
Della masih terlihat bingung dan sama sekali belum meraih piring kue ulang tahun yang di berikan Angga. Della tampak gugup dengan perasaanya yang tidak bisa di jelaskan.
Della melihat di sekitarnya dan dia bahkan sepertinya malu dengan yang lainnya karena perlakuan Angga yang tiba-tiba bahkan di depan orang banyak. Padahal teman-temannya ikut bahagia melihatnya.
" Kak Della, kenapa diam, ayo di ambil," sahut Nayra yang tepat berdiri di belakang Della. Della memang terlihat begitu gugup.
" Iya kak Della, ambillah tangan kak Angga pegal tau," sahut Luci lagi.
" Benar Della, apa yang kamu tunggu ambil kuenya," sahut Dara.
Della melihat Angga yang tepat di depannya. Angga menganggukkan kepalanya. Berharap Della menerima keu ulang tahun yang special darinya.
" Ayo Della, Angga jangan di anggurin," sahut Carey.
" Kak Della buruan," sahut Nayra tampak mendesak.
Dengan perlahan Della pun memegang piring kue itu. Tetapi terlihat Angga menahannya dan membuat Della melotot dengan mengkerutkan dahinya. Dan Angga tersenyum nakal pada Della membuat Della heran.
" Angga kenapa sih," batin Della heran.
Della pun kembali melepas tangannya dari piring kue tersebut yang tampaknya Angga hanya mempermaikannya saja dan membuatnya sedikit kesal.
Ternyata Angga menyendokkan kue itu dan mengantarkan tepat di depan mulut Della dan membuat Della kaget. Orang-orang di sana hanya tersenyum-senyum kecil melihat hal manis dari Angga dan Della.
" Ayo makan!" ujar Angga dengan lembut.
" Angga apa-apaan sih kamu. Ini tidak perlu," ujar Della pelan tampak malu dengan kelakukan Angga di depan umum. Sudah tau dia orangnya murah salting dan tidak bisa menyembunyikan kegugupannya bahkan wajahnya memerah karena Angga.
" Sudah makanlah!" sahut Angga tampak tenang bicara seperti tidak ada dosa.
__ADS_1
Sementara Kayla dan Aca saling melihat. Mereka tampak senang melihat pemandangan manis itu.
" Sayang kenapa diam, makanlah kue itu," sahut Aca.
Della menarik napasnya dengan panjang dan mau tidak mau dia pun membuka mulutnya dan menerima suapan itu hal itu kembali mendapatkan tepuk tangan dari orang-orang yang ada di sana.
" Angga apa-apaan sih, kenapa juga dia harus melakukan hal seperti ini, sangat tidak penting, dia membuatku malu saja. Angga memang sepertinya sengaja melakukan hal itu," batin Della tampak kesal dengan perbuatan Angga.
" Della. Kali ini aku tidak akan menyerah aku akan berusaha untuk membuatmu kembali kepadaku," batin Angga dengan yakin.
" Selamat ulang tahun," ujar Della yang memberikan ucapannya.
" Terimakasih," sahut Angga yang kemudian langsung berdiri.
" Aku berterima kasih untuk kalian semua yang sudah memberikan ku kesempatan untuk semua ini. Aku benar-benar merasa begitu bahagia," ujar Angga. Yang lainnya mengangguk-angguk dengan tersenyum lebar.
Raihan langsung menghampiri Angga dan memberikan ucapan selamat ulang tahun dan langsung bergiliran dengan yang lainnya yang juga memberikan ucapan selamat ulang tahun dengan semua doa-doa mereka. Angga tidak percaya.
Della tersenyum tipis kala matanya melihat Angga yang tampak bahagia yang bersalaman dengan yang lainnya.
" Aku berharap kamu bisa menjadi pria yang jauh lebih baik lagi dan kamu akan terhindar dari orang-orang jahat," batin Della dengan penuh harapannya. Angga pun melihat kearah Della dan Della langsung mengalihkan pandangannya membuat Angga mendengus tersenyum.
" Masih banyak waktu Della dan bagiku tidak akan pernah hilang kesempatan untuk membuat perasaan mu tetap kepadaku," batin Angga yang mempunyai tekat untuk mencuri hati Della kembali. Walau dengan usaha yang seperti apapun.
" Ya Allah terima kasih atas kebahagian malam ini. Engkau telah menunjukkan kebenaran dan kami mendapatkan hikmah dari semua ini. Ya Allah aku memohon kepadamu untuk memberikan putraku kebahagian dan pasti persatukan dia dengan wanita yang di cintainya Della. Persatukan mereka, buatlah hati mereka saling menyatu," batin Kayla dengan penuh doanya.
Sebagai seorang ibu dia pasti mendoakan yang terbaik untuk putranya dan pasti tau apa yang di rasakan putranya yang sesungguhnya.
*********
__ADS_1
Acara yang tadinya di hadiri beberapa tamu berubah seketika karena adanya permasalahan Karen. Tetapi jelas itu tidak masalah karena apa yang terjadi membuat Angga merasa lebih lega dan pastinya bersyukur karena sudah di bebaskan dari wanita yang tidak benar.
Walau acaranya tidak sesuai dengan rencana. Tetapi ulang tahun itu tatap di rayakan dengan orang-orang yang perduli dan pasti menyayanginya. Dan justru acara yang sederhana itu jauh lebih terasa bahagia dan menyenangkan terkesan simple tetapi memiliki makna.
Acaranya sudah berakhir dan sekarang Della sudah berada di kamarnya. Luci dan Celine juga sudah tidur di sampingnya. Luci dan Celine tampak lelah makanya tertidur dengan cepat.
Sementara Della masih berbaring dengan menyandarkan punggungnya di kepala ranjang. Della memegang kotak hadiah untuk Angga yang juga belum di berikannya.
" Aku akan memberikan ini besok, aku rasa tidak akan ada masalah jika harus memberikan hadiah ini," ujarnya yang punya rencana untuk memberikan hadiah itu besok.
" Aku sangat lega dengan Angga yang sudah mengetahui kebenarannya dengan begitu maka masalah benar-benar akan selesai. Ternyata Allah masih melindungi Angga. Aku sungguh tidak percaya dengan kebenaran yang sangat mudah terungkap," batin Della.
" Jadi aku akan memberikan hadiah ini padanya besok," batinnya lagi yang kembali menyimpan kotak hadiah itu dan Della menggeser tubuhnya meluruskan lalu dengan perlahan memejamkan matanya.
Della akan tidur nyenyak malam ini. Karena masalahnya yang benar-benar sudah selesai dan membuangnya merasa lega.
*********
Raihan dan Nayra juga sudah memasuki kamar dan barusan Nayra sedang menyusui Kinara dan syukurlah Kinara sudah tertidur dan dengan perlahan Nayra meletakkan Kinara di samping Raihan yang juga sudah tertidur.
Karena di Vila dan tidak ada tempat tidur bayi, jadi Kinara pun akhirnya tidur bersama mereka di samping Raihan.
Nayra mencium putri kecilnya itu lalu Nayra beralih kesamping Raihan membentangkan lengan Raihan dan meletakkan kepalanya di lengan itu lalu memeluk suaminya.
Nayra seakan tidak mau kalah. Dia lebih menempel pada suaminya. Nayra menaikkan sedikit tubuhnya ke atas dan mencium pipi suaminya.
" I love you," ujarnya dengan lembut.
Lalu langsung kembali memeluk Raihan yang Raihan pun akhirnya mendekatkan Nayra lebih dekat padanya dan memeluk istrinya. Nayra tersenyum dan perlahan memejamkan matanya, tertidur di dada bidang suaminya. Raihan berada di tengah-tengah 2 orang yang di cintainya. Istrinya yang cantik dan pasti anak perempuannya yang cantik.
__ADS_1
Bersambung