereka berdua tapi hanya sekedar basa basi menanyakan tujuan mereka berdua.
Nyai iseng berdiri untuk menemui Shun Land di kamar istimewa nyai iseng tidak berani menyuruh pelayannya dia mengambil inisiatif dia sendiri yang menemui Shun Land demi menghormati titah permaisuri Sari tungga dewi sebagai ratu Kerajaan Tarumanegara.
__ADS_1
Shun Land yang sudah menebak akan ada yang menjemput dari istana sudah berdandan rapi begitu pula dengan Lasmini di perintahkan untuk memakai berpakaian yang sedikit mewah. Mereka berdua duduk di ruangan tamu penginapan di dalam kamarnya.
--------------&&&&--------------