Ratu Hebat Mau Lewat

Ratu Hebat Mau Lewat
Bab 302 Side story ( A Guang story)


__ADS_3

A Guang terperangah karena tebakan Sima rui yang begitu tepat. " Ayah, aku dulu tak percaya bahwa kau sebenarnya seorang cenayang, tapi kali ini aku harus akui bahwa itu sepertinya benar. Aku bahkan belum mengatakan padamu apa yang menjadi tujuan ku menemui ibu. Tapi kau sudah bisa menebaknya dengan benar. "


" Hentikan pujian mu yang mendramatisir, jika aku tidak bisa menebak langkah apa yang akan kau ambil. Apa menurut mu aku pantas mendapat sebutan sebagai dewa perang. "


Mental A Guang seolah terpental oleh sikap percaya diri Sima rui.


Ayahnya selain budak cinta ternyata memiliki sisi tidak tahu malu karena rasa percaya dirinya yang terlampau besar.


" Ayah tidakkah kau merasa rasa percaya dirimu agak terlalu tinggi. " A Guang tak kuasa menahan dirinya untuk tidak berkomentar.


Namun seolah tidak terpengaruh, Sima rui membalas. " Itu bukan sesuatu yang memalukan untuk mengakui hal yang sebenarnya. Apa menurut mu julukan dewa perang yang aku dapatkan itu sebuah kebohongan. "


" Tidak. Aku rasa ibu juga pasti bangga karena mendapatkan dewa perang sebagai suaminya. "


Sima rui menyesap tehnya dan diam-diam menaikkan sudut bibirnya. Putranya ini benar-benar tidak tulus saat memujinya.


Keduanya sudah ada di istana ratu. Saat mereka tiba, ziyan sedang berganti pakaian. Karena itulah Sima rui kesal pada putranya dan langsung mengajaknya bertanding weiqi.


Pikirnya, andai putranya ini tidak datang. Ia bisa menyelinap dan membantu istrinya berganti pakaian. Namun angan-angan itu harus menguap karena kedatangan bocah ini.


Beberapa hari setelah itu,


Berkat pengaruh serikat dagang milik ziyan. Serikat Haidao yang berada di jin mengalami tekanan. Banyak para saudagar yang enggan melakukan transaksi dengan mereka dan memutuskan secara sepihak kerja sama mereka.


Hal ini tentu membuat kebingungan para pengurus di serikat Haidao.


" Sebenarnya ada apa ini? kenapa secara tiba-tiba mereka semua membatalkan transaksi. Hei! cepat katakan sebenarnya apa yang terjadi? " Pengurus Haidao di jin bertanya dengan frustasi, menunjuk salah satu rekannya yang menjadi bawahannya.


Ragu-ragu ia mengatakannya. " Bos, berdasarkan rumor yang ku dengar ini semua karena serikat dagang zi menolak untuk bertransaksi dengan siapapun yang berhubungan dengan kita. Mereka mengatakan bahwa ini semua karena ketua kita yang menyewa pembunuh untuk membunuh calon putri Mahkota jin saat perjalanannya ke shu tempo hari. " Jelasnya.


Seolah baru saja mendapat pukulan berat, manajer haidao limbung. Ia memegang dadanya yang terasa sesak. Pria paruh baya itu dalam hati mengutuk tindakan bodoh ketua mereka saat ini.

__ADS_1


Jika bukan bodoh lantas apa? dungu?


Bagaimana bisa ia merencanakan tindakan konyol tersebut sementara dia sendiri sedang berusaha mencari peruntungan demi memperbesar Haidao di negara orang.


Kebencian dan kekecewaan tak bisa lagi di bendung oleh pria itu. Ia merupakan pengurus lama serikat Haidao, bekerja semenjak mantan ketua sebelumnya memimpin. Jadi melihat situasi saat ini, tinggal menunggu hari dimana mereka akan terusir kembali ke kerajaan Shu.


Sementara di Kekaisaran shu sendiri, mereka pun tak luput dari kesialan. Banyak fakta dan bukti kecurangan mereka yang tiba-tiba keluar. Hal buruk itu sudah ada dari mantan ketua haidao sebelumnya, yang tak lain ayah zhuocheng saat ia memimpin. Menciptakan gelombang kemarahan rakyat Shu. Mereka tak hanya mengutuk bahkan menghancurkan apapun yang berhubungan dengan serikat dagang itu.


Jika dulu mereka masih di lindungi oleh perjanjian antara mending kaisar dengan mantan ketua Haidao. Namun berbeda dengan sekarang. Xuan yi membiarkannya saja, dan melihat bagaimana serikat itu di hancurkan oleh rakyatnya.


" SIAL! TERKUTUK KALIAN SEMUA! " jerit zhuocheng. Ia menyapu semua barang di atas meja dengan tangannya. Ruangan yang sebelumnya tampak rapi kini terlihat berantakan seolah ada badai yang baru saja menerjangnya.


"Beraninya kalian melakukan ini pada ku, pada serikat ku. Aku tidak akan memaafkan kalian. " Desisnya penuh amarah.


Ia memutar sebuah tempat lilin dan pintu rahasia terbuka. Sebuah ruang rahasia kecil berukuran 2x2 terlihat. Di dalam tidak ada barang kecuali sebuah meja dengan kotak kecil di atasnya. Zhuocheng membuka kotak tersebut dan sebuah gulungan ada di dalamnya.


Ia mengambilnya dan tersenyum dengan seringai licik. Ia akan menggunakannya ini untuk menekan kaisar Shu agar memberinya perlindungan, pikirnya demikian.


" Apa maksud mu kaisar Shu. Apa kau ingin melanggar perjanjian yang dibuat oleh mendiang kaisar dengan ayah ku? " Hilang sudah sopan santun zhuocheng setelah Xuan yi menolak permintaannya.


Kaisar Shu beralasan bahwa jika ia membantunya maka akan menyinggung Kekaisaran jin dan itu akan berdampak pada stabilitas nasional. Jadi secara tidak langsung ia tidak melanggar isi perjanjian.


Enteng sekali kaisar Shu menolak dan itu semakin melukai harga di Zhuocheng. Dengan penuh amarah ia banting gulungan itu dan pergi dari sana.


Beruntung tidak ada orang lain di tempat itu. Jika tidak, zhuocheng mungkin akan di tahan karena berperilaku kasar terhadap kaisar.


Beruntungnya dia karena Xuan Yi tidak peduli. Baginya yang terpenting bisa memenuhi tugas dari sahabatnya, Arthur.


Flashback,


" Arthur, aku tahu semua ini perbuatan mu bukan? Tak ada di negara ini yang bisa melakukan semuanya dengan rapi kecuali dirimu. " Tanya xuan yi saat Arthur datang menemuinya setelah kehebohan fakta gelap Haidao tersebar.

__ADS_1


Pria itu mengedikkan bahu, " Aku hanya mencoba membantu putra ku untuk membalas dendamnya. Bukan kah sebagai seorang ayah aku harus melakukannya. "


Xuan yi mencibir, " Sepertinya kau benar-benar menganggap putra mahkota Jin sebagai putra mu. "


" Kau salah. Tidak hanya A Guang, bagiku semua anak Gaia adalah anak-anak ku. "


" Aku takut jika kaisar jin mendengarnya, ia akan sangat kesal hingga muntah darah. "


" Justru itu yang aku tunggu. " Arthur terbahak setelah mengatakan itu. Ia hanya bergurau, tidak benar-benar berharap sesuatu terjadi dengan Sima rui.


Kemudian Arthur mulai mengatakan maksud tujuannya datang menemuinya. " Jadi Yang mulia, bisakah anda mengabulkan permintaan ku. Ini bukan sesuatu yang sulit. Anda hanya perlu membiarkan kekacauan ini dan tidak berpihak pada Haidao. "


Tidak sulit kentut mu. Kekacauan ini sudah membuat ibukota seperti medan perang. Apakah ia tidak menyadarinya?


Sayangnya Xuan yi hanya bisa mengumpat dalam hati.


Ia membuang napas kasar, " Baiklah. Untuk kali ini aku akan menutup mata. Dan membiarkan sahabat ku melanjutkan peran nya sebagai seorang ayah yang baik. "


Flashback selesai,


Setelah kepergian Zhuocheng, Xuan yi menyandarkan punggungnya pada kursi dan meminta pangkal hidungnya.


" Keluarga Sima benar-benar luar biasa. Bahkan mereka bisa membuat kekacauan hingga ke sini. Arthur, kau berutang banyak pada ku. " Gumamnya.


Karena gagal menekan kaisar Shu, zhuocheng mengalami jalan buntu.


Ia tidak tahu lagi apa yang harus di lakukan satu-satunya menyelamatkan serikatnya adalah pergi dari Kerajaan Shu. Setidaknya, saat ini Haidao masih belum hancur, jika ia pergi ke tempat lain, ia bisa memulainya lagi. Dan setelah semuanya kembali seperti semula. Ia berjanji akan membalas semuanya, terutama Sima Guang.


Jadi dengan penuh tekad dan keterpaksaan, Zhuocheng akhirnya pergi dari Kerajaan Shu hendak menuju benua lain.


Sayangnya saat sampai di tengah laut. Tanpa ia sadari, secara perlahan air mulai merembes masuk dan pada akhirnya membuat kapal tersebut tenggelam.

__ADS_1


Semua orang berpikir bahwa itu hanya kecelakaan. Nyatanya itu salah satu buah tangan lain dari Arthur untuk Zhuocheng.


__ADS_2