Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant
Part 421


__ADS_3

Angga dan Della yang masih saling menindih mendengar ledakan itu pun langsung mencoba untuk duduk. Della melihat ke arah ujung dan melihat kobaran api yang langsung melahap dengan cepat dan orang-orang di sekitar situ langsung berlarian dengan kecelakaan tersebut.


" Kamu tidak apa-apa kan Angga?" tanya Della Della dengan panik memegang pipi Angga. Wajah Angga masih terlihat begitu kaget.


" Angga aku tau kamu schock, aku sudah meneriaki mu," sahut Della yang malah panik dengan kondisi Angga. " Kamu tidak apa-apa kan Angga?" tanya Della lagi.


" Aku tidak apa-apa Della. Justru aku kaget karena melihatmu," sahut Angga membuat Della heran dengan mengkerutkan dahinya.


" Karena melihatku?" tanya Della heran. Angga mengangguk.


" Kenapa? ada apa dengan ku?" tanya Della heran.


" Kenapa kamu bisa kemari?" tanya Angga dengan suara beratnya.


" Ya jelaslah aku kemari. Aku melihatmu yang hampir ketabrak dan aku berlari ingin menolongmu," sahut Della dengan cepat-cepat.


" Lari!" sahut Della tiba-tiba yang menyadari perkataannya.


Della melihat kearah sebrang jalan dan melihat kursi rodanya tetap di tempatnya. Kursi roda yang kosong. Mata Della melotot dan kembali melihat Angga yang mana Angga masih schock dengan menaikkan 1 alisnya dan Della menoleh kearah bawah melihat dirinya.


" Aku berlari," sahut Della kembali melihat Angga. Angga mengangguk.


" Aku..." sahut Della yang malah schock sendiri.


Angga pun langsung berdiri dan memegang tangan Della mengajaknya berdiri dan dengan mudahnya Della langsung berdiri yang membuat Angga dan Della lebih terkejut lagi dengan napas mereka yang naik turun dan mata yang berkaca-kaca.


" Aku, aku bisa berdiri," sahut Della dengan ngos-ngosan yang tidak percaya dengan apa yang terjadi padanya. Sementara Angga tersenyum melihat kenyataan di depan matanya.


" Angga! aku bisa berdiri," sahut Della lagi dengan matanya berkaca-kaca. Dan Angga juga mengangguk yang merasakan haru berjamaah.


" Mau juga tadi berlari," sahut Della yang sekarang melompat-lompat. Angga mengangguk-angguk.


" Aku sudah tidak lumpuh lagi Angga, aku sudah sembuh," sahut Della dengan bahagianya yang tidak percaya dan Della langsung memeluk Angga dan Angga sampai meneteskan air mata. Melihat calon istrinya yang sudah bisa berjalan.


" Kamu benar, kamu sudah tidak lumpuh lagi. Kamu sudah bisa berjalan. Kamu sudah menjadi Della yang dulu," sahut Angga yang tidak bisa menahan diri untuk tidak merasakan keharuan dan Della tersenyum mengangguk yang menangis di pelukan Angga. Della dan Angga bahkan tidak peduli dengan kecelakaan yang terjadi.


Si saat orang- orang sibuk mengurusi kecelakaan. Angga dan Della malah berbagai bersama dengan ke ajaiban yang Della dapatkan yang merupakan kado terindah di hari pernikahan mereka.

__ADS_1


*************


...Pemirsa terjadi kecelakaan yang terjadi di jalan kenanga tidak jauh dari rumah sakit Mitra kenanga. Mobil BMW hitam yang melaju kencang itu mengelakkan truk di depannya yang dan akhirnya membanting stir mobil dan menabrak tiang lampu....


...Dari kecelakaan maut itu menyebabkan mobil terbakar hangus dan terdapat di korban di dalam mobil yaitu seorang wanita yang bernama Karen berusia 27 tahun. Wanita ini di kabarkan adalah mantan istri pengusaha Danu yang baru resmi bercerai seminggu yang lalu....


...Untuk informasi selanjutkan. Kita akan sambungkan dengan rekan kami yang ada di lokasi....


Pembawa berita itu sangat lancar menginformasikan apa yang terjadi begitu cepat. Yang mana kecelakaan yang terjadi pada Karen.


Nayra yang berdiri di depan televisi yang jelas-jelas mendengar berita itu ikut prihatin dengan wajahnya yang pasti terkejut.


" Bagaimana sayang?" tanya Nayra ketika suaminya selesai menelpon yang tidak jauh darinya.


" Iya, itu memang Karen. Awalanya dia ingin menabrak Angga. Tetapi Della berhasil menyelamatkannya dan alhasil Karen mendapat batunya," sahut Raihan.


" Astaga, jadi Karen ingin mencelakai Angga," sahut Nayra tidak percaya.


" Iya kamu benar," sahut Raihan.


" Tidak apa-apa, untung ada Della yang menyelamatkan Angga," sahut Raihan. Nayra merasa lega mendengarnya dan kembali melihat ke arah televisi.


Di mana sudah meliput kecelakaan. Banyak polisi, pemadam kebakaran dan pengeluaran mayat Karen dari dalam mobil yang pasti di sensor.


Tetapi tiba-tiba Nayra mengkerutkan dahinya saat melihat do layar televisi di mana melihat salah satu warga di sana orang yang di kenalnya yang tak lain adalah Della dan Angga. Tetapi bukan itu yang membuatnya kaget. Yang membuatnya kaget adalah Della yang berdiri di samping Angga.


" Sayang," sahut Nayra. Raihan langsung menoleh ke arah istrinya yang wajahnya schok.


" Ada apa?" tanya Raihan.


" Lihat itu!" tunjuk Nayra pada layar televisi.


" Bukannya itu kak Della," sahut Nayra lagi. Raihan juga kaget melihat Della yang berdiri..


" Kamu benar itu Della," sahut Raihan yang kelihatan bahagia yang langsung melihat istrinya dengan wajah penuh tawa.


" Kak Della sudah bisa berdiri. Kok bisa?" tanya Nayra heran.

__ADS_1


" Aku juga tidak tau sayang kapan itu terjadi," sahut Raihan yang juga masih tidak percaya.


" Ya Allah, terima kasih, akhirnya kak Della bisa bisa berdiri," sahut Nayra yang merasa bahagia yang tidak percaya dengan apa yang terjadi pada Della. Raihan juga ikut merasakan kebahagian istrinya.


*************


Mendengar Della sudah sembuh dari lumpuhnya semua orang datang cepat-cepat Kerumah sakit untuk memastikan berita yang membahagiakan itu.


Dan lihatlah mereka dengan harunya yang tidak percaya dengan kesembuhan Della. Malahan Andini memegang ke-2 tangan Della dan mengajak Della melompat-lompat seperti anak kecil.


" Ya ampun ini benar-benar hari yang paling bahagia, akhirnya kak Della benar-benar bisa sembuh," sahut Andini tidak percaya dengan apa yang di lihatnya di depannya.


" Lagi-lagi setiap kejadian ada hikmahnya dan inilah kado terindah dari kesabaran kak Della," sahut Nayra yang masih terharu.


" Nayra benar, memang kalau orang baik cobaannya sangat banyak. Dan sekarang sudah melewati cobaannya," sahut Dara.


" Makasih, untuk kalian semuanya yang selalu mendukungku, mendoakanku. Kalian sudah memberiku kekuatan dan pasti ada selalu bersamaku," sahut Della dengan senyum bahagianya.


" Sama-sama," sahut mereka serentak.


" Akhirnya kak Della bisa menikah dengan heels impian kak Della," sahut Luci mengedipkan sebelah matanya.


" Benar, akhirnya bisa berjalan bergandengan tangan dengan kak Angga di altar pernikahan," sambung Celine lagi.


" Semua yang terjadi berkat doa Della dan Angga yang memang menikah karena niat ibadah," sahut Carey.


" Iya, kamu benar Carey. Aku tidak percaya. Jika Della bisa sembuh secepat ini," sahut Angga.


" Akhirnya masalah selesai. Jika Karen tidak mendapat hukuman di dunia. Maka akhirat akan menghukumnya," sahut Dion.


" Dion benar. Hukum alam. Jauh lebih baik," sahut Alex.


" Semoga acara pernikahan kalian lancar setelah ini," sahut Raihan.


" Amin," sahut semuanya dengan serentak.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2