Ratu Hebat Mau Lewat

Ratu Hebat Mau Lewat
Chapter 109


__ADS_3

Cukup mengejutkan bagi ziyan saat sima rui memberitahu bagaimana kondisi yuefeng. Ia tidak menyangka bahwa yuefeng akan mengalami keguguran. Kehamilannya sungguh di luar dugaan ziyan. Sedikit penyesalan datang di benak ziyan. Meski ia tahu ini semua terjadi karena tindakan yuefeng sendiri, namun tetap saja ziyan juga lah yang memberikan hukuman itu pada yuefeng. Ia hanya mengikuti prinsipnya, bahwa ia akan membalas apapun yang ia terima. Jika hal yang ia terima adalah hal baik, maka ia akan membalasnya dengan hal baik juga dan berlaku pula untuk hal sebaliknya. Tapi mungkin itu yang terbaik untuk anak itu. Ziyan tidak bisa membayangkan bagaimana anak itu akan tumbuh bersama yuefeng sebagai ibunya. Kegilaannya setelah kehilangan segalanya mungkin hanya akan menjadi siksaan anak itu kelak.


Setelah makan malam, Sima rui memanggil ziyan ke ruang bacanya. Selain memberitahu mengenai kondisi yuefeng, ia juga membahas mengenai keterlibatan Ketua gui dan Hong dawei.


" Tidak heran pasar gelap begitu aman, bahkan kasus penculikan anak pun tidak tersentuh pemerintah setempat. Ternyata... " ( Ziyan)


" Besok akan dilakukan tuntutan untuk Hong dawei. Dan er juga berhasil mendapatkan bukti transaksi penyelundupan bahan pangan yang di lakukan kepala penjaga lumbung nasional atas perintah Hong dawei. Dengan semua dakwaan tersebut. Cukup untuk menyeretnya masuk ke dalam penjara. "


Pangeran ketiga juga ikut terlibat?


Benar juga. Bagaimana pun dia adalah petugas dari biro penyidik.


Ziyan kembali berpikir, jika benar pasar gelap ada hubungannya dengan Hong dawei. Itu berarti mungkinkah dia yang meracuni Yaner. Ia menanam xun ai di sisi yuefeng, lalu menghasutnya agar meracuni Yaner. Jika demikian, untuk apa? Jika karena kekuatan militer Sima rui. Kenapa ia membutuhkan kekuatan militer itu?


" Kau berpikir keras lagi? " ( Sima rui)


" Ah.. Tidak. Aku hanya sedang berpikir sedikit. Apakah keracunan ku saat itu juga ada hubungannya dengan Hong dawei? mengingat racun itu berasal dari ketua Gui. "


Sima rui mengangguk. " Mengenai hal itu. Aku sudah menginterogasi ketua gui. Meski tidak ada bukti fisik, tapi dia sudah mengakui semuanya bahwa itu adalah perintah Hong dawei. "


" Dia mengakui begitu saja? " Ziyan cukup terkejut mendengar kenyataan itu.


" Iya. Kenapa? "


"Tidak, hanya saja mengakui begitu saja bukankah itu aneh? "


" Tentu saja itu aneh jika kita tidak menyiksanya terlebih dulu. "


" Maksud pangeran... Kau.. "


Sebuah seringai jahat terbentuk di bibir sima rui. " Karena ia sudah meracuni mu dan berniat menjadikanmu bahan percobaannya. Tidak mungkin kan aku melepaskannya begitu saja. Setidaknya aku harus menunjukan 'ketulusanku' padanya. "


Memikirkan jenis penyiksaan apa yang di terima ketua gui. Entah kenapa jika melihat senyum Sima rui tadi, membuat bulu kuduk ziyan berdiri. Tampaknya ketua gui sudah salah karena melawan iblis.


Karena hari sudah malam, Sima rui meminta ziyan dan yang lainnya untuk menginap di istana rixi. Dia juga sudah meminta junyi untuk mengirim kabar pada kediaman Mo. Tapi kelihatannya malam di istana rixi terasa sangat panjang bagi ziyan. Malam itu ia sama sekali tidak bisa memejamkan matanya. Pikirannya masih berputar memikirkan masalah itu. Entah kenapa perasaannya mengatakan seperti ada sesuatu yang masih mengganjal.

__ADS_1


*********************


Istana utama, aula pertemuan.


Seperti biasa, kaisar duduk di kursi kebesarannya mendengarkan laporan para pejabatnya mengenai kondisi negaranya. Setelah satu persatu memberikan laporannya, tiba mereka di akhir sidang.


" Karena tidak ada lagi laporan yang akan di sampaikan. Maka aku akan... " (kaisar)


" Tunggu Yang mulia. " Sima dan muncul. Ia mengenakan seragamnya yang membuat kehadirannya tampak kuat.


Kebingungan tampak jelas pada para pejabat yang melihat kedatangan Sima dan. Karena ia datang di tengah aula bukan sebagai Pangeran, melainkan sebagai pejabat penyidik.


" Pangeran ketiga. Ada apa ini? " Kaisar merasa sikap putranya sedikit kurang sopan, karena muncul tiba-tiba dalam pengadilan istana.


" Maaf Yang mulia karena telah lancang masuk. Namun saya memiliki hal yang ingin saya laporkan. "


" Katakan. "


Meski ucapan ekspresi Kaisar terkesan tegas dan galak. Namun di dalam, ia merasa begitu bersemangat. Ia tahu pasti ada sesuatu yang akan terjadi.


'Mari kita lihat keseruan apa yang akan terjadi setelah ini.'


" Saya membawa perintah penyidikan kepada menteri Hong, atas dugaan penggelapan pangan, bekerja sama dengan pasar gelap atas penculikan dan perdagangan anak, lalu percobaan pembunuhan pada calon permaisuri putri pertama*. "


Begitu Sima dan menyelesaikan ucapannya, suasana aula pecah. Tentu saja pertentangan tersebut hanya ada di kubu bangsawan. Kaisar tetap diam, memperhatikan Sima dan. Sementara para menteri di kubu kerajaan bersorak dalam hati atas musibah Hong dawei.


" Omong kosong! Bagaimana bisa pangeran ketiga membuat tuduhan palsu! " Salah satu pejabat kubu bangsawan mengeluarkan penolakannya.


Hong dawei yang menjadi tokoh utama justru tetap diam menatap Sima dan dengan tenang. Tentu saja bukan tatapan ramah dan bersahabat, melainkan tatapan penuh kebencian.


Sima dan berbalik untuk melihat pejabat tersebut.


" Disini saya sebagai petugas penyidik bukan pangeran ketiga. Sebagai petugas penyidik, kami tidak akan melakukan tuduhan tanpa adanya barang bukti. " Ia melihat ke arah salah satu rekannya. "Bawa orangnya masuk. "


Rekan Sima dan yang baru saja di berikan perintah itu pergi, dan tanpa menunggu lama, rekan yang lain membawa ketua Gui masuk ke dalam aula.

__ADS_1


" Yang mulia, dia adalah pemimpin pasar gelap, ketua Gui. Setelah kabur dari penyergapan tempo hari, kami berhasil menemukan tempat persembunyiannya lalu menangkapnya. Dari situ kami mengetahui keterlibatannya dengan menteri Hong. "


Para pejabat mulai melakukan diskusi mereka. Karena kesaksian dan pengakuan ketua gui kemungkinan akan memberatkan hong dawei.


" Jadi apakah maksud penyidik dan, kesimpulan yang mengatakan aku terlibat hanya berasal dari ucapannya saja. Jika demikian bukankah itu terlalu memaksa. Tidak ada bukti fisik, hanya berdasarkan ucapan seorang penjahat. "


Hong dawei tampak begitu percaya diri. Ia sangat yakin bahwa tidak mungkin mereka menemukan bukti.


" Diam kau. Setelah aku tertangkap, kau justru diam dan sama sekali tidak membantuku. Kau ingin menyelamatkan dirimu sendiri hah? " (ketua Gui)


Teriakan Ketua Gui membuat semua orang terkejut. Terutama hong dawei. Ingin rasanya ia membungkam mulut pria itu dengan menebas lehernya.


" Hong dawei. Kau tidak akan lolos. Jika aku mati, maka kau juga harus mati. " Ketua gui tertawa dengan keras.


" Yang mulia, penjahat ini hanya bicara omong kosong. Tidak ada bukti sama sekali. Jika seperti ini, saya hanya bisa berasumsi bahwa penyidik dan sengaja membawa penjahat ini untuk memfitnahku. "


Dihadapan kaisar, hong dawei bersikap seolah ia adalah korban. Ia sengaja menahan emosinya sejak tadi untuk mengambil simpati semua orang.


" Menteri hong.. karena kau berpikir aku ingin memfitnah mu. Bisa kau katakan motif kenapa aku sampai memfitnah mu? "


" Penyidik dan sangat lucu. Jika aku tahu apa motifmu. Aku tidak akan diam saja saat kau memfitnahku. Aku hanya ingin mengatakan, bahwa sebagai penyidik, kau harus melakukan segala sesuatunya sesuai aturan. Jangan bertindak gegabah hanya karena mendengarkan ucapan seseorang. Bisa saja kan dia terpaksa berbicara begitu karena tidak tahan dengan siksaan yang kalian berikan saat melakukan interogasi. "


Hong dawei memang licin seperti belut. Pandai sekali ia mengembalikan semua ucapan sima dan. Benar sekali ucapan kakaknya, sima rui.


" Dia licik, karena itu kau jangan langsung perlihatkan buktinya. Biarkan dia berbicara lebih banyak. Semakin tinggi terbang, maka semakin sakit saat terjatuh. Bawa ketua Gui untuk menambahkan minyak dalam api. Biarkan ia tahu bahwa rekan kejahatannya mencoba menggigitnya. "


Lebih baik membuat mereka berdua saling menabur kebencian.


" Kami memang menyiksanya, tapi itu semua sudah sesuai dengan prosedur. "


" Tapi meski begitu, hanya berdasarkan ucapan penjahat ini apakah bisa? jika yang dia sebut adalah pangeran pertama. Apakah itu berarti pangeran pertama juga ikut terlibat."


Sima dan mengepalkan tangannya, ia menahan emosi yang hampir membuatnya memukul Hong dawei. Beraninya dia menyebut kakak pertama.


********************

__ADS_1


pojok penulis :


karena sima rui pangeran pertama otomatis istrinya akan menjadi Permaisuri putri pertama.


__ADS_2