
Shun Land berpura-pura mencari penginapan yang paling mewah dan Shun Land pun sampai di penginapan Kembang Tanjung yang dulu milik Dewi Kamalia kakak kandung pendekar Dewi kemati Dewi Lerna bawahan Niraya Sura yang telah di bunuh Shun Land di perguruan Gelap ngampar di gua Pawon.
Shun Land dan Lasmini turun dari kudanya 2 orang pelayan laki-laki datang yang bertugas sebagai pengurus kuda "maaf tuan apakah tuan perlu jasa buat perawatan kuda".
"Iya paman silahkan rawat kedua kuda saya sebaik mungkin saya akan menginap 3 sampai 4 hari kedepan". Shun Land menjawab kedua pelayan itu membawa kuda mereka untuk mendapatkan perawatan.
Shun Land dan Lasmini masuk ke kedai penginapan untuk makan hampir seharian perut mereka tidak masuki makanan.
Dua orang pelayan cantik dengan dandanan yang menor menyambut mereka Shun Land berbicara dengan salah satu pelayan setelah itu mereka di antar ke meja yang sepi pengunjung.
Setelah makan Shun Land dan Lasmini di antar ke suatu kamar yang berada paling atas dan paling besar, kamar ini kelas istimewa semua pelayanan ada jasa pijat termasuk layanan kamar.
Lasmini sangat antusias karena seumur hidupnya baru merasakan kehidupan seperti ini, menginap di penginapan mewah adalah suatu hal yang tidak mungkin terlaksana tetapi kali ini kenyataan membawanya menikmati sesuatu hal yang mustahil menjadi nyata.
Pada waktu itu hari sudah masuk menjelang sore waktu sangat pas untuk berjalan-jalan mengelilingi kota atau pun berbelanja. Shun Land menawarkan pada Lasmini apa keinginan untuk berbelanja yang dia inginkan.
"Apakah neng Lasmini akan berkeliling kota Sundapura dan membeli apa yang neng Lasmini inginkan". Shun Land bertanya.
"Bolehkah itu sekarang, tapi Lasmini ingin mandi dulu dan kakang harus menemani ku, Lasmini belum mengetahui jalan takut nyasar dan tidak bisa kembali ke penginapan lagi". Lasmini menjawab apa adanya.
"Kakang tidak bisa menemani tapi jangan khawatir bibi pelayan akan menemani neng Lasmini berkeliling ibukota kakang ingin istirahat". Shun Land menjawab dengan wajah lesu, padahal Shun Land ingin melihat keadaan istana secara diam-diam.
Lasmini mendapatkan jawaban Shun Land hatinya merasa senang dengan tanpa malu-malu memegang kedua pipi Shun Land lalu menciumnya.
"Terimakasih...!!! kakang sangat baik hidup Lasmini seutuhnya milik kakang". Setelah berkata demikian Lasmini pergi sambil menjulurkan lidahnya pada Shun Land.
Shun Land hanya tersenyum dirinya merasa di antara wanita yang dia sayangi hanya Lasmini yang sangat agresif dan sikapnya sangat periang tidak malu-malu.
Lasmini berangkat bersama dua pelayan dengan menyewa kereta kuda kecil untuk berkeliling kota dan berbelanja. (Sejak dulu wanita memang demikian kalau sekarang ada tidak ya seperti Lasmini hihihi).
__ADS_1
Setelah Lasmini pergi Shun Land keluar dari penginapan dengan pakaian seorang pendekar yang di tuju sebuah kapal di pelabuhan, kapal itu berada di sebrang di tambatkan bersama kapal-kapal yang rusak.
Setelah memastikan tidak ada yang melihat Shun Land loncat dengan cepat keatas kapal tersebut dan memasuki geladak bawah. Shun Land menyingkirkan balok kayu yang ada di atas papan geladak kapal setelah itu membuka dua buah papan geladak terlihat berjejer puluhan peti kayu Shun Land mengambil dua buah peti itu dan membuka salah satunya.
"Isinya tidak ada yang berkurang keputusan ku untuk menyimpan peti-peti kepingan koin emas peninggalan Niraya Sura ada manfaatnya" Shun Land bergumam sendiri. Ternyata kapal tersebut peninggalan Niraya Sura yang di dalamnya ada ratusan peti koin emas semuanya ada tiga kapal.
Kapal tersebut di tambatkan oleh Shun Land bersama kapal-kapal perang yang rusak dan memberikan amanat kepada petugas pelabuhan agar tidak ada yang berani menyentuhnya.
Shun Land segera keluar melesat dengan cepat dan masuk ke penginapan melalui atas lewat jendela.
Shun Land keluar melalui pintu biasa menemui seorang pelayanan dan memberikan tugas kepadanya setelah setelah memberikan beberapa keping koin emas sebagai tip Shun Land keluar yang di tuju istana kerajaannya.
------------------------------
Di istana Sundapura dua orang prajurit masuk keruangan pribadi permaisuri Sari tungga dewi "Katakan apa yang kau laporkan hingga ingin langsung menghadap ku". Permaisuri bertanya.
"Cepat katakan seadanya aku tidak akan menghukum mu" permaisuri Sari tungga dewi berkata memberikan jaminan.
"Paduka bersama seorang gadis sangat cantik dan memanggil istri ku, komandan kami merasa ini infomasi sangat penting jadi kami di utus segera untuk melaporkan langsung pada paduka ratu". Prajurit itu mengakhiri laporannya.
Mendengar itu permaisuri Sari tungga dewi wajahnya memerah dan langsung bicara dengan nada sedikit emosi. "Cantik mana gadis itu dengan diri ku menurut mu".
"Kalau cantik sepertinya sama cantik dengan paduka ratu tapi dia lebih muda dan lebih tinggi warna kulitnya pun sama dengan paduka ratu" prajurit itu spontan menjawab dengan jujur.
"Paduka ratu orang tersebut yang mirip dengan paduka raja Shun Land sudah di awasi oleh pasukan khusus senyap karena selain melapor pada paduka pada saat itu ada anggota pasukan khusus senyap yang sedang ikut mengawasi gerbang kota". Prajurit itu menambahkan keterangan.
"Pergilah terimakasih laporannya katakan pada komandan mu kalian boleh berlibur selama satu Minggu karena telah memberikan laporan yang sangat penting". Permaisuri Sari tungga dewi menyuruh prajurit itu kembali bertugas.
Sepeninggal dua prajurit itu permaisuri Sari tungga dewi duduk termangu sambil berpikir keras. "Adik Shun Land apa sebenarnya yang adik rencanakan andai hanya ingin menikahi seorang gadis aku dan yang lainnya tidak keberatan dan tidak akan melarang tetapi jangan membuat kami sangat khawatir menghilang tanpa kabar berita". Permaisuri Sari tungga dewi berkata dalam hati.
__ADS_1
Permaisuri Sari tungga dewi berjalan keluar dari ruang pribadinya lalu mengutus prajurit untuk memanggil panglima pasukan khusus senyap Ki Bajul pakel.
Tidak berapa lama kemudian Ki Bajul pakel datang bukan hanya dia saja permaisuri Dewi Sumayi dan permaisuri May Lien juga datang yang mengetahui masalah ini dari pangeran Sanjaya triloka karena yang sedang mengawasi di perbatasan bawahan pangeran Sanjaya triloka.
"Paman Bajul di mana menginapnya orang yang menurut penjaga gerbang kota 100 persen mirip sang paduka raja sekarang?".
Permaisuri Sari tungga dewi sangat tidak sabar sedangkan kedua permaisuri lainnya hanya diam.
"Sekarang orangnya menginap di penginapan Kembang Tanjung milik ibunda permaisuri May Lien". Ki Bajul pakel menjawab dengan pasti.
Di sini Shun Land meluapkan satu hal yang penting bahwa dirinya mempunyai pasukan khusus senyap yang solid yang sukar untuk menemukannya tetapi sangat efektif untuk mengawasi seseorang.
"Semuanya jangan ikut bertindak atau menemuinya aku sendiri yang akan menanganinya dan menemuinya, andaikan betul dia benar sang paduka raja mungkin ada yang sedang dia rencanakan jangan sampai rencananya gagal, andai dia bukan paduka raja kita akan memanfaatkannya".
Permaisuri Sari tungga dewi berkata dengan tegas.
"Aku menurut saja apa yang kakak Sari putuskan betulkan Adik May Lien". Permaisuri Dewi Sumayi menyetujui dan meminta pendapat permaisuri May Lien.
Permaisuri May Lien menjawab "Betul kata kakak Dewi tapi bila betul dia paduka raja Shun Land kakak Sari harus membawanya ke istana saya kangen banget". Permaisuri May Lien tidak bisa menahan perasaannya kehilangan orang yang sangat dia cintai dan sayangi, di akhir ucapannya terisak kecil dan berlari ke luar menuju ke kediamannya.
Mereka yang berada di sana hanya menarik nafas dalam-dalam bisa memaklumi keadaan permaisuri May Lien karena di antara mereka bertiga yang paling dekat dengan Raja Shun Land adalah permaisuri May Lien.
"Adik Dewi Putri Serindang bulan jangan di kasih tahu dulu informasi ini dia kadang masih terbawa perasaan saya ingin hal ini tidak menimbulkan kekacauan di istana". Permaisuri Sari tungga dewi memberi arahan pada permaisuri Dewi Sumayi.
"Aku akan menyamar sebagai pendekar wanita untuk menemuinya sementara aku menemui orang tersebut adik Dewi Sumayi mengantikan posisi ku sebagai pemimpin di istana ini". Permaisuri Sari tungga dewi memberikan perintah dengan tegas setelah itu dia pergi ke kediamannya.
--------------&&&&&-------------
HBD RI semoga di bulan jadi RI tahun ini rakyat di seluruh negeri semakin makmur dan sejahtera Aamiiin
__ADS_1