Menikah Di Atas Perjanjian

Menikah Di Atas Perjanjian
113. Ini semua salahku


__ADS_3

"Kami akan mengantarkan ke lokasi. Mari ikut kami." Tuturnya seraya berdiri.


Deg.....


Indah juga ikut bangun dengan ibunya dan pergi bersama polisi itu.


Di tengah perjalanan Indah sudah berusaha menahan air mata, tapi tetap jatuh juga. Perasaannya makin tidak enak. Dia langsung mengirim pesan pada mertuanya.


πŸ’¬


To: Mamah Santi


10.40 AM


Mah... Tadi polisi datang dan bertanya tentang Mas Rendi, sekarang aku dan Mamah Sarah di suruh pergi ke lokasinya, mungkin mereka menemukan Mas Rendi. Mamah bisa pergi ke sana juga atau tidak? Bersama Papah ya.... Aku sangat cemas Mah. Lokasinya di jalan Xxxxx. Kita ketemu di sana.


πŸ’¬


From: Mamah Santi.


10.43 AM


Iya sayang pasti, Mamah akan kesana dengan Papah. Kamu tenang ya sayang, Rendi akan baik-baik saja. Kamu harus yakin, Mamah sayang kamu....


🌸🌸🌸🌸


Telah di temukan mobil BMW 8 Series berwarna hitam berplat nomor B 1993 RP, sama persis mobil milik Rendi. Para polisi dan para pencarian turun di bawah jurang untuk mencari keberadaan pemilik dari mobil.


Mawan dan Santi datang lebih dulu dari Indah dan mereka langsung memarkirkan mobilnya, mereka menghampiri kerumunan orang-orang yang tengah melihat di tepi jurang, sudah ada garis polisi yang membatasi.


"Bagaimana? Apa ada bukti lain?" tanya Ketua polisi pada rekan satu profesi nya.


"Tidak ada Pak, hanya jas dan dompet tadi." Sahutnya.


"Pak Maaf." Ucap Mawan sambil melambaikan tangan. "Apa benar mobil di bawah itu milik anak saya?" tanya Mawan.


"Bapak keluarga dari saudara Rendi Pratama?" tanyanya balik.


Mawan mengangguk, "Iya saya Ayahnya, dan ini Ibunya." Ucap Mawan sambil merangkul istrinya.


"Iya Pak benar, tapi kami belum menemukan orangnya," tutur ketua polisi itu.


"APA? Mas Rendi belum ketemu....." Seru Indah yang baru datang bersama ibunya dan dua orang polisi.

__ADS_1


Santi berbalik badan dan berlari kecil kemudian memeluk tubuh menantunya, "Sayang...."


Terlihat Indah yang masih mengenggam erat jas dan juga dompet milik Rendi. "Ini punya Rendi?" Indah mengangguk.


"Mah... Apa-apa Mas Rendi akan baik-baik saja... Hiks... Hiks...Hiks?" tanya Indah dengan air mata yang sudah mengalir deras.


Santi mengangguk, dan mengusap air mata menantunya. "Iya sayang. Rendi akan baik-baik saja. Kamu tidak perlu khawatir ya?" ucap Santi menenangkan, padahal dia sendiri aslinya tidak tenang. Dan air matanya juga ikut menetes.


"Sebaiknya pihak keluar menunggu di posko. Kami akan terus mencari saudara Rendi." Tutur polisi itu yang langsung di anggukan oleh mereka.


Indah, Sarah dan Santi menunggu di posko yang sudah di sediakan oleh petugas pencarian. Ada kursi dan juga tempat untuk berbaring.


"Sayang kau mau tiduran dulu?" tanya Sarah yang merasa kasihan. Keringat Indah juga berjatuhan bersama dengan air matanya.


"Tidak Mah."


Santi mengambil secarik tissu di dalam tasnya dan mengelap pipi menantunya.


"Mah... Apa Mas Rendi akan meninggalkanku?" tanya Indah yang tengah duduk menyender di kursi, di samping kedua ibunya, tangannya terasa begitu dingin


Air matanya tak berhenti untuk mengalir. "Tidak sayang." Santi mengusap lembut pipi menantunya, "Tidak ada alasan untuk dia meninggalkanmu, Rendi sangat mencintaimu." Tuturnya memberi semangat supaya Indah berhenti untuk menanggis.


"Tapi kenapa mobilnya bisa masuk jurang Mah?"


Hati dan pikiran Indah benar-benar tidak tenang, perasaan yang tak enak sejak pagi ternyata terjadi. Dalam diam dia terus saja berdo'a semoga Rendi baik-baik saja dan bisa terus menemaninya.


"Mah ini semua salahku... Hiks.... Hiks." Rintih nya merasa kecewa pada sendiri.


"Hei apa maksudmu sayang. Kamu jangan menyalahkan diri sendiri."


"Tapi Mah aku yang menyuruh dia pergi menjenguk Om Andra. Aku.... Aku tidak tahu kalau begini jadinya. Hiks.... Hiks." Santi memeluk tubuh menantunya.


"Tidak sayang... Mamah tahu kamu melakukan itu karena Rendi terlihat khawatir kan?"


Indah mengangguk. "Maafkan aku Mah...."


"Sudah sayang cukup." Santi mengusap air mata yang terus saja mengalir. "Berhenti menyalahkan diri sendiri, kamu harus yakin Rendi akan ketemu. Dia akan baik-baik saja, dia akan kembali bersama kita, bersamamu. Kau tenang ya...." Tutur Santi


🌼🌼🌼🌼


Mawan masih di lokasi itu kemudian menelepon asistennya.


"Selamat siang Pak." Sapa Jojo.

__ADS_1


"Jo. Kau sewa orang untuk mencari Rendi. Dan kau kesini bawakan beberapa air dan makanan di daerah Xxxxxx."


"Baik Pak."


Hari semakin gelap, dan pencarian Rendi tidak membuahkan hasil. Bahkan tidak ada tanda-tanda dari keberadaan dari Rendi, Rendi seperti menghilang begitu saja, bak di telan bumi. Padahal polisi dan Mawan menyuruh orang untuk mencarinya ke berbagai tempat area jurang. Jurang itu juga tidak ada sungai. Kalaupun Rendi jatuh, mungkin bisa langsung ketemu. Tapi ini tidak ada, di mana sebenarnya Rendi berada? Bukan hanya Indah, keluarganya yang lain juga mencemaskan nya.


Indah yang sejak pagi hanya makan sedikit dan sampai malam dia tidak ingin makan. Entah rasa nafsu makan di mulutnya seketika hilang begitu saja, rasa cemas dan khawatir yang tak ada ujungnya membuat hati dan pikirannya terkuras. Alhasil dia jatuh pingsan dan di larikan ke rumah sakit.


Di rumah sakit mereka langsung membawa Indah ke ruangan ICU. Santi dengan Sarah dan juga di temani Irwan, karena Mawan masih sibuk mencari Rendi.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Season 1 TAMAT..


🌾Hai Readers πŸ‘‹πŸ‘‹.... Akhirnya season 1 sudah tamat, novel ini akan memasuki Season 2.


Dengan tema 'BALAS DENDAM' poin pentingnya tidak akan ada pelakor dan terkuaknya tentang kisah hilangnya Rendi. Alurnya slow ya gays....


Buat yang ingin melanjutkan baca ceritaku. Aku akan berterimakasih banyak-banyak, tapi kalau yang sudah bosan boleh berhenti. Aku tidak akan memaksa πŸ€—.


Jangan lupa like dan komen.... Kasih Rate ⭐⭐⭐⭐⭐ juga ya, novel ku memang masih recehan. Tapi Author butuh sekali dukungan dari kalian πŸ€—


Buat yang banyak poinnya, bisa kasih sedekah juga ya, buat jari jemarinya Author, gift dan vote seberapa pun. Terimakasih yang masih setia membaca kisah cinta 'Rendi & Indah' Love you buat kalian semua ❀️❀️❀️❀️


Sampai ketemu di episode selanjutnya πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹.......

__ADS_1


__ADS_2