LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
408. Sang Garuda 09. Perlindungan Api Abadi pada tuannya.


__ADS_3

Api abadi menjaga raga Shun Land tanpa terkecuali siapapun yang menyentuh raga Shun Land akan merasakan panas yang luar biasa.


"Kakang bangun..... kakang banguuuun.....kakang banguuuun....!!!". Putri Serindang bulan berteriak keras tetapi tidak ada respon sedikit pun.


Putri Serindang bulan kebingungan harus berbuat apa akhirnya putri Serindang bulan memutuskan untuk menunggunya bersama ke empat pelayannya. Tetapi setelah di tunggu sekian lama Shun Land tidak kunjung bangun dari tidurnya.


"Bibi tolong panggilkan permaisuri Dewi Sumayi dan permaisuri May Lien agar cepat kesini". Putri Serindang bulan mempunyai inisiatif untuk meminta bantuan pada kedua permaisuri Shun Land.


Dengan bergegas kedua Pelayan pergi ke ruangan khusus tamu kehormatan kerajaan tindak membutuhkan waktu lama kedua pelayan kembali bersama kedua permaisuri May Lien dan permaisuri Dewi Sumayi.


"Kakak permaisuri saya tidak tahu kenapa tidur kakang prabu Jaya Sempurna seperti itu, semalam sebelum tidur kakang berkata bahwa dirinya merasa ngantuk tidak terhingga tidak seperti biasanya lalu merebahkan tubuhnya dan langsung tertidur, ketika saya akan mengelap keningnya yang berkeringat tangan saya di serang hawa panas yang luar biasa, saya kira ini adalah hal biasa karena kakang prabu telah menguasai ajin Saipi Geni tetapi sampai sekarang belum bangu juga". Putri Serindang bulan menceritakan dari awal.


Permaisuri Dewi Sumayi dan permaisuri May Lien saling pandang mereka berdua pun sama-sama merasa tidak mengerti fenomena seperti ini.


"Adik May di antara istri-istri sang prabu yang paling dekat adalah adik May, adik may coba yang membangunkan". Permaisuri Dewi Sumayi memberikan saran, dirinya teringat ketika waktu kematian ibu angkat Shun Land ibu Kamen di bunuh pendekar tapak besi.


Permaisuri May Lien menggunakan kepala lalu mendekati tubuh Shun Land yang terbaring dengan kilatan-kilatan Api putih di sekujur tubuhnya. Belum juga menyentuh tubuh Shun Land tangan Permaisuri May Lien terpental dan terlihat memerah akan melepuh.


Permaisuri May Lien mempunyai firasat bahwa keadaan ini tidak seperti yang terjadi pada waktu itu, Api ini bergerak sendiri melindungi tuannya. Akhirnya permaisuri May Lien menatap ke permaisuri Dewi Sumayi sambil menggelengkan kepalanya.


Dalam kebingungan dua prajurit datang mengetuk pintu. "Bibi tolong bukakan pintu". Putri Serindang Bulan meminta tolong. Bibi pelayan segera membuka pintu terlihat dua prajurit berdiri di depan pintu lalu berkata.


"Tuan Putri di gerbang istana ada seorang yang ingin menemui Sang prabu Jaya Sempurna, yang mengaku panglima Bajul Pakel dan seorang perempuan bernama Dewi Darmawati dari istana Galuh Purba". Salah satu dari prajurit itu memberikan laporan.


Permaisuri Dewi Sumayi mendahului bicara. "Prajurit penjaga segera bawa mereka berdua kesini secepatnya". Kedua prajurit yang sudah mengetahui posisi permaisuri Dewi Sumayi segera berbalik badan dan dengan langkah cepat menuju ke gerbang istana.

__ADS_1


Boma masuk ke ruangan pribadi raja melihat keadaan Shun Land yang tertidur bagai kan orang mati bergerak sedikit pun, tidak lama lama kemudian panglima Bajul pakel dan Dewi Darmawati datang.


Panglima Bajul pakel memerintahkan semua yang ada di dalam kamar untuk mundur menjauh dirinya akan mencoba untuk membangunkan Shun Land dengan cara mengalirkan tenaga dalam ke tubuh Shun Land.


Panglima Bajul pakel mengerahkan seluruh tenaga dalamnya dan di alirkan ke kedua tangannya dengan tanpa ragu-ragu mendorong kedua tangannya ke arah tubuh Shun Land begitu kedua tangannya hendak menyentuh tubuh Shun Land, tanpa di duga kekuatan api yang sangat besar sebanding dengan tenaga yang di keluarkan panglima Bajul pakel menghantam balik ke arah panglima Bajul pakel hingga tubuh panglima Bajul pakel terlempar dan membentur dinding kamar.


Dari sudut bibir panglima Bajul pakel rembes darah segar menandakan luka dalam yang cukup serius, Dewi Darmawati segera memembantu panglima Bajul pakel untuk berdiri Lalu duduk bersila mengatur pernapasan dan mengalirkan tenaga dalam untuk meringankan luka dalamnya.


Permaisuri May Lien yang ahli dalam pengobatan segera memberikan obat pada Dewi Darmawati untuk di minum kan pada panglima Bajul pakel, untuk membantu menyembuhkan luka dalam panglima Bajul pakel.


Penomena yang terjadi pada Shun Land cepat tersebar ke seluruh pengisi istana Rijang Renah Selawi.


Permaisuri Dewi Sumayi, permaisuri May Lien, putri Serindang bulan dan panglima Bajul pakel akhirnya sepakat untuk memberitahukan permaisuri Sari Tungga Dewi dan Ratu Galuh Sindula di istana Galuh Purba, dalam hal ini Boma menjadi orang yang mendapat tugas untuk menjemputnya.


Boma bergegas menuju pinggir hutan dekat istana yang di sana Sang Legenda Rajawali Api berdiam diri, begitu di atas punggung sang Legenda Rajawali Api Boma berkata,


Dengan sekali hentakan tubuh sang Legenda Rajawali Api melayang di udara dan meluncur dengan kecepatan tinggi menuju istana Galuh Purba.


Sementara itu alam kesadaran Shun Land ada yang menarik ke suatu tempat di sana terbentang daratan luas tak bertepi, tidak ada apa selain Padang rumput yang sangat luas.


Shun Land merasa keheranan mengapa dirinya berada di tengah-tengah Padang rumput tak bertepi ini adalah sesuatu yang baru dalam hidupnya.


Shun Land akhirnya memutuskan bermeditasi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi bari saja matanya mau terpejam empat bayangan duduk mengelilingi Shun Land.


Mereka berempat duduk di sisi kana kiri dan depan belakang, Mata Shun Land yang akan terpejam akhirnya terbuka kembali ingin mengetahui siapa yang duduk mengelilinginya.

__ADS_1


Begitu mata terbuka lebar terlihat empat sosok yang menyerupai dirinya sendiri tidak ada beda sedikit pun. Shun Land beringsut kebelakang karena kaget tetapi spontan menengok ke belakang tetapi di belakang pun sama ada seseorang yang sama dengan dirinya.


Dengan petasan yang kebingungan Shun Land bertanya pada yang di depannya. "Siapakah kalian ini mengapa kalian semua seperti diri ku dan mengapa kalian duduk mengelilingi diri ku yang akan bermeditasi".


Seseorang yang menyerupai Shun Land yang berada di depan menjawab tanpa ekspresi.


"Kami berempat adalah bagian dari dirimu sendiri yang menjadi siang dan malam bahkan bila engkau tertidur pun kami menjaga mu, dari Mereka ada yang menyebut kami dengan sebutan 'sedulur papat ke lima Pacer, empat adalah kami dan Pancer adalah dirimu sendiri, dan banyak lagi sebutan yang aku sandang,....


"Nama ku adalah Akal yang sering kamu gunakan, aku adalah inti sari dari ke dua saudara ku Rasa dan pikir hingga tercipta lah aku, aku bagai mana dirimu membawanya, aku bisa Jahat dan bisa juga baik. Aku juga yang terbaik dari dirimu, kau bisa menentukan baik dan buruk karena ku, dan kau bisa mendapatkan jalan keluar di setiap kesulitan juga banyak karena ku,.....


"Perlu kau ketahui bahwa dirimu baru memili, mengenal dan mengekalkan kata sifat, seperti kau mempunyai mustika merah delima kau bisa mengenal, memahami dan menghindari sifat buruk yang ada pada dirimu,.....


"Kau pun memiliki mustika panca warna dengan mustika ini kau bisa mengenal, memahami dan mengekalkan dalam perbuatan sifat yang baik,....


"Tapi semuanya hanya tahap awal kau memiliki memahami alam kebatinan, karena kau baru mengenal, mamahami kata Sifat, sedangkan sifat selalu bersandar pada kata Zat, Zat dan sifat tidak bisa di pisahkan,.....


"Manusia memiliki Zat dan sifat dalam tubuh wadag dan tubuh halus, tubuh wadag adalah ragamu, sedangkan tubuh halus adalah dirimu sendiri dan kami berempat dan banyak lagi belum kau kenal,......


"Kami berempat ingin mengenalkan diri mu pada hakikat Zat mu dan hakikat Zat Sang Maha Pencipta, mengapa ini bisa terjadi, karena dirimu telah menaklukkan kami, mengarahkan kami dan menghiasi kehidupan kami dengan hal-hal kebaikan yang benar-benar kebaikan sejati di alam semesta ini,.....


"Di sebelah kiri mu dia adalah rasa dan perasaan mu, di sebelah kanan mu dia adalah pikir dan pemikiran mu, dan di belang mu itu adalah kehendak mu, atau Nafsu mu, perlu kau ketahui kata Nafsu berasal dari kata Naf yang artinya keinginan atau kehendak,....


"Kami berempat telah Stabil dalam hakikat kebenaran seorang hamba dalam dirimu, ini berkat usaha berat mu melakukan Laku Ritual Topongrame, itulah yang mengerakan kami untuk menunjukan hakikat siapa dirimu, kami akan mempertemukan dengan diri mu yang sejati,....


"Tanyakan padanya tentang hakikat Zat dirimu dan hakikat Zat Sang Maha Pencipta alam semesta ini, Karena dia adalah manifestasi Sang Maha Pencipta yang ada dalam dirimu".

__ADS_1


_________*****__________


__ADS_2