
Rasa dan pemikirannya bolak balik mencari penyakit hati yang ada pada dirinya tapi sudah sekian lama tidak mengetahuinya.
Pangeran Shun land kembali lagi ke perasannya yang terdalam, menyerahkan segala kelebihan dan kekurangannya kepada sang maha pencipta.
Hatinya menjerit meminta pertolongannya, agar mendapatkan petunjuk tentang penyakit hatinya ini.
Tiba-tiba ingatannya terlintas kata-kata sang kakek yang dia anggap sebagai guru batinnya.
"Kalau untuk itu kakek tidak bisa, sebelum kau mengetahui penyakit di hati mu yang bersembunyi di balik tingginya ilmu mu, dan bersembunyi di balik tekad mu ingin menegakkan keadilan dan kesejahteraan rakyat mu".
Pangeran Shun land mengulang kembali keadaan perasaan setelah menguasai kekuatan api abadi dan kekuatan tenaga dalam sepuluh ribu lingkaran lebih.
Di sana dia merasa bahwa dia mampu untuk merubah peradaban ini, hatinya terperanjat bahwa memiliki keyakinan mampu merubah tatanan peradaban ini tanpa di sadari.
Tekad yang salah, karena seolah-olah dia mampu merubah takdir mengganti hak kekuasan sang maha pencipta.
Hati pangeran Shun land menyadari bertambah kuatnya dirinya pikirannya terbawa oleh akal ilmu akal sepenuhnya. Dia lupa bahwa yang membuat kita bisa bergerak dan berbuat segalanya atas kehendak yang maha kuasa.
Pangeran Shun land pun perasaannya mulai mengakui bahwa di balik tekad kuatnya untuk menata peradaban yang adil dan beradab, terselip rasa bangga bahwa dirinya.
Dia ingin menunjukkan pada dunia bahwa hanya dia yang mampu merubah tatanan peradaban ini.
Dia pun dengan kesadaran tinggi meminta pertolongan di bebaskan dari penyakit hati pada yang maha kuasa.
Dalam mata batinnya melihat sosok anak yang menjadi guru kecilnya dan berubah jadi cahaya putih kekuningan masuk kedalam tubuhnya.
Pangeran Shun land bisa merasakan lagi tenaga dalam san kekuatan api abadinya, tenaga dalam meningkat dengan drastis, kini dia merasakan bahwa tenaga dalamnya meningkat dua kali lipat.
Pangeran Shun land mencoba menyatukan kekuatan api dan tenaga dalamnya, seketika itu juga udara menipis di tempat kediaman pangeran Shun land, suhu naik secara drastis.
Dalam hal ini pangeran Shun land merasa masih di dalam dimensi penyakit hati atau dimensi iblis hati, padahal bersaman dengan masuknya alam kesadarannya ke tubuhnya maka dia telah kembali kedalam raganya.
Pangeran Shun land tidak merasakan tenaga dalam karena roh kesadaran keluar dari raganya. Secara otomatis Roh sejatinya pun keluar dan masuk ke dimensi penyakit hati atau dimensi iblis hati,
__ADS_1
Dimensi penyakit hati atau dimensi iblis hati berada di alam Batin tingkat ke3. Alam Roh.
Alam batin ke3 yaitu alam Roh di dalamnya terdapat ribuan dimensi yang tak terhitung jumlahnya, karena alam roh sudah berada di ranah jangkauan akal manusia, hanya manusia yang mempunyai hati nurani yang bisa menyentuhnya.
Pangeran Shun land bisa masuk ke alam Roh itu karena keikhlasan berbuat ingin menegakkan keadilan yang beradab. Walau memang masih ada penyakit hati, hingga dia tidak bisa kembali.
Tapi kejadian ini sebenarnya kehendak yang maha agung yang ingin mengajarkan pangeran Shun land, aji rasa dan perasaan. Hingga bisa merasakan perasaan bangga dan sombong yang sangat halus di dalam hatinya.
Tapi siapa sosok Kakek yang mengajari pangeran Shun land ?.
Ketiga permaisuri menjauhi pangeran Shun land yang duduk bermeditasi.
Dua permaisuri Dewi sumayi dan permaisuri May lien, berlindung di balik tubuh permaisuri Sari Tungga dewi yang menahan hawa panas keluar dari tubuh pangeran Shun land.
Kepakan sayap sang Rajawali api melintas di istana dan bertengger di atap kediaman pribadi pangeran Shun land.
"Apa kau ingin membakar kediaman mu dan istana mu sendiri, kalau ingin pamer kekuatan jangan di sini, ketiga istri mu bisa terbakar mati sia-sia, dasar raja sempruul".
Terdengar suara di batin pangeran Shun land, yang membuat pangeran Shun land bangun dari meditasinya.
Saat melihat ketiga istrinya ketakutan pangeran Shun land keheranan, dan bertanya-tanya apa yang terjadi.
"Dasar burung emprit bukannya membantu atau merasa prihatin temannya telah mengalami sesuatu yang sangat mengerikan, atau merasa bersyukur temannya bisa kembali ke istana ini". Pangeran Shun land menjawab teriakan sang Rajawali api.
"Hai apa yang terjadi kau ini dari tadi sore bermeditasi, bangun bangun, berkata seolah seperti pulang dari medang perang, itulah akibat orang mengabaikan kewajiban seorang suami". Balas sang Rajawali api sekenanya.
Di masalah ini sang Rajawali api tidak mengetahuinya pangeran Shun land telah terperangkap di dimensi iblis hati.
"Tunggu dulu oooh kau ingin pamer kekuatan padaku atas peningkatan tenaga dalam dan kekuatan api abadi mu, nanti akan ku susul kekuatan seperti itu, setelah kekuatan apiku kembali pulih", sang Rajawali api menyadari kekuatan pangeran Shun land bertambah pesat.
"Susah meladeni burung emprit tak kawin kawin". Pangeran Shun land bicara melalui telepati sambil bersungut-sungut kesal.
Dia meraba sesuatu di atas pangkuannya, ternyata kendi pemberian guru kecilnya ada di pangkuannya.
__ADS_1
Pangeran Shun land mengingat kembali semua peristiwa itu, sebuah suara membuyarkan lamunan peristiwa itu.
Suara yang sangat di kenalnya dalam hidupnya.
Kedua permaisuri Dewi sumayi dan permaisuri Sari Tungga Dewi, mengisyaratkan agar permaisuri May lien untuk mendekati pangeran Shun land.
Mereka berdua merasa yang paling dekat dengan pangeran Shun land hanya permaisuri May lien.
"Suami ku apa kau tidak apa-apa kami sangat mengkhawatirkan mu". Permaisuri May lien bicara sambil memegang lengan tangan pangeran Shun land yang basah oleh keringat.
"Tidak adik aku tidak apa-apa malah aku merasa tubuh ku terasa ringan". Jawab pangeran Shun land.
Permaisuri May lien mengelap keringat di dahi pangeran Shun land dengan selendang yang dia kenakan.
Kedua permaisuri mendekati dan duduk di samping yang lainnya. Mereka semua mengkhawatirkan suami yang mereka cintai dan sayangi.
"Suamiku ceritakanlah apa yang sedang terjadi di dalam meditasi mu". Permaisuri Sari Tungga Dewi bertanya sangat penasaran. Karena baru kali ini pangeran Shun land mengalami peristiwa seperti ini dalam meditasinya.
Walau pun permaisuri Sari Tungga Dewi mengetahui bahwa sang suami telah meningkat tahap meditasi yang lebih tinggi, tetapi dia sangat penasaran apa penyebab pangeran Shun land sampai menangis.
Selama dari kecil permaisuri Sari Tungga dewi, belum pernah melihat pangeran Shun land menangis hanya tiga kali ini, pangeran Shun land menangis.
Pertama saat kehilangan kakak dan adiknya kedua waktu pelayan istana ibu kameng, ibu angkatnya terbunuh oleh pendekar tapak Geni, dan ketiga beberapa saat yang lalu dalam meditasi.
...****************...
like end supportnya serta komentar sangat membantu pertumbuhan tulisan ini.
Terima kasih sahabat NOVELTOON semua, yang telah mendukung tulisan ini
Author secara pribadi merasa sangat bangga pada kalian, hingga tulisan ini sampai sejauh ini.
sehat selalu buat kalian aamiiin.
__ADS_1
SALAM NUSANTARA
SALAM GARUDA PERKASA.