
" Akhirnya pak Danu dan anaknya bisa hadir juga di acara ini," batin Nayra yang merasa lega ketika melihat orang yang bersama Alex.
" Huhhhh, Syukurin kamu wanita jahat," batin Andini.
" Siapa mereka," batin Zira bertanya-tanya.
" Siapa yang di bawa Alex," batin Addrian.
" Pria itu. Bukannya Pria itu adalah orang yang bersama Karen. Dia bukannya suami Karen," batin Della yang mengingat jelas Pria itu.
" Siapa yang bersama Alex," batin Celine bertanya-tanya.
" Kamu mengenalnya sayang?" tanya Raina pada suaminya.
" Tidak, aku juga tidak tau siapa itu," sahut Raka geleng-geleng.
Langkah Alex dan Danu beserta anaknya semakin dekat. Mengundang senyum yang tidak sabar melihat tontonan selanjutnya dan Kayla juga akhirnya bisa melihat Pria yang bersama Alex.
" Siapa yang bersama Alex?" tanya Kayla.
" Aku juga tidak tau," sahut Ilham.
" Siapa sih yang mereka lihat, kok pada heran gitu wajahnya," batin Karen yang akhirnya penasaran dan bergeser melihat siapa yang mencuri perhatian orang-orang itu dan saat bola mata itu sudah menangkap siapa yang di lihat itu.
Membuat Karen terkejut saat melihat anaknya dan suaminya yang melangkah mendekatinya dan langkah itu semakin dekat.
" Mas Danu," batinnya dengan wajah schocknya dengan tubuhnya yang bergetar, suhu tubuhnya yang dingin. Mata melotot sampai mau keluar yang tidak percaya akan melihat kehadiran suaminya.
" Tidak, ini tidak mungkin, kenapa mas Danu dan Diki ada di sini," batin Karen kepanikan bahkan sudah keringat dingin.
" Apa yang harus aku lakukan, bagaimana ini semuanya bisa terbongkar. Tidak aku harus pergi dari sini. Semuanya bisa berantakan. Semuanya bisa berabe," batinnya yang sudah tidak mampu berpikir apa-apa lagi.
Karen pun memutuskan untuk perlahan-lahan mundur di saat semua orang tampak fokus saat bisa mundur beberapa langkah dan ingin membalikkan badan tiba-tiba Karen di kagetkan dengan Raihan yang berada di depannya yang menghalangi jalannya.
" Kamu mau kemana, acaranya belum di mulai. Tetapi kamu sudah pergi," ucap Raihan.
" Ah, aku, aku, aku mau," sahut Karen tampak gugup dan Angga menyadari Karen yang berbicara dengan Raihan.
" Karen ada apa?" tanya Angga dan Karen semakin pucat saat Angga menyadari dia ingin pergi.
" Tidak, tidak apa-apa, aku hanya ingin ketoilet," jawab Karen mencari alasan.
__ADS_1
" Jangan terlalu terburu-buru. Nanti saja sekalian," sahut Raihan tampak tenang.
" Sial, apa dia sudah tau semuanya dan ini apa sebuah jebakan," batin Karen mengepal tangannya yang merasakan ada yang sudah tidak beres.
" Ini teman saya Tante," sahut Alex yang sudah berada di depan, Kayla, dan Ilham.
Mendengar suara itu membuat Karen tersentak kaget dengan matanya yang melotot dan semakin keringat dingin dan Raihan tersenyum mendengarnya. Angga berbalik badan ketika mendengar suara Alex yang juga ingin melihat lebih jelas teman Alex.
Della tersenyum tipis saat melihat Pria itu ada di sekitar mereka dan berharap rahasia Karen akan terbongkar.
" Apa yang harus aku lakukan lagi," batin Karen yang masih membelakangi anak dan suaminya.
" Oh, ini teman kamu," sahut Kayla yang mengulurkan tangannya menyapa dengan ramah dan Danu menyambut uluran tangan itu.
Raihan langsung membalikkan tubuh Karen dan membuat Karen semakin panik dan kepanikannya benar-benar bertambah saat berhadapan dengan suaminya dan Danu pun terkejut melihat istrinya yang tiba-tiba ada di sana.
" Karen," lirih Danu.
" Mama," teriak Diki yang langsung berlari memeluk pinggang Karen. Karen pasrah dan sudah tidak bisa mengelak lagi.
Semua orang kaget mendengar anak kecil itu memanggil Karen adalah mama termasuk Angga dan juga Kayla yang benar-benar terkejut.
" Mama, apa maksudnya?" tanya Kayla heran.
" Karen ngapain kamu di sini?" tanya Danu masih tidak habis pikir dengan kehadiran Karen.
" Karen kamu mengenalnya?" tanya Angga yang kebingungan dan Karen diam tanpa bisa menjawab.
" Mama kok bisa ada di sini. Kok bisa ketemu Diki dan papa," sahut Diki mengangkat kepalanya melihat sang mama.
" Siapa mereka. Kenapa tampaknya Karen terlihat takut," batin Saski yang bertanya-tanya.
" Aneh sekali, anak itu memanggil Karen dengan sebutan mama. Apa itu anaknya," batin Jihan yang masih tidak bisa menyimpulkan apa-apa.
" Tidak mungkinkan wanita ini sudah menikah," batin Aca yang masih kebingungan dengan situasi tersebut
" Ada apa ini apa maksudnya semua ini?" tanya Kayla lagi.
" Karen, kenapa kamu diam. Kenapa anak ini memanggil kamu mama?" tanya Angga.
" Karen ada apa sebenarnya. Kamu mengenal mereka?" tanya Ilham yang juga penuh kebingungan.
__ADS_1
" Kenapa kamu diam. Kenapa kamu tidak bilang jika mereka adalah anak dan suami kamu," sahut Andini yang tidak bisa menahan omongannya dan kata-kata Andini membuat orang-orang yang tidak tau kaget termasuk Angga dan keluarganya dan Karen semakin tidak bisa berkata apa-apa.
" Jadi Andini juga tau tentang Karen Apa semuanya juga sudah tau sebenarnya tentang Karen," batin Della.
" Astaga, jadi selama ini Karen sudah menikah," ujar Luci Benar-benar terkejut.
" Apa maksud kamu Andini?" tanya Kayla dengan wajah schocknya.
" Ada apa ini Karen. Kenapa kamu diam saja dari tadi. Apa yang di katakan Andini. Siapa pria ini dan juga anak ini?" tanya Angga menguatkan Volume suaranya yang emosinya sudah terpancing.
" Kenapa om marah-marah pada mama saya," sahut Diki tampak polis yang tidak tau apa-apa.
" Pak Danu pa bapak mengenal wanita ini?" tanya Raihan.
" Ada apa ini sebenarnya. Saya jelas mengenalnya. Dia istri saya dan ibu dari anak saya," sahut Danu menegaskan membuat pernyataan itu semakin membuat orang kaget.
" Jadi kamu sudah menikah," sahut Celina.
" Kamu sudah menikah Karen?" tanya Angga tampak menekan suaranya.
" Angga aku bisa jelaskan," sahut Karen baru bisa mengeluarkan suaranya.
" Karen, siapa dia dan kenapa kamu ada disini dan apa yang ingin kamu jelaskan kepada pria itu?" tanya Danu yang mulai merasa ada yang tidak beres dengan istrinya.
" He, Karen kamu jujur saja sama pacar kamu kalau kamu sudah menikah dan jujur pada suami kamu kalau selingkuh darinya," sahut Andini membuat Angga dan Danu kaget dan melihat Karen dengan tatapan tajam. Tatapan tidak percaya.
" Apa. Jadi benar kamu sudah menikah dan menipu anak saya," sahut Kayla dengan menekan suaranya.
" Tante, aku bisa jelaskan," sahut Karen menghadap Kayla dengan wajahnya cemasnya.
Plakkkk
Kayla langsung melayangkan tamparan untuk Karen dan membuat semua orang terkaget-kaget sampai menutup mulut dan Karen memegang pipinya yang memerah.
" Kurang ajar kamu! berani sekali kamu menipu anakku," teriak Kayla yang tidak bisa menahan dirinya.
" Ma, tenang dulu," sahut Ilham mencoba menenangkan dirinya.
" Ini lah pergi acara sesuangguhnya," batin Andini tersenyum penuh kemenangan.
Bersambung
__ADS_1