LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
135. Rumah makan kembang Tanjung


__ADS_3

Melihat ini Ki Bajul pakel bertambah bimbang apa pemuda tampan apa pemuda gendut orang yang harus di jemput.


Mereka semua Makan dengan lahap sudah beberapa Minggu mereka tidak merasakan makan darat yang lezat.


Setelah makan Nahkoda Lemo-lemo memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan ikan ikan laut yang telah di kering dengan jumlah yang sangat banyak.


Ikan-ikan itu pemberian Naga bumi Sabui yang di keringkan.


Para pekerja pelabuhan dan pelayan laki-laki Rumah makan kembang tanjung membantu membongkar muatan ikan kering,


Yang masih duduk di meja makan pangeran Shun land, pangeran Makkamaru, putri Dian Prameswari dwibuana, Boma serta Nahkoda Lemo-lemo.


Dewi Kamalia menghampiri mereka dan duduk di dekat pangeran Shun land.


"Tuan pendekar Satria Nusa kencana apa tuan akan menginap atau langsung melanjutkan perjalanan". Dewi Kamalia bertanya.


Pangeran Shun land langsung menjawab, "kemungkinan kami akan menginap di sini dulu untuk memastikan sesuatu, setelah itu kami berempat akan melanjutkan ke tujuan kami".


"Baiklah kalau begitu saya rasa sebaiknya tuan Satria dan kawan-kawan menginap di penginapan saya, akan saya persiapkan kamarnya kira-kira butuh berapa kamar tuan".


Dewi Kamalia lanjut bertanya.


"Saya butuh tiga, dan untuk paman Limo-limo berapa ?" Pangeran Shun land bertanya pada Nahkoda Lemo-lemo, dia segera menjawab. "saya rasa tiga kamar tuan Satria".


"Tuan Satria dan tuan-tuan semua silahkan ikuti saya penginapan saya bersebelahan dengan rumah makan kembang Tanjung ini".


Dewi Kamalia berdiri lalu melangkah di ikuti oleh pangeran Shun land dan rombongan.


Setelah mereka semua keluar, Ki Bajul pakel memanggil salah satu pelayan untuk membayar makan dan minum di sana, setelah membayar Ki Bajul pakel membisikan sesuatu ke pelayan tersebut lalu memberi beberapa keping uang emas, pelayan itu mengangguk mengerti lalu berlalu.


Penginapan itu terdiri dari 3 lantai lantai pertama tempat makan lantai kedua dan ketiga terdiri dari kamar elite dan kelas vip.

__ADS_1


Pangeran Shun land memilih kelas elite, di lantai dua kelas elite, berjejer delapan kamar di satu sisi dan sisi lainnya juga sama jumlah keseluruhan ada 16 kamar di tengah-tengah antara pintu di pisah tangga naik kelantai tersebut.


Sinar lembayung menyinari pelabuhan Tarumanagara sinar kekuningan membuat yang terkena sinar itu berubah warna kekuningan. Matahari terlihat lelah ingin segera istirahat di ganti sang rembulan yang sinarnya sangat sendu.


Di ujung kamar paling ujung pangeran Shun land sedang duduk merasa ada yang salah, dia pun segera mengingat kembali kejadian demi kejadian dari peristiwa di terpa badai sampai sekarang.


Setelah merasa ingat dia menepuk jidatnya sendiri. "Mengapa aku jadi lupa, bagai mana paman Sarpa harus cepat sampai kalau tidak di bantu naga bumi Sabui".


Pangeran bermeditasi masuk ke alam batinnya lalu mengirimkan telepati ke naga bumi Sabui, "Naga bumi Sabui kau harus menjemput paman Sarpa di pelabuhan Kutai khal, dan kau Garuda datang lah ke pelabuhan Tarumanagara tapi jangan menampakan diri di tempat umum".


Kedua sahabat yang sedang istirahat di hamparan rerumputan di tengah rawa batu jaya. Mereka serempak menjawab "baik tuan muda junjungan kami, kami segera berangkat".


Sang naga bumi Sabui terbang ke arah selatan sedangkan sang Rajawali Api terbang menuju barat ke arah pelabuhan Tarumanagara.


Malam telah menjelang seekor burung besar hinggap di atas suhunan bangunan penginapan dengan gagah dia adalah sang Rajawali Api.


Di temaram malam sesosok laki-laki tegap mengawasi penginapan itu, setelah di rasa cukup sepi dia melangkah menuju ke penginapan, tapi sebelum jauh melangkah matanya yang tajam melihat keatas seekor burung Rajawali raksasa terbang rendah dan hinggap di suhunan bangunan yang dia tuju.


Ki Bajul pakel yang sudah dapat keterangan dari pelayan rumah makan kembang Tanjung di kamar mana pangeran Shun land menginap.


Dia sekarang menuju penginapan tersebut tapi di kagetkan ke hadiran sang Rajawali Api. Dia berbicara pelan, "Tenang sang Rajawali Api aku tidak berniat jahat pada tuan muda mu". Sang Rajawali Api melirik ke arah Ki Bajul pakel seakan mendengar ucapan ki Bajul pakel.


Ki Bajul pakel melanjutkan langkahnya masuk ke penginapan Kembang Tanjung milik Dwi Kamalia.


Ki Bajul pakel yang sudah memesan kamar langsung naik ke lantai dua dia langsung ke pintu kamar pangeran Shun land,


Sebelum di ketuk terdengar dengar suara dari dalam "silahkan tuan masuk pintu tidak di kunci". Ki Bajul pakel kagum akan kewaspadaan penghuni kamar tersebut.


Ki Bajul pakel langsung masuk dan menutup pintu rapat-rapat, "maaf mengganggu istirahat Ki sanak, tapi saya terpaksa lakukan karena tugas yang saya emban". Ki Bajul pakel langsung memulai pembicaraan setelah duduk di bangku berhadapan dengan pangeran Shun land.


"Tidak apa tuan pendekar ada keperluan apa hingga pendekar yang berilmu tinggi ini menyempatkan diri berkunjung menemui saya". Pangeran langsung bertanya dengan sopan dan santun.

__ADS_1


Ki Bajul pakel sangat terkesan dengan kalimat yang di ucapkan pangeran Shun land dia pun segera menjawab, "saya ini ingin bertanya tentang seseorang yang berjulukan pendekar Legenda Rajawali api, ada satu pesan dari guru saya yang harus saya sampaikan kepadanya".


Pangeran Shun land tersenyum dia sudah tau apa yang di katakan pendekar yang ada di hadapannya. "Saya tahu tuan ini adalah Ki Bajul pakel kakak seperguruan pendekar syair kematian apa itu benar ?".


Mendengar ini Ki Bajul pakel tambah kaget orang yang di hadapannya sudah tau namanya sebelum dirinya menyebutkannya.


"Dari mana Ki sanak ini tahu nama ku". Ki Bajul pakel bertanya dengan penasaran.


"Saya di beri tahu olah pendekar syair kematian paman Antaka". Pangeran Shun land bicara tidak ada yang di tutupi.


"Sebenarnya Ki sanak ini siapa itu pun bila Ki sanak tidak keberatan".


"Saya ini adalah atasan paman Antaka yang sekarang ini saya angkat jadi panglima perang di kerajaan saya, dan dia sekaligus orang kepercayaan saya nomor satu yang memegang pasukan khusus di kerajaan Kutai khal" pangeran Shun land menjawab.


"Kalau begitu ki sanak ini Raja kerajaan Kutai khal, anda itu manusia terpilihan yang mempunyai tubuh 4 lintang ke5 pancer, anda pendekar Legenda Rajawali api". Ki Bajul pakel nyerocos ingin memastikan.


Pangeran Shun land hanya mengangguk.


Ki Bajul pakel langsung berlutut dan menghaturkan sembah bakti.


"Salam hormat paduka dan terima sembah bakti saya maaf saya telah lancang kepada paduka manusia terpilih".


"Bangunlah Ki Bajul pakel katakan tugas apa yang harus di sampaikan kepadaku dari guru Ki Srengga pada ku". Pangeran segera bertanya pada inti masalah.


Ki Bajul pakel kembali duduk lalu bicara maksudnya, "paduka saya di utus oleh guru Ki Srengga untuk menjemput paduka untuk segera menemuinya".


"Terima kasih paman Bajul pakel saya juga bermaksud ingin menemui guru Ki Srengga segera, tapi saya ingin memastikan dulu sesuatu tentang pengikut saya bila dia sudah datang saya langsung ke sana, apa paman tidak keberatan menunggu beberapa hari lagi paling lambat satu Minggu" pangeran Shun land langsung mengemukakan rencananya.


Ki Bajul pakel menjawab "tidak apa-apa paduka itu terserah paduka, saya yakin keputusan paduka mempunyai pertimbangan yang lebih baik".


Setelah bicara hal-hal yang penting lainnya Ki Bajul pakel pamitan dia kembali ke kamarnya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2