Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant
Part 402


__ADS_3

Vila tempat di adakan nya ulang tahun Angga sudah selesai dengan sempurna berkat bantuan Aca, Della, Celine dan Luci. Dari dekorasi yang indah makanan ringan sampai makanan ringan sampai berat dan pastinya kue ulang tahun yang bertuliskan angka 30 tahun juga sudah ada di sana.


Lokasi perayaan itu di adakan di taman belakang Villa yang view nya langsung mengarah kepantai dan memang tempatnya yang sangat strategis dan sangat pas untuk pesta ulang tahun yang itu.


Sementara untuk di dalam vila sendiri sudah banyak teman-teman Angga dan juga teman-teman Kayla di sana. Ternyata Kayla tidak hanya mengundang keluarga dekat dan teman-teman dekat saja.


Tetapi juga mengundang beberapa orang yang bukan dari keluarganya. Ya beberapa karyawan Angga dan juga teman-teman suaminya dan pasti temannya-temannya.


Untuk keluarga dekat dan temannya-teman dekat Angga sudah datang lebih awal dan mungkin ada yang baru sampai dan langsung beristirahat dan ada juga yang sedang bersiap-siap ya mencari kesibukan sendiri.


Seperti sekarang ini. Raihan, Alex dan Dion tampak berbicara dengan serius di sudut ruangan dan di ruang tamu terlihat.


Nayra, Andini, Carey yang juga berbincang-bincang dan Amira Alan dan Kinara sedang bermain di lantai. Lebih tepatnya Amira sedang menemani 2 Dede bayi itu bermain.


Tiba-tiba Dara datang sendirian yang sepertinya juga baru sampai.


" Dara!" tegur Carey.


" Hemmm," sahut Dara yang langsung duduk di samping Andini.


" Kenapa lesu kak?" tanya Andini.


" Nggak apa-apa," sahut Dara.


" Acaranya belum di mulai ya?" tanya Dara.


" Bentar lagi palingan. Angga juga baru sampai," sahut Carey.


" Sayang banget ya kak Sony tidak bisa datang, dia pakai ke Luar Negri segala sih," sahut Andini membuat Dara melihat Andini serius.


" Ya namanya juga sedang melakukan pelatihan," sahut Nayra dan membuat Dara bergantian melihat ke arah Rania.


" Kalian tau Sony sedang keluar Negri?" tanya Dara terlihat heran.


" Ya iyalah, kak Sony kan memang keluar Negri sedang ada pelatihan," sahut Andini.


" Siapa yang memberi tahu kalian?" tanya Dara penasaran.

__ADS_1


" Ya ampun Dara kamu kenapa sih. Ya pasti Sony lah. Kan kamu tau sendiri dari dulu kita semua terbuka. Apalagi jika ada yang mau pergi dalam waktu yang lama pasti berpamitan dulu dan Sony ya pasti pamitan juga," sahut Carey menjelaskan membuat Dara diam tanpa menjawab apa-apa.


" Jadi Sony memberi tahu semua orang dan tanpa memberitahuku. Kenapa Sony tidak memberi tahuku dan semua orang malah tau," batin Dara tampaknya sangat kecewa dengan tindakan Sony.


" Memang kenapa Dara?" tanya Nayra heran melihat Dara tampak bingung.


" Hmmm, tidak, tidak apa-apa?" jawab Dara tersenyum tipis.


Tiba-tiba Kayla menghampiri para wanita-wanita cantik itu.


" Ya ampun kalian ini cantik-cantik sekali," ucap Kayla memuji.


" Tante bisa aja," sahut Kayla.


" Hmmm, ya sudah, ayo kita taman, acara nya sudah di mulai, beberapa tamu juga sudah datang," ujar Kayla.


" Oh, ya sudah Tante ayo kalau begitu, malah keasikan ngobrol," sahut Carey.


" Iya ayo Tante tunggu ya," ujar Kayla yang langsung pergi.


Mereka pun bergerak, Nayra pun menggendong Kinara dan Andini terlihat menggendong Alan yang mamanya Alan tidak ketahuan entah di mana.


" Iya Tante," sahut Amira tersenyum mengangguk lalu berdiri memegang tangan Carey dan berjalan menuju acara pesta ulang tahun Angga.


Della masih berada di dalam kamar, Della juga tampak sudah cantik dengan balutan dress pink lengan pendek yang duduk di kursi rodanya dengan kotak kecil yang di pegangnya dengan pita di atasnya yang mungkin hadiah yang sudah di sediakanya untuk Angga.


" Apa aku harus memberikan ini pada Angga?" tanyanya tampak ragu dengan hadiah yang akan di berikannya untuk Angga.


" Tapi kenapa aku memberikannya. Nanti Angga berpikir lagi. Aku memberikan hadiah itu hanya untuk dekat dengannya. Dia nanti berpikir jika aku berusaha untuk mengembalikan hubungan kami," batin Della yang kebingungan sendiri.


Mungkin sebenarnya dia sudah lama menyiapkan hadiah itu untuk Angga. Tetapi malah ada rasa terhalang untuk memberikannya kepada Angga. Apa lagi Angga yang sudah punya kekasih membuat Della tidak percaya diri untuk hal itu.


" Kak Della," teriak Celine memanggil-manggil membuat Della tersentak kaget dan langsung memasukkan hadiah itu kebawah bantal.


" Iya," sahut Della. Celine memasuki kamar dan melihat sang kakak sedang merapikan rambutnya.


" Ayo kak yang lain sudah menunggu," ajak Celine.

__ADS_1


" Ohhhh, begitu rupanya, ya sudah ayo," sahut Della tampak gugup dan Celine tersenyum lalu langsung beralih kebelakang Della dan mendorong kursi roda Della, mata Della melirik kearah hadiah yang di masukkannya kedalam bantal yang tidak berani di berikannya pada Angga.


*******


Di tempat acara tersebut tamu-tamu sudah berdatangan mengobrol sambil memegang minuman yang sudah di sediakan di sana dan Angga memang belum terlihat berada di sana.


Kayla, Zira, Jihan, Saski dan Aca berdiri ngerumpi seperti biasanya, sementara Ilham menyambut tamu-tamu yang berdatangan di sana.


Nayra, Raina, Carey, Andini, Luci, Dara, Celine dan Della berdiri satu kelompokkan sambil mengobrol- ngobrol.


" Kak Angga mana sih?" tanya Dara yang melihat-lihat dengan kepalanya berkeliling mencari Angga.


" Tadi aku lihat di parkiran nggak tau ngapain," sahut Dara yang sebelumnya melihat Angga di parkiran saat dia baru sampai.


" Tuh Angga," tunjuk Celine yang melihat Angga, semua mata pun tertuju pada arah mata Celine dan melihat Angga yang datang dengan Karen yang tangannya di gandeng Angga.


Tidak ketercuali Della yang juga melihat hal itu dan wajah Della tampak murung dengan apa yang di lihatnya.


" Aku sudah menduga Angga akan datang bersama Karen," batin Della tampak sedih.


" Ishhh, wanita itu benar-benar tidak tau malu bisa-bisanya dia bermesraan seperti itu. Memang dasar wanita sakit jiwa. Sudah punya suami dan anak tapi masih saja selingkuh," batin Andini tampak kesal.


" Ya ampun kasihan sekali Angga yang bisa-bisanya di perdaya oleh Karen. Kasian juga suami dan anak Karen yang telah di hiyanati Angga," batin Nayra yang melihat Karen hatinya merasa miris.


" Ya Allah, aku hanya berharap. Masalah cepat selesai dan Angga benar-benar bisa menerima semuanya tanpa dendam kepada Karen," batin Carey.


" Kasihan kak Della. Kekurangannya menjadikannya tidak bisa memiliki orang di cintainya," batin Celine yang terus melihat ekspresi sang kakak yang tampak lesu.


" Aku hanya berharap kak Angga dan kak Della bisa menyatukan perasaan mereka," batin Luci penuh dengan harapan.


Ternyata kedatangan Angga dan Karen juga di lihat oleh Kayla dan lihatlah Kayla yang melihat Karen langsung sinis.


" Apa maksud Angga membawa wanita itu, bisa-bisanya dia mengundang wanita itu tanpa memberitahuku terlebih dahulu," batin Kayla yang mengepal tangannya. Ketidak sukaannya terhadap Karen memang tidak bisa di sembunyikan.


" Aneh sekali, aku dan Kayla berusaha untuk mendekatkan Angga dengan Della. Tapi tampaknya Angga tidak peduli hal itu. Apa yang aku lakukan justru akan menyakiti Della," batin Aca yang tampak kecewa melihat Angga membawa wanita ke acara penting yang dia ikut menyiapkannya.


Aca juga melihat kearah Della yang tampak murung. Sebagai ibu dia tau bagaimana perasaan putrinya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2