Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant
Par 422


__ADS_3

" Saya terima nikahnya Della Anatasya dengan mas kawin tersebut di bayar tunaiiiii," sahut Angga yang menjabat tangan penghulu. Mengucap ikrah janji pernikahan dengan dengan satu tarik napas.


" Bagaimana saksi sah?" tanya penghulu.


" Sah," sahut semuanya dengan serentak.


" Alhamdulillah," sahut penghulu yang langsung menutup dengan doa. Para tamu undangan pun ikut berdoa yang di pimpin penghulu.


" Amin," sahut penghulu menutup doanya. Della dan Angga saling melihat dengan senyum merekah di wajah ke-2nya yang penuh kebahagian.


Angga dan Della pun saling melihat dan Della langsung mencium punggung tangan Angga. Langsung mencium kening Della dengan lembut.


Orang-orang yang ada di sana tersenyum melihat kebahagian itu. Juga merasakan haru yang tidak percaya setelah menghadapi banyak rintangan, akhirnya Della dan Angga bersatu di pelaminan.


" Terima kasih ya Allah untuk kebahagian ini. Aku sangat bersyukur engkau telah memberikan kelancaran untuk pernikahan putriku," batin Aca meneteskan air matanya.


Luci dan Celine yang berada di sampingnya sama-sama meletakkan kepala mereka di bahu sang mama.


" Akhirnya ma, kak Della dan kak Angga bersatu juga," ujar Luci yang masih tidak percaya.


" Mereka saling mencintai. Tidak ada alasan untuk tidak mempersatukan hubungan mereka," sahut Celine. Aca memegang ke- tangan putrinya itu.


" Kita doakan yang terbaik untuk pernikahan mereka," ujar Aca.


" Iya ma, pasti!" sahut Celine dan Luci dengan serentak tersenyum bahagia.


Kayla, juga tidak lepas senyum indah dari wajah itu. Dia dan suaminya Ilham pasti menjadi orang yang paling bahagia dengan pernikahan putra tunggal mereka.

__ADS_1


" Aku lega pa, Angga bisa menikah dengan wanita yang tepat," ujar Kayla melihat ke arah suaminya.


" Kamu benar, Della memang wanita yang tepat untuk Angga. Dia sangat baik. Sama dengan Angga kebesaran hatinya yang menerima Della apa adanya. Memberikan hadiah terbesar padanya yang mana Della sembuh total," sahut Ilham.


" Semoga Angga dan Della terus saling mencintai, seperti Raihan dan Nayra, Andini dan Alex dan Carey dan Dion," sahut Kayla penuh dengan doanya.


" Kita doakan yang terbaik untuk anak-anak kita yang pada akhirnya mereka juga sama seperti kita. Akan memulai kehidupan yang baru dengan pernikahan," ujar Ilham dengan bijak. Kayla mengangguk tersenyum dan terus melihat Della dan Angga yang sedang berfoto dengan buku nikah mereka.


Nayra dan Raihan juga saling melihat dengan tersenyum, di mana tangan mereka yang tidak lepas untuk saling menggenggam.


" Kak, Della akhirnya bisa menikah dengan cinta sejatinya," ujar Nayra.


" Kamu benar sayang. Hubungan mereka cukup banyak liku-liku nya. Dan akhirnya mereka bersatu di pelaminan," sahut Raihan.


" Semoga keluarga mereka bahagia terus," sahut Nayra dengan doa dan harapannya.


" Semoga Della dan Angga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah," ujar Carey yang tak lupa memberikan doanya pada sahabatnya itu.


" Amin, semoga mereka saling mencintai sampai kakek, nenek, sama seperti kita," sahut Dion. Tersenyum bahagia melihat istrinya. Carey mengangguk-angguk mendengarnya.


" Kamu akan mencintaiku kan sampai kakek-kakek?" tanya Dion. Carey tersenyum mengangguk dan langsung memeluk suaminya.


Raka dan Rania, Alex dan Andini, juga memberikan doa yang terbaik untuk pasangan pengantin itu. Sama halnya dengan Dara yang pasti juga memberikan doanya. Hanya saja Dara terlihat justru murung.


" Della dulu mencintai Angga dalam diam. Tetapi Angga tidak menyadari hal itu. Dia mencintai Nayra dan membuat hatinya tidak ada tempat untuk Della. Della tetap setia dan berharap banyak untuk Angga. Sampai pada titik di mana Della menyerah. Della memilih Pria lain dan hampir saja menikah. Saat itu Angga baru menyadari perasaannya. Tetapi hubungan mereka tidak semulus itu. Banyak rintangan dan sampai akhirnya mereka bersatu di pelaminan. Jika cinta yang bicara memang tidak ada yang tau. Semua pasti kembali happy ending," batin Della yang terharu melihat Angga dan Della. Dia pasti juga menjadi saksi kisah cinta yang rumit itu.


Ternyata keharuan Dara tertangkap oleh Saski yang hadir dalam pernikahan itu.

__ADS_1


" Dara, seandainya kamu memberikan kesempatan kepada Sony. Mungkin Tante akan menjadi orang yang paling bahagia. Kamu wanita yang baik Dara," batin Saski yang masih mengharapkan Dara bersama putranya.


***********


Acara pernikahan akhirnya selesai dari pagi sampai malam semuanya sudah selesai. Dari akad nikah sampai resepsi. Menerima dia dan ucapan selamat. Foto-foto dengan beberapa gaun pengantin, foto-foto bersama teman-temannya dan bersama keluarga sudah di jalankan semuanya.


Para tamu juga sudah meninggalkan rumah Della yang menjadi tempat pernikahan. Hanya ada kerabat-kerabat dekat yang menginap di rumah itu.


Kamar Della sudah di sulap menjadi kamar pengantin. Penuh bunga-bunga mawar, dan dekor-dekor ala pengantin yang pada umumnya. Hujan turun memang menjadi akhir di acara pernikahan yang sakral dan lancar itu.


Lumayan angin-angin sepoi-sepoi masuk kedalam kamar itu. Dan Angga yang menutup jendela kamar yang sudah mengganti pakainya dengan pakaian santainya.


" Untung hujannya turun setelah acaranya selesai," batin Angga yang masih merasa untung dan menutup jendela kamar dan juga horden. Angga berbalik badan dan di kagetkan dengan bidadari cantik di depannya. Wanita yang telah resmi menjadi istrinya.


Di mana Della yang berdiri menunduk malu dengan tangannya yang saling menggenggam erat. Della yang cantik dengan kimono Silver yang lengan 1 jari dan hanya sepahanya yang mungkin itu adalah ide dari teman-temannya yang sudah berpengalaman. Tetapi sangat tidak biasa baginya. Sehingga dia malu di depan Angga.


Tetapi Angga tersenyum melihat Della yang sangat cantik dan pasti seksi. Angga melangkah maju dengan mendekati Della. Angga memegang dagu Della, mengangkat wajahnya itu agar sejajar dengannya.


" Kenapa menunduk, lihat aku," ujar Angga dan Della memberanikan diri menatap suaminya yang berada di depannya itu. Dengan perasaannya yang tidak karuan begitu dek-dekan.


" Apa kamu gugup?" tanya Angga. Della mengangguk pelan. Angga langsung mengecup bibir Della. Dan Della memejamkan matanya saat mendapat kecupan dari suaminya itu.


" Jangan gugup. Aku tidak akan menelanmu," bisik Angga di telinga Della. Membuat Della kegelian namun tersenyum tipis. Angga kembali menatap Della dengan dalam-dalam. Dan Della juga menatapnya. Tidak menunggu lama Angga mendekatkan dirinya dan langsung menggendong Della ala bridal style dan Della langsung mengalungkan tangannya di leher suaminya.


Mereka saling melihat dan masih tetap berdiri. Angga mencium kening Della dan lalu langsung membawa Della keatas ranjang yang penuh dengan bunga-bunga. Della berusaha tenang saat suaminya itu sudah berada di atasnya dan kembali mencium keningnya.


Angga menciumi seluruh wajahnya dengan lembut dan akhirnya Angga meraih bibir istrinya dengan dalam dan pasti di balas Della. Pasangan pengantin baru itu ternyata tidak menunggu lama-lama. Acara pernikahan beres mereka melanjutkan akhir acara itu dengan melaksanakan wajibnya malam pertama dengan penuh cinta yang bermain panas di tengah hujan deras yang sangat mendukung mereka.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2