Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant
Part 392


__ADS_3

Setelah pulang membeli beberapa keperluan ternyata Andini tidak pulang kerumahnya dan melainkan Kerumah Nayra yang apa lagi jika tidak berdiskusi dengan Nayra dan Raihan juga ada di sana mendengarkan ocehan Andini.


" Sudahlah! kita nggak usah banyak cerita yang jelasnya harus kita beritahu sekarang juga tentang hal ini. Nggak ada toleran-toleran lagi kita harus kasih tau kak Angga semuanya, sebelum semuanya semakin panjang," tegas Andini yang tidak sabaran untuk memberitahu Angga.


" Sabar dulu Andini. Belum tentu juga kan semuanya benar," sahut Nayra yang masih tidak bisa menyimpulkan apa-apa.


" Nggak benar gimana. Jelas semuanya sudah benar dan jelas sekali bahwa Karen itu punya selingkuhan," sahut Andini menegaskan dan Raihan hanya melihat foto yang berada di hp Andini seperti memperhatikan detail-detail foto itu yang terlihat mesra itu.


" Kamu juga liat sendiri Nayra. Bagaimana Pria itu mencium keningnya, bibirnya pipinya. Apa itu namanya tidak dekat. Hanya saja aku tidak sempat memotretnya," sahut Andini yang menyayangkan hal itu.


" Tapi kan belum tentu juga ada hubungan yang special kan," sahut Nayra yang masih saja tidak mempercayai hal itu.


" Sayang, tapi aneh juga sih. Jika sudah seperti ini berarti mereka memang memiliki hubungan dekat," sahut Raihan yang setuju dengan Andini.


" Tuh. Kak Raihan aja langsung ngerti. Kenapa coba Nayra kamu masih ragu. Ini sudah jelas lo Nay," sahut Andini yang merasa terdukung dengan Raihan yang memihak kepadanya.


" Aneh, sih memang. Kemarin waktu ketemu ada anak memanggilnya mama dan anak itu juga mengatakan tentang papa. Apa ini juga berhubungan," batin Nayra yang sama sekali belum bisa menarik kesimpulan apa-apa.


" Nay, kenapa diam sih. Ayo dong kamu itu juga harus bergerak. Kita harus kasih tau kak Angga, nggak mungkin kan kak Angga tidak tau hal ini," sahut Andini dengan mendesak Nayra.


" Tapi bagaimana jika nanti masalah ini malah semakin ribet dan malah menimbulkan percekcokan yang mungkin bisa saja Angga nanti mengira kita ikut campur dengan urusan pribadinya. Kan kejadiannya bisa semakin berabe," sahut Nayra yang memikirkan resikonya.


" Bisa juga sih. Nanti Angga mengira kita hanya beropini saja dan siapa tau saja Karen tidak ada hubungan dengan Pria ini dan terakhirnya Karen ataupun Angga jadi terlibat masalah dan jelas. Hal itu karena perbuatan kita," sahut Raihan yang tidak memiliki prinsip. Tadi memihak Andini sekarang memihak istrinya.


" Astaga kak Raihan, Nayra ini semua sudah jelas. Nggak ada yang tidak jelas. Jadi apa lagi. Ini sudah jelas adalah bukti jadi apa lagi yang mau di ragukan," sahut Andini benar-benar geram dengan temannya dan juga kakak sepupunya yang tidak jelas.


" Andini bersabarlah. Bagaimana kalau kita mengumpulkan bukti dulu. Baru kita beritahu Angga," sahut Nayra yang mencoba menenangkan Andini yang kepanasan yang tidak sabaran ingin melaporkan apa yang di lihatnya.


" Benar Andini. Coba kita cari bukti lagi. Dan setelah memang kuat baru kita beritahu Angga. Ini hanya untuk menjaga agar tidak terjadi salah paham dan yang lainnya. Jadi kita tidak boleh bertindak gegabah," sahut Raihan yang juga ikut menegaskan.

__ADS_1


" Ishhhh, kalian ber-2 mah, payah," sahut Andini kesal. Raihan dan Nayra saling melihat.


" Aku hanya berharap, jika memang benar Karen tidak ada hubungan apa-apa dengan Pria itu," batin Nayra yang masih mengharapkan hal yang lain.


" Sepertinya memang aku harus membicarakan masalah ini dengan Angga. Dari foto ini memang sangat jelas. Foto mereka sangat dekat dan masalah di supermarket juga jelas sangat berhubungan," batin Raihan yang juga mencurigai Karen.


" Kenapa sih ke-2 orang ini menyebalkan sekali bukannya sudah jelas ada buktinya malah plin-plan segala lagi," batin Andini penuh dengan kekesalan.


" Assalamualaikum," sapa Alex yang datang kerumah Raihan yang pasti untuk menjemput istrinya.


" Walaikum salam," sahut semuanya dengan serentak dan Alex menghampiri istrinya ke meja makan yang bersama Nayra dan Raihan.


" Sayang kamu sudah pulang," sahut Andini dengan wajah murungnya berdiri dan mencium punggung tangan suaminya dan suaminya mencium kening istrinya dengan lembut.


" Hmmm, aku sudah pulang, ada apa ini. Kenapa terlihat begitu serius. Wajah kamu juga terlihat sangat murung. Seperti ada sesuatu?" tanya Alex heran.


" Nggak ada apa-apa?" jawab Andini bete. " Kamu sudah makan?" tanya Andini pada suaminya.


" Kamu tidak mau makan lagi?" tanya Andini.


" Tidak aku sudah kenyang. Sekarang katakan kamu kenapa. Kenapa kamu sampai seperti ini wajahnya?" tanya Alex. Andini langsung duduk kembali di tempatnya dengan wajah murungnya dan Alex pun duduk di samping istrinya dan melihat Nayra dan Raihan.


" Ada apa kalian tampaknya serius apa ada masalah?" tanya Alex.


" Hanya masalah kecil," sahut Raihan.


" Masalah kecil bagaimana," sambar Andini yang langsung kesal.


" Sayang ada apa sih, kok kamu kesal gitu?" tanya Alex.

__ADS_1


" Sayang aku melihat sendiri Karen itu cipika-cipiki dengan cowok lain dan aku ingin lapor dengan Angga tapi suami istri ini masih main cegah segala," sahut Andini yang langsung mengadu dengan suaminya Andini dan Raihan hanya pasrah saja.


" Karen. Karen itu bukannya pacar Angga? sahut Alex.


" Iya siapa lagi. Wanita yang sangat jelas bermuka 2 itu, jelas-jelas berani selingkuh dari kak Angga," sahut Andini dengan geram.


" Apa kamu yakin dia selingkuh?" tanya Alex.


" Ya jelaslah. Jadi apa lagi kalau bukan selingkuh namanya," sahut Andini menegaskan.


" Nih kamu lihat fotonya, apa ini kurang jelas," ucap Andini yang langsung mengambil hanphonenya dan memperlihatkan pada suaminya agar jelas. Dan Alex pun langsung melihatnya dengan teliti.


" Pak Danu," sahut Alex dengan mengkerutkan dahinya yang sepertinya mengenali orang yang ada di foto itu bersama Karen. Andini, Raihan dan Alex sama-sama kaget mendengar ucapan Alex.


" Kamu mengenalnya?" tanya mereka dengan serentak.


" Ya ini pak Danu klien aku," sahut Alex yang sangat jelas memastikan.


" Kamu serius?" tanya Andini.


" Iya sayang, ini jelas pak Danu dan malah setau aku pak Danu ini sudah menikah," sahut Alex memberikan pernyataan yang sangat mengejutkan untuk Nayra, Andini dan Raihan bahkan mata mereka terbuka lebar dengan sempurna Karen mendengarkan kata-kata itu.


" Menikah," sahut mereka dengan serentak.


" Iya menikah dan pak Danu itu juga punya anak laki-laki dan bahkan aku pernah bertemu dengan anaknya," sahut Alex yang menjelaskan lebih detail dengan penuh keyakinannya dan Nayra dan Raihan saling melihat kaget bahkan pasangan suami istri itu membayangkan kejadian di supermarket.


" Siapa nama anaknya?" sahut Nayra yang penasaran.


" Hmmmm, siapa ya," sahut Alex mencoba mengingat-ingat, " Kalau aku nggak salah namanya Diki," sahut Alex dengan yakin.

__ADS_1


Raihan dan Nayra benar-benar kaget mendengarkannya jika Danu sudah menikah dan pasti Karen adalah istrinya.


Bersambung


__ADS_2