LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
260. GARUDA PERKASA.


__ADS_3

"Eyang dan seluruh murid akan ke istana, eyang mengerti maksud cucu, menurut perkiraan Eyang masih sanggup untuk meladeni Kala Durga dan empat temannya bila berani masuk ke istana Sundapura".


Leluhur Ki Bagus Atma melanjutkan bicaranya.


"Eyang maaf cucu mu ini merepotkan Eyang, selain itu saya juga telah mengutus telik sandi ke seluruh guru besar perguruan yang tergabung dalam koalisi dengan kerajaan untuk membantu Eyang, tapi mohon beritahu kepada mereka agar berita kematian guru Ki Srengga dan kedua muridnya tidak keluar dari istana, Eyang saya pamit untuk menuju kawah gunung Krakatau di sana cocok untuk berlatih Sang Rajawali Api pun sudah sebulan di sana".


Shun Land berpamitan untuk berlatih Kitab Tarian Rajawali Api di puncak Krakatau.


Sepeninggal Shun Land Leluhur Ki Bagus Atma memerintahkan murid semata wayangnya Sadewa untuk memilih murid untuk di ajak ke istana, selain itu juga leluhur Ki Bagus Atma memerintahkan untuk memberi kabar keseluruhan pemimpin perguruan yang bernaung di bawah panji-panji kebesaran kerajaan Tarumanagara untuk menjaga secara tersembunyi keluarga besar istana.


Shun Land telah berdiri di tepi kawah gunung Krakatau terlihat asap putih mengepul, andaikan manusia biasa sebelum sampai ke dasar niscaya tubuhnya akan meleleh efek belerang dan hawa panas lahar yang mendidih di tengah kawah.


Sebelum es mencair karena pemanasan global dan meletusnya gunung Merapi Toba kawasan Krakatau adalah dan selat Sunda adalah kawasan lembah yang gersang akan tetapi setelah mencair nya es di kedua kutub Utara dan Selatan permukaan air laut meningkat drastis, hingga daratan luas Sundaland (Sunda Ageng, Kalimantan Sumatera dan Jawa) Sebagian besar menjadi terendam air.


Peristiwa itu terjadi ketika Raja agung Jatiraga memerintah kerajaan Sunda Agung, kalimat Agung karena pergeseran ucapan dari generasi ke generasi menjadi Ageng.


Dataran luas Kerajaan Sunda Agung menjadi terbelah menjadi tiga kepulauan besar dan ribuan pulau kecil yang di batasi oleh beberapa selat dan lautan.


Walaupun dasar kawah gunung Krakatau sangat dalam tetapi Shun Land bisa merasakan keberadaan sahabat setianya sang Rajawali Api yang di beri nama julukan oleh Sanghyang Triloka Dengan Nama Sang GARUDA PERKASA.

__ADS_1


Nama ini kekal Ketika sang Rajawali Api mendampingi Raja Agung Jatiraga Nama Garuda Perkasa tetap melekat, begitu pula ketika mendampingi Shun Land.


Shun Land dengan spontan hati dan bibirnya memberi nama sang Rajawali Api dengan nama GARUDA PERKASA nama itu keluar seperti ada yang menuntun di alam batin Shun Land.


"Garuda kau adalah sahabat sejati ku sebagian diri mu ada dalam batin ku, aku bisa merasakan kekhawatiran mu hingga kau memutuskan bersemedi dan menyerap api abadi alam untuk meningkatkan kekuatan mu, demi memupus kekhawatiran kalah bila bertarung dengan Naga Api Hitam dan Mara Deva,......


"Maafkan aku Garuda Perkasa yang mudah merasa puas karena telah mengalahkan Mara Deva yang sejatinya aku belum di katakan menang karena tidak bisa melenyapkan Mara Deva dan guru nya Pancasiksa, untuk sekarang ini aku tidak akan memperdulikan masalah lainnya aku berjanji akan berlatih dengan sungguh-sungguh dan pantang berhenti sebelum menyempurnakan jurus-jurus dari kitab Tarian Rajawali Api sebagai modal untuk melenyapkan Ajian Rawarontek".


Setelah berkata demikian Shun Land melayang menuruni kawah gunung Krakatau dan mendarat tepat di depan sang Rajawali Api yang sudah larut dalam semedi.


Di tempat itu dahulu dia bersemedi untuk meningkatkan tenaga dalam dan menyerap kekuatan api murni.


Dalam hal ini Shun land membagi waktu menjadi dua sesi latihan satu Minggu untuk menghimpun tenaga dalam dan menyerap api abadi alam semesta dan seminggu kemudian berlatih jurus kitab Tarian Rajawali Api dan menyesuaikan kekuatan pusaka bintang kelas tinggi Naga Bergola.


Shun Land mencabut Pedang Naga Bergola dari warangkannya lalu di tancapkan di depannya langsung saja terdengar suara Roh Naga bergola menguap terbangun dari tidurnya.


"Naga Bergola aku memutuskan untuk menyempurnakan jurus-jurus dari kitab Tarian Rajawali Api menurut mu bagian mana dulu yang harus ku kerjakan".


Shun Land untuk menyakinkan langkahnya dia meminta pendapat dari Roh pedang Naga Bergola karena menurut pemikiran Shun Land jurus tarian Rajawali Api tidak bisa terlepas dari dia sosok makhluk mitologi Bangsa Naga dan sang Legenda Rajawali Api.

__ADS_1


Sanghyang Triloka pencipta jurus tarian Rajawali api seyaktinya hanya menggabungkan Jurus Naga Kahyangan dan gerakan Sang Legenda Rajawali Api menjadi satu jurus yang saling melengkapi.


"Tuan sebaiknya meningkatkan tenaga dalam secara bertahap, di selingi menyesuain api abadi alam semesta setelah itu melatih dari jurus yang pertama hingga sampai tahap demi tahap, dari tahap pertama sampai tahap yang ke empat, Perlu tuan ketahui sebenarnya jurus Tarian Rajawali Api adalah gabungan dari tiga 1.kekuatan Sang Rajawali Api 2.kekuatan Naga Api dan ke3 kekuatan tuan sendiri,....


Bila tuan bertarung bersama Naga Bumi Sabui dan Sang Rajawali Api sebenarnya tidak memerlukan jurus ini cukup berlatih bersama, tetapi tidak mungkin tuan bertarung bersama bila musuh lebih dari satu, untuk itu Sanghyang Triloka menggabungkan tiga gerakan menyerang dan bertahan menjadi satu menjadi Jurus Tarian Rajawali Api,....


Musuh utama kita sekarang ini ada tiga 1, Mara Deva 2.Pancasiksa dan 3.Naga Api Hitam bila kita bertarung mau tidak mau akan memecah kekuatan kalian bertiga,....


Tuan akan mengahadapi Mara Deva Naga Bumi Sabui akan melawan Pancasiksa dan Sang Rajawali Api akan melawan Naga Api Hitam, tuan di dalam jurus ke 4 dan ke 5 dari jurus tarian Rajawali api, yaitu jurus Rajawali Menebar sayap api dan jurus Rajawali menyapu angkasa adalah kunci melenyapkan Ajian Rawarontek karena setelah memotong tubuh pemilik Ajian Rawarontek dengan jurus Rajawali Menebar sayap api menjadi beberapa bagian jurus terakhir jurus Rajawali menyapu angkasa adalah untuk membakar habis tubuh pemilik Ajian tersebut sebelum menyentuh bumi,....


Saya sendiri menjadi kagus pada Sanghyang Triloka padahal penciptaan Jurus Tarian Rajawali Api pada waktu itu Ajian Rawarontek belum tercipta, tetapi Sanghyang Triloka menciptakan dua jurus itu seolah-olah dia tahu kejadian di masa depan sekarang ini,....


Tuan berlatih tahap demi tahap di setiap jurus sampai ke tahap keempat lalu melanjutkan jurus yang selanjutnya sampai tahap yang terakhir".


Roh sang Naga Bergola menerangkan panjang lebar agar Shun Land memahami inti dari jurus tersebut.


Kitab Tarian Rajawali Api ada 5 jurus di setiap jurus ada 4 tahapan.


Shun land menganggukkan kepalanya tanda mengerti tanpa banyak berpikir lagi langsung duduk bersila melakukan meditasi untuk meningkatkan tenaga dalamnya.

__ADS_1


______*****______


__ADS_2