Ratu Hebat Mau Lewat

Ratu Hebat Mau Lewat
Bab 175


__ADS_3

Tuan Hu masih memberontak saat tubuhnya di seret dua anak buah petugas Feng. Hingga di tengah pintu restauran, ia kembali berteriak. " Kalian petugas bodoh. Kalian pasti sudah di suap bukan oleh mereka. " Lalu melihat para massa yang masih setia menonton diluar bangunan. " Kalian dengarlah. Para petugas ini sudah di suap! Mereka di suap! "


Tuduhan tuan Hu itu sontak mengundang perhatian orang-orang di luar. Petugas Feng bisa melihat wajah keraguan dari massa yang berada di luar. Mereka seolah percaya dengan apa yang baru saja di ucapkan pak tua Hu.


Hal itu membuat geram petugas Feng. Kesabarannya terkikis bersama sikap provokatif tuan Hu. Jika ia menghinanya secara pribadi mungkin bukan masalah baginya. Namun pak tua Hu itu sudah membawa instansi penyidik yang mana menjadi garis bawahnya. Mana mungkin ia tahan.


" Tutup mulut busuk mu itu ! sekali lagi kau menghina tim penyidik. Akan ku tebas leher mu! " Amarah petugas Feng membuat semua orang tersentak. Pedang yang sejak tadi berlindung di rumahnya, keluar dan berada tepat di leher tuan Hu. Bahkan ziyan yang sedang menonton di lantai dua sampai menjatuhkan kue ditangannya karena terkejut. Ia menganga tak menyangka akan melihat amarah petugas Feng.


" Lihat dengan matamu lebar-lebar. Ini adalah bukti autopsi mayat putra mu. Bukan karena racun dia meninggal, tapi karena pukulan pada tubuhnya hingga membuat organ vitalnya terluka. " Tegas petugas Feng sembari mengangkat dan mengedarkan laporan ditangannya agar semua orang yang sedang menonton melihatnya, meskipun mereka tak mungkin bisa membacanya dari jarak tersebut.


" Lalu ini adalah bukti laporan bahwa kau dan istrimu melakukan penganiayaan pada putra mu sendiri. Apa sekarang kau masih keberatan, hah! " Sambungnya.


Kata-kata petugas Feng ditambah bukti di tangannya membuat kedua mata tuan Hu membulat lebar. Ia tak menyangka tindakan busuknya akan begitu cepat terbongkar.


Kebenaran yang baru saja diungkap petugas Feng juga membuat terkejut para penonton yang sedari tadi menonton.


Tuan Hu menggeleng, " Tidak, itu semua palsu. Mereka semua bohong. Lepaskan! " Berontaknya.


" Berhenti bersikap seolah kau korban Hu. Aku tahu kau hanya menggunakan kematian putramu untuk memfitnah restauran ini. Lalu kau bisa mendapatkan kompensasi dan bayaran dari orang yang menyuruhmu. " Wajah tuan Hu membeku, karena motif tindakannya dengan mudah terbaca oleh wenran.


Wenran maju mendekati tuan Hu. " Apa kau pikir aku tidak tahu maksud dan tujuan mu. Meski kau tak mengatakan siapa yang menyuruhmu. Mudah bagi bos zi mengetahui siapa orang yang ada di belakangmu. " Ucap wenran dengan suara lirih. Ia pun tersenyum simpul seolah mengejek tuan Hu. " Kau tahu betapa kejamnya orang itu. Jadi tanpa ku beritahu pun kau pasti tahu bagaimana nasib mu setelah ini. "


Setelah mengatakan kalimatnya, wenran berbalik meninggalkan tuan Hu. Masih dengan memberontak, petugas Feng menyuruh kedua bawahannya untuk segera menyeretnya, sama sekali tidak peduli dengan penolakan tuan Hu.


" Terima kasih atas bantuan anda petugas Feng. " Ucap wenran menghampiri.

__ADS_1


" Sudah sepatutnya, apa yang aku lakukan hanya sebatas tugas. " katanya dan setelah itu petugas Feng pamit undur diri.


Melihat semuanya sudah selesai, bingjie membisikan sesuatu pada wenran dan segera pria itu menuju ke lantai dua. Ya, bingjie memberitahu wenran bahwa ziyan tengah menunggunya di lantai atas.


" Bos apakah kau sudah menunggu lama? " Wenran langsung menutup pintu agar tak ada seorang pun yang mendengar pembicaraan mereka.


" Tidak. Duduklah. "


Begitu wenran duduk, dan menyesap tehnya. Tanpa membuang waktu ziyan langsung bertanya. " Bagaimana situasinya? "


" Meski kita berhasil menyelesaikannya, tapi aku yakin mereka akan kembali bergerak. Bagaimana pun chuntian merupakan saingan mereka. Hari ini mereka menyerang restoran kita. Bisa jadi selanjutnya tempat usaha lain. "


Ziyan mengangguk setuju. Bagaimanapun wenran pernah menjadi bagian shugua, hingga akhirnya bekerja sama dengannya sebagai manajer chuntian. Jadi sudah pasti ia tahu betul metode yang digunakan shugua untuk menjatuhkan lawannya. Ia yakin saat ini pesaingnya tersebut pasti sedang menunggu kesempatan untuk kembali menyerangnya. Meski begitu, ziyan tak akan mengendurkan celahnya yang mana akan memberikan mereka kesempatan.


" Kau sudah berusaha keras hari ini. Terima kasih. " Ziyan mengangkat cangkir tehnya mengajak wenran untuk bersulang.


Sesuai dugaan ziyan, tuan Hu memang bermaksud menghilangkan jasad putranya. Awalnya ia bermaksud melenyapkan jasad tersebut dengan membakarnya. Namun karena tak ingin meninggalkan jejak sisa, maka ia putuskan menguburnya. Selang beberapa menit, bingjie kembali membongkar kuburan putra Hu dan diam-diam mengambil jasadnya lalu mengirimnya kebagian forensik agar dilakukan otopsi.


Ia yakin, setelah ini orang-orang shugua tidak akan tinggal diam. Selain ketidaksanggupan tuan Hu membayar hutang, kegagalan tuan Hu kali ini pastinya akan mengantarkan pria itu pada nasib akhirnya.


Semuanya tampak selesai. Namun ziyan tak tahu bahwa akibat dari fitnah tuan Hu masih menunggunya.


********


Ziyan tampak segar setelah berendam di kolam air panas. Rasa lelahnya seolah menguap bersama dengan uap di kolam tersebut.

__ADS_1


Ketika memasuki kamar, ziyan melihat kucing kesayangannya sedang merebahkan badan gemuknya di ranjang. Dari yang ziyan lihat, tampaknya kehidupan snowy sangat makmur setelah keduanya berada di dunia ini. Terbukti dari timbunan lemak yang bertambah di perut hewan berbulu itu.


" Jangan biasakan tidur setelah makan. Apa kau tak melihat timbunan lemak di perutmu sudah bertambah. Jika hal ini terus kau lakukan, aku jamin tak akan ada kucing betina yang akan mau denganmu. " Sindir ziyan gemas saat melihat perut snowy yang buncit.


" Kami para kucing tak melihat penampilan. Tidak seperti kalian para manusia. Lagi pula kawin dengan kucing biasa, apa menurut mu itu tidak menurunkan standar ku. " Ucap snowy tanpa membuka matanya yang terpejam, sementara kaki depannya menggaruk perutnya yang gatal.


" Apa kau menyindirku karena menyukai pria tampan? " Ziyan duduk di ranjang tepat sebelah snowy. " Meski ku jelaskan juga kau tidak akan mengerti. Kau tahu, memandang keindahan seseorang bisa meningkatkan hormon serotonin yang mana bisa membuat suasana hati senang. Jika suasana hati senang, maka kesehatan rohani juga terjaga. Dan itu bisa membuat kita awet muda. Sampai sini apa kau paham? "


Snowy memutar matanya jengah mendengar penjelasan tak masuk akan ziyan. Ia ingin membalas namun seseorang lebih dulu berbicara.


" Karena itulah ia menikahi ku. " Ziyan melihat sumber suara dan melihat suaminya yang baru datang.


Seperti biasa, sima rui akan mencium pipi ziyan ketika pulang. Hal yang biasa ia lakukan setelah menikah.


" Kau sudah mandi? kenapa tak menunggu ku. " Sima rui mengendus tubuh ziyan yang beraroma bunga.


" Aku pikir kau masih lama. Badanku lengket karena seharian ini berada di luar. "


Sima rui mengangguk, ia tahu sang istri tengah sibuk sejak masalah fitnah terhadap restaurannya.


" Baiklah. Tunggu aku. Aku akan mandi terlebih dulu. "


Saat Sima rui hendak menuju kolam air panas yang terhubung dengan kamarnya. Ia berbalik sejenak menatap Snowy.


" Sepertinya mansion ini harus mengurangi jatah makannya. Jika tidak, aku yakin tak lama lagi perut gendutnya itu akan meledak karena kekenyangan. "

__ADS_1


Mendengar sindiran Sima rui, ziyan hanya bisa tertawa sementara Snowy mendengus kesal.


__ADS_2