
Sang Legenda Rajawali Api bicara lagi memecah kesunyian, "Aku sudah melacak jejak aura Naga Api Hitam tapi, ku telusuri tapi akhirnya hilang di lautan, aku rasa Mara Deva berada di luar dataran Sunda lain, hingga sangat sulit untuk menemukannya".
"Kita sulit menemukannya mungkin sang maha Pencipta belum mengizinkan kita untuk memusnahkannya, tetapi jika saatnya tiba kita tidak perlu lagi takut karena setidaknya gabungan kekuatan kita bisa memusnahkan Pancasiksa biang dari semua permusuhan,........
,....... Sekarang waktu belum pertengahan hari bagian mana kalau aku mempertahankan mu dengan orang yang mengasuh mu, mungkin kau juga ingin tahu cerita kedua orang tuamu yang belum kau ketahui". Shun Land berkata dan ingin mempertemukan Sang Legenda Rajawali Api dengan raja Purba manusia Raksasa Taksaka.
"Kita berangkat sekarang". Sang Legenda Rajawali Api berkata dengan semangat, hatinya sangat sudah tak sabar ingin segera mengetahui kejadian masa lalunya terutama tentang kedua orang tuanya.
Shun Land langsung meloncat ke punggung sang Legenda Rajawali Api dengan sekali hentakan kakinya sang Legenda Rajawali Api melesat ke udara. Dengan kecepatan tinggi sang legenda Rajawali api terbang ke arah barat.
Sampailah di atas gunung Merapi, Shun Land berkata pelan, "apa kau tahu di mana tempatnya".
Sang Legenda Rajawali Api menyahuti. "Bagai mana aku tahu kalau kau tidak memberitahu".
"Makanya jangan sok asal pergi saja belum mengetahui yang di tuju asal terbang saja dasar burung emprit". Shun Land menyalahkan.
"Dasar pemuda semprul cepat kasih tahu jangan ngomel seperti istrimu yang baru itu mulutnya kaya orang makan kacang". Sang Legenda Rajawali Api bersungut-sungut.
"Kita kembali lagi ke alas Purwo sebelah Utara istana kebangsawanan Wajak, di tengah alas Purwo yang paling lebat kita turun". Shun Land memberikan arah lokasi.
Sang Legenda Rajawali Api memutar dengan cepat tidak lama sudah berada di hutan yang sangat lebat dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi saking lebatnya tidak terlihat tanah tertutup rimbunnya dedaunan dan dahan pohon saling berhubungan.
"Kita turun dari sini itu ada halaman yang jarang pohonnya". Shun Land menunjuk kearah halaman yang sedikit luas.
Sang legenda Rajawali Api tanpa banyak bicara langsung meluncur ke bawah dan menjejakkan kakinya ke tengah lapangan.
__ADS_1
Di lihat ada seekor burung besar penduduk manusia purba raksasa keluar dari rumah masing-masing mengerumuni sang Legenda Rajawali Api.
Sang legenda Rajawali api melihat manusia purba raksasa yang badannya dua kali lipat manusia biasa bahkan ada yang lebih di perasaannya seperti mengingat manusia seperti ini tetapi entah di mana.
Dari rumah yang paling besar keluar empat orang yang paling tinggi besar dan paling tua berjalan ke arah sang Legenda Rajawali Api, manusia purba raksasa lainnya memberikan jalan.
Mata sang Legenda Rajawali Api menatap raja manusia purba raksasa Taksaka tanpa berkedip samar-samar ingatannya mengingat wajah tersebut tapi entah di mana dan kapan tidak mengingatnya. Memang wajah raja manusia purba raksasa Taksaka mirip dengan Leluhur ayah roh sang legenda Rajawali Api.
Raja manusia purba raksasa Taksaka berjalan mengelilingi sang Legenda Rajawali Api sambil bicara, "Aku tidak menyangka akan di beri kesempatan untuk berjumpa Burung legenda dari awal sejarah daratan Sunda land seekor burung yang hanya ada satu-satunya di semesta ini betapa Agungnya Sang Maha Pencipta membuat ciptaannya menjadi abadi sampai ribuan tahun, kata leluhur burung Legenda ini dapat mengeluarkan kekuatan api apa benar tuan Jaya Sempurna...?".
Raja manusia purba raksasa Taksaka mengakhiri bicaranya dengan bertanya pada Shun Land. Shun Land langsung bicara sambil menepuk sayap sang Legenda Rajawali Api.
"Biasanya kau suka pamer, terbanglah mengelilingi halaman ini dengan api mu, nanti paduka raja akan menceritakan masa lalu mu".
Tanpa di perintah kedua kali sang Legenda Rajawali Api melesat ke angkasa sambil merentangkan kedua sayapnya perlahan kobaran api keluar di setiap bulu-bulunya meliuk liuk di udara.
Sang Legenda Rajawali Api turun perlahan Apinya pun perlahan padam dan mendarat di tempat semula. Sang Legenda Rajawali Api berkata melalui telepatinya kepada Shun Land.
"Cepat katakan siapa dia kenapa aku secara samar seperti pernah melihatnya tapi entah di mana".
"Dia adalah keturunan yang mengasuh mu sejak kecil". Shun Land menjawab singkat.
"Paduka raja Taksaka Garuda ini mengerti bahasa manusia, dia saya ajak kesini agar mendengar langsung dari paduka tentang cerita kelahirannya, dia sangat ingin tahu tentang kedua orang tuanya dan alasan mengapa dia berbeda dari yang lainnya".
Shun Land bicara pada raja manusia purba raksasa agar menceritakan ulang kisah kelahiran sang legenda Rajawali api sahabatnya.
__ADS_1
Mereka semua akhirnya duduk di halam itu karena bila masuk ke pendopo tentunya tidak akan memuat sang Legenda Rajawali Api karena tubuhnya yang besar dan tinggi.
Raja manusia purba raksasa Taksaka menceritakan cerita turun temurun, cerita sang Legenda Rajawali Api awal sampai akhir, ketika raja manusia purba raksasa Taksaka sampai pada cerita kedua orang tuanya yang begitu ingin dirinya lahir dan sampai mengorbankan nyawanya, sang Legenda Rajawali Api menitikkan air matanya, perasaan merasa hancur karena kelahirannya kedua orang tuanya sampai mengorbankan nyawanya.
Sang Legenda Rajawali Api kepalanya menunduk di bahu Shun Land, darah sang Legenda Rajawali Api yang sudah menyatu dengan darah Shun Land menjadikan Shun Land bila merasakan kesedihan Sang Sahabat Legenda Rajawali Api.
Sampai cerita di bagian anak pengasuhnya yang sedang sakit, sang Legenda Rajawali Api sedikit kaget karena memori yang hilang saat itu ada yang kembali bahwa dirinya adalah rohnya adalah dari anak sang pengasuh.
Sang Legenda Rajawali Api sekarang menjadi mengerti mengapa dirinya seperti manusia karena pada dasarnya dirinya dulu adalah anak manusia yang kerena welas asih sang maha Pencipta bisa menyatu dengan tubuh sang Sahabat dan bisa hidup begitu lama.
Ingatan Sang Legenda Rajawali Api tentang dulunya manusia hilang tak bisa kembali selama-lamanya, ingatan itu di hapus oleh Sang Maha Pencipta karena bila ingatan itu tidak di hapus maka ini akan merusak tatanan hukum alam semesta, sedangkan itu tidak mungkin terjadi sebab Sang Maha Pencipta tidak akan mungkin menarik keputusan yang sudah di buatnya.
Sampai akhir cerita tidak ada yang berani bicara, semuanya serius mendengarkan raja manusia purba raksasa Taksaka bercerita. Di antara para penduduk manusia purba dulunya bila di ceritakan cerita Legenda Rajawali Api banyak yang tidak tertarik dan memilih pergi karena cerita itu bagi mereka hanya sebuah dongeng.
Setelah melihat sendiri bahwa mahluk yang di anggapnya hanya mitos sekarang ada di depannya mereka mendengarkan cerita Sang Legenda Rajawali Api dengan sangat serius.
*****************
Ada yang ingin saya sampaikan pada sahabat semua. Menyangkut ada yang bertanya kenapa banyak mengunakan Nama depan Dewi.
Perlu di ketahui Bahwa kata Dewi mempunyai dua makna 1. Dewi sebagai gelar, jaman dahulu sebutan Dewi di sematkan sebagai gelar bangsawan pada perempuan. 2. Dewi hanya nama biasa.
Berbeda dengan Nyai, kata nyai jaman dahulu di sematkan kepada Wanita yang di tuakan.
Contoh. Nyai Dewi Maemunah. Ini mempunyai arti, Maemunah ini Wanita bangsawan sekaligus seorang wanita yang di tuakan.
__ADS_1
koreksi bila ada salah melalui komentar atau pun kirim DM, terima kasih