LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
48.Rahasia Antaka


__ADS_3

Dia yakin pangeran Shun Land, sedang merencanakan sesuatu yang besar, dan menginginkan dirinya terlibat di dalamnya.


"baiklah adik akan menuruti semua yang kakak inginkan, lagian juga hanya putri May lien, tidak ada teman lain di sini, hanya Boma dan putri Dewi sumayi"


"aku pamitan sampaikan salam buat Paman tabib, Lodaya mau ikut denganku"


pangeran Shun Land pamitan, lalu berdiri


putri May lien memeluk Lodaya agar dia tak ikut pangeran Shun Land.


pangeran Shun Land berjalan mau keluar, tapi di peluk tangannya oleh putri May lien, sambil berkata pelan


"kakak sering-sering May lien, kalau May lien yang menemui kakak, May lien malu sama bunda Ratu''


pangeran Shun Land menjawab dengan anggukan kepala, dan senyum sejuta pesona, sambil membelai lembut Rambut panjang hitam terurai.


malamnya Pangeran menemui pendekar Antaka, karena sebelum pamitan di perjamuan pendekar antaka ingin bicara 4 mata.


"Pangeran kita bicara di tempat lebih tertutup dari jangkauan orang ini pembicaraan sangat penting dan rahasia"


pendekar syair kematian meminta privasi kepada pangeran Shun Land.


"baiklah, bagaimana kalau di dalam hutan, Aku punya tempat yang sangat tersembunyi, jangankan orang hewan pun tidak bisa masuk ke sana.


pendekar syair kematian mengangguk setuju.


pangeran Shun Land, melesat menggunakan jurus saipi angin, lalu di ikuti pendekar syair kematian.


dua bayangan saling mengejar bagi orang biasa yang melihat akan menyangka itu adalah dua hantu saling berkejaran.


sampailah keduanya di tepian danau.


tiba-tiba pendekar syair kematian mengeluarkan satu jurus, dan mendekati danau air biru, yang tenang itu.


"ada apa-apa paman Antaka" pangeran Shun Land bertanya sangat penasaran dengan tindakan pendekar Antaka.


"pangeran di dalam danau ada ular hijau, yang darahnya adalah bahan baku, untuk di olah jadi obat penawar racun"


jelas pendekar syair kematian.


pangeran Shun Land, mendengar penjelasan pengikut barunya ini, berseru dengan cepat.


"jangan dibunuh paman, ular hijau itu, yang menolong saya pada waktu terkena racun beberapa hari yang lalu"


pangeran Shun Land, tidak memberitahu bahwa ular itu peliharaan Putri may lien, apabila ular itu dibunuh, betapa marah dan sedihnya Putri May lien.

__ADS_1


"maaf pangeran, lambat sedikit saja Pangeran memberitahu, maka ular itu akan jadi seperti kayu mati".


Akhirnya mereka berdua masuk ke dalam gua dan duduk berhadapan.


"Paman silakan ceritakan sesuatu yang perlu Paman sampaikan kepada saya" pangeran Shun Land, memulai pembicaraan dengan meminta pendekar syair kematian, mengutarakan segala maksudnya.


"jadi begini pangeran saya adalah......


pendekar syair kematian, mulai bercerita.


pendekar syair kematian adalah murid dari Ki srengga, dari dataran luas Dwipa bagian.


Guru pendekar antaka mempunyai adik seperguruan di tanah di daratan luas Kalimantan, atau di singkat khal.


sebelumnya guru pendekar syair kematian, telah mengutus seorang murid perempuan, dia adalah kekasih pendekar syair kematian.


dari sini pendekar syair kematian, tahu bahwa pangeran Shun Land memiliki api abadi.


pendekar antaka atau pendekar syair kematian ditugaskan oleh gurunya Ki Srengga dengan beberapa tugas.


Tugas 1. untuk menjajal ilmu pangeran Shun Land


Tugas ke 2. untuk memastikan titipan yang dibawa murid perempuannya, sampai atau tidak




Kedatangan pangeran Shun Land, sangat diharapkan untuk membantu, situasi di sana yang sedang dilanda kekacauan.


Daratan luas Dwipa dewasa ini sedang mengalami, gejolak dan keresahan.


semua gejolak dan kekacauan, disebabkan oleh sekelompok orang yang menyebut dirinya utusan Tuhan sang maha pencipta, tapi dalam prakteknya sangat bertentangan dengan ajaran para leluhur.


keadaan ini bila di diamkan, bukan tidak mungkin bisa meluas sampai ke daratan luas Kalimantan, dan bisa memungkinkan akan melanda ke seluruh negeri.


pendekar syair kematian juga memberi alasan mengapa gurunya mengirim pendekar perempuan yang ilmu kanuragannya rendah.


itu dikarenakan kiss renggak tidak ingin menarik perhatian para pendekar, dan orang-orang yang memusuhi, orang-orang yang ingin menegakkan keadilan dan membela orang-orang yang tertindas.


Ki Srengga guru pendekar syair kematian juga berpesan, bahwa di tengah-tengah hutan Swarnabumi, telah muncul naga hitam, yang menjadi tanda munculnya manusia, berilmu tinggi yang perilakunya seperti iblis, bila dibiarkan akan merusak tatanan kehidupan dan merusak keseimbangan alam semesta.


mendengar ini semua Pangeran Shun land, mulai mempunyai bayangan benang merah, mengapa dirinya bisa sejauh ini, mendapatkan ilmu-ilmu tingkat tinggi, kekuatan-kekuatan luar biasa, yang di kuasainya.


Sang maha pencipta memberikan anugerah kepada dirinya, mempunyai alasan tersendiri.

__ADS_1


Anugrah tubuh 4 lintang ke5 pancer, yang bisa menampung 4 kekuatan alam semesta.


ternyata di balik anugrah ada tugas kewajiban yang berat di depannya.


"Paman apa guru Ki Srengga memiliki seluruh ilmu Saipi ???" pangeran Shun Land, entah apa maksud sebenarnya dari pertanyaan ini, pendekar syair kematian tidak bisa menebaknya, Dia segera menjawab.


"guruku mengajarkan aku ilmu Saipi angin menurut kakak seperguruan ku yang paling tua, Ki Bajul pakel, guru menguasai dua ilmu saipi, satu ilmu saipi angin, kedua ilmu saipi banyu"


"Paman Antaka pernahkah guru Ki Srengga, membicarakan tentang pusaka Bintang, pedang Naga bergola, yang menjadi pasangan, ilmu Rajawali bersayap api, dan ilmu naga bumi"


"Maaf pangeran Aku tidak pernah mendengarnya, tapi aku pernah mendengar cerita pusaka bintang itu, konon menurut leluhur leluhur Agung disebutkan, bahwa pusaka bintang pedang naga bergola, di buat bersamaan dengan pusaka tombak trisula, milik leluhur agung pendiri kerajaan Sunda lain yang agung....


pembuat dua pusaka bintang, pedang naga bergola dan tombak trisula, adalah guru dari leluhur agung itu sendiri, bahan itu dia dapat dari batu lintang braja.


Konon untuk menempa batu lintang braja, dia dibantu oleh naga bumi Sabui dan sang Rajawali Api.


api abadi milik Sanghyang Tri loka, tidak bisa melebur batu lintang braja, setelah dibantu naga bumi sabui, dan sang Rajawali api barulah, batu lintang braja bisa dibentuk menjadi dua pusaka.


Pusaka bintang tombak trisula, tidak memerlukan gagang dan warangka, sedangkan pusaka bintang berbentuk pedang memerlukan gagang dan warangka.


setelah naga bumi sabui dan sang Rajawali api mengalahkan naga bergola, barulah senjata itu lengkap, tulang naga bergola dibuat gagang dan warangka pedang tersebut.


Atas permintaan naga bumi sabui, untuk mengenang masa pahit perang dengan bangsanya sendiri.


Meminta kepada Sanghyang triloka untuk memberi nama pedang tersebut, dengan nama pedang Naga bergola, walau pun naga bergola sebagai musuh.


Sang hyang Tri loka, hanya mempunyai satu murid yaitu leluhur agung pendiri kerajaan Sunda land, tapi menurut panglima kumbang, Sanghyang Tri loka mempunyai tiga murid, tapi ada yang menyebut mempunyai dua murid.


Semuanya masih bayang-bayang"


pendekar syair kematian mengakhiri ceritanya pusaka bintang pedang naga bergola"


...****************...


maaf hanya bisa satu chapter, ini mulai masuk cerita inti, ini sangat perlu hati-hati, agar alur ceritanya tidak buyar.


maaf juga buat tim editor NOVELTOON, tidak bisa memenuhi untuk crazy up.


Fiksi original tidak sama dengan fiksi terjemahan, dan Gym.


pihak NOVELTOON pasti sangat mengerti.


terima kasih sahabat-sahabat setia NOVELTOON, sehat dan bahagia selalu aaammiiiin.


jangan lupa like and sarannya di kolom komentar

__ADS_1


salam Nusantara 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2