
Cuaca musim panas yang panas, menambah panas suasana aula pengadilan istana.
Baru beberapa kata dari sima rui, para pejabat kubu bangsawan tidak ada lagi yang mengutarakan tuntutannya. Mereka semua terdiam ketika dipertanyakan mengenai kinerja mereka.
Masalah pangan merupakan salah satu masalah serius yang di alami kerajaan Jin. Apa lagi setelah memasuki musim panas, jumlah hasil panen lebih sedikit dari musim sebelumnya. Meski pemerintah sudah tidak meminta pajak tambahan dari para petani berkat kebijakan pajak yang mo yincheng usulkan. Tapi tetap saja masalah pangan tidak terselesaikan.
Masalah distribusi pangan yang berimbas pada kekurangan makanan para prajurit di perbatasan adalah masalah yang sangat serius bagi sima rui. Melihat para bawahannya di perbatasan harus berjuang untuk bertahan hidup, membuat sima rui sangat perihatin sekaligus marah. Jadi kali ini sima rui tidak akan melepaskannya begitu saja. Ia akan membongkar semua transaksi gelap yang ada di belakangnya
"Kenapa kau diam menteri hong? jangan bilang kau masih belum menemukan akar masalah kekurangan pangan tersebut. "
Sima rui terdiam lalu mengalihkan pandangannya pada semua pejabat di aula. Suaranya yang tenang dan dingin berubah lantang dan begitu tegas.
" Apakah kalian tahu bagaimana para prajurit di perbatasan berjuang. Selain harus menjaga keamanan negara, mereka juga harus bekerja untuk bertahan hidup. Dan tanpa memikirkan hal itu, kalian justru membahas masalah yang tidak penting. "
Semua orang bergidik saat sima rui berbicara. Para pejabat kubu Kekaisaran juga tak menyangka bahwa masalahnya sudah sangat serius seperti itu.
" Maaf pangeran, tapi jika kau mengatakan kami tidak memikirkan masalah itu. Saya menolak mengakuinya. Karena kami juga sudah menyampaikan beberapa solusi pada Yang mulia kaisar. Jadi tolong anda tidak berkata seakan kami tidak bekerja." (Hong dawei)
Dari ucapannya, terlihat jelas seakan Hong dawei ingin menantang sima rui.
"Hoh.. Benarkah itu? Tapi sejauh ini aku tidak melihat adanya perubahan yang lebih baik, menteri hong. Para prajurit di perbatasan masih mengandalkan diri mereka untuk bertahan hidup. Apakah itu yang kau maksud beberapa solusi itu menteri hong? "
" Segala solusi membutuhkan proses pangeran. Kau harus tahu itu. "
Sima shao melihat kilatan pertikaian di mata putra dan menterinya tersebut. Karena topik utama pembicaraan sudah selesai dan justru beralih ke topik lain. Sima shao tahu sudah saatnya melerai mereka dan mengakhiri pengadilan hari ini.
" Menteri Hong tolong hentikan. " (perdana menteri Jiang)
Sima shao melihat perdana menteri Jiang. Kelihatannya ia memiliki pemikiran yang sama dengannya. Tindakannya sangat tepat karena menghentikan Hong dawei agar tidak meneruskan perdebatannya.
" Hari ini kita khusus untuk membahas mengenai rumor itu, karena masalah ini sudah selesai dan keputusan sudah diambil pangeran pertama. Jadi lebih baik kita sudahi pengadilan ini. Bagaimana Yang mulia. "
Menteri jiang menghadap Kaisar, dan menanyakan pendapatnya.
Meski Sima shao belum puas dan masih ingin melihat para pejabat kubu bangsawan berdebat dengan putranya. Tapi memang benar ucapan perdana menteri jiang. Sudah saatnya pengadilan ini di sudahi. Ia tak ingin ada pertempuran berdarah di tengah-tengah aulanya.
" Aku setuju dengan perdana menteri Jiang. Karena itu, berdasarkan hasil keputusan, maka pertunangan pangeran pertama dan nona besar mo masih berlanjut. Sekian. "
Sima shao segera bangkit dari kursinya dan semua para pejabat membungkuk untuk mengantar kepergian kaisar.
Sima rui juga harus kembali ke istananya. Saat ia berbalik, matanya secara kebetulan bertemu dengan mata Hon dawei. Tanpa memperdulikannya, Sima rui terus melangkah keluar meninggalkan aula.
Hong dawei sangat marah. Hari ini sima rui benar-benar sudah mempermalukannya. Jika bukan karena kekuasaan militer yang ada di tangannya, ia tak mungkin mendapatkan hormat dari para bangsawan. 'Hanya seorang pangeran tapi beraninya ia menantang ku. Lihat saja, aku pasti akan membunuhnya. '
__ADS_1
"Menteri Jiang tunggu. " Hong dawei menghentikan jing he yang hendak meninggalkan aula juga.
" Kenapa kau menghentikanku? Bukankah kau berada di kubu bangsawan. Seharusnya kau mendukungku. "
Menteri Jiang masih tenang, alih-alih memberikan jawaban, ia justru memberikan saran untuk Hong dawei. " Jangan menggigit lebih dari yang bisa kau telan. Menteri Hong, lebih baik untuk sekarang kau tidak menyinggung pangeran pertama. Jika tidak, semua kubu bangsawan akan terkena imbasnya. "
" Apa maksudmu?! " Hong dawei tak mengerti dengan ucapan menteri jiang.
" Tak masalah kalau kau tak mengerti, yang penting aku sudah membantumu dan mengingatkanmu. "
Hong dawei mengerutkan keningnya, ia semakin tak memahami sikap menteri Jiang.
******************
Di ujung koridor, terdapat sebuah kolam ikan dengan tanaman teratai. Karena sudah musim panas, satu persatu bunga teratai mekar dan menambah keindahan kolam. Di sana berdiri Sima rui dan ayahnya, Sima shao yang sedang memberi makan para ikan.
" Hari ini kau terlalu gegabah. " (Sima shao)
"Maaf ayahanda. Untuk sesaat putramu hilang kendali. " (Sima rui)
Sima shao dengan cepat menoleh. Apa yang baru saja ia katakan? Hilang kendali?! kalimat ini sepertinya tidak pantas keluar dari mulut putranya yang terkenal sangat tenang itu.
Ketika menyangkut yaner, Sima rui merasa sedikit kehilangan kendali. Ia tak ingin seorang pun berkata buruk, atau menyakiti gadis itu. Itulah kenapa ia bertindak implusif hari ini.
" Aku tidak mengerti ayah, kenapa kita harus takut dengan para kubu bangsawan. Mereka selalu menentang kerajaan, yang mereka lakukan hanya memperkaya diri mereka tanpa sama sekali memikirkan rakyat. "
Sima shao memandang Sima rui. Putranya masih muda, karena itu ia belum mengerti betul apa yang sebenarnya berkuasa di dunia ini.
" Meski dalam kasta, keluarga kerajaan adalah yang tertinggi, tapi hidup kita masih bergantung pada para bangsawan itu. Tanpa mereka, kita tidak memiliki sumber daya untuk menjalankan pemerintahan. Kerajaan juga tidak bisa melindungi rakyatnya. "
" Meski aku juga tak ingin mengakuinya, tapi tanpa mereka pemerintahan kita tak mungkin berjalan dengan lancar, itu adalah kenyataan. Hampir semua usaha di sektor ekonomi di kuasai oleh para bangsawan. Kerajaan banyak menerima pajak dari mereka. Dari mereka juga, banyak rakyat yang mendapatkan pekerjaan. Karena itulah kita tidak bisa begitu saja menyingkirkan mereka. Kita harus memiliki persiapan. "
Dari penjelasan ayahnya tersebut, Sima rui akhirnya mengerti apa yang paling berkuasa disini. Itu adalah uang. Tujuan pejabat itu membuat kubu bangsawan adalah tidak lain untuk mempertahankan kekuasaan mereka. Jika hanya sendiri, mungkin bukan masalah bagi ayahnya untuk menyingkirkan mereka. Tapi karena mereka bersatu. Itulah kenapa ayahnya masih diam dan tidak mengambil tindakan.
"Maaf ayah, aku tidak berpikir dengan benar. "
Sima shao tersenyum. Dengan penjelasan singkat, putranya langsung mengerti inti dari yang ia sampaikan.
" Kabarnya, di ibukota ada pengusaha terkenal bernama bos zi. Ia memiliki kasino, beberapa restauran, salon, toko, dan sekolah. Ia juga membantu para rakyat yang ingin membuka usaha dengan pinjaman modal, dan untuk pembayarannya menggunakan sistem bagi hasil. Aku cukup penasaran dengan sosok misterius bos zi ini. Aku sudah mengutus orang untuk mencari tahu identitasnya, tapi tak ada satupun yang berhasil. Jika kau bisa mengajaknya bergabung, itu akan menjadi bantuan besar untuk melawan kubu bangsawan. "
Bos zi?! Bukankah dia pemilik paviliun chuntian. Jika ingin mengetahui identitasnya, maka tempat pertama yang harus ia datangi adalah kasino itu.
" Lalu mengenai perayaan kemenangan mu kali ini, aku sudah membahasnya dengan permaisuri. Itu akan dirayakan bersama dengan acara perburuan minggu depan. Karena itu, kau harus datang bersama Yaner. Hal itu sekaligus untuk menunjukan bahwa hubungan kalian baik-baik saja. "
__ADS_1
"Baik ayah. Aku akan segera memberitahu yaner. "
**********************
" Yaoyao, apakah luyi sudah datang? " Ziyan sedang sibuk dengan laporan Keuangan beberapa tokonya. Semakin banyak usaha yang dibukanya, pekerjaannya juga jadi semakin banyak.
" Belum nona. Kelihatannya ia sedang sibuk bersama tuan besar. "
Karena sering membantunya mengambil laporan pekerjaannya, Ziyan hampir melupakan bahwa luyi sebenarnya pengawal ayahnya. Ia tidak bisa menyuruh xiaoqi karena selain bukan anggota heilong, ini berhubungan dengan kerahasiaan identitasnya sebagai bos zi. Karena semua orang tahu bahwa ia adalah pengawal pribadinya.
Haatchii ! !
Ziyan mengosok hidungnya yang terasa gatal.
" Kau flu nona? " (yaoyao)
" Mungkin saja. Bisa kau buatkan sesuatu untuk menghangatkan tubuh, yaoyao. "
" Secepatnya nona. " Dan secepatnya juga yaoyap pergi ke dapur untuk membuat minuman jahe untuknya.
Ziyan merasa ia sedikit memaksa tubuhnya untuk terus bekerja. Tapi ia harus menyelesaikan laporannya sebelum luyi memberikan tambahan laporan lain.
Memiliki uang memang menyenangkan, tapi mengelolanya benar-benar membuat pusing. Kelihatannya ia harus secepatnya membuat anak-anak itu lulus, agar secepatnya juga bisa membantunya mengurus laporan-laporan ini.
" Identitas mu sebagai bos zi sepertinya masih tersimpan dengan baik? " ( Snowy)
" Untuk sementara begitu. " Ziyan menjawab dengan santai, sembari masih membaca kertas-kertas laporannya.
" Sementara? kenapa? "
" Semakin banyak usahaku, semakin besar pula uang yang di hasilkan. Dan semakin banyak orang yang penasaran dengan identitasku. Kalau sudah begitu, semakin banyak orang yang akan menyelidiki latar belakang bos zi. "
"Tapi bukankah, kau bertindak sangat rapi. " Snowy masih tak menyangka rahasia yang disimpan dengan begitu rapi itu akan terbongkar.
" Seperti bangkai yang lama-lama akan tercium juga. Aku memang tak mengharapkan rahasia ini akan terus menjadi rahasia. Karena itu aku harus mempersiapkan diri ketika hal itu terjadi. "
Alasan kenapa identitasnya sebagai bos zi menjadi rahasia yang begitu terjaga dengan baik. Itu karena sistem jaringan yang ia gunakan dalam mengelola semua usahanya. Baik kasino, restauran, salon kecantikan, toko, sekolah, bahkan semua mitra yang ia berikan modal. Semuanya memiliki setidaknya satu anggota heilong sebagai pegawainya. Selain sebagai pengawas, juga untuk memudahkan ziyan dalam mengumpulkan laporan transaksi. Laporan itu akan dikirim ke chuntian dan akan di ambil oleh Bingjie. Dan Bingjie akan membawanya ke rumahnya yang sekaligus markas rahasia heilong. Untuk selanjutnya akan di ambil oleh luyi. Barulah luyi akan mengirimnya ke ziyan.
Meski terlihat sedikit merepotkan, tapi setidaknya hal itu bisa menjaga rahasia identitasnya. Karena ia tidak perlu secara langsung mendatangi satu persatu tempat usahanya.
" Mengenai yuefeng... Apa kau tidak mengawasinya lagi. Wanita ular itu pasti sedang merencanakan sesuatu. " (snowy)
" Aku tahu dan karena itulah aku diam saja. "
__ADS_1