LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
431. Sang Garuda 32. Strategi Deva Putta.


__ADS_3

Shun Land berdiri dari duduknya lalu berjalan keluar dari gua, mata Shun Land di suguhkan oleh pemandangan sebuah gubuk sangat kecil di depan gubuk sang Legenda Rajawali Api sedang duduk di atasnya terlihat pangeran Makkamaru tidur tengkurap.


Shun Land berjalan mendekati sang Legenda Rajawali Api lalu berkata. "Kita kembali ke istana Galuh Purba". Pangeran Makkamaru yang tiduran di atas punggung Sang Legenda Rajawali Api langsung bangun. Tanpa pikir panjang langsung berseru.


"Siap Sang prabu, hayoo Sang Garuda kita ke istana saya sudah rindu masakan istana". Mendengar ucapan Pangeran Makkamaru Shun Land mengerutkan keningnya dirinya merasa dalam bersemedi seperti lama padahal Shun Land merasa hanya beberapa hari saja.


"Pangeran Makkamaru memang kalian menunggu ku bersemedi berapa lama...?". Shun Land bertanya penasaran. Pangeran Makkamaru yang balik keheranan karena Shun Land sendiri tidak mengetahui berapa lama dia bermeditasi.


"Sang prabu Jaya Sempurna bersemedi Selama dua purba delapan hari". Pangeran Makkamaru menjawab dengan pasti karena dirinya mencatat dengan menggores satu goresan di pohon setiap hari.


Shun Land meloncat ke punggung sang Legenda Rajawali Api dan berkata, "Maaf telah membuat pangeran menunggu lama".


Sang Legenda Rajawali Api melesat ke angkasa dengan gagahnya meliuk-liuk menuju perairan semenanjung Makassar, kemudian melintas ke Laut Sunda Dwiva.


__________


Di salah satu sudut pelabuhan Makassar Kama Deva sedang mengarahkan, Bawahannya untuk menyusup ke wilayah perairan semenanjung Malaka pada waktu itu yang menjadi pimpinan Sugriwa, dalam hal ini Sugriwa di tugaskan menyusup ke wilayah barat Daratan luas Swarna Bumi tempat ke pelabuhan Delibelawan.


Kapten Sugriwa di beri pasukan sebanyak seribu prajurit 300 pasukan khusus yang terdiri dari para pendekar yang mempunyai kekuatan di atas 50ribu lingkaran tenaga dalam dan keahlian bertarung secara berkelompok yang amat kuat pormasi ini di beri nama oleh pangeran Shan land pormasi tombak trisula.

__ADS_1


Sugriwa akan bergerak ke arah pulau Samosir yang menjadi pusat kekuatan di wilayah Barat daratan luas Swarna Bumi. Yang sekarang ini di pimpin oleh pangeran Agam dan pangeran Labas Paban di sana juga ada Leluhur Parva dan Leluhur Nyai Tisna.


Dalam penyerangan secara sembunyi-sembunyi ini Deva Putta hanya menargetkan Dua kota besar di daratan luas Swarna Bumi kota Pulau Samosir dan istana Rejang Renah Selawi di bagian selatan daratan luas Swarna Bumi.


Kama Deva yang mengatur penempatan pimpinan ekspedisi penyerangan ke istana Rijang Renah Selawi, Kama Deva menugaskan kapten Rakuti, jalan masuk ke istana Rejang melalui pelabuhan Bengkulu muara sungai Serut. Deva Putta memberikan perintah pada Kama Deva agar membawa pasukan yang lebih besar untuk penyerangan ke istana Rijang Renah Selawi tiga kali lipat. 3 ribu pasukan darat akan di kirim, dalam 3ribu pasukan itu 700 terdiri dari pasukan khusus yang terdiri dari para pendekar kelas menengah.


Untuk pencapaian titik serangan pasukan itu menyusup dengan berbagai cara di antaranya menyamar sebagai pedagang dan para pekerja, Kama Deva mengatur semuanya sedemikian rupa agar tidak tercium oleh pihak bawahan Shun Land.


Untuk kekuatan angkatan Laut pangeran Shan land sudah memiliki tiga ratus lebih armada Tombak Perak yang di kuasakan Kama Deva, yang seyogianya pimpin ini di berikan kepada Asvaghosa tetapi Asvaghosa telah tewas oleh Shun Land hingga Mara Deva memberikan kekuasaan ini pada Kama Deva.


Untuk expedisi penyerangan ke daratan luas Sunda Dwiva Deva Putta memusatkan ke 4 kota besar. Dengan kemampuan telik sandi yang sudah berpengalaman dan memiliki ilmu Kanuragan yang tinggi, Deva Putta memiliki informasi yang terperinci tentang kekuatan Kerajaan Galuh Sindula.


Untuk target selanjutnya Deva Putta juga memasukan pasukan daratnya di barat dataran luas Sunda Dwiva melalui pelabuhan Hujung kulon dan di timur Daratan luas Sunda Dwiva di pelabuhan Tuban dan Hujung Galuh.


_______________


Sementara itu pangeran Sanjaya triloka sedang menerima laporan dari utusan pangeran Dehen dari istana Sundapura kerajaan Tarumanegara. Utusan itu memberitahukan bahwa pembangun benteng dan pengungsian ruang bawah tanah telah selesai, begitu pula pengungsian di wilayah sekitar sudah selesai semua.


Ini adalah laporan yang kesekian kalinya sebelumnya utusan pangeran Nanjan dari pelabuhan ujung kulon, utusan Pelabuhan Cilamaya Pramuja juga melaporkan telah selesai.

__ADS_1


Panglima Pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel sibuk membentuk kekuatan angkatan darat bersama panglima Tarpa, untuk sekarang ini pasukan angkatan darat dan pasukan khusus senyap telah mencapai 15.ribu. 1000 angkatan darat dan 5000 pasukan khusus senyap yang sebagian di tempatkan di setiap titik pital Kerajaan.


Untuk pengamanan istana sendiri langsung di bawah pemimpin panglima Ki Bajul pakel di bantu Lamsijam, Patayan, lima ribu pasukan di tempatkan di istana Galuh Purba, 3500 pasukan di bawah pimpinan panglima Tarpa, dan 1500 pasukan khusus senyap di bawah pimpinan panglima Ki Bajul pakel.


Meningkatkannya kestabilan keamanan di setiap penjuru Negri Sundaland membuat pelaku usaha perdagangan berdatangan dari seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali dari negeri Tirai Bambu mereka berburu rempah-rempah, seperti pala, pada dan berbagai rempah-rempah lainnya.


Empat Pelabuhan di pesisir Utara daratan Sunda Dwiva sangat ramai, pelabuhan Asemarang, pelabuhan Sundapura, pelabuhan Ujung Kulon dan pelabuhan Tuban, pelabuhan pelabuhan tersebut menjadi jalan lalu lintas perdagangan internasional.


Seluruh rakyat di setiap penjuru merasakan ketentraman dan kedamaian tidak ada kejahatan yang mencolok setelah kembalinya raja mereka, walaupun posisi kerajaan telah berpindah ke lereng gunung Gora tetapi peraturan kerajaan tidak berubah.


Para penjahat dari kelas teri sampai kelas kakap berpikir ratusan kali untuk melakukan tidak kejahatan, pasukan khusus senyap sangat cepat bila ada laporan kejahatan di setiap daerah. Keberadaan Sang Legenda Rajawali Api yang sering terbang rendah di penjuru Negri Sundaland menjadi suatu tanda bahwa raja mereka ada di istana.


Nama Sang Garuda perkasa yang di semayamkan pada sang legenda Rajawali api menjadi suatu nama yang di agungkan dan simbol dari keperkasaan seluruh Negeri.


Shun Land setelah mendatangi gua Leang Tedongnge sirinya memilih bermeditasi di ruang pribadinya. Sedangkan tapuk kepemimpinannya di serahkan pada Ratu Galuh Sindula yang pada prakteknya di laksanakan oleh Permaisuri Sari Tungga Dewi dan putri Dian Prameswari dwibuana.


Di kediamannya Boma sedang berbicara dengan istrinya Mawinei mereka berdua membicarakan hal yang sangat penting.


Boma telah mendengar dari Shun Land bahwa pangeran Shan Land telah menjadi murid Pancasiksa dan Mara Deva. Boma mendengar berita ini jadi sangat marah dan sedih karena tingkah pangeran Shan land yang keluar dari kaidah berkeluarga selain itu pangeran Shan land juga telah terperdaya oleh Mara Deva dan gurunya Pancasiksa.

__ADS_1


_______*****______


__ADS_2