
Santi kembali memegang gagang lemari dan menarik kuat-kuat hendak membuka namun tetap di tahan oleh Rendi, mereka seperti sedang perang dingin.
"Mamah mau lihat." Ucapnya.
Aku nggak boleh biarkan Mamah lihat, dia pasti bakal marah.
Keringat mereka sampai bercucuran, seakan-akan ada api di sekelilingnya.
Tok... Tok... Tok, "Mas apa aku boleh masuk." Ucap Indah dari balik pintu, dan mereka berdua menoleh ke arah pintu. Konsentrasi Rendi teralihkan, ibunya berhasil membuka pintu lemari dengan hentakan sampai patah dan mengenai dahi Rendi. "Aaww." Teriak Rendi, langsung memegang dahi dengan tangan kirinya.
Akhirnya Santi melihat isi dari lemari itu adalah baju Indah dengan jumlah yang masih dapat di hitung.
"Jadi ini yang kamu tutup-tutupi." Ucap Santi Emosi, dia tidak menghiraukan anaknya yang merasa kesakitan.
"Mamah, Mas Rendi. Kalian kenapa?" tanya Indah menghampiri mereka. Rendi menurunkan tangannya.
"Mas dahi kamu kenapa?" tanya Indah cemas melihat dahi Rendi yang benjol dan lebam.
"Indah kamu tolong kompres dahi Rendi." Ucap ibunya bangun, "Nanti kamu jelaskan semuanya ke Mamah Ren." Santi menatap sinis. Kemudian keluar kamar Rendi dengan emosi yang bergelora.
Bisa-bisanya Rendi memperlakukan Indah seperti ini.
Rasanya aku gagal mendidik Rendi.
__ADS_1
Indah masuk ke kamar Rendi sehabis mengambil air es yang dia taruh di baskom, dia juga membawa handuk kecil.
Rendi duduk di sofa dengan mengenakan kemeja. "Mas apa aku bisa mengompres dahi kamu?" Rendi menjawab dengan anggukan kepala. Indah memasukkan handuk itu kedalam air es lalu memerasnya, "Maaf ya Mas." Ucap Indah lalu mentep-tep handuk itu ke area yang lebam.
"Aaww." Teriak Rendi pelan.
"Apa sakit sekali Mas?"
"Tidak." Indah berlanjut mengompresnya.
Apa mamah dan Mas Rendi berantem? Keliatannya sih memang iya. Tadi mamah juga terlihat sangat marah, tapi apa ya masalah mereka?
Indah kemudian melihat patahan pintu lemari di lantai, dan kini lemarinya terbuka tanpa penghalang. Hingga memperlihatkan semua isi lemari di dalamnya karena lemari Indah hanya berpintu satu, serta kasur yang di keluarkan dari kolong tempat tidur.
Kayaknya aku pengen tanya tapi takut mas Rendi marah.
"Terima kasih Mas." Jawab Indah sambil tersenyum. Mereka kembali berhadapan, Indah hanya fokus mengompres dahi namun tidak dengan Rendi, tatapan matanya berpusat ke bibir Indah, sepertinya dia sudah terpesona dengan bibir mungil milik Indah.
Perlahan dia mengangkat tangan kanannya hendak menyentuh bibir Indah. "Mas." Ucap Indah menatap Rendi, Nafas Indah terasa dekat. Rendi mengusap-usap bibir bawah Indah dengan ibu jari tangannya.
Mas Rendi ngapain? Kok dia mengusap-usap bibirku, apa jangan-jangan dia mau.
Gumam Indah dengan jantung yang sudah berdebar kencang seperti ingin meledak.
__ADS_1
Tok.. Tok.. Tok, suara ketukan pintu. "Maaf Pak saya Hasan." Seketika Rendi terkejut dan melepaskan tangannya dari bibir Indah.
"Ya masuk." Ucap Rendi seraya memalingkan wajah karena malu.
"Maaf Pak, saya di suruh bu Santi untuk membawa kasur ini ke gudang." Ucap Hasan membuka pintu.
Rendi mengangguk. "Iya, dan bawa juga itu pintu lemari, buang saja." Hasan membawa kasur dan membereskannya.
Kok kasurnya di taruh di gudang? Terus aku tidur di mana.
"Indah kamu ambilkan kain di lemari ku untuk nutupin lemari kamu yang terbuka." Indah berdiri dan langsung mencari kain di lemari Rendi. Lalu menutupi lemari miliknya, "Besok aku belikan kamu lemari baru." Ucap Rendi kemudian masuk ke kamar mandi.
Rendi melepaskan kemejanya dan bercermin di dalam kamar mandi, dia melihat dahinya yang benar-benar benjol.
"Sepertinya mamah tadi benar-benar pakai tenaga dalam." Lalu dia menyentuh dahinya, dan mencoba menekan-nekan namun rasanya tidak sakit. "Wah Indah hebat juga mengompresnya,"
Rendi kemudian memegang bibirnya sendiri sambil melihat dari depan kaca.
Ah lagi-lagi aku menyentuh bibirnya, kenapa juga ya rasanya sangat lembut pas aku pegang. Kalau kita berciuman rasanya bagaimana ya?
"Ah Rendi ngapain mikir ke situ-situ. Sudahlah mending aku mandi." Rendi melepaskan semua pakaian dan menyalakan shower.
...💜Jangan Lupa Like💜...
__ADS_1
...😍Masukkan Ke Daftar Favorit Juga Ya😍...
...🌷Selamat Menunaikan Ibadah Puasa H+1🌹...