LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
20.Latih tanding 2


__ADS_3

''Paling putri kurus itu yang selalu ganggu kakak Shun andai ilmu olah Kanuragan ku tinggi akan aku tendang jauh sampai ketengah laut biar lupa jalan pulang'' Dewi sumayi bersungut-sungut.


Shun Land melotot ke arah Boma karena memancing singa tidur yang kena imbasnya kemarahannya Dia.


''Mari kita mulai latihan'' panglima Shu khal melerai


''Apa nak Shun sudah siap'' lanjut sang panglima


''Siap paman'' Shun land memasang kuda-kuda sangat kokoh perlahan aura keluar dari tubuh Shun Land semakin lama semakin meluas, auranya menekan tapi tidak mengintimidasi tapi membuat jiwa yang terkena aura itu merasa kecil dan ingin mematuhi segala perintah


Panglima Shu khal terhenyak mendapatkan tekanan aura Shun Land, apa yang sebenarnya yang ada di dalam tubuh ponakannya hingga mempunyai aura yang berbeda dari yang lain.


Panglima Shu khal pun melawan aura Shun land dengan mengeluarkan seluruh aura bertarungnya hingga ia tak terpengaruh oleh aura Shun Land


Shun Land menyerang dengan jurus pertama macan kumbang sambil berteriak


''Tapak harimau penghancur raga''


Tubuh Shun land melesat kedua tapaknya di depan mengeluarkan hawa panas mengarah ke dada panglima Shu khal.


Dengan gesit panglima berkelit sedikit ke kanan, tapi tidak berhenti di situ serangan tepak harimau Shun land berubah arah kekiri dengan di lambari ilmu saipi angin serangan Shun Land bagai kilat


Mendapat serangan tiba-tiba panglima dengan spontan menghalau serangan itu dengan mendorong kedua telapak tangannya membentuk pertahanan


Dua kekuatan tenaga dalam beda elemen bertemu menimbulkan riak gelombang di sekitar, yang satu riak gelombang kekuatan api yang satu lagi riak gelombang kekuatan air


Boma dan Dewi sumayi menyingkir agak jauh mereka tidak ingin kena pantulan dua kekuatan.


Dua pasang mata memperhatikan keduanya tercengang melihat kekuatan Shun Land yang diam diam memiliki ilmu olah Kanuragan yang tinggi


Kedua pasang mata itu di sudut yang berbeda yang satu memancarkan pandangan kebencian sedangkan yang satu lagi memancarkan rasa kekaguman dan cintaan yang dalam


Latih tanding semakin seru mereka saling serang dan menghindar hanya sesekali terjadi bentrokan


Shun Land meloncat ke udara dan meluncur dengan kecepatan yang lebih tinggi dia menggunakan jurus ketiga dari ilmu tapak harimau nya

__ADS_1


''Tapak harimau penghancur jiwa''


Mendapati serangan cepat panglima Shu khal tidak bisa menghindar dia membuat tameng dari tenaga dalamnya


JEDAAAAR.......


Suara benturan keras terjadi panglima Shu khal Terpundur 3 langkah sedangkan Shun Land terpantul dan bersalto di udara turun dengan mulus tanpa cedera


''Paman rasa cukup nak Shun Land'' panglima menghentikan latih tanding karna kalau di teruskan akan ada yang terluka.


''Bagai mana paman kekuatan serangan jurus jurus tapak harimau kumbang menurut paman, Shun Land hanya menggunakan setengah tenaga dalam yang saya miliki'' Shun land meminta pendapat sang paman


Mendengar ini panglima Shu khal tidak bisa membayangkan kekuatan sang ponakan bila mengunakan kekuatan penuhnya,


Salah satu pemilik pasang mata yang mengintip latih tanding itu juga sangat kaget orang yang disangka lemah ternyata mempunyai kekuatan yang tinggi


''Aku harus mencari orang yang mempunyai ilmu kanuragan yang tinggi untuk membunuh pangeran itu'' berkata dalam hati


Sedangkan pemilik sepasang mata yang lain ternyata seorang gadis cantik tinggi semampai di wajahnya terpancar kegembiraan rasa kekhawatiran yang hinggap di hatinya kini hilang, dia pun segera pergi dengan diam-diam


Dewi sumayi segera berlari menghampiri Shun Land


Boma nyeletuk


''Mending minta Ama aku aja yang ngajari''


Dewi sumayi melirik terus menjawab dengan ketus


''Kalau kau yang ngajari aku pasti di racun oleh Mawinei''


Semua tertawa.....


''Kakak Shun Paman panglima sekarang makannya di rumah Dewi aja'' Dewi sumayi sengaja mengundang mereka untuk mendekatkan sang panglima dengan ibunya


''Aku di ajak dooong'' Boma protes tak ikut di undang

__ADS_1


''Kamu juga ikut tapi makannya jangan banyak-banyak nanti yang lain kehabisan'' Dewi sumayi berkata sambil tertawa-tawa melihat Boma menghiba ingin di ajak


''Tapi aku tak jadi ikut ada janji sama mawinei Nemani berlatih menunggang kuda'' Boma berkata dengan sambil mau berjalan keluar.


''Boma temani aku kerumah Dewi'' Shun land meminta Boma untuk menemaninya


Melihat ketiga pemuda dan pemudi ini panglima merasa bahagia hubungan persahabatan mereka sungguh erat.


Mereka berempat empat berjalan menuju kediaman tetua dua Sri khal yang masih dalam lingkungan istana.


...............


Hiruk pikuk ibu kota kerajaan Kutai khal yang baru berdiri sangat ramai dengan berdatangannya para bangsawan dari dalam ataupun dari luar kerajaan.


Mereka ingin menyaksikan kontes latih tanding olah kanuragan yang akan dilaksanakan beberapa hari mendatang.


Keluarga istana pun semuanya sibuk menyambut para bangsawan ataupun para saudagar yang semuanya menjalin hubungan kerjasama dengan pihak kerajaan.


Perlu diketahui di zaman itu belum ada kerajaan yang berdiri


Memang sebelum kerajaan Kutai khal berdiri, telah ada satu kerajaan berdiri mendahului kerajaan Kutai khal, tapi kerajaan itu adanya jauh di seberang lautan di dataran luas Selatan.


Dari seluruh pelosok daratan luas Sunda ageng para bangsawan berdatangan untuk belajar sistem kerajaan, karena pada saat itu belum ada yang disebut Kerajaan, yang ada hanya perkumpulan perkumpulan itupun tidak mempunyai struktur seperti kerajaan,


Kelompok-kelompok itu hanya dipimpin salah satu dari mereka sehingga keamanan sangat rawan dan kesejahteraan anggota kelompok itu sangat tidak terjamin.


Berbeda dengan sistem kerajaan yang di sana ada keamanan dan kesejahteraan untuk seluruh rakyatnya.


Di salah satu sudut kota telah disediakan sebuah arena dengan luas kira-kira seluas lapangan bola


Di sekeliling arena itu disiapkan tempat duduk untuk para penonton


Di salah satu sisi arena ada tenda besar dilengkapi dengan tempat duduk yang nyaman dan dijaga oleh para prajurit dengan ketat, tempat itu disediakan untuk rombongan istana dan para koleganya.


Seluruh lapisan masyarakat sangat antusias untuk menyambut kontes latih tanding para putra dan Putri pembesar kerajaan. ini adalah kesempatan yang jarang disaksikan oleh seluruh lapisan masyarakat.

__ADS_1


Kesempatan ini tidak disia-siakan untuk melihat para pangeran ataupun para anak bangsawan.


...****************...


__ADS_2