Ratu Hebat Mau Lewat

Ratu Hebat Mau Lewat
Bab 239


__ADS_3

Akhirnya masalah di desa tianguan satu persatu selesai.


" Lepaskan! Aku tidak bersalah. Aku melakukan semua itu demi keselamatan desa. Jika tidak, mereka akan kembali dan melakukan pembalasan. " Pekik pemimpin desa saat dirinya diseret masuk penjara.


" Lepaskan aku! lepas! " Kembali dia menjerit sembari mencengkeram jeruji besi.


Karena kejahatannya, yang hampir membunuh seluruh warga desa, maka biro penyidik menyatakan dirinya bersalah dan harus tinggal di penjara. Ia harus menghabiskan masa tuanya di sana. Namun baru beberapa minggu, pria itu sudah seperti orang gila. Setiap malam terdengar jeritan pimpinan desa. Jeritan meminta pengampunan. Hingga akhirnya ia di pindahkan ke sel sendiri karena tabib mendiagnosanya dengan gangguan jiwa.


Sedangkan Xumu,


" Kau hanya akan mengurungku? " Xumu terbahak. "Hukuman yang sangat menyenangkan. Tak ada yang lebih menyenangkan dari makan dan tidur. "


Sima rui mengangkat satu sudut bibirnya. " Benarkah? mari kita lihat apakah kau akan berpikir seperti itu setelah ini. "


Sima rui memberikan instruksi. Seseorang datang dengan pedang besar yang biasa di gunakan oleh para algojo.


Melihat itu Sima rui menyeringai, sedangkan xumu yang sebelumnya tertawa puas langsung mengatupkan kedua bibirnya.


" Lakukan sesuai perintah. " Ucap Sima rui. Dan pria itu segera berjalan mendekati xumu. Adegan berdarah pun terjadi.


Xumu akhirnya mendapatkan hukuman langsung dari Sima rui. Ia memotong tangan dan kaki xumu guna mencegah pria itu melarikan diri.


" ARGHHH! ! ! " Jerit Xumu kala algojo memenggal kedua tangan dan kaki Xumu bahkan tanpa menggunakan anestesi. Darah segar keluar dari anggota tubuh Xumu yang terpotong.


" Berikan kaki dan tangannya pada harimau kesayangan ku. " Perintah Sima rui.


Xumu menatap nyalang Sima rui. Terlihat jelas kebencian dalam pancaran mata xumu.


" Sudah ku katakan. Akan ku buat kau menderita. Bukankah kau mengatakan tak ada yang lebih menyenangkan dari makan dan tidur. Nah, sekarang nikmatilah. Makanlah seperti anjing. Jadilah monster seperti yang kau katakan sebelumnya. "


Setelah mengatakan itu, Sima rui meninggalkan xumu mengabaikan jeritan dan makian xumu. Semakin banyak xumu mengucapkan ujaran kebenciannya, semakin tersenyum puas Sima rui.

__ADS_1


Sima rui menempatkan xumu di penjara khusus setelah menerima pengobatan terlebih dulu, menghindari dari infeksi. Penjara xumu begitu istimewa karena sangat lembab dan gelap, sama sekali tidak ada cahaya matahari yang masuk. Sima rui akan membuatnya hidup dalam kegelapan sampai akhir hayatnya.


Kenapa tidak memberikan hukuman mati?


Menurutnya, memberikan hukuman mati hanya akan memudahkan xumu menebus penderitaannya. Sedangkan tujuan Sima rui adalah membuatnya menderita hingga mengharapkan kematiannya sendiri. Biarkan ia membusuk dengan sendirinya di dalam penjara.


Kerja sama wang yi dan ziyan juga berjalan lancar. Kini kerajaan jin dan shu memiliki jalur perdagangan sendiri.


Wang yi akhirnya memutuskan kembali ke negara shu bersama arthur. Namun sebelum pergi, mereka menemui ziyan untuk berpamitan.


" Terima kasih wangfei, berkat mu kini aku memiliki alasan untuk kembali. Setidaknya bukan sebagai putra mahkota yang tidak berguna seperti dulu. " Wang yi terkekeh.


" Semoga kedua kerajaan akan selalu berhubungan baik. " Imbuhnya lagi.


" Sama-sama, aku juga mendapatkan banyak untung dengan kerja sama ini. " Ziyan tertawa kecil membayangkan gunung emas yang ada di rumahnya. " Aku yakin kau akan menjadi raja yang cakap dan mampu membawa kerajaan shu menjadi lebih baik. "


Selesai berbicara dengan wangyi. Saatnya beralih pada arthur.


" Terima kasih. Semoga kau juga bisa menemukan portal secepatnya. Meski pun tidak, aku harap kau menemukan kebahagiaan mu disini. "


Ziyan tentu sangat berharap teman masa kecilnya itu bahagia. Segera melupakannya dan menempuh hidup baru.


Meskipun hingga kini arthur masih terus mencari dimana portal berada. Fakta lain yang baru saja diketahui ziyan ialah Portal yang awalnya berada di tianguan, mengingat laboratorium penelitian ada di sana sebelumnya sudah tidak ada. Hal itu terjadi semenjak pemusnahan kala itu. Namun menurut bibinya, benda itu seharusnya masih ada. Karena saat pemusnahan, pasukan britania tidak membawa kembali benda tersebut.


Semakin besar serikat dagang ziyan, semakin sibuk pula ziyan sebagai bos zi. Karena sumber uang istri pangeran pertama itu semakin luas, membuat ziyan tidak memiliki waktu banyak untuk fokus pada kehamilannya. Jadi ia meminta chufeng untuk membantunya mengurus beberapa pekerjaannya di serikat dagang.


Kehamilan ziyan sudah memasuki bulan ke sembilan. Perutnya semakin besar hingga terkadang ia kesulitan bernapas. Meski begitu, tak mengurangi nafsu makan ziyan, justru semakin banyak. Entah kenapa kini selera makannya berubah. Ia berubah jadi sangat menyukai daging. Hampir setiap hari ia akan memakan setidaknya satu potong daging.


Seperti saat ini, sima rui menemani ziyan makan malam. Pria itu memperhatikan istrinya yang terus memasukkan satu persatu makanannya ke dalam mulut tanpa memberikan komentar apapun. Ia bahkan sampai merasa ngilu saat melihat istrinya makan seperti itu. Ia takut tiba-tiba perut sang istri akan meledak karena kekenyangan. Namun ia memilih untuk bungkam alih-alih menegurnya. Atau justru dirinya yang akan menerima semprotan amarah ziyan yang saat ini begitu sensitif.


Seperti beberapa hari yang lalu,

__ADS_1


" Istri ku, apakah kau belum merasa kenyang. Aku pikir kau terlalu banyak makan. Aku takut perutmu akan sakit jika kau makan tanpa henti. " Ucap sima rui khawatir, namun hal itu justru terdengar di telinga ziyan seperti kata olokan pria itu yang menganggap dirinya banyak makan dan menghabiskan bahan makanan kediaman.


Ziyan kemudian melempar sumpitnya dan menatap tajam sima rui.


" Memang kenapa jika aku banyak makan? Apakah kau keberatan karena aku menghabiskan bahan makanan kediaman ini. Aku ini makan juga bukan karena aku yang ingin, tapi karena anak mu yang menginginkannya. Jadi jangan salahkan aku jika aku banyak makan. Salahkan anak mu ini yang selalu merasa lapar. "


" Baik, baik istriku. Maaf, tolong jangan marah. Kau boleh makan apapun yang ingin kau makan. Aku tidak peduli dengan persediaan di kediaman. Jadi makanlah yang banyak. "


Niat hati ingin mengalah dan menuruti permintaan istri. Sima rui justru semakin membuat ziyan marah.


" Jadi kau menyuruhku untuk terus makan. Apa kau ingin aku seperti babi, gemuk dan tidak menarik lagi. "


Rahang Sima rui jatuh ke tanah mendengar jawaban sang istri. Dan sekali lagi ia disalahkan atas kesalahannya yang bahkan ia tidak ketahui.


Ternyata amarah istrinya tidak berhenti sampai disitu. Selama dua hari, Sima rui harus bertahan dengan tatapan dingin ziyan. Raut wajah istrinya seperti banteng yang kapan saja siap menyeruduk.


Semenjak kejadian itu sima rui banyak belajar. Bahwa diam itu emas. Karena itu, Sima rui tak lagi berkomentar saat ziyan makan. Ia hanya akan menemani wanita itu hingga selesai.


Sima rui melihat istrinya telah menyelesaikan makannya. " Apa kau ingin langsung ke kamar istri ku? "


" Tidak. Aku masih ingin makan buah. " Dan tak lama yaoyao membawa satu piring semangka.


" Terima kasih yaoayo. " Setelah mengucapkan ungkapan terima kasihnya, ziyan langsung memakan buah pesanannya dan sekali lagi, sima rui memilih untuk diam. Sembari menelan ludah melihat betapa lahapnya sang istri.


Akhirnya acara makan yang menegangkan pun berakhir. Sima rui menghela napas lega karena bisa melewati acara makan yang menakutkan tersebut dengan lancar.


" Besok adalah acara pernikahan Dan er dan shuwang. Acaranya akan berlangsung cukup lama. Jika kau lelah, segera beritahu aku. Kita bisa kembali lebih cepat. " Kata sima rui ketika sudah berada di kamar tidur mereka.


" Ah aku lupa. Sepertinya hormon kehamilan ini mempengaruhi daya ingat ku. Aku benar-benar lupa bahwa besok adalah pernikahan Dan er. Hari berlalu dengan sangat cepat ternyata. "


" Tak apa. Aku sudah menyiapkan semua. Jadi kau tidak perlu khawatir perihal pakaian apa yang akan kau pakai nanti. " Sima rui menarik istrinya masuk ke dalam pelukannya.

__ADS_1


" Sekarang tidurlah. Kau membutuhkan banyak tenang untuk besok. " Tambahnya. Ia pun mengusap kepala ziyan agar sang istri cepat terlelap.


__ADS_2