Ratu Hebat Mau Lewat

Ratu Hebat Mau Lewat
Bab 217


__ADS_3

Sidang kasus yang menjerat Tuan Ma dengan lelang ilegal akhirnya digelar. Berdasarkan bukti-bukti yang sudah di kumpulkan. Akhirnya terbukti bahwa tuan ma terlibat dengan pelelangan itu. Ia juga di ketahui memiliki kelainan S3ksual. Tentunya fakta itu membuat kegemparan masyarakat ibu kota. Bagaimana tidak? Pria paruh baya itu di kenal sebagai suami idaman yang sayang dengan keluarga. Karena sama sekali tidak pernah melihat wanita lain selain istrinya. Tapi ternyata itu semua hanya kedok, nyatanya bukan karena setia dengan istri makanya ia tidak melirik wanita lain. Melainkan karena ia tidak menyukai wanita. Ia lebih suka saling mengadu pedang, alih-alih bertarung dengan perisai dan pedang.


Terkuaknya kelainan tuan Ma ternyata mengangkat fakta lain. Putri tuan Ma ternyata bukan anak pria itu. Putrinya ternyata anak hasil perselingkuhan istrinya dengan kepala pelayan kediaman tuan Ma.


Pada akhirnya karena malu, istri tuan Ma pergi meninggalkan ibukota mengajak serta putri dan kepala pelayan itu. Meninggalkan tuan Ma yang harus menjalani hukumannya di penjara.


Dan berkat fakta-fakta menggemparkan tersebut. Rumor Sima rui yang akan segera mengangkat selir akhirnya tenggelam. Perlahan tak ada lagi orang yang membahasnya.


" Apa yang kukatakan benar bukan. Tidak ada gunanya memperdulikan rumor itu. Kau bisa lihat sendiri sekarang rumor itu tenggelam dengan sendirinya. " Ucap ziyan pada yaoyao di sela waktu santai sorenya.


" Anda benar nyonya. Berkat skandal pejabat Ma dan keluarganya semua rumor tentang anda hilang dalam waktu semalam. Mungkin kita harus berterima kasih pada pejabat Ma. "


Ziyan menggeleng. " Jangan seperti itu. Bagaimana pun juga itu aib mereka. Aku justru kasihan dengan putri mereka. Ia harus menanggung akibat dari kesalahan kedua orang tuanya. " Ziyan mengelus perutnya. Ia berharap putranya tidak bernasib seperti putri kediaman Ma.


" Maaf nyonya. Saya tidak bermaksud bahagia di atas penderitaan orang lain. " Sesal yaoyao.


" Bagus kalau kau sadar. Oh iya di mana sese? " Ziyan melihat sese tidak ada bersama dengan mereka.


" Tadi ia ijin ke dapur untuk mengambil kue. " Yaoyao melihat arah dapur berharap melihat sese.


" Sudahlah. Mungkin ia tersangkut di suatu tempat sedang mengganggu seseorang. " Canda ziyan.


Bukan tanpa alasan ia berkata seperti itu. Karena awal-awal sese bekerja disini, ia perhatikan pelayan barunya itu selalu mencuri pandang pada xiaoqi. Bahkan akhir-akhir ini sese semakin berani memberikan perhatian secara terang-terangan seperti memberi kue atau mengekor pada pengawalnya itu hingga membuat xiaoqi jengah.

__ADS_1


Yaoyao menghela napas, " Sese wanita yang tangguh. Meski di abaikan xiaoqi, ia tidak peduli dan terus mengejarnya. Padahal tindakannya itu sia-sia. Sampai kapan pun xiaoqi tidak akan pernah melihatnya. Karena hatinya masih menjadi milik mendiang nona Yaner. " Wajah yaoyao berubah sendu. Tentu mengingat mendiang nona nya itu membuatnya sedih.


" Sese baru pertama kali jatuh cinta. Wajar baginya menunjukan perasaannya. Berbeda dengan mu dan junyi yang tanpa perjuangan karena perasaan kalian saling bersambut. Jadi sebagai teman, kita seharusnya mendukung sese. Meski pada akhirnya cintanya harus kandas di tengah jalan. Setidaknya itu lebih baik karena ia sudah berusaha untuk menggapainya. Ia tidak akan merasakan sebuah penyesalan karena sudah berusaha. " Tutur ziyan.


" Nyonya benar. Maaf karena aku menyepelekan usaha sese. Tidak seharusnya aku bersikap seperti itu. Ia juga berhak menggapai cintanya. Aku akan memberikannya semangat saat ia berjuang, dan memeluknya ketika ia berhenti dan ingin menangis. "


Ziyan tersenyum mendengar ucapan yaoyao. Ternyata pelayan setianya itu sudah lebih dewasa dari pertama kali mereka bertemu.


Hubungannya dengan junyi juga tampaknya sudah semakin serius. Tampaknya ia harus meluangkan waktu bersama Sima rui untuk membahas pernikahan mereka berdua.


Tak lama sese tiba dengan sepiring kue di tangannya. Wajahnya sedikit tertunduk. Sekilas ia bisa melihat matanya sedikit sembab. Mungkin ia baru saja menangis. Ziyan hanya bisa menghela napas, karena selalu seperti ini jika wanita itu bertemu dengan xiaoqi.


" Apa dia membuat mu menangis lagi? " ziyan tak tahan untuk tidak bertanya, meski ia sendiri tahu akan Jawabannya.


" Kau tidak perlu berbohong. Aku sudah tahu. " Ziyan menjeda ucapannya lalu kembali melanjutkan. " Jika kau masih ingin berjuang maka teruslah berusaha. Tapi jika kau lelah. Baik aku ataupun yaoyao siap memberikan bahu kami untuk mu bersandar. "


" Terima kasih atas perhatian nyonya dan kau yaoyao. " Sese tak bisa menyembunyikan rasa harunya karena perhatian kedua orang terdekatnya tersebut.


***********


Hari perburuan akhirnya tiba.


Sima rui menggandeng tangan ziyan ketika istrinya turun dari kereta kuda. Pemandangan itu membuat iri para wanita yang melihatnya. Sungguh beruntung ziyan memiliki suami yang begitu mencintai dan perhatian padanya.

__ADS_1


Tatapan iri para wanita berbanding terbalik dengan pandangan seseorang yang melihatnya dengan tatapan benci. Tepatnya tatapan tersebut diberikan untuk sima rui. Siapa lagi jika bukan Arthur. Ia melihat adegan itu, membuat hatinya seketika sesak karena rasa cemburu yang begitu besar.


Sedang wang yi yang melihat reaksi temannya itu hanya bisa menggeleng. Berharap temannya tersebut tidak bertindak di luar kendali.


Setelah Sima rui mengantar ziyan ke tempat duduk khusus untuk para wanita. Ia segera kembali ke tempatnya untuk melakukan persiapan.


" Yang mulia bisa kita berbicara. " Arthur segera menemui Sima rui begitu melihat pria itu seorang diri.


" Katakan saja. " Balas sima rui dengan wajah dingin.


" Jauhi Gaia. " Ucap Arthur tanpa ragu dan mendapat tatapan ejek dari Sima rui.


" Dia istriku. Apakah kau layak mengatakan itu padaku. "


" Yang seharusnya menjadi istrimu adalah Mo ziyan. Bukan Gaia. " Sanggah Arthur tak terima.


Sima rui menghentikan kegiatannya, ia berjalan mendekat ke arah Arthur.


" Baik itu ziyan, Gaia, apapun namanya. Ia akan tetap menjadi istriku. Jadi ingat ini baik-baik. Aku tak akan mengampuni siapapun yang berusaha mengusik pernikahan kami. Bahkan meskipun itu kau sahabat sejak kecil istriku. " Ucap sima rui sarat ancaman.


Meski aura sima rui begitu mendominasi, Arthur tidak takut. Ia terus melangkah maju meneruskan rencananya.


" Buktikan! Buktikan kau lebih baik dari ku. Ayo kita bertanding. Jika kau menang dari ku, dengan sukarela aku akan mundur. Namun jika kau kalah maka bercerai lah dengannya. Aku akan membawanya kembali. "

__ADS_1


" Kalau begitu bersiaplah untuk kalah. Karena aku tidak akan membiarkan mu terus bermimpi. Dan sesuai janji mu, jika kau kalah. Pergilah sejauh mungkin dari hadapan ku ataupun istri ku. "


__ADS_2