LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
352. Jaya Sempurna 85. Perguruan Kanoman gunung Ceremai.


__ADS_3

Berakhirlah sejarah perguruan pedang setan tanpa sisa. Api pun padam Shun Land menyarungkan pedang Naga Bergola ke warangkanya Tongkat sakti Ruyi Jingu Bang pun menghilang dari pandangan mata.


Shun Land berdiri di halaman sambil memandang puing-puing bangunan dalam hatinya berkata penuh harapan, "Secara Fisik aku sudah memusnahkan sumber ketidak adilan dan kejahatan semoga kedepan negri ku akan lebih baik".


Satu persatu murid murid perguruan pedang setan datang kehadapan Shun Land dan duduk menghadap Shun Land, jumlah mereka tidak sedikit lebih dari 60 perempuan dari yang paling tua sekitar usia 40an tahun yang paling muda sekitar 18an tahun tapi rata-rata mereka berusia 25 tahunan.


Pandangan Shun menyapu dari kiri dan kanan pikirannya di peras akan di kemanakan para wanita ini.


"Kalian silahkan pulang ke keluarga kalian masing-masing saya tidak melibatkan kalian". Shun Land memandang ke depan.


Tapi semuanya diam tidak ada yang bicara atau pun berdiri untuk pergi, Shun Land mengerutkan keningnya dengan sikap para murid-murid perguruan pedang setan. "Mengapa kalian masih berada di sini" Shun Land bertanya serius.


"Kami tidak mempunyai keluarga lagi tuan pendekar dengan hancurnya perguruan ini kami tidak mempunyai tempat tinggal lagi". Telinga Shun Land bagaikan di sambar petir ternyata keputusannya salah menghancurkan seluruh bangunan perguruan pedang setan.


Shun Land berjalan mondar-mandir berpikir keras dan akhirnya duduk termenung, tidak ada yang berani bersuara. Hati Shun Land merasa sedih karena telah memutuskan dan bertindak tanpa memikirkan akibatnya, akhirnya Shun Land duduk bersila di depan para wanita itu dan melakukan meditasi untuk menjernihkan pikirannya.


Saat itu hari mulai condong ke barat Shun Land belum bangun dari meditasinya wanita-wanita itu pun sama menunggui Shun Land yang sedang bermeditasi.


Hari mulai sore Shun Land bangun dari meditasinya begitu matanya terbuka di depannya masih seperti ketika dirinya menutup mata Shun Land lalu berkata.


"Kita akan membangun kembali perguruan ini aku akan mengirim guru yang baru dan lebih sakti dari Dewi Andita si pedang setan dengan satu catatan kalian harus menghilangkan kebiasaan kebiasaan buruk seperti ketika ada guru kalian Dewi Andita si pedang setan apakah kalian sanggup".

__ADS_1


"Sangguuuuuuuup.....!!! Semua serempak bagai ada yang mengomando. Shun Land melanjutkan bicaranya dengan bertanya. "Berapa jauh pedukuhan yang terdekat dari sini".


Seorang murid berumur sekitar 30an tahun menjawab. "Tidak jauh dari sini tuan hanya membutuhkan waktu 2 kali menanak nasi tuan, tapi sekarang kami harus tidur di mana tuan".


Shun Land menunduk dirinya kebingungan tapi Shun Land tidak kekurangan akal lalu berkata. "sekarang kita akan tidur di sini sebagai latihan meditasi di alam semesta".


"Tuan pendekar perut kami lapar sejak tuan pendekar datang tadi pagi sampai sekarang belum makan mau masak dapur dan semua bahan makanan terbakar". Seorang gadis belia berkisar umur 17 tahun berkata polos.


"Ada berapa kuda di sini" Shun Land bertanya.


"Banyak tuan ada sekitar 26 kuda terbaik" jawab murid perguruan pedang setan.


Dagang 5 mantan murid perguruan pedang setan menghadap Shun Land mereka siap untuk melaksanakan tugas. Shun Land mengeluarkan dua kantong koin emas dan memberikan kepada salah satu dari mereka berlima uang tersebut untuk membeli makan untuk saat ini.


Lima kuda di tunggangi mantan murid perguruan pedang setan datang di belakangnya 10 kuda membawa berbagai makanan, di belakang kuda yang membawa makanan terlihat 4 orang laki-laki berkuda mengikuti. Dan langsung menghadap ke Shun Land dengan tubuh gemetar ketakutan karena di ancam pedukuhannya akan di hancurkan.


"Tuan pendekar saya siap melayani asal pedukuhan kami jangan tuan hancurkan, kenalkan Nama saya Takir kepala pedukuhan ceremai wetan". Kepala pedukuhan Takir mengenalkan diri.


Shun Land lalu menerangkan maksudnya bahwa dirinya ingin membangun kembali perguruan ini dan ingin mempercayakan kepala kepala pedukuhan untuk menjadi wakilnya, Kepala pedukuhan pun memperkirakan biayanya dan lama pembangunannya.


"Lama pembangunan paling cepat 3 bulan sampai 4 bulan, dan biaya yang harus di keluarkan sekitar lima ratus ribu keping koin emas untuk pekerja dan satu juta keping koin emas untuk bahan bangunannya".

__ADS_1


Akhirnya Shun Land memberikan seluruh uang yang di bawanya sekitar 500 keping koin emas lalu di berikan pada kepala pedukuhan 400ribu keping koin emas dan 100ribu kepada kepala murid perguruan pedang setan untuk biaya makan mereka Selma dua tiga bulan sebenarnya uang itu cukup untuk biaya sampai 5 bulan.


Setelah itu Shun Land berpamitan dan berpesan kepada kepala pedukuhan dalam 15 hari akan datang orang yang melunasi dan akan menjadi guru baru di perguruan pedang setan dan nama perguruan di rubah menjadi perguruan Kanoman.


Shun Land mengumumkan jalan udara agar tidak memakan waktu lama. Hanya butuh waktu 6 kali menanak nasi Shun Land sudah berada di atas lembah begawan Solo Sangiran.


Shun Land merasa bersalah harusnya tidak perlu mondar-mandir tapi karena cepat memutuskan untuk bertindak dirinya harus menerima akibatnya.


Tepat di depan gerbang Shun Land di sambut murid perguruan Bangsawan Wajak membukakan pintu gerbang dengan sopan.


Shun Land yang merasa lelah langsung pergi ke aula tamu yang di sana ada kamar yang di peruntukan dirinya dan Lasmini istrinya.


Shun Land langsung membersihkan diri dan berbaring di atas tempat tidur Sedangkan Dewi Lasmini belum terlihat saat ini Lasmini sedang menemui dua tamu wanita yang ingin bergabung menjadi pengawalnya yang katanya di utus oleh suaminya.


Setelah selesai menemuinya dan menerima sebagai pengawal juragan dagang utusan keadilan tapi berstatus sementara setelah Shun Land datang baru benar-benar di terima, keputusan Dewi Lasmini demikian karena belum tahu secara pasti orang tersebut ngaku-ngaku atau benar-benar utusan suaminya.


Lasmini langsung masuk kamar merasa kaget karena Shun Land sudah berada di kamar sedang terlentang dia pun segera menawarkan makan. "Kakang apakah sudah makan maaf Lasmini tidak mengetahui kakang sudah pulang". "Sudah Nyai kakang sudah makan" Shun Land berkata sambil rebahan.


"Kakang dua hari ini Lasmini kedatangan banyak orang kemarin kedatangan 24 orang yang mengaku di utus oleh kakang untuk menjadi pengawal utusan keadilan dan untuk hari ini, baru saja saya menemui dua orang wanita sangat cantik walaupun tidak muda lagi mereka bernama Dewi Sukma dan Dewi Darmawati mereka pun berkata di utus olah kakang, apa betul semuanya kakang".


******************

__ADS_1


__ADS_2