LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
359. Jaya Sempurna 92. Nyai Gora Sindula berkata jujur.


__ADS_3

Shun Land melayang dengan cepat ke arah pedukuhan Asemarang dalam hatinya ingin segera mengungkap siapa sebenarnya nyai Gora Sindula ini. Dalam benak Shun Land selalu ingat kata-kata terakhir nyai Gora Sindula.


"Aden kursi singgasana Keprabon yang di duduki Aden sekarang adalah di buat langsung oleh maha raja Agung Jatiraga Leluhur Nyai ratu, menurut nyai ratu kursi singgasana Keprabon ini di buat untuk seseorang yang mendampinginya memimpin perang melawan keangkara murkaan, Aden mau tak mau harus menemui nyai Ratu dua purnama lagi di puncak gunung Mahameru, Aden tidak usah berusaha untuk mencoba mengatur waktunya karena panggilan itu akan datang ke batin Aden", (lihat chapter 326).


Untuk saat ini batin Shun Land sangat ingin sekali bertemu dengan yang di sebut nyai Gora Sindula dengan sebutan Ratu, yang menjadi ganjalan dalam benak Shun Land kenapa yang di sebut Ratu menunggunya di puncak Mahameru tidak di gunung Gora, sedangkan pangeran Cakrawala memberikan petunjuk harus membangun istana Galuh Sindula di wilayah gunung Gora.


Ini suatu teka teki yang ingin Shun Land segera ungkap, Shun Land pemikirannya fokus akan teka teki Yang di sebut Ratu hingga hampir saja melewati pedukuhan Asemarang andai saja matanya tidak melihat pantai di bawahnya.


Shun Land perlahan turun setelah mengamati tidak ada orang berada di sekitar penginapan, begitu kakinya menyentuh tanah nyai Gora Sindula sudah berjalan menghampirinya. "Aden silahkan ibu sudah menunggu sejak kemarin tetapi Aden sedikit lambat". Nyai Gora Sindula berkata seolah tahu apa yang ada di pemikiran Shun Land.


Shun Land tidak bisa menjawab apa-apa dirinya kebingungan harus menjawab apa. Shun Land hanya bisa mengikuti nyai Gora Sindula yang berjalan masuk ke samping penginapan menuju ruang pribadinya.


Nyai Gora Sindula masuk keruang pribadinya di ikuti Shun Land mata Shun Land begitu masuk langsung mencari kursi singgasana Keprabon tapi kursi itu telah tidak ada di tempatnya. Nyai Gora Sindula mempersilahkan Shun Land duduk di kursi panjang kursi dimana dulu Dewi Lasmini duduk.


Nyai Gora Sindula duduk berdampingan matanya menatap tajam wajah Shun Land yang sedang melihat ke setiap sudut ruangan mencari kursi singgasana Keprabon Galuh Sindula tapi tetap saja tidak menemukannya.


"Aden Jaya Sempurna jangan khawatir Kursi singgasana Keprabon Galuh Purba itu hilang, kursi itu telah kembali ke tempatnya beserta baju dan Mahkota Ratu, sekarang ceritakan apa yang membuat Aden Jaya Sempurna menemui ibu".

__ADS_1


Shun Land sedikit terperanjat di ketahui bahwa dirinya sedang mencari kursi singgasana Keprabon Galuh Sindula, lalu dengan rasa malu Shun Land menjawab.


"Nyai saya akan berterus terang kejadian yang saya alami sekarang ini, setelah saya sampai di istana lembah begawan Solo Sangiran dalam meditasi saya di temui Leluhur saya dan memberikan petunjuk dan menceritakan asal usul Leluhur saya dengan gamblang dan jelas,.....


,.....Leluhur saya pun menceritakan awal mula terjadinya perang besar yang sampai saat ini masih berlanjut, saya di beri petunjuk untuk membangun istana kerajaan dan memberi nama kerajaan itu bernama Galuh Sindula sama dengan nama ibu hanya berbeda nama depannya,......


,......Saya kesini ingin bertanya siapa sebenarnya ibu ini, dan siapa sebenarnya yang menunggu saya di puncak gunung Mahameru yang ibu sebut nyai Ratu" Shun Land bertanya dengan mata tajam memandang wajah nyai Gora Sindula penuh dengan rasa penasaran yang tinggi.


Nyai Gora Sindula tersenyum dengan lembut lalu menjawabnya. "Aden saya ini adalah dayang atau pelindung Dewi Cuddha atau Dewi Sunda ibu dari Dewi Saraswati, tuan saya adalah istri Sanghyang tunggal Dewi Cuddha atau Dewi Sunda, tugas saya adalah mengaping atau mengasuh seluruh keturunan Dewi Sunda, seluruh leluhur saya sampai ke saya bertugas mengaping Wahyu Keprabon dan sekarang Wahyu Keprabon itu turun ke Aden,......


,...... Aden harus mengerti Asal usul nama Aden sendiri, jadi nama Aden SUNDA adalah berasal dari Nenek moyang Aden istri Sanghyang Tunggal yaitu Dewi SUNDA, Negeri ini tidak akan ada yang bisa menaklukkan karena negeri ini adalah induk dari semua negeri sampai akhir jaman,....


,..... Negeri ini akan selalu di pimpin oleh laki-laki tapi siapapun tidak akan bisa menjadi tapuk pimpinan negri ini tanpa izin dari Dewi Sunda". Nyai Gora Sindula berhenti bicara air matanya mengalir deras hatinya terasa sakit sekali negri yang di wariskan junjungannya Dewi Sunda menjadi negri penuh Angkara murka dan keserakahan.


Shun Land tidak bicara membiarkan nyai Gora Sindula menangis hingga reda tangisannya. Lalu melanjutkan bicaranya.


"Maaf kan saya Aden saya terbawa suasana perasaan hati yang sedih melihat negri ini penuh Angkara murka ibu berharap semoga setelah perang besar dan membunuh akar permusuhan ini negri ini akan menjadi baik,.......

__ADS_1


,......Negri ini dulunya sangat luas dan tidak terpisah pisah tapi karena keangkuhan, keangkara murkaan dan nafsu manusia Sang Maha Pencipta memberikan peringatan hingga negri ini menjadi gugusan Kepulauan yang kecil,....


,..... Aden untuk pertanyaan siapa yang di maksud Nyai Ratu Aden sudah mendapatkan jawabannya dari Leluhur pangeran Cakrawala, Sekarang Aden segera kunjungi puncak Mahameru setelah itu Aden Jaya Sempurna segera bangun istana Galuh Sindula, karena permusuhan berawal dari sini dan akan berakhir disini, ibu akan selalu mendampingi Aden sampai Aden Jaya Sempurna duduk di tahta kerajaan mendampingi Nyai Dewi Galuh Sindula". Nyai Gora Sindula mengakhiri bicaranya.


Shun Land sekarang mulai memahami mengapa dirinya harus melakukan laku Topongrame karena jalan ini yang menunjukkan asal usul silsilahnya Leluhurnya dan dengan jalan laku Ritual Topongramenya juga mengetahui asal usul permusuhan Pancasiksa memusuhi seluruh keturunan Raja Agung Sunda Land Jatiraga.


Setelah mendengar semuanya Shun Land pun menceritakan rencananya bahwa dia sedang membangun kekuatan baru dengan cara memberikan setiap perguruan kitab Bayu sejagat agar tiga tahun mendatang banyak dari dunia persilatan yang berilmu tinggi setidaknya mereka berada di tingkat tinggi awal.


Shun Land setelah cukup menceritakan semua meminta izin untuk undur diri ingin melihat perkembangan pembangunan perguruan Kanoman sumur Pitu di gunung Ceremai.


Tetapi sebelum Shun Land pergi Nyai Gora Sindula pun menceritakan bahwa dia harus mendampingi Shun Land dan Dewi Lasmini ke puncak Mahameru karena hanya dirinya yang mempunyai kunci keruang nyai Dewi Galuh Sindula.


Nyai Gora Sindula menceritakan bahwa dirinya akan menyusul Rombongan dagang utusan keadilan Dewi Lasmini keesokan harinya.


Shun Land keluar dari ruang pribadi Nyai Gora Sindula setelah mengamati sekeliling dan tidak ada yang melihat Shun Land segera melesat ke udara menuju perguruan Kanoman sumur Pitu.


**********************

__ADS_1


__ADS_2