LEGENDA RAJAWALI API

LEGENDA RAJAWALI API
190. Pertarungan melawan Panca Braja.


__ADS_3

Shun land menjawab dengan tegas tanpa rasa takut sedikit pun.


Kelima murid Braja Geni mengeluarkan senjata langit kelas tinggi berupa tongkat sepanjang setengah depa.


Dari pamor senjata tersebut membuktikan tongkat tersebut bukan senjata sembarangan tetapi terbuat dari logam luar angkasa walau pun tidak sekelas bahan logam pedang Naga Bergola.


Pendekar Panca Braja yang di pimpin oleh Braja Musti membentuk Formasi seperti yang pertama di hadapi Shun land.


Perbedaanya Panca Braja memiliki kekuatan tenaga dalam yang hampir menyamai tenaga dalam Shun land selain itu mereka berlima memiliki senjata kelas bintang ini akan menjadi pertarungan yang tidak mudah bagi Shun land.


"Tuan ku hindari bentrokan kelima senjata tersebut itu akan menguras banyak tenaga dalam tuan, walau pun senjata mereka tidak setinggi pedang ku ini tetapi bila berbentuk langsung ke lima senjata tersebut membuat efek tenaga dalam tuan cepat terkuras".


Suara Roh Naga Bergola memberikan petunjuk kepada Shun land langsung ke dalam batin Shun land.


"Terima kasih atas pemberitahuan mu Naga Bergola". Hanya itu jawaban Shun land.


Shun land memasang kuda-kuda dia ingin mengunakan ilmu pedang Tarian Naga Kahyangan, jurus pertama Naga Betapa di siapkan untuk mengimbangi formasi jurus Panca Braja.


Braja Denta dan Braja Wikalpa menyerang dia di barisan depan di susul oleh Braja Wisesa dan Braja Lambatan sedangkan Braja Musti berada di belakang sebagai serangan terakhir yang paling mematikan.


Kedua bayangan menerjang ke arah Shun land, Shun land mengerahkan tubuhnya seperti gangsing dengan pedang di bagian luar di lihat dari jauh seperti Naga yang sedang duduk dengan sayap yang membungkus badan.


Dua senjata kelas langit dan kelas bintang beradu menimbulkan percikan api dan daya kejut tenaga dalam yang besar.


Shun land Terpundur dua langkah sedangkan Braja Denta dan Braja Wikalpa Terpundur enam langkah oleh efek benturan keras tersebut.


Belum sempat Shun land mengatur kuda-kudanya dua serangan datang dari samping kiri dan kanan di susul dengan serangan arah depan atas dari Braja Musti.


Shun land meloncat mundur sambil menghadang kedua serangan dari kiri dan kanan.

__ADS_1


Shun land mengingat kelemahan formasi ini tapi kali ini sangat susah karena mereka mempunyai kekuatan tenaga dalam yang hampir menyamainya.


Shun land menaikan kekuatan apinya dia pun menyuruh Naga Bergola untuk mengalirkan kekuatan apinya yang berada di pedang Naga bergola.


Kini kekuatan api abadi mengelilingi tubuh Shun land kilatan kilatan merah menyelimuti seluruh tubuh Shun land.


Pedang Naga Bergola yang bilahnya hitam legam kini di selimuti kobaran api merah kehitaman.


Suhu di sekitar itu naik drastis para pendekat yang mempunyai kekuatan tenaga dalam di bawah seribu lima ratus lingkaran menyingkir dari sana karena amat berbahaya terkena efek benturan keras kedua senjata pusaka kelas tinggi.


Shun land bergerak cepat masuk ke tengah formasi Panca Braja, Shun land menggunakan jurus yang kedua Naga menyelam di lautan.


Tidak semua bisa melihat dengan jelas pertarungan tersebut karena gerakan mereka sangat cepat sulit di ikuti dengan mata biasa.


Pedang Naga Bergola menunjukkan kelasnya senjata Braja Denta terlempar lepas dari tangan pemiliknya selepas bentrokan dengan pedang Naga Bergola.


Shun land tidak menyia-nyiakan kesempatan dia memburu Braja Denta tetapi braja Wikalpa dan Braja Wisesa melindungi Braja Denta dengan kedua tongkat mereka menghalau pedang Naga Bergola.


Shun land melenting ke atas dia ingin segera mengakhiri Pertarungan tersebut dengan meningkatkan jurus yang lebih yang ke-tiga Naga menari di angkasa.


"Naga bergola keluarkan kekuatan mu dua kali lipat, aku ingin mengakhiri Pertarungan ini". Shun land berkata pada Roh naga bergola.


"Tuan apa tubuh tuan akan kuat menerima beban lebih besar dua kali lipat". Roh Naga Bergola sedikit khawatir.


"Cepat lakukan kau lupa aku ini pemilik tubuh empat lintang kelima pancer dan pemilik mustika air panca warna yang bisa menyetabilkan seberapa besar kekuatan api yang ada". Shun Land sedikit kesal pada Roh naga bergola yang banyak berpikir.


Tiba-tiba bilah Pedang Naga Bergola mengeluarkan kobaran api yang lebih besar, tubuh Shun land meliuk-liuk di udara seperti menari di angkasa lalu menukik ke bawah sambil menyabetkan pedang Naga Bergola yang di kelilingi oleh kobaran api merah kehitaman.


Ke empat anggota panca Braja mereka menghalau bersama-sama menyatukan kekuatan mereka berempat, sedangkan Braja Denta yang tidak memegang senjata loncat menjauh dari arena pertarungan, dia tidak ingin menjadi beban empat saudaranya.

__ADS_1


Bentrokan tidak bisa di hindari, Shun land mengayunkan pedang Naga Bergola dari atas kebawah di hadang ke empat senjata Panca Braja yang di naikan ke atas kepala mereka.


Percikan api dan dentuman terjadi ketika keempat senjata panca Braja bertemu dengan Pedang Naga Bergola.


Debu membungbung tinggi kobaran api meledak ke segala arah.


Banyak dari mereka yang menonton pertandingan pertarungan tersebut melesat menjauh mereka tidak ingin terkena imbas dari dua kekuatan yang berbenturan belum lagi efek kekuatan api abadi.


Ke empat anggota Panca Braja terpental hingga enam tombak dari mulut mereka menyembur darah kehitaman, kulit tangan mereka yang dekat dengan benturan melepuh akibat panas Api dari pedang Naga Bergola.


Walau mereka mempunyai kekuatan api tetapi panas api Naga Bergola lebih panas beberapa kali lipat.


Sementara itu Shun land Terpundur dua langkah tidak ada gejala bahwa Shun land terluka dalam, hanya napas yang sedikit memburu.


Boma berlari khawatir Shun land mendapatkan luka dalam, "Bagai mana keadaan mu apa kau baik-baik saja".


Boma berkata sambil memegang tubuh Shun land dengan rasa khawatir yang besar.


"Aku tidak apa-apa hanya tenaga dalam ku habis lebih dari separuh". Jawab Shun Land dengan tenang.


Shun land memasukan pedang Naga Bergola pada warangkanya, Shun land lalu duduk bersila mengatur napas dan bersemedi sejenak ingin memulihkan tenaga dalamnya.


Tetapi baru saja akan memulai satu sosok datang dengan aura Api yang besar menekan ke arah Shun land.


Dia turun dari atas ini menunjukkan bahwa dia benar-benar memiliki tenaga dalam lebih dari tiga puluh lima ribu lingkaran, hingga tubuhnya sekan bisa melayang di udara.


"Aku tidak menyangka murid dari Srengga mempunyai kekuatan tubuh yang luar biasa dan bisa menaklukkan Pedang Naga Bergola".


Sosok tersebut berkata setelah mendarat di hadapan Shun land berjarak beberapa depa.

__ADS_1


Shun land menarik napas dalam-dalam lalu membuka matanya tubuhnya telah pulih walau pun tenaga dalamnya terkuras separuh.


-------------------*****------------------


__ADS_2