LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
196. Kekuatan besar menurut tanggung jawab besar, Ajian Rawarontek


__ADS_3

"Ilmu Ajian Rawarontek pada dasarnya mengembangkan ilmu Saipi Banyu dan ilmu saipi Bumi, Pancasiksa mempunyai kecerdasan luar biasa di bantu oleh para iblis yang selalu berada di sisinya hingga dia mampu menciptakan ilmu Ajian Rawarontek yang menentang kodrat manusia, ini juga sebagai tantangan dan ujian bagi diri kita untuk lebih serius memikirkan khalayak banyak dari pada urusan kita". Leluhur Ki Bagus Atma menambahkan.


Shun land termenung pikirannya terforsir untuk menebak inti sari dari ilmu Ajian Rawarontek.


"Eyang apa ilmu Ajian Rawarontek mempunyai kekuatan untuk menyerang yang dahsyat'. Shun land bertanya dengan serius.


"Tidak cucu ku ilmu Ajian Rawarontek hanya khusus untuk meregenerasi seluruh badan dari organ dalam sampai organ luar, kekuatan untuk menyerang tetap saja mengunakan kekuatan tenaga dalam dan ilmu Saipi angin dan Saipi Geni begitulah yang eyang ketahui". Leluhur Ki Bagus Atma menjelaskan.


"Dulu guru ku Darma Yuda pernah bertarung dengan Mara Deva pertama keadaan berimbang malah sepuh Darma Yuda lebih unggul karena lebih sempurna menguasai ilmu saipi angin dia bisa bergerak seperti angin sampai tidak terlihat, tetapi lama kelamaan sepuh Darma Yuda kehabisan tenaga dalamnya, sedangkan Mara Deva setiap dia menapak ke bumi luka dan tenaga dalamnya pulih dengan cepat". Leluhur Ki Bagus Atma menambahkan.


Shun land mengingat kembali inti sari dari ilmu saipi Banyu/Air yaitu sifat air yang akan menyatu di mana pun kapan pun bila ada wadah yang menyarungkan, dan wadah Air adalah Bumi.


Shun Land yang sudah tahu tentang Sari Pati ilmu saipi Air dari Roh Shun/Ci dan sudah memahami Sari Pati ilmu Saipi Geni dari Roh Shan/Ra, dia mulai menemukan titik terang akan kelemahan Ilmu Ajian Rawarontek.


Shun land mempunyai kesimpulan Air tidak akan menyatu bila di pisahkan tempat untuk menyatukannya yaitu Dia pun mengingat gerakan jurus pamungkas dari Kitab ilmu pedang Tarian Rajawali Api, jurus Rajawali menyapu angkasa adalah perpaduan kekuatan Api dan kekuatan Angin jurus ini menghancurkan lawan saat berada di udara tanpa menyentuh tanah sedikit pun.


Shun land baru mengerti kenapa Raja agung Jatiraga menyimpulkan bahwa yang bisa mengetahui kelemahan ilmu Ajian Rawarontek adalah pemegang pedang Naga Bergola, karena di sana terdapat tehnik bertarung di atas udara, khususnya dua jurus terakhir, jurus Rajawali menebar sayap Api dan jurus Rajawali menyapu di angkasa kedua-duanya jurus yang di khususkan untuk bertarung di udara, hanya saja harus menggunakan tenaga dalam yang sangat besar untuk mengontrol kekuatan Api dan kekuatan angin.


"Hai Burung emprit berapa lingkaran aku tenaga dalam yang aku butuhkan untuk mengunakan jurus Tarian Rajawali Api mu". Shun land bertanya pada sang Rajawali Api melalui telepati.


"Heeeh kau bertanya dengan sopan Doong aku tidak akan menjawab bila kau memanggil ku perti itu". Sang Rajawali Api ngambek.


"Baiklah sahabat ku sang Garuda Perkasa beri tahu aku berapa lingkaran tenaga dalam yang harus aku miliki untuk mengunakan Jurus Tarian Rajawali Api milik mu".

__ADS_1


Shun land sengaja berkata dengan suara lemah lembut.


"Nah begitu kan telinga ku terasa sejuk, Raja muda Shun land yang tampan, untuk mengunakan jurus Tarian Rajawali Api sampai tingkat tertinggi kau harus memiliki seratus ribu lingkaran tenaga dalam, tetapi bila di tingkat 2 dan 3 kau butuh enam puluh ribu lingkaran sampai tujuh puluh ribu lingkaran". Sang Rajawali Api menjawab tanpa ragu-ragu.


"Nanti aku tanya pada Naga bumi Sabui atau Roh Naga Bergola bila jawaban mu salah siap siaplah kau untuk melayani istriku Dewi sumayi selama satu tahun". Shun land mengancam.


"Oke siapa takut, tapi aku sangat prihatin pada mu Raja muda mendapatkan istri tiga salah satunya seperti petir suaranya". Setelah bicara begitu Sang Rajawali Api terbang kedalam hutan hingga tidak terjangkau dengan telepati.


Leluhur Ki Srengga melihat Shun land terdiam lalu berkata, "Nak mas Satria jangan di pikirkan terlalu mendalam percayalah bahwa sang maha Pencipta akan memberikan jalan keluar dan petunjuk untuk melawan ilmu Ajian Rawarontek".


Leluhur Ki Srengga memberikan nasihat.


"Tidak guru murid sudah sedikit mempunyai gambaran tentang kelemahan ilmu ajian Rawarontek yang berinti pada ilmu Saipi Banyu dan Saipi Bumi". Shun land menjawab dengan tenang.


Sang Rajawali Api dan Naga bumi Sabui pun di bilang mahluk legenda yang telah melewati ribuan jaman, maka dengan sendirinya Shun land walau pun berusia muda tetapi cara berpikir dan tindakannya sarat perhitungan dan ketelitian bagai orang yang telah hidup ribuan tahun.


Semua yang ada di sana tercengang mendengar ucapan Shun land yang telah mempunyai gambaran kelemahan ilmu ajian Rawarontek.


Apa lagi Leluhur Ki Bagus Atma dia telah menggunakan segala cara bahkan pernah dia bersemedi berbulan-bulan tidak keluar meminta petunjuk untuk mengetahui kelemahan ilmu ajian Rawarontek akan tetapi hasilnya nol.


Sedangkan cucunya yang masih seumur jagung dia sudah mendapatkan gambaran tetang kelemahan ilmu ajian Rawarontek ini suatu hal yang di luar nalar menurut Leluhur Ki Bagus Atma.


"Cucu ku terangkan lah kepada kami hingga kami bisa membantu jika suatu saat kami berharap dengan pengguna ilmu ajian Rawarontek, memang secara umur kami lebih tua akan tetapi masalah ilmu tidak berpegang pada usia tetapi berpihak pada siapa yang tekun dan mendapat Anugerah dari yang maha kuasa untuk memahami suatu hal".

__ADS_1


Leluhur Ki Bagus Atma bertanya pada Shun land mewakili para sepuh yang ada di sana.


Panglima Kumbang menggelengkan kepala dia tidak habis pikir anak muda yang terlihat mempunyai wajah dan postur yang biasa-biasa saja tapi memiliki keistimewaan yang luar biasa.


Akhirnya para sepuh meyakini ucapan para leluhur mereka bahwa pemilik tubuh empat lintang kelima pancer mempunyai keistimewaan bukan hanya sekedar di tubuhnya yang kuat menahan beban kekuatan alam akan tetapi dia juga mempunyai keistimewaan berpikir dan insting yang tajam.


Tapi di sinilah letak keadilan sang maha Pencipta, Shun land memiliki kekuatan yang besar akan tetapi dia juga mempunyai kewajiban akan tanggung jawab yang besar pula, tentang bagai mana dia mengunakan kekuatan itu di jalan yang benar atau di jalan yang sesat semuanya memiliki konsekuensinya masing-masing.


Sebelum menjawab Shun Land menarik nafas dalam-dalam lalu dia memuai bicara dengan jelas dan teratur.


"Eyang, kakek, guru dan Sepuh semua, menurut penelitian saya setelah mendapat keterangan bahwa Ilmu Ajian Rawarontek tidak mempunyai daya serang hanya mempunyai kekuatan regenerasi pada tubuh dan memulihkan kekuatan tenaga dalam pemiliknya, ini jelas inti dari ilmu saipi Banyu/Air. Sifat air yang selalu ke bawah dan dapat menyatu dengan sesama jenis walau berbeda warna dan tempat asal tetap saja air akan menyatu bila di taruh di tempat yang sama.


Tempat air di dunia ini adalah bumi,....


Maka wajar saja bila pengguna ilmu ajian Rawarontek bila salah satu bagian tubuhnya menyentuh tanah, tubuh yang lain mengikuti dan mendapatkan regenerasi seperti semula,....


Kelemahan satu-satunya air adalah pada saat dia ada di udara, dia tidak berdaya walau melawan tiupan angin yang kecil kerena di udara dia tidak mempunyai wadah untuk menyatu kembali,....


Saya menyimpulkan Ilmu Ajian Rawarontek mempunyai kelemahan saat ada di udara dan jangan biarkan satu tetes darah pun untuk menyentuh tanah,.....


Begitulah menurut pendapat dan kesimpulan saya mengenai kelemahan ilmu ajian Rawarontek.


-------------------*****---------------

__ADS_1


__ADS_2