
"Kedua permaisuri ku putri malu dan Dewi angin kita harus turun gunung ada hadiah cukup besar dengan satu tugas cukup untuk hidup 5 tahun makan tidur dan bercinta sepanjang waktu hahahaha".
Ki Kala Durga berkata dengan gembira, Ki Kala Durga memiliki tubuh jangkung kurus tapi masih terlihat muda padahal usianya seumur Ki Srengga bahkan mendekati leluhur Ki Bagus Atma.
"Mungkin berita hadiah besar ini ada kaitannya dengan Mara Deva yang mengaku utusan tuhan tapi di kalahkan oleh pendekar legenda Rajawali Api yang muncul kembali setelah ribuan tahun tidak ada kabar beritanya". Putri malu memberi pendapat.
Di timpali Dewi angin-angin.
"Andai saja pendekar tua Bangsawan To Wana dari teluk Bone daratan luas Sula dan pendekar dari bangsawan Kajang di Bulu kumba ikutan Kita bisa reunian, tapi bagai mana dengan si bang*** Bagus Atma semoga dia terkubur oleh lahar Krakatau". Dewi angin-angin sepetinya mempunyai dendam kesumat pada Leluhur Ki Bagus Atma.
Waktu muda Dewi angin-angin mempunyai kekasih Sukma aji dalam memperebutkan tombak trisula senjata leluhur agung Jatiraga, Sukma aji tewas oleh leluhur Ki Bagus Atma sedangkan Dewi angin-angin di tolong Ki Kala Durga lalu menjadi kekasih keduanya Ki kala Durga.
Sukma aji adalah kakak dari Dewi Sukma pendekar putri malu guru Nyai Siren orang tua mereka adalah pencipta ilmu Gendam mereguk Sukma yang mempunyai jalur ilmu Kanuragan pada Aji Raksa murid dari Suda paksi kakek guru Ki Srengga.
Sebenarnya pusaka tombak trisula senjata langit tingkat tinggi ini pernah menggemparkan dunia persilatan kala itu dan dapat di selamatkan oleh leluhur Ki Srengga.
Junjungan Mara Deva sendiri tahu pada waktu itu tapi karena belum pulih kekuatannya, dia tidak ikut campur memperebutkan tombak trisula, tapi dia berusaha merebut tombak trisula raja agung Jatiraga dengan cara menyamar berpura-pura sedang mencari guru.
Dan di rasa tidak berhasil niatnya junjungan Mara Deva membawa kabur putri satu-satunya leluhur Ki Bagus Atma Dewi Iswari Tunggal Pertiwi Buyut dari Shun land.
"Andai ada kesempatan kita akan balas kematian suami mu kakang Sukma aji pada keturunan bang**t Bagus Atma". Putri malu menimpali ingin membalas kematian kakak kandungnya pewaris ajian merenggut Sukma.
Dewi Sukma atau Putri malu belum mengetahui murid satu-satunya nyai Siren telah di bunuh oleh Shun Land andai dia tahu pasti akan menuntut balas atau membuat masalah dengan cara membuat fitnah agar nama raja Tarumanegara Shun land buruk di mata rakyatnya.
__ADS_1
"Aku akan mengajak kalian turun gunung tapi kalian harus berjanji jangan terlalu menampakkan diri apalagi berurusan terang-terangan dengan pihak kerajaan itu akan membuat kita terjebak oleh masalah yang tidak perlu". Ki Kala Durga memperingati kedua sahabatnya sekaligus kekasihnya.
"Aku siap dengan syarat mu, kita bisa bersenang-senang dengan para anak muda yang masih manis dan polos bisa menambah awet muda kita Hahahaha". Putri malu yang terlihat cantik dan menggemaskan menampakan sisi gelapnya.
"Kemana kita akan melangkah kakang kala untuk mengambil hadiah kita". Dewi angin-angin bertanya.
"Menurut sumber yang kudapat kita ke pelabuhan Cilamaya di sana kita akan bertemu dengan orang yang akan memberikan kita jutaan koin emas". Ki Kala Durga setelah berkata melesat keluar goa di ikuti kedua sahabatnya Dewi angin-angin dan Dewi Sukma.
Kejadian demi kejadian terus beruntun di berbagai tempat perbuatan bejad dan keji yang mengunakan atribut dan pakaian perguruan aliran putih membuat nama perguruan itu tercemar di mata Kalayak untuk di seluruh penjuru negeri khususnya di daratan luas Dwipa.
Di kalangan bawah pengikut perguruan menjadi saling curiga dan tidak sedikit yang sampai pada pertarungan adu nyawa.
Ketika di telusuri oleh para petinggi perguruan mereka menghilang bagaikan hantu.
Panglima Antaka tidak bisa berbuat banyak hingga karena para telik sandinya tidak bisa melacak pembuat onar alasan mereka enggan menyelidiki lebih lanjut karena menyangkut perguruan besar yang sudah mempunyai kepercayaan langsung dari Raja Shun land.
Panglima Antaka memberikan kepemimpinan pasukan khusus senyap pada kakak seperguruannya yang ilmu olah Kanuragannya lebih tinggi Ki Bajul Pakel untuk memegang kepemimpinan untuk sementara waktu.
Panglima Antaka merasa malu jika raja Shun Land kembali ke istana mengetahui ke kacauan ini, panglima Antaka mempunyai keputusan untuk turun tangan langsung menyelidiki kasus ini siapa yang menjadi dalangnya.
Di antara para petinggi kerajaan Tarumanagara tidak ada yang menduga bahwa dalang kejadian ini adalah junjungan Mara Deva, mereka menyimpulkan Junjungan Mara Deva tidak akan berani macam-macam karena akan lama untuk memulihkan kekuatannya.
Panglima Antaka memulai penyelidikan di daerah terdekat ke perguruan Singa perbangsa yang di pimpin Ki Aria Wirasaba sekaligus besan pihak istana.
__ADS_1
Perguruan itu pun tidak lepas dari fitnah golongan Asvaghosa yang di pimpin Bandi dan kedua temannya. Bandi sendiri di beri saran juragan Tarman untuk mengganti nama menjadi juragan Bangor atau juragan Ray pemasok ikan laut di pelabuhan Cilamaya.
Pada saat itu Shun land sedang berada di Daratan luas Swarnabumi tempat di daerah Toba Samosir.
Asvaghosa saat ini sedang bersenang-senang di dalam ruang bawah tanah kediaman juragan Tarman dengan tenang, karena orang kepercayaannya walau pun tidak memiliki ilmu olah Kanuragan tinggi tetapi Bandi yang berganti nama juragan Bangor memiliki kemampuan mengatur dan melaksanakan rencananya dengan rapi ini melebihi kemampuan Upiak Arai mantan bawahan Niraya Sura.
Pembunuh bayaran yang di rekrutnya pun bukan pendekar ecek-ecek tapi sekelas ketua pembunuh bayaran Ki tapak sakti dahulu.
Tiga orang berjalan mendekati sebuah rumah yang depannya ada bangunan semacam joglo banyak orang di sana sedang mengemas ikan.
"Maaf tuan-tuan saya ingin bertanya apa benar ini rumah juragan Bangor saya ingin bertemu dengannya mau memesan ikan laut putih darinya". Seorang perempuan cantik dengan pakai bawahan yang mempunyai belahan sampai ke bagian paha atas bertanya dengan manis.
Dia adalah putri malu yang telah sampai di kediaman juragan Bangor mengatakan memesan ikan laut putih adalah sebuah kode seorang pendekar pembunuh bayaran yang ingin mendapatkan sebuah pekerjaan.
Samin sebagai pencatat keluar masuk ikan sekaligus penerima tamu mendapatkan pertanyaan ini langsung menjawab.
"Nyonya ini mempunyai uang untuk memesan ikan laut putih yang begitu mahal".
Jawaban Samin menanyakan uang adalah pertanyaan samaran ingin mengetahui gelar dan nama pembunuh bayaran yang ingin mendapatkan target.
"Aku ini tiga raja kematian dari neraka". Putri malu mendekatkan wajahnya ke telinga Samin dengan gaya yang lues dan manja kaki kanannya di naikan ke sisi kursi jelas saja terlihat pemandangan indah putih mulus kaki jenjang milik putri malu dekat dengan pandangan Samin membuat jantung dan kelelakian Samin otomatis ngamuk.
____*****____
__ADS_1