Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant
Part 53


__ADS_3

Perusahaan Adbver E-Group.


Masih dari kejauhan sorot lampu di Perusahaan tersebut sudah terlihat. Bagaimana tidak Perusahaan itu mengadakan ulang tahun orang yang paling penting. Anak dari Addrian dan Zira.


Mobil mewah dengan beragam merek ternama sudah terparkir rapi di jalanan perusahaan. Para tamu juga sudah mulai memasuki Adverb. Kalangan tamu tidak main-main, ada yang dari Luar Kota bahkan Luar Negri. Semua tamu adalah tokoh-tokoh penting dan kalangan Pembisnis hebat.


Tidak hanya kedatangan tamu-tamu penting, media juga di izinkan untuk meliput pesta itu. Karena bukan hanya ulang tahun yang akan di adakan. Tetapi peresmian Raihan Arzatty Admaja Wijaya sebagai CEO Perusahaan Adbver E-Group.


Lantai bawah Perusahaan itu sudah di sulap menjadi pesta yang glamor. Para pelayan yang memakai pakaian putih dan celana hitam dengan dasi kupu-kupu hitam. Sudah mulai sibuk dengan nampan mereka.


Mereka berjalan kesana kemari, memberikan minuman untuk para tamu yang berdatangan. Addrian dan Zira sedari tadi sedang melakukan wawancara dengan wartawan.


Raina juga terlihat cantik. Dress yang di gunakannya sama dengan dengan dress Amira berwarna merah. Raina berbicara dengan para sahabatnya.


Sementara Raihan yang dengan kemeja putihnya dengan jas hitamnya terlihat sangat tampan. Sedari tadi dia berbicara dengan Angga dan Sony. Dengan gelas yang berisi minuman di tangan mereka.


Andini dan Nayra sudah sampai di acara pesta tersebut. Beberapa kali Andini menyapa teman-temannya di Perusahaan Adbver yang juga menjadi tamu undangannya.


Tidak jarang setiap teman yang di temuinya. Pasti memujinya kecantikannya. Benar kata Andini Nayra akan menjadi pusat perhatian. Saat memasuki Adverb bersama Andini.


Tatapan para tamu langsung mengarah kepadanya. Begitu juga dengan kumpulan Raina, Della, Carey, Cecil, Dara dan Luci. Mata mereka langsung menuju ke arah Nayra.


Raina yang melihatnya tersenyum. Dia harus mengakui jika Nayra sangat cantik begitu juga dengan Della, yang tersenyum saat melihat dari ke jauhan.


" Itukan mantannya kak Addrian," bisik Luci pada Cecil.


" Shuttt, jangan berisik," sahut Cecil.


Carey hanya melihat saja tampak tidak menunjukkan ekspresi apapun. Sementara Sony sedari tadi sudah melotot melihat Nayra, dia sampai tidak mendengarkan omongan Raihan dan Angga.


" Kenapa mantan itu memang selalu di sia-sia kan," ujar Sony. Angga dan Raihan pun heran melihat Sony. Mereka ber-2 saling melihat dan akhirnya melihat ke arah mana mata Sony mengarah.


Raihan terpana melihat ke hadiran Nayra. Cantik itu yang terbesit di hatinya. Wajahnya yang tampak ekspresi melihat terus kearah Nayra yang membuat matanya tidak berkedip sama sekali. Angga juga sangat pangling melihat Nayra yang seperti seorang princess.


Kepala Nayra berkeliling seperti mencari seseorang. Siapa lagi jika bukan Raihan yang di carinya.


" Nay aku bilang juga apa, kamu cantik banget," ujar Andini membenarkan.


" Jangan seperti itu, aku jadi malu," jawab Nayra.

__ADS_1


Anita dan Ria yang sudah ada di pesta itu, melihat Nayra dan langsung menghampirinya.


" Ya ampun Nay, kamu cantik banget," ujar Ria takjub dengan sahabatnya.


" Benar, kecantikan lo mengalahkan Bu Raina," tambah Anita yang tidak kalah takjubnya.


" Kalian biasa aja," sahut Nayra malu-malu.


Akhirnya mata Nayra bertemu dengan Raihan. Pria yang sedari tadi di carinya. Nayra melihat Raihan berdiri dengan Angga dan Sony. Nayra tersenyum kala melihat Raihan terus melihatnya.


Tetapi Raihan tidak tersenyum. Bahkan Nayra melihat tatapan Raihan sangat dingin. Tatapan saat pertama kali di lihatnya ketika Raihan kembali ke Indonesia.


Nayra menarik kembali senyumnya, sekarang wajahnya jadi berpikir, dia merasa Raihan sepertinya tidak menyukai penampilannya. Atau apa yang Nayra tidak bisa menebak jalan pikiran Raihan.


Angga menoleh ke arah Raihan, ketika sedari tadi menjadi saksi adu tatap-tatapan Raihan dan Nayra. Angga hanya menghela napas melihat ke-2 pasangan itu.


" Perhatian semuanya!" suara pengumuman itu membuat Nayra kaget dan mengalihkan pandangannya dari Raihan. Mencari suara itu yang sudah di altar panggung.


Addrian Admaja Wijaya beserta istrinya Zira Aqqela sudah berdiri berdampingan dan memberi salam kepada para tamu.


" Terima kasih untuk kehadiran kalian semua, kepada rekan bisnis, para media dan yang lainnya yang ikut bergabung dalam acara ini," ujar Addrian memberi kata sambutan.


prok prok prok prok prok prok prok prok


Para tamu bertepuk tangan. Raina tersenyum dan menggandeng tangan putrinya menghampiri ke-2 orang tuanya. Begitu juga dengan Raihan yang langsung merapikan jasnya dan berjalan dengan Arrogant menghampiri orang tuanya.


Raihan dan Raina sudah berada di tengah ke-2 orang tua mereka.


" Tidak menyangka jika Putra dan Putri saya sudah genap berusia 28 tahun," ujar Addrian lagi.


" Di malam yang bahagia ini. Sebelum kita memasuki acara ulang tahun. Saya akan mengumumkan secara resmi bahwa Raihan Arzetty Admaja Wijaya resmi menjadi CEO Perusahaan Adbver E-Group," ujar Addrian dengan suara lantang.


prok prok prok prok prok prok


Hal itu langsung mendapat sambutan tepuk tangan yang meriah dari para tamu. Begitu juga Nayra yang tersenyum dan ikut tepuk tangan.


" Hhhhh, kenapa sih dia harus jadi Ceonya," protes Ria dengan lemas.


" Ya namanya Perusahaan punya bokapnya, kalau Perusahaan punya keluarga lo baru lo jadi Ceonya," sahut Anita.

__ADS_1


" Tetap saja tidak enak," ujar Ria lagi yang sangat tidak suka.


" Sudahlah, jangan berisik, biarkan saja," ujar Nayra mencegah keributan dengan teman-temannya.


" Semoga Raihan bisa bekerja sama dengan kalian semua," ujar Addrian dengan penuh harapan dan memeluk Raihan.


" Makasih Pa," ujar Raihan yang juga langsung memeluk mamanya dan mencium pipi mamanya.


" Kamu harus bekerja keras," ujar Zira. Raihan hanya mengangguk dan langsung memeluk adiknya dan mencium keponakannya.


" Baiklah untuk acara yang di tunggu-tunggu kita akan memasukinya. Peniupan lilin dan pemotongan kue yang akan di lanjutkan MCnya," ujar Addrian menyerahkan acara selanjutnya pada MC.


MC mulai berbicara. 2 pelayan datang membawa kue ulang tahun yang sangat tinggi ke depan Raihan dan ke keluarganya.


" Ayo Raihan dan Raina silahkan tiup lilinnya! ujar sang MC. Raihan menggendong Amira dan berdiri berdekatan Raina. Setelah berdoa, mereka dengan serentak meniup lilin dan langsung mendapat sambutan tepuk tangan yang meriah dari para tamu.


Raina dan Raihan pun saling melihat dan tersenyum. Sedari tadi kerlap- kerlip lampu kamera terus menyoroti mereka para media pasti tidak ingin kelewatan untuk mengambil foto Raihan dan Raina.


" Baiklah berikan potongan kue ulang tahun kalian untuk orang tua kalian!" Mendengar arahan dari MC Raihan dan Raina langsung menyuapi Zira yang bergantian dengan Addrian.


Addrian dan Zira memeluk anak mereka dengan erat. Raihan dan Raina juga memberi pada Amira.


" Untuk kue selanjutnya berikan kue selanjutnya untuk orang special kalian, yang pertama Raihan dulu," ujar MC tersebut.


Raihan dan Raina memotong kue tersebut meletakkan di atas piring. Raihan melihat ke arah tamu seperti mencari siapa yang akan di berikan untuk potongan pertama itu.


" Pasti kak Carey lah, siapa lagi," ujar Luci memegang lengan Carey.


" Belum tentu tau," sahut Cecil.


Carey hanya tersenyum tipis. Carey melihat ke arah Raihan yang Raihan melihat ke arah Nayra. Pandangan mata Carey juga berpindah melihat ke arah Nayra.


Nayra terlihat tersenyum saat di tatap oleh Raihan. Andini yang berdiri di sampingnya tersenyum melihat ke arah Nayra yang di sampingnya. Suana seakan begitu hening. Sangat dek-dekan ingin mendapatkan kue dari seorang Raihan.


Angga juga melihat ke arah Nayra. Angga hari ini terlihat pasrah dengan cintanya yang bertepuk sebelah tangan yang mungkin hari ini memang akan menjadi akhir. Nayra wanita yang di cintainya akan kembali menjadi milik dari sepupunya.


" Kepada siapa di berikan?" tanya MC lagi yang penasaran. Raihan dan Zira hanya saling melihat dan tersenyum. Mereka juga penasaran dengan kue yang akan di berikan Putra mereka.


...Bersambung.........

__ADS_1


__ADS_2